Home >Science >Yuti pelatihan pse 2005

Yuti pelatihan pse 2005

Date post:20-Nov-2014
Category:
View:98 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
Bagaimana melakukan analisis kelembagaan pertanian di pedesaan
Transcript:
  • 1. Analisis Kelembagaan dalam KegiatanAnalisis Kelembagaan dalam Kegiatan Pengkajian dan Strategi PengembanganPengkajian dan Strategi Pengembangan Kelembagaan PedesaanKelembagaan Pedesaan Oleh: SyahyutiOleh: Syahyuti (email:(email: syahyuti@yahoo.comsyahyuti@yahoo.com, syahyuti@plasa.com), syahyuti@plasa.com) Pelatihan Analisa Finansial dan EkonomiPelatihan Analisa Finansial dan Ekonomi bagi Pengembangan Sistem dan Usahatani Agribisnis Wilayahbagi Pengembangan Sistem dan Usahatani Agribisnis Wilayah Bogor, 28 November 8 Desember 2005Bogor, 28 November 8 Desember 2005

2. Materi:Materi: ApaApa sihsih kelembagaan?kelembagaan? Bagaimana mengkaji sebuahBagaimana mengkaji sebuah kelembagaan?kelembagaan? Bagaimana strategi mengembangkanBagaimana strategi mengembangkan kelembagaan?kelembagaan? 3. Arti kelembagaanArti kelembagaan Kelembagaan diberi berbagai istilah yang beragam, yaitu:Kelembagaan diberi berbagai istilah yang beragam, yaitu: kkelembagaaelembagaan, ln, lembagaembaga, l, lembagaembaga ssosialosial, i, institusinstitusi, i, institusinstitusi ssosialosial,, oorganisasirganisasi, o, organisasirganisasi ssosialosial, k, kelompok sosialelompok sosial,, ggrouproup, g, grouproup ssosialosial,, aasosiasisosiasi, b, birokrasiirokrasi, b, biroiro, d, dewanewan,m,majelisajelis, k, kesatuanesatuan,, pperserikatanerserikatan,h,himpunanimpunan, dll., dll. 4. BentukBentuk KesadaranKesadaran akan jenisakan jenis yang samayang sama AdanyaAdanya hubunganhubungan sosialsosial Orientasi padaOrientasi pada tujuan ygtujuan yg ditentukanditentukan 1. Kategori statistik1. Kategori statistik -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada 2. Kategori sosial2. Kategori sosial -Ada-Ada -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada 3. Kelompok sosial3. Kelompok sosial -Ada-Ada -Ada-Ada -Tidak ada-Tidak ada 4. Kelompok tak4. Kelompok tak teraturteratur -Bisa ada atau-Bisa ada atau tidak adatidak ada -Bisa ada atau-Bisa ada atau tidak adatidak ada -Tidak ada-Tidak ada 5. Organisasi5. Organisasi formalformal -Ada-Ada -Ada-Ada -Ada-Ada Berbagai tingkatan kelompok sosial dalam masyarakat 5. Dalam literatur, istilah kelembagaanDalam literatur, istilah kelembagaan (social(social institution)institution) disandingkandisandingkan atauatau disilangkan dengandisilangkan dengan organisasiorganisasi (social(social oorganization)rganization).. Terdapat kebelumsepahaman tentang artiTerdapat kebelumsepahaman tentang arti kelembagaan di kalangan ahli.kelembagaan di kalangan ahli. 6. Contoh ketidaksepahamanContoh ketidaksepahaman:: - What contstitutes an institution is a subject of continuing debate amongWhat contstitutes an institution is a subject of continuing debate among social scientist.. The term institution and organixation are commonly usedsocial scientist.. The term institution and organixation are commonly used interchangeably and this contributes to ambiguityand confusion (Normaninterchangeably and this contributes to ambiguityand confusion (Norman Uphoff, 1986).Uphoff, 1986). - belum terdapat istilah yang mendapat pengakuan umum- belum terdapat istilah yang mendapat pengakuan umum dalam kalangan para sarjana sosiologi untuk menterjemahkandalam kalangan para sarjana sosiologi untuk menterjemahkan istilah Inggrisistilah Inggris social institutionsocial institution. Ada yang. Ada yang menterjemahkannya dengan istilah pranata .. ada pula yangmenterjemahkannya dengan istilah pranata .. ada pula yang bangunan sosial (Koentjaraningrat, 1997).bangunan sosial (Koentjaraningrat, 1997). 7. KKelembagaan adalahelembagaan adalah social formsocial form.. IIbarat organ-organ dalam tubuhbarat organ-organ dalam tubuh manusiamanusia.. Kata kelembagaan menunjuk kepada:Kata kelembagaan menunjuk kepada: Sesuatu yang bersifat mantapSesuatu yang bersifat mantap (established)(established) yang hidupyang hidup (constitued)(constitued) di dalam masyarakat.di dalam masyarakat. Suatu pemantapan perilakuSuatu pemantapan perilaku (ways)(ways) yang hidup pada suatuyang hidup pada suatu kelompok orang.kelompok orang. Merupakan sesuatu yang stabil, mantap, dan berpola.Merupakan sesuatu yang stabil, mantap, dan berpola. Berfungsi untuk tujuan-tujuan tertentu dalam masyarakat.Berfungsi untuk tujuan-tujuan tertentu dalam masyarakat. Ditemukan dalam sistem sosial tradisional dan modernDitemukan dalam sistem sosial tradisional dan modern Berfungsi untuk mengefisienkan kehidupan sosial.Berfungsi untuk mengefisienkan kehidupan sosial. Merupakan kelompok-kelompok sosial yang menjalankanMerupakan kelompok-kelompok sosial yang menjalankan masyarakat.masyarakat. Tiap kelembagaan dibangun untuk satu fungsi tertentuTiap kelembagaan dibangun untuk satu fungsi tertentu (kelembagaan pendidikan, ekonomi, agama, dan lain-lain).(kelembagaan pendidikan, ekonomi, agama, dan lain-lain). 8. EEmpat carampat cara pembedaan antara kelembagaanpembedaan antara kelembagaan dan organisasi di kalangan ahli:dan organisasi di kalangan ahli: KelembagaanKelembagaan adalahadalah tradisional, organisasi moderntradisional, organisasi modern.. Kelembagaan dari masyarakat itu sendiri, organisasiKelembagaan dari masyarakat itu sendiri, organisasi datang dari atas.datang dari atas. Kelembagaan dan organisasi berada dalam satuKelembagaan dan organisasi berada dalam satu kontinuum. Organisasi adalah kelembagaan yangkontinuum. Organisasi adalah kelembagaan yang belum melembaga (lihat Norman Uphoff). Yangbelum melembaga (lihat Norman Uphoff). Yang sempurna adalah organisasi yang melembaga.sempurna adalah organisasi yang melembaga. Organisasi merupakan bagian dari kelembagaanOrganisasi merupakan bagian dari kelembagaan.. OrganisasiOrganisasi sebagaisebagai organ kelembagaan.organ kelembagaan. 9. Dalam perkembanganDalam perkembangan ilmu sosiologiilmu sosiologi:: Pada awalnya istilah Pada awalnya istilah institutioninstitution dandan organizationorganization tidaktidak dibedakan, dan digunakan secara bolak balik.dibedakan, dan digunakan secara bolak balik. Semenjak tahun 1950-an, mulai tampak pembedaanSemenjak tahun 1950-an, mulai tampak pembedaan yang semakin tegas, bahwa kelembagaan danyang semakin tegas, bahwa kelembagaan dan keorganisasian berbeda.keorganisasian berbeda. Artinya, terjadi perubahan dari pengertian yang luasArtinya, terjadi perubahan dari pengertian yang luas dan baur menjadi sempit dan tegas.dan baur menjadi sempit dan tegas. 10. Di kalangan ilmu ekonomiDi kalangan ilmu ekonomi,, ekonomi kelembagaan =ekonomi kelembagaan = Prof. Mubyarto: memperhatikan perbedaan-perbedaan budaya diProf. Mubyarto: memperhatikan perbedaan-perbedaan budaya di masyarakat yang dipelajarinya.masyarakat yang dipelajarinya. Douglass C. NorthDouglass C. North:: kelembagaan ekonomi dibentuk olehkelembagaan ekonomi dibentuk oleh formalformal constraintsconstraints berupaberupa rules, laws,rules, laws, dandan constitutionsconstitutions; dan; dan informalinformal constraintsconstraints berupa norma, kesepakatan, dan lain-lain.berupa norma, kesepakatan, dan lain-lain. InstitutionInstitution adalah adalah the rules of the gamethe rules of the game.. OOrganizationsrganizations adalahadalah theirtheir entrepreneurs are the playersentrepreneurs are the players.. Lionel Robin:Lionel Robin: institutions = the rules of the game in economic, politicalinstitutions = the rules of the game in economic, political and social interactions.and social interactions. Kelembagaan merupakan wadah tempatKelembagaan merupakan wadah tempat organisasi-organisasi hidup.organisasi-organisasi hidup. 11. Menurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri atas duaMenurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri atas dua aspek, yakni: aspek kelembagaan dan aspek keorganisasian.aspek, yakni: aspek kelembagaan dan aspek keorganisasian. 1. Aspek kelembagaan = aspek kultural = aspek dinamis. Hal-hal1. Aspek kelembagaan = aspek kultural = aspek dinamis. Hal-hal yang abstrak, merupakan jiwa kelembagaan. Berupa nilai,yang abstrak, merupakan jiwa kelembagaan. Berupa nilai, aturan, norma, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin,aturan, norma, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin, keinginan, kebutuhan, orientasi, dan lain-lain.keinginan, kebutuhan, orientasi, dan lain-lain. 2. Aspek keorganisasian = aspek struktural = aspek statis. Lebih2. Aspek keorganisasian = aspek struktural = aspek statis. Lebih visual. Berupa struktur, peran, keanggotaan, hubungan antarvisual. Berupa struktur, peran, keanggotaan, hubungan antar peran, integrasi antar bagian, struktur kewenangan, hubunganperan, integrasi antar bagian, struktur kewenangan, hubungan kegiatan dengan tujuan, aspek solidaritas, klik, profil, polakegiatan dengan tujuan, aspek solidaritas, klik, profil, pola kekuasaan, dan lain-lain.kekuasaan, dan lain-lain. Keduanya membentuk : perilaku kelembagaan atau kinerjaKeduanya membentuk : perilaku kelembagaan atau kinerja kelembagaan.kelembagaan. 12. Perbandingan karakteristik aspek-aspek kelembagaan dan aspek-aspek keorganisasian Aspek KelembagaanAspek Kelembagaan Aspek KeorganisasianAspek Keorganisasian 1. Fokus1. Fokus padapada perilaku sosial.perilaku sosial. 1. Fokus kajian1. Fokus kajian padapada struktur sosial.struktur sosial. 2. Inti kajiannya adalah nilai2. Inti kajiannya adalah nilai (value),(value), aturanaturan (rule)(rule),, dan normadan norma (norm)(norm).. 2. Inti kajiannya pada peran2. Inti kajiannya pada peran (roles)(roles).. 3. Kajian lebih jauh3. Kajian lebih jauh:: custom, mores,custom, mores, folkways, usagefolkways, usage, kepercayaan, moral,, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin, keinginan,ide, gagasan, doktrin, keinginan, kebutuhan, orientasi, pola-polakebutuhan, orientasi, pola-pola kelakuan, fungsi dari tata kelakuan,kelakuan, fungsi dari tata kelakuan, dll.dll. 3. Kajian lebih jauh tentang: peran,3. Kajian lebih jauh tentang: peran, hubungan antar peran, integrasihubungan antar peran, integrasi sosial, struktur, kewenangansosial, struktur, ke

Embed Size (px)
Recommended