Home >Documents >WAWASAN 19 April 2015

WAWASAN 19 April 2015

Date post:21-Jul-2016
Category:
View:372 times
Download:27 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • KAA 2015 Bicara Solusi

    Rutinitas keseharian sembilan pedagang brabatan dari Desa

    Gejlik dan Rowolaku, KecamatanKajen, Kabupaten Pekalongan

    mengalami cobaan tragis, kemarin. Angkutan umum yang

    biasa mengangkut mereka kepasar tradisional untuk berjualanhasil bumi mengalami kecelakaan

    maut di Jalan Raya Wangandowo, Kecamatan

    Bojong, yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari

    perkampungan mereka atau sekitar 10 menit perjalanan

    dengan kendaraan.

    SOPIR angkot, Dasmuri aliasRe wel (50), warga Desa Gejlik,Ke camatan Kajen, dan seorangpe numpang minilet, Kalfiah(56), warga Desa Rowolaku,Ke camatan Kajen, tewas di lo-kasi kejadian setelah angkotyang mereka naiki dihajar truk

    yang melaju dari arah ber la -wanan.

    Seluruh penumpang ang-kutan umum itu sendiri berasalda ri dua desa yang besebelah -an, yakni Desa Gejlik dan Ro -wo laku. Seluruh penumpangmerupakan ;pedagang brabat -an atau pedagang kecil yangmenjual apapun, terutama hasilbumi, untuk bisa bertahan hi - dup, seperti buah-buahan, sa -yur mayur, dan palawija. Me -reka biasa berjualan di pinggir -an pasar, berangkat usai salatSubuh dan pulang pada pagiharinya atau sekitar pukul07.00 WIB hingga 08.00 WIB.Angkutan umum yang dinaikime reka sudah langganan digu-na kan untuk antarjemput ke lo-

    kasi berjualan atau ke pasar tu-juan.

    Kita tidak ada firasat apa-pun. Karena memang sudah se -jak lama kita naik minilet iniun tuk berjualan ke pasar. Usaisa lat Subuh, kita biasa menung -gu angkot Pak Rewel lewat.Kita memang sudah lama lang-ganan naik angkot ini, tuturRianah (50), salah seorang pe-numpang angkot ditemui diRSUD Karanganyar, kemarin.

    SEMARANG - Seorang anggo -ta Direktorat Intelkam Polda Ja -wa Tengah, Aditya Purnamamen jadi korban perampokansaat bertransaksi senjata airsoftgun jenis revolver di SPBU Ja -lan Fatmawati, Ketileng, Tem-balang, Semarang. Orang yangakan membeli yakni Ahmad-juri (29) alias Ronggeng wargaWarugunung, Bulu, Rembangdi duga berkomplot dengandua orang anggota TNI AD ak -tif untuk merampok korban.

    Informasi yang dihimpunme nyebutkan, peristiwa pencu-rian disertai kekerasan terjadipada Sabtu (11/4) sekitar pukul23.00, korban mengantar dua

    senjata replika berjenis revolverS&W kepada Ahmadjuri.Kor ban tak menyadari ada duaorang yang bersiap menyergapdengan mengendarai sebuahmobil Toyota Avanza warnasil ver H-8598-FY. Saat akanber transaksi, penyergapan dila-ku kan dua orang yang salah sa -tunya diduga berasal darianggota Kodim 0720 Rembangdengan inisial K alias BY aliasN dibantu rekannya sesamaanggota TNI AD berinisial Palias F yang kesatuannya be -lum diketahui.

    Modus pelaku dengan ber pu -ra-pura membeli senjata ma inan.Korban lalu dipaksa ma -

    suk ke dalam mobil dan dibor-gol. Barang-barang korban ter-ma suk dua pucuk senjata air softgun, bateri telepon genggammerek blackberry, kartu sim tele-pon dan kartu memori telepon-nya diambil paksa oleh pelaku.

    Korban kemudian dibawaberputar-putar hingga mening-galkannya di Jalan Lingkar De -mak. Setelah bisa bebas, korbanmelaporkan kasusnya padaMinggu (12/4) ke Sentra Pela-yanan Kepolisian Terpadu(SPKT) Polrestabes Semarang.Se pekan setelah kejadian, polisiberhasil meringkus seorang pe-laku yakni Ahmadjuri.

    Kapolrestabes Semarang,

    Kombes Burhanuddin menga-ta kan telah menangkap satuorang pelaku yakni Ahmadjuri.Pihaknya bekerjasama denganDetasemen Polisi Militer IV/5Se marang untuk mencari duaorang lagi yang diduga anggo -ta TNI. Sudah ditangkap pela-kunya, katanya, Sabtu (18/4).

    Sementara itu, Letkol CPM(K) Tri Wahyuningsih, saat di-konfirmasi membenarkan saatikut menangani kasus yang di-duga melibatkan dua anggotaTNI AD. Iya (ikut menanga -ni), sementara masih dalam pe-ngembangan, katanya melaluipe san singkat. SMNetwork/ -H74,K44-yan

    BANDUNG - Tahun 2005 la -lu In donesia pernah menjadituan rumah peringatan Kon-fe rensi Asia-Afrika (KAA).Ta hun ini In donesia kembalididaulat menjadi tuan rumah.Lalu apa yang berbeda daripe ringatan sebelumnya?

    Waktu itu 2005 itu kea da -an du nia agak lebih tenang.Se karang keadaan dunia, diAsia khu susnya, suasananyaberbe da. 10 tahun lalu pe ri -ngat annya menonjol, tahunini solusinya yang harus kitatonjolkan, ka ta Wapres JusufKalla usai meninjau persiapanpelaksanaan KAA di JCC, Ja-karta Pusat, Sab tu (18/4).

    Menurut JK, kondisi politik

    dan keamanan di wilayah ka-was an Timur Tengah akhir-nya menjadi sorotan dalampertemu an ini. Berbeda de-ngan ta hun 2005, konflik diYaman dan wilayah TimurTe ngah lainnya kali ini akandibahas.

    Sekarang keadaan dunia,di Asia khususnya, suasana-nya berbeda. Jadi kebutuhankita untuk bertemu itu lebihmempunyai visi, diharapkanlebih banyak memberi peri-ngatan, terangnya.

    Sebagai ketua delegasi dariIn donesia, JK mengatakan pe-ringatan KAA ke-60 ini harus

    Surat pembekuan bernomor01307 tahun 2015 tersebut di ri -lis Kemenpora Sabtu (18/4), se-telah ditandatangani langsungoleh sang menteri, Imam Nah -ra wi per 17 April 2015. Bahwaberdasarkan pertimbangan se-bagaimana dimaksud dalamhuruf a, dan huruf b, perlu me-netapkan Keputusan MenteriPemuda dan Olahraga tentangPe ngenaan Sanksi Administra -tif berupa Kegiatan Keolahra-gaan Persatuan Sepakbola Se lu -ruh Indonesia tidak diakui.

    Kendati demikian ketuaumum baru PSSI, La NyallaMattalitti, menyatakan tidakmemedulikan surat keputusanMenteri Pemuda dan OlahragaRI yang membekukan organi-sasi yang baru dipimpinnya itu.Saya tidak peduli terhadap ke-putusan Menpora. Keputusan(kongres) ini akan terus berja-lan dan akan tetap mengikuti

    aturan hukum FIFA, demikiandiucapkan La Nyalla kepadawartawan di arena KLB PSSI diHotel JW Marriott, Surabaya,Sabtu (18/4).

    Menanggapi keputusanMen pora tersebut La Nyalla ju -ga tidak berencana diam. Ka -mi akan melakukan langkahhu kum. Akan diproses tim hu -kum. Kami akan mempelaja -rinya. Kita ikuti aturan hu -kum, ujarnya.

    La Nyalla terpilih sebagaike tua umum PSSI periode2015-2019 dalam voting. Ia me-raih total 94 suara, unggul telakdari Syarif Bastaman yang cu -ma punya 14 suara. Sisa kandi-dat seperti Subardi, Sarman,Muhammad Zein, dan BenhardLimbong sama sekali tidakmendapat suara.

    La Nyalla Matalitti menilai

    UTAMA 2Lulung Menang Lelang Cincin Tommy SoehartoWAKIL Ketua DPRD DKIAbraham Lunggana (Lulung)memenangkan lelang cincinakik milik Tommy Soehartojenis Red Baron. Cincin tersebut seharga Rp 150 juta.Lelang dilakukan oleh asosiasi Great Stone Nusantara(GSN) di Museum IndonesiaTaman Mini Indonesia Indah,Jakarta Timur.

    GEBYAR

    SEBAGIAN besar musisipasti sepakat bahwa pembajakan adalah salah satumusuh utama. Pembajakandiang gap sebagai penghambat berjalannya industrimusik yang sehat. Cita Citataadalah salah satu sosokyang juga mera sa dirugi kanterhadap pembajakan.

    PSSI DibekukanSURABAYA - Pemerintah melalui KementerianPemuda dan Olahraga akhirnya menjatuhkanhukuman kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Semua aktivitas mereka tidak diakui.

    La Nyalla Tak Pedulikan Menpora

    Minggu Pon 19 April 2015

    TAHUN KE-30 NO: 32 TERBIT 16 HALAMAN - ISSN 0215-3203

    8

    Bersambung ke hal 2 kol 1

    Bersambung ke hal 2 kol 1

    Naas Kalah Usai Nyewu Putranya

    Bersambung ke hal 2 kol 1

    Polisi Jadi Korban Perampokan

    DIRAWAT: Seluruh penumpangangkot yang mengalami kecela-

    kaan dirawat di Ruang IGDRSUD Karanganyar, kemarin.

    Foto: Hadi Waluyo-yan

    DEMO SUPORTER: Ribuan suporter Persebaya 1927 melakukan aksi unjuk rasa saat diadakannya Kongres Luar Biasa PSSI di Embong Ma-lang, Surabaya, Sabtu (18/4). Mereka menuntut PSSI dibekukan dan mendukung Menpora dan BOPI tegas terhadap PSSI dan PT. Liga Indone-sia serta menuntut hak-hak Persebaya Indonesia dikembalikan. Foto: Antara

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000

    Truk Hajar Angkot, 2 Tewas 10 LukaKAJEN Angkutan umum(ang kot) atau minilet nopol G1095 AB jurusan Kajen Wirade sa sarat penumpang pedagang brabatan yang berjualandi Pasar Bojong dan Wiradesa,Kabupaten Pekalongan, dihajar truk nopol R 1872 CM diJalan Raya Wangandowo, Ke camat an Bojong,

    Ka bupaten Pekalongan, Sabtupagi (18/4), sekitar pukul 05.00WIB. Aki bat kejadian ini, duaorang tewas dan sepuluh korban lainnya mengalami lu kaluka dan dilarikan ke RSUDKaranga nyar.

    Dua orang tewas di lokasi

    kejadian masingmasing sopirangkutan umum bernama Dasmuri alias Rewel (50), wargaDe sa Gejlik, Kecamatan Ka jen dan seorang penumpang angkot

    Curhat soalPembajakan

    Kalfiah (56), wargaDe sa Rowolaku, Keca

    mat an Kajen. Sedangkan, delapan penumpang

    angkutan lainnya mengalamilukaluka, sebagian patah kaki

    dan tangan, masingmasingCas mini (60), warga Desa Ro wolaku, berjualan di Pasar Wira desa, Rianah (50), warga De sa Rowolaku, pedagang di Pasar Bojong, Solehah (60), war

    ga Desa Rowolaku, pedagangdi Pasar Wiradesa, Kartiyah(48), warga Desa Gejlik, pedagang Pasar Bojong, Murtinah(50), warga Desa Gejlik, pedagang Pasar Bojong, Mundri(70), warga Desa Gejlik, pedagang Pasar Wiradesa, Yanti(25), pedagang peyek di PasarBo jong, dan Karsidah (70), war

    Bersambung ke hal 2 kol 3

  • Minggu Pon, 19 April 2015 2

    PERSIAPAN KAA: Pekerja menyelesaikan tata panggung untuk acara KAA di di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (18/4). Sebanyak 109kepala negara direncanakan hadir dalam Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April2015. Foto: Antara

    Tantangan Kapolri,Cegah Konik TNI-Polri

    Saya kira hubungan antarapolisi dengan instansi keamananyang lain terutama TNI yangkemarin-kemarin sempat menga -lami gesekan-gesekan itu harussegera diperbaiki. Jadi komu -

    nikasi di level pimpinan maupundi level anggota itu harus sema-kin ditingkatkan, kata pengamatpolitik dari Populi Center, NicoHarjanto.

    Nico me

Embed Size (px)
Recommended