Home >Documents >XV Kontrasepsi Oral (Hormonal)

XV Kontrasepsi Oral (Hormonal)

Date post:02-Dec-2015
Category:
View:298 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

5. Kontrasepsi Hormonal

5. Kontrasepsi HormonalA. Kontrasepsi Oral

Kontrasepsi Oral Cara KerjaBerbagai kemungkinan pola intervensi pengendalian kesuburan:

Kontrasepsi Oral Cara KerjaPerubahan siklus hormon akibat pengaruh Kontrasepsi Oral:

mekanismenya sederhana tetapi proses aktualnya tidak semudah diagram dibawah ini

Kontrasepsi Oral Cara Kerja4. Gangguan fungsi tuba (Progestin)

Perubahan fase sekresi endometrium (Progestin): Inhibisi implantasi1. Inhibisi ovulasi (Estrogen)Mengentalkan lendir serviks/menghambat gerakan sperma (Progestin)

Kontrasepsi Oral KomposisiHormon dalam Kontrasepsi Oral Kombinasi (KOK) Estrogen:- Ethinyl estradiol (EE)

Progestogen:- derivat 19 nortestosterone - derivat 17 alpha-hydroxyprogesterone - derivat 17 alpha-spironolactone

Kontrasepsi Oral Komposisi

Kontrasepsi OralProfil Aktifitas Progestogen

Farmakokinetik dari Steroid-KO Komponen Bioavailibility % Half-life/jam

Ethinylestradiol 38-48 10-27 Chlormadinone acetate 95 80 Cyproterone acetate 95 70 Norethisterone 50-77 8 Levonorgestrel 85-95 14 Desogestrel 76 12 Gestodene 95 12 Dienogest 96 9

Potensi Progestogens pada KO Progestogen Dosis Transformasi Dosis Inhibisi Ovulasi mg/siklus mg/hari

Cyproterone acetate 12 1 Chlormadinone acetate 25 1.7 Levonorgestrel 4 0.06 Norethisterone 100 0.4 Desogestrel 2 0.06 Dienogest 6 1 Gestodene 3 0.03

7142128Pil MonofasikPil SequentialPil BifasikPil TrifasikProgestogen-only-pill(POP)0Hari siklusGestagenOestrogen Kontrasepsi Oral - Komposisi

Kontrasepsi Oral - SiklusKontrasepsi Oral Kombinasi:

Mengandung ethinylestradiol dan progestogen dan di klasifikasikan menurut kandungan Ethinylestradiol (EE) sbb:

50 g = high dose 30 - 35 g = low dose micro-pill 20 g = ultra-low dose

Bermula pada hari ke-1 siklus 21 hari menstruasi, diikuti dengan jarak tujuh hari atau tujuh tablet placebo

Kontrasepsi Oral - KomposisiCatatan:Terkait dengan semakin rendahnya kandungan ethinyl- estradiol pada Kontrasepsi Oral (micropills dengan 20 - 35 g EE), maka sebagian besar kontrasepsi oral saat ini adalah pil kombinasi monofasik (EE dan P).

Kontrasepsi Oral Cara KerjaUmpan balik negatif pada hipotalamus/hipofise: - Ethinyl estradiol (antigonadotrophic) secara kombinasi mereduksi - Progestogen (antigonadotrophic) FSH/LH hingga >75%

(Kuhl et al., 1995)

Kontrasepsi Oral Cara Kerja Efek pada Ovarium:

Ethinylestradiol Efek antigonadotrophic menyebabkan: a) Inhibisi pematangan folikel b) Inhibisi ovulasi Progestogen c) E2 , P , LH

Kontrasepsi Oral Cara Kerja0448812121616202024242828010020030008162432816Konsentrasi dalam darahHariSiklus NormalMenggunakan KOKLH (I.E./l)Estradiol (ng/l)Progesteron (g/l)Konsentrasi Hormon Reproduksi di dalam Darah

Kontrasepsi Oral Cara KerjaEfek Progestogen pada Tuba Falopii:

a) Mengurangi motilitas atau kontraktilitas lapisan otot tuba b) Perlambatan transportasi ovum

Inhibisi pergerakan tubadan transportasi ovum

Kontrasepsi Oral Cara KerjaEfek terhadap endometrium:

Ethinylestradiol (proliferasi) a) gangguan implantasi Progestogen (transformasi) b) hipotrofisme endometrium

(H.P. Zahradnik, Heidelberg 2003)

N=22 perbedaan ketebalan endometrium pada siklus normal & KOK (EE 0,03 mg dan chlormadinone acetate 2 mg)

Kontrasepsi Oral Cara KerjaEfek pada serviks uteri:

Ethinyl estradiol (Stimulasi sekresi serviks)

Progestogen (menebalnya lendir serviks, efek estrogen yang belawanan)

Inhibisi dari:a) Masuknya Spermab) Invasi bakteri patogen

EndometriumOvariumMencegahimplantasiMenghambatovulasi

SerfiksMenghambat transportasiKontrasepsi Oral Cara KerjaProgestogen (POP)Inhibisi motilitasTestisVas Deferens dan Spermatozoa

KOK Cara Kerja - Rangkuman Kontrasepsi oral kombinasi (Monofasik) :

Perubahan sekresi endometrium: Inhibisi dari implantasiMenghambat ovulasi (100%)Menebalnya lendir serviks (mengurangi motilitas sperma)

KOP Cara Kerja - Rangkuman Pil hanya Progestogen:

Inhibisi pergerakan tuba / transportasi ovumPerubahan sekresi pada endometrium: inhibisi implantasiMenebalnya lendir serviks(menghambat motilitas sperma)Inhibisi dari aktivitas ovarium dan fungsi corpus luteum(inhibisi ovulasi 20-40%)

Kontrasepsi Oral Progestin KomposisiPro:

Bebas estrogen (Untuk pengguna KO kombinasi akan terjadi kontraindikasi)Efek sistemik yang rendahTidak mengurangi produksi ASI

Kontra:

Harus dikonsumsi pada saat yang sama(toleransi hanya 3 jam, kemudian Pearl Index jadi 0.8 - 1.5, atau lebih)Sering terjadi pendarahan antar menstruasi dan bercakPotensi kontrasepsi lebih rendah dari KOK karena tak cukup menekan ovulasi. Efek kontrasepsi terutama pada hambatan trans portasi sperma (lendir serviks)Pil hanya Progestogen (Levonorgestrel 0.03mg e.g.):

Kontrasepsi Hormonal Cara Kerja1.Diencephalon dan pituitary gland terinhibisi oleh kadar hormon reguler2.Ovarium tidak terstimulasi untuk memproduksi hormon3.Ovarium tidak memproduksi estrogen dan progesteron sendiri4.Maka jika ovum belum matang, tidak ada ovulasi5.Lendir serviks mengental dan menebal (sperma tidak dapat berpenetrasi dan tidak mencapai ovum)Menurunkan motilitaas tuba falopii (Ovum tidak mencapai uterus pada saat yang tepat)7.Endometrium menipis dan tidak siap menerima nidasi/implantasi

PilInjeksi 3 bulananMini-pill (POP)Pagi setelah Pil

Keuntungan Kontrasepsi pada KOThe Pearl index (PI): (PI mendeskripsikan efektifitas kontrasepsi ) Jumlah kehamilan yang terjadi pada 100 perempuan yang menggunakan kontrasepsi yang sama dalam waktu setahun:

- Acceptable PI : < 1 - Good PI : < 0.5

Efektifitas (Pearl Index) KO dan berbagai jenis kontrasepsi

Efektifitas (Pearl Index) Kontrasepsi dibandingkan dengan persentasi kehamilan tanpa kontrasepsi

Keuntungan Non-kontrasepsi KOKDasar Pemikiran:

Efek menguntungkan KOK berhubungan dengan supresi ovulasi. Rata-rata siklus perempuan adalah 400 (diantara menarche menopause). Dengan kontrasepsi, perempuan rata-rata mempunyai 2 3 anak atau bahkan kurang dari itu.

Siklus menstruasi secara terus menerus mempunyai efek yang tidak menguntungkan, misalnya kelainan ovarium, uterus, payudara. Menars dini dan menopause terlambat (paparan hormonal yang lebih lama), berhubungan dengan peningkatan risiko keganasan payudara.

Karena KOK menekan ovulasi dengan dosis tetap (monofasik) maka penggunanya terhindar dari efek yang merugikan akibat fluktuasi (tinggi-rendahnya) dosis atau asupan hormon yang digunakan.

Keuntungan Non-kontrasepsi KO1. Menstruasi teratur2. Hipomenore3. Kulit halus dan bersih 4. Perbaikan kualitas hidup5. Mengurangi dismenore6. Menurunkan insidens Penyakit Radang Panggul/PID7. Menurunkan insidens mioma uteri

Keuntungan penggunaan kontrasepsi oral:

8. Mencegah kista fungsional ovarium9. Rendahnya kehamilan ektopik10. Mencegah kanker ovarium11. Mencegah kanker endometrium12. Mencegah kematian ibu13. Mengurangi morbiditas ibu14. Perbaikan anemia defisiensi zat besi

Keuntungan Non-kontrasepsi pada KOPandangan subjektif kaum perempuan tentang keuntungan dan kekurangan KO:

PositifNegatifPersentase Perempuan menjawabya atau mungkin pada berbagai aspek berikut :(Oddens et al., 1994)23Mual36Payudara tegang30Sefalgia32Depresi60Pertambahan berat badan25Meningkatnya risiko kanker40Penyakit Kardiovaskuler95Mudah diperoleh29Pencegahan kanker55Perbaikan kulit75Reduksi darah menstruasi72Dismenore berkurang80Siklus teraturJerman 1992

Keuntungan Non-kontrasepsi KOGangguan Pendarahan: Hipotrofi endometrium dan siklus reguler menyebabkan berkurangnya gangguan perdarahan secara signifikan dan peningkatan kualitas hidup manusia.18.37.92.70.72.91.91.00.10.61.40.70.30.02.04.06.08.010.012.014.016.018.020.013612 siklusPendarahan bercakPendarahan lucutAmenore%- 57 %(Schramm et al. Contraception 2003; 67:305-312)

Keuntungan Non-k

of 110

Embed Size (px)
Recommended