Home >Documents >WAWASAN 16 April 2015

WAWASAN 16 April 2015

Date post:21-Jul-2016
Category:
View:636 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • Demam batu akik yang terjadisaat ini membuka peluang bagi

    siapa saja untuk memburu langsung dari sumbernya,

    baik dari sungai, bukit sampaigunung. Kabupaten Semarang

    dinilai punya potensi batu muliacukup besar mengingat

    kondisinya berupa perbukitanbanyak batuan.

    SETIDAKNYA, belum lamaini dikabarkan ada warga Ka-bu paten Semarang menemu-kan batu akik di Gunung Mer -gi yang merupakan kawasanper tambangan galian C yangmembentang dari wilayah De -sa Leyangan hingga Desa Le -mah Abang.

    Kebenaran kabar penemuanba tu akik di Gunung Mergi bi -sa dicek di sejumlah pengrajinbatu akik di Ungaran. Salah sa-tu nya di kios batu akik Zahrami lik Fahrur (35) di Jalan Yos

    Su darso, Desa Nyatnyono, Ke-ca matan Ungaran Barat. Diamen dapat pesananan untukme ngasah batu akik yang dite-mu kan dari Gunung Mergi.Oleh penemunya, batu berwar -na kuning bening tersebut di-be ri nama batu GM akronimda ri Gunung Mergi. Orang itubi lang dapat dari Gunung Mer -gi. Setelah diasah dan diberi

    cin cin pengikat jadi dua buahcin cin batu akik. Kalau adayang berminat, saya bisa men-ca rikannya, ujarnya.

    Penggiat seni dan budayaKa bupaten Semarang, MA Su-tik no mengatakan potensi batumulia di Kabupaten Semarangtak kalah dengan daerah lain.Se belum demam batu akik diasudah mengoleksi batu asli Ka-bu paten Semarang yang memi-liki warna khas dan pamorme narik. Potensi batu muliadi sini luar biasa, seperti di Ka-li kayen Ungaran Timur din-ding sungai banyak batuanber bentuk seperti marmer. Bah-

    Sudah di dalam (Perce tak -an Negara) katanya, tapi kurangtahu kapan masuknya, kataTim Ahli Kementerian dan Ke- budayaan, Chozin, Rabu (15/4).

    Beredar kabar, BareskrimMa bes Polri melakukan peng-ge ledahan perusahaan milikne gara itu sekitar pukul 16.00WIB. Satpam yang berjaga dide pan kantor Percetakan Nega -ra tak mau memberikan infor -masi. Kurang tahu, saya ju gati dak selalu di tempat, ka taFendy yang selalu siaga di de -pan pintu gerbang.

    Pihak media tak diperboleh-kan masuk. Pintu gerbang dija -ga tujuh satpam, lima men ja gapintu gerbang dan dua me ng-

    atur lalu lintas agar tak terjadikemacetan disebabkan ba nyak-nya wartawan berkumpul.

    Kepala Badan Reserse Kri-minal Polri Komisaris JenderalBu di Waseso menyatakan jajar -annya tengah menyelidiki ka -sus bocornya naskah soal ujiannasional. Dari hasil penyeli-dikan sementara, kasus terse-but melibatkan oknum dari pi -hak percetakan. Ini masih di-dalami, tapi kami sudah ikutise mua, kata mantan KepalaPolda Gorontalo itu di kantorBa reskrim Polri, Jalan Truno-joyo, Kebayoran Baru, JakartaSe latan, Rabu (15/4). Sudah

    16

    Kamis Kliwon 16 April 2015

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000

    TAHUN KE-30 NO: 29 TERBIT 24 HALAMAN - ISSN 0215-3203

    JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri menggeledah Perusahaan Umum Percetakan Negara di Jalan Percetakan Negara, JakartaPusat. Penggeladahan dilakukan terkait kasus bocornya soal Ujian Nasional (UN) melalui akun Google Drive.

    SEORANG Pegawai NegeriSipil (PNS) yang bertugas di Kecamatan Tegal Selatan,Atik Apriyani mengaku diintimidasi karena mengikutiaudiensi dan berorasi di Gedung DPRD Kota Tegal ihwalpenolakan atas kepemimpinan Walikota Tegal, Hj Siti Masitha Soeparno.

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    JATENG REGION

    Percetakan Negara Digeledah

    PNS Diintimidasi Kepala UPTD Perpusda

    BONGKAHAN BATU : MA Sutikno memperlihatkanbongkahan batu dari KalikayenUngaran Timur Kabupaten Semarang. Dia menyebut batuan itu sejenis badar besi. Foto: Rusmanto Budhi

    Soal UN Bocor di Internet

    Potensi Batu Mulia di Kabupaten Semarang

    Miliki Warna Khas dan Pamor Menarik

    SEMARANG - Master planwa na wisata Jateng Park di Hu -tan Penggaron Kabupaten Se-ma rang dipaparkan. Ber dasar-kan perhitungan riap pohon(tumbuh kembang pohon keatas dan samping sesuai usiapo hon) di kawasan tersebut,Pe rusahaan Umum (Perum)Per hutani meminta bagi hasilkeuntungan 50 persen.

    Kepala Divisi Bisnis Wisatadan Agrobisnis Perum Perhuta -ni Hindro Priatno mengatakan,

    sharing 50 persen tersebut dida-sarkan dengan jumlah pohonyang akan ditebang, denganma sa tumbuh pohon. Hal ituse suai dengan Permenhut,yang juga menegaskan lahanyang digunakan tetap menjadimilik Perhutani.

    Jika yang dilihat dari riap,dan dinilai pada rupiah, makala rinya minimal 50 persen darisha ring masuk ke Perhutani,

    4 Terdakwa Suap Indomaret Dituntut Setahun PenjaraSEMARANG - Empat terdak -wa perkara dugaan korupsiizin pendirian 19 Indomaret diBa nyumas tahun 2013 dituntutpidana penjara selama 1 tahun.Keempatnya dituntut pidanapenjara 1 tahun, denda Rp 50ju ta subsidair 3 bulan kurung -an, kata Fahmi Idris, Jaksa Pe-nuntut Umum (JPU) pada Ke -jari Purwokerto kepada warta-wan ditemui usai sidang di Pe-ngadilan Tipikor Semarang,Rabu (15/4).

    Keempat terdakwa yang di-tuntut, yaitu Rusmiyati, man-tan Kasatpol PP Banyumas,Dwi Pindarto, mantan KepalaBa dan Lingkungan Jidup(BLH) dan Djumeno Atmadji,mantan Kepala Bidang Dagangpa da Dinas Perindustrian danPerdagangan (Diperindag) Ba-nyumas. Serta Asep Gunawan(terdakwa lain), selaku Super-visor atau perwakilan PT Indo-

    marco Prismatama Cabang Ci -rebon.

    Para terdakwa dikenai Pa -sal 5 ayat 2 (Undang-Undangno mor 31/ 1999 sebagaimanadi ubah dan ditambah UU no -mor 20/ 2001 tentang pembe-rantasan tindak pidana ko rup-si). Khusus tiga terdakwa man-tan pejabat Pemda dikenai pulaPasal 55 ayat 1 kesatu, sementa -ra Asep tidak, imbuh Fahmi.

    JPU tidak menuntut adanyabe ban uang penggantian (UP)ke rugian negara karena dari pe- meriksaan tidak ada uang ne- gara yang hilang. UP tidak adakarena ini gratifiskasi, ujar dia.

    Tuntutan JPU didasarkanhal memberatkan, perbuatanter dakwa bertentangan denganprogram pemerintah. Hal meri-ngankan, terdakwa sopan se-lama sidang dan memiliki tang-

    Bisnis Narkoba dari Balik LP DibongkarSEMARANG - Badan Nar ko -tika Nasional (BNN) Jawa Te-ngah membongkar praktikbis nis narkotika jenis Sabu-sa -bu yang dikendalikan dari da -lam Lembaga PemasyarakatanNusakambangan Cilacap.

    Kepala BNN Provinsi Ja-teng Brigjen Pol Amrin Re mi -

    co mengungkapkan, dalam ge -lar ung kap kasus, di kantorBNN Provinsi Jateng Rabu(15/4) menjelaskan, peng ung -kapan per edaran narkoba dila-kukan ha nya dalam waktudua ming gu. Dalam mengung-kap kasus itu, sebanyak tigater sangka ber sama barang

    buk ti narkoba ber hasil dia -mankan. Tidak itu sa ja, se-orang narapidana kasus nar - koba yang masih mendekamdi LP Nusakambangan ju gaha rus digelandang lantaranke dapatan mengatur peredar -an sa bu-sabu dari dalam LP.

    Pengungkapan ini awal-

    nya dari informasi yang di-sampaikan masyarakat keBNN melalui telepon. Bermo-dal informasi itu kita melaku-kan penyelidik an dan berhasilmenangkap pelaku AR. Bersa ma AR juga disita 1 paket sa -

    Bersambung ke hal 7 kol 1 Bersambung ke hal 7 kol 3

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    PENGEDAR NARKOBA:Petugas Badan NarkotikaNasional Provinsi (BNNP)Jateng mengawal empat tersangka (memakai topeng) kasus peredarannarkoba jenis sabu yang dikendalikan dari LapasNusakambangan, Rabu (15/4). Foto: Weynes

    Pembangunan Jateng ParkPerhutani Minta Bagi Untung 50 Persen

  • Kamis Kliwon, 16 April 2015

    HIGHLIGHT

    HOTSPOT

    ATLANTA-Sebanyak 10 te -naga pendidik divonis denganhukuman penjara oleh pen-gadilan di Negara Bagian At-lanta, Amerika Serikat, atasketerlibatan mereka dalammembetulkan jawaban ujianmurid-murid agar nilai tes me-reka menjadi lebih baik.Hakim Jerry Baxter mengata-

    kan ke-10 tenaga pendidik yangmencakup penilik, kepala seko-lah, guru, pegawai tata usaha,dan koordinator ujian itu ber sa -lah karena sengaja mengubah ja-waban ujian agar kemampuanmurid tampak meningkat.Apabila kemampuan murid

    menunjukkan perkembangan

    sig nifikan, hal ini praktis ber -dam pak pada bonus dan peng-hasilan mereka. Ini hal palingmenjijikkan yang pernah terjadidi kota ini, kata hakim Baxter.

    n PenjaraSebanyak tiga dari 10 ter-

    dakwa divonis 20 tahun penjaradengan rincian tujuh tahunmendekam di bui, sedangkansisanya di luar penjara.Ketiga figur yang menjabat

    penilik sekolah itu juga harusbekerja sebagai pelayan publikselama 2.000 jam tanpa dibayardan denda sebesar US$25.000.Lima tenaga pendidik, yang

    mencakup kepala sekolah, wakil

    kepala sekolah, dan guru-guru,divonis lima tahun penjara de-ngan rincian mendekam satuhingga dua tahun di bui dansisanya di luar bui.Mereka juga harus bekerja se-

    bagai pelayan publik selama1.000 hingga 1.500 jam tanpadibayar dan denda yang berkisarantara US$1.000-US$5.000.Kemudian dua orang divonis

    lebih ringan karena mereka me -ngaku bersalah. Salah satunyamenjalani kurungan penjarahanya pada akhir pekan selamaenam bulan, bekerja sebagai disektor layanan publik selama1.500 jam tanpa dibayar, dan di-denda US$5.000.

    Seorang lainnya menjadi ta -ha nan rumah dari pukul 19.00hingga 07.00 selama satu tahun,bekerja sebagai pelayan publikselama 1.000 jam, dan dendaUS$1.000. Figur ke-11, yang ber -status mantan guru, mendapatpenundaan vonis karena barumelahirkan pada akhir pekanlalu. Dia akan disidang padaAgus tus mendatang.

    n KejanggalanKasus pemalsuan hasil ujian

    di Negara Bagian Atlanta dimu-lai pada 2009, ketika wartawansurat kabar the Atlanta Journal-Constitution mencium keganji-lan dalam nilai ujian mu rid-mu-rid sejumlah sekolah yang me-nunjukkan hasil dramatis.

    Kejanggalan tersebut kemu-dian dituangkan dalam serang -kaian artikel.Gubernur Atlanta, Sonny Per-

    due, lalu memerintahkan jaja -ran nya memulai investigasi

    me nyeluruh. Hasil laporan, yangrampung pada 2011, menyim-pulkan bahwa sedikitnya 44 se-kolah terlibat dalam pe nyim-pangan yang terorganisasi. nbbc-Ct

    BAGI yang suka berwisata naik kapal pesiar, baran

Embed Size (px)
Recommended