Home >Documents >WAWASAN 17 Nopember 2015

WAWASAN 17 Nopember 2015

Date post:24-Jul-2016
Category:
View:394 times
Download:20 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • SURABAYA - Kapal Rool On-Roll Off (RoRo) KM Wihan Se-jah tera tenggelam di perairanse kitar Terminal Teluk La-mong. Salah seorang penum-pang Yono merasa bersyukurbisa selamat. Diceritakan Yono,peristiwa tenggelamnya kapalitu begitu cepat. Dia ikut panikbersama para penumpang lain-nya berusaha menyelamatkandi ri. Saat itu saya baru bangunti dur. Tiba-tiba sudah pada ri -but, katanya di IGD RS PHCSurabaya, Senin (16/11).

    Pria yang mengalami difabelmata ini mengaku tidak me-nge tahui pasti jam kejadian ka -pal tenggelam. Tidak tahu jam

    Hal ini lantaran aksi tersebutdi nilai masuk ranah pidanaperbuatan tidak menyenang-kan dan merusak nama baik

    partai. Ketua DPC PDIP Kota Peka-

    longan, Titik Restuningsih me-nya takan, menyikapi adanya

    aksi massa di kantor DPC PDIPpihaknya masih mengumpul-kan sejumlah bukti, termasukna ma-nama oknum yang men-ja di dalang dalam aksi massatersebut. Saat ini masih dikajidan mengumpulkan bukti-buk -ti. Termasuk nama-namanya ju -ga sudah masuk. Setelah leng- kap kami akan melaporkan ka-sus pencemaran nama baik danpenyegelan kantor dimaksud kepolisi, tegas Titik Res tu ningsihdidampingi Ismet Ino nu, timadvokasi dan Edy Su priyanto,ketua fraksi PDIP, ke pada war-

    tawan, Senin (16/11).Upaya hukum dilakukan,

    ka ta dia, lantaran aksi tersebutdinilai sangat menciderai hargadiri, harkat dan martabat partaiyang meski tetap dijunjungtinggi. Pihaknya menambah-

    Berawal dari pememuan barang bekas di Solo, polisiakhir mengendus sindikat

    pencurian bilik kotak suarayang akan digunakan pada

    pilkada 9 Desember mendatang milik

    KPU Sragen.

    AWAL mula pengungkap-kan kasus tersebut bermula da -ri temuan sejumlah barangbuk ti yang dijadikan peralat anrumah tangga di daerah Tu- mang, Cepogo Boyolali. Di- mana sebelumnya, pihak ke -polisian mencari informasidari sejumlah pedagang ba-rang bekas di Solo Raya.Dari temuan itu ki ta kem-

    bangkan dan ditang kap lah

    dua pelaku utama BWH dan Salias P. Bahkan kita sampai me-ngejar pelaku hingga Banyu -wangi, ujarnya kepada war ta-wan saat gelar perkara di Ma -polres Sragen, Senin (16/ 11).

    Tidak butuh waktu lamaPol res Sragen akhirnya berhasilmenguak tabir pelaku di balik

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000

    Polri Janji Perbaiki Kinerja JAKARTA Kepala Korlantas Polri (Kakorlantas) IrjenPo lisi Condro Kirono mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yangme negaskan kewenanganPolri dalam menerbitkan SIMdan STNK. Dia juga berkomit men akan memperbaikiki nerjanya. Tadi MK sudahmemutuskan terhadap kewe nangan penerbitan SIMmaupun kewenangan di bidang registrasi kendaraanbermotor tetap pada Polri.Selanjutnya tentunya kamitetap mematuhi putusan

    Buntut Penyegelan Kantor DPC

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Selasa Kliwon 17 November 2015

    SETELAH menikah pada Minggu(15/11), Angel Cherrybelle dan suami nya yaitu Rudi Ming mempersiapkanuntuk berbulan madu. Apalagi pasanganmuda ini berniat untuk secepatnya punyaanak, dan kalau bisa tahun depan. Ko rea menjadi tujuan mereka untuk me madu kasih sebagai pengantin baru.

    Sesuai tampang kami, mau keKorea. Aku dah pernah ke korea,aku mau ke Hong Kong, Paris, tapiCherrybelle minggu depan kan ma

    Foto: kpl

    Bersambung ke hal 7 kol 6

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    PertimbangkanFeng Shui

    TAHUN KE-30 NO: 221 TERBIT 20 HALAMAN - ISSN 0215-3203

    JAKARTA KetuaDe wan PerwakilanRakyat (DPR) SetyaNo vanto membantahtudingan pertemuannya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait pembahasan oknum anggota de wan yang diduga mencatutnama Presiden Joko Wido do dalam perpanjangankontrak karya PT FreeportIndonesia. Setya menegas kan pertemuannya dengan JK hanya untuk me

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    PEKALONGAN - Aksi massa yang tergabungdalam Relawan Gotong Royong di kantor DPCPDIP Kota Pekalongan, Minggu (15/11) lalu berbuntut panjang. Tim advokasi DPC PDIPKota Pekalongan bersikap dan memastikan akan menempuh jalur hukum terkait adanya aksi massa tersebut.

    KM Wihan Karam, Penumpang SelamatBangun Tidur Yono Langsung Loncat

    PDIP Ancam Pidanakan Pendemo

    BARANG BUKTI: KapolresSragen AKBP Ari Wibowo memperlihatkan barang bukti(BB) bilik dan kotak suara yangsebagian sudah dijadikan alat-alatrumah tangga dalam gelar perkara di Mapolres Sragen, Senin (16/11). Foto: Sutyatmoko W

    KETERANGAN PERS : Ketua DPC PDIP Kota Pekalongan, Titik Restuningsih (tengah), didampingi Ismet Inonu,divisi advokasi (kanan), dan EdySupriyanto (kiri) ketua fraksiPDIP, memberikan keterangan persdi kantor DPC, Senin (16/11). Foto: SMNetwork/Kuswandi

    SELAMATKAN DIRI: Penumpang bergelantungan di dinding kapaluntuk menyelamatkan diri saat kapal KM Wihan Sejahtera tenggelamdi Teluk Lamong, Surabaya, Senin (16/11). Foto: antara

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Warga Jalan KakiJemput Keadilan SEMARANG - Sengketa gu-gat an warga melawan BupatiPa ti atas rencana pembangun -an pabrik semen oleh PT Saha-bat Mulia Sakti (PT SMS) Selasa(17/11) hari ini diputuskan Pe-ngadilan Tata Usaha Negara(PTUN) Semarang. Menyikapiren cana vonis, aksi dukunganpe nolakan dilakukan ratusan

    war ga Pati dengan menggelarlongmarch dari Pati ke Sema-rang.

    Sekitar 200 warga berjalanka ki dari Sukolilo, Pati menujuKo ta Semarang untuk menyak-si kan sidang putusan hari ini.Rom bongan warga yang dido -

    JALAN KAKI: Sejumlah peserta aksi long march menyusuri jalan jalur pantura Demak - Semarang, Senin (16/11). Aksi berjalan kaki sekitar200 orang dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) menempuh jarak 122 km dari Pati menuju Semarang tersebutdalam rangka mengawal gugatan mereka atas izin pertambangan pabrik semen di PTUN Semarang yang akan diputus Selasa (17/11) hari ini. Foto: Antara/sunardiBersambung ke hal 7 kol 1

    Antarkan Undangan ke JK

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    Sindikat Pencurian Bilik Suara Terbongkar Dijual Eceran, Berubah jadi Alat Rumah Tangga

    Setya NovantoFoto: Ant

  • Atasi Kemacetan, Butuh KeseriusanPihak-pihak TerkaitSAYA sangat sependapat dengan penulisSurat Pembaca Wawasan (Agus Sugiarto),soal kemacetan lalu-lintas yang terjadi diMugas, tepatnya di depan SMP dan SMANasima Semarang. Siapa pun yang melintasdi Jalan Trilomba Juang Semarang, ter uta -ma di sore hari, akan menghadapi kema-cetan lalu-lintas. Hal itu terjadi pada saatbubaran jam sekolah. Banyak mobil pen-jem put yang di parkir di kawasantersebut,

    sehingga menimbulkan kesemrawutan.Apalagi di depan sekolah Nasima terda-

    pat Rumah Makan Daun Salam dan kantorKomisi Penyiaran Indonesia Daerah JawaTengah (KPID Jateng). Maka pada jam-jamsibuk sekolah, pagi dan terutama di sorehari pasti terjadi kemacetan lalu-lintas cu -kup parah. Penyebabnya, ya karena mobil-mobil parkir di sekitar kawasan itu serinkalisampai dua lapis, baik di tepi kanan mau -pun kiri jalan.

    Sudah begitu, masih ditambah lagi de-ngan para pedagang makanan dan minu-man kaki lima yang menjajakan dagangan-nya di sekitar pintu masuk dan keluarse kolah, sehingga jalan pun jadi semakinsempit.

    Tolong pihak kepolisian lalu-lintas bisaturun tangan melakukan penataan parkirdengan baik, sehingga mobil-mobil parapenjemput anak sekolah tidak harus di-parkir persis di kawasan depan sekolah.

    Sebab mobil para pengunjung restoran dantamu-tamu KPID Jateng pun sudah mema -kan badan jalan. Dan saya juga sependapat,alangkah baiknya kalau pihak Sekolah Na -si ma, KPID Jateng dan Rumah Makan DaunSalam bermusyawarah untuk mencari jalanpenyelesaian terbaik agar kemacetan bisadi atasi atau setidaknya diminimalisasi.

    Kalau di kawasan depan SMK yang jugaterletak tidak jauh dari sekolah Nasima,yak ni Jl Pandanaran II, persoalan kema-cetan bisa diatasi, tentu kemacetan di depansekolah Nasima Jl Trilomba Juang juga bisadi atasi. Jadi, kuncinya keseriusan pihak-pi -hak terkait untuk mencari solusi terbaik.Ka lau tidak serius, apalagi kalau tidak di pi -kir kan, ya kemacetan tentu akan semakinpa rah, dan itu sangat menganggu parapeng guna jalan.

    Moch. Syahroni,Singosari, Semarang.

    LAYAKNYA seperti virus,menyebar ke berbagai bela-han dunia, ISIS disebutsebut sebagai pelaku seranganteror yang terjadi di Paris padaJumat (13/11/15) yang mene -waskan 153 orang. Serangan ter-jadi secara serentak, di dua lokasidi Perancis yaitu Paris dan SaintDenis yang terletak 9,4 kilometerdari Kota Paris. Klaim ISIS bah -wa ISIS bertanggungjawab ter-hadap serangan Paris yangdipublikasikan dalam bahasaArab dan Perancis membukama ta dunia tentang eksistensiISIS. Peristiwa Black Friday ber -hasil membuat warga Paris dandunia ketakutan.

    Presiden Francois Hollandebahkan mengatakan perang ter-hadap ISIS. Pesawat jet tempurmilik Perancis mulai mengebombeberapa wilayah yang dikuasaiISIS di Raqqa, Suriah padaMinggu (15/11/2015). Sasaranpengeboman adalah pusat ko-mando, pusat perekrutan, tem-pat penyimpanan amunisi, dantempat pelatihan ISIS. Hal itudikonfirmasi oleh Mickael Soria,penasihat pers dari KementerianPertahanan Perancis.

    Seperti diketahui, ISIS mengk-laim Raqqa adalah pusat dari ne-gara yang tengah dibentuknya.Serangan udara itu dilakukandua hari setelah terjadi seranganyang diikuti pengeboman yangterjadi di Paris. ISIS dikabarkanbertanggung jawab terhadap se -rang kaian serangan tersebut.

    Doktrin Preemptive strike se -pertinya kembali dipakai olehPerancis. Tindakan menyerangduluan yang dilakukan oleh pe-merintah Perancis menjadi se-makin gencar ke kantong-kan tong ISIS di Suriah. Doktrinyang kembali didengungkanoleh George Bush paska tragediWTC (World Trade Center) padaSeptember 2001, bisa dipakai lagiuntuk menangani serangan ISIS.

    Preemptive strike sendiri me -rupakan suatu tindakan meny-erang duluan yang dapatdilakukan oleh organisasi Inter-nasional atau suatu negara ke -pada negara lain yang dianggaptelah melakukan kesalahan,seperti mengganggu stabilitasp

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended