Home >Documents >WAWASAN 09 Juli 2013

WAWASAN 09 Juli 2013

Date post:23-Feb-2016
Category:
View:628 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • Dari hasil olah TKP, polisiber hasil mengetahui identitaslelaki yang diduga menjadi kor -ban pembunuhan sadis terse-but. Dari pakaian korban di te -mukan dompet berisi SIM atasnama Ignatius Andi Wibowo(40), penduduk Cinderejo, Gi -lingan Banjarsari, Kota Solo. Ju -ga ditemukan Kartu AnggotaSo pir Bandara Adi Soemarmo.

    Kapolres Magelang, melaluiKa subag Humas AKP GedeMa hardika, mengatakan indi -

    ka si adanya korban pembu -nuh an didasarkan hasil identi -dikasi. Pada tubuh korban di -temukan luka tusuk kedua pa -ha dan kening.

    Selain itu, tulang tengkorakkorban bagian kiri dalam kon-disi pecah.

    Saat ditemukan kondisi ke -pa la dan kaki tertutup karungplastik dalam keadaan terikat.Kami masih melakukan pe -

    SEMARANG - Dinas BinaMar ga Jateng menargetkan ja -lan Pantura dari bagian barathing ga timur siap dilewati pe -mudik pada H-14 Lebaran.Hin gga kini, perbaikan jalanpan tura masih berlangsung disejumlah titik seperti Klampok(Bre bes), Comal (Pemalang),Ce piring (Kendal), Kalibanteng(Se marang) dan Rembang. Se -lain itu, pelaksana proyek jugame ngebut pengerjaan jembatanKa libanger, Kota Pekalongan

    yang semula dibongkar. Kepala Dinas Bina Marga Ja -

    teng Bambang Nugroho Kris tia -dji mengaku, telah me nge-rahkan cukup personel dan alatbe rat untuk mendukung pe -nger jaan jalan dan jembatan.Se cara keseluruhan, H-14 se lu -ruh ruas jalan dan jembatan siapdigunakan untuk arus mu dikdan balik Lebaran, ka ta nya.

    Perbaikan jalan di Klampokki ni masih berlangsung denganca ra pemadatan pasir atau agre -

    gate serta pengaspalan. Ke -rusakan yang terjadi ialah jalanberlubang di beberapa titik. DiComal juga terdapat perbaikanja lan dengan betonisasi se pan -jang 600 meter, tahapannya kinisudah menyelesaikan peng ga li -an jalan. Progres pe nger jaanakan melakukan pe nge coran ja -lan. Adapun, per baikan jalan diCepiring, Kendal dilakukan de -ngan pem betonan di sepanjang

    TRADISI padusan yang di la -kukan masyarakat Dusun Da -wung, Desa Banjarnegoro, Ke -camatan Mertoyudan, Ka bu -pa ten Magelang memang ber -be da. Mereka menyambut bu -lan puasa dengan padusanyang bukan sekadar mandi diko lam atau sungai.

    Warga menggelar acara yangdisebut Bojang Banyu de nganmelakukan perang air yang di -ma sukkan ke dalam kan tongplastik. Sebelum pe lak sanaanpe rang air, sejumlah grup ke se -

    nian tradisional se perti TopengIreng, Buto Deso, Gra sak Cilik,Grasak Ka la weda, Warokan, Ki -prahan dan Jathilan menghiburmasyarakat setempat.

    Tidak ketinggalan sebuahfrag men Pawitra Lestari yangmen ceritakan tentang suatuniat kebaikan dan positif untukme ngubah kondisi yang carutma rut juga dipentaskan.

    Setelah pentas seni tersebuttam pil, tiba saatnya me la ku -kan ritual padusan yang dia wa -li dengan prosesi pengambilanair dari sendang Kedawungyang berjarak sekitar 700 meterda ri pemukiman warga. Airsen dang tersebut diambil olehse sepuh dusun setempat Pur -

    wo sumarto dan dimasukkan keda lam sejumlah kendhi kecildan kendhi Sapta Puspa, yangme miliki tujuh saluran air.

    Simbol PenyucianAir kemudian dibawa ke la -

    pangan untuk digunakan se ba -gai sarana cuci muka , tangandan kaki. Pencucian tubuh ma -nusia tersebut sebagai simbolupa ya menyucikan pandangan,pi kiran, ucapan, pendengaran,per buatan dan laku setiap in di -vidu dan mengawali padusan.Se telah prosesi tersebut acarain ti yakni Bojang Banyu atauperang

    GEBYAR 8Lebih TenangBeribadahPUASA tahun ini YuliaRachman lebih tenangberibadah. Mantan istriDemian ini mengaku kalaudirinya lebih tenangmenjalani puasa tahun ini.Ia jauh merasa lebih fokusberibadah karena masalahrumah tangganya kini sudahterselesaikan.

    UTAMA 2DIS Hanya Gagasan Elit

    Padusan Perang Air di Mertoyudan

    Simbol Penyiapan Mental dan Bersih DiriKendati pemerintah menetapkan

    1 Ramadan jatuh hari Rabu(10/7), namun warga di sejumlah

    daerah sudah melaksanakantradisi padusan pada Senin (8/7).

    Padahal biasanya prosesi inibiasa dilakukan sehari menjelang

    bulan puasa. Termasuk diKabupaten Magelang, warga

    sudah melangsungkan padusan .

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    BOJANG BANYU: Menjelang bulan Ramadan, masyarakat DusunDawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, KabupatenMagelang menggelar acara Bojang Banyu atau perang air saatpadusan. Foto: Widiyas Cahyono

    Selasa Wage 9 Juli 2013

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000 TAHUN KE28 NO: 111 TERBIT 24 HALAMAN ISSN 02153203

    H-14, Pantura Siap Dilewati Pemudik

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    PEKALONGAN - PT KeretaApi Indonesia (KAI) me nye li -diki anjloknya dua gerbongKA Tawang Jaya di lintasan relKota Pekalongan, Senin (8/7)pukul 04.25 WIB. Pe tu gasteknis PT KAI Pekalongan,Wili, menyatakan anjloknyaKA dengan masinis Damar ka -rena roda gerbong nomor de -lapan dan sembilan terlepasdari lintasan rel. Tidak ada kor -ban jiwa dalam musibah ini.

    Gerbong KA nomor de -lapan su -

    dah dapat dievakuasi tetapiun tuk gerbong nomor sem bi -lan masih menunggu alat be -rat dari Tegal, katanya.

    Ia mengatakan, proses eva -kua si diperkirakan me mer lu -kan waktu enam jam karenaro da gerbong nomor sembilanter lepas dan sulit meng gu -nakan alat manual. Saat ini,ka mi masih menunggu alatbe rat yang didatangkan dariKo ta Tegal. An jlok -

    nya KA ini tidak sampai me -me ngaruhi perjalanan KA la -in nya karena sudah ada jalurdouble track, katanya.

    Sementara itu, Kepala Ke -polisian Sektor PekalonganBa rat Kompol Tukiran me nga -ta kan KA Tawang Jaya mem -bawa 12 rangkaian gerbong.

    Roda Lepas, Tawang Jaya AnjlokMUNGKID - Jajaran Satuan Reskrim Polres Magelang masih bekerja keras untuk mengungkapkasus temuan mayat laki-laki dalam karung di Banaran, Kledokan, Ngablak. Mayat korbanhingga Senin (8/7) masih berada di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta untuk keperluan autopsi.

    SEMARANG - Meskipun pe -me rintah telah menetapkan 1Ra madan 1434 H jatuh padaRa bu, (10/7), namun tetap adama syarakat yang memulaipua sa lebih awal, yakni mulaiSe lasa (9/7) hari ini. Be gi tu pu -la dengan pelaksanaan salatta rawih, sudah ada beberapatempat yang me nye leng ga ra -kan semalam, seperti di RSRoe mani Semarang.

    Terhadap perbedaan awalRa madan ini, pemerintah te -tap menghormati. Ya tetapki ta hormati, ujar MenteriAga ma Suryadharma Ali Se-n in (8/7).

    Suryadharma menjawabper tanyaan soal perbedaanawal puasa yang terjadi di ne -gara ini. Seperti diketahui bah -wa Muhammadiyah telah me -netapkan awal Ramadan pa datanggal 9 Juli atau Selasa ha riini. Tadi kan saya ka ta kanbahwa selama standar ruk yah-nya beda, sangat mung kin ka -

    33 Daerah Tak Terlihat Hilal

    Mayat dalam Karung, Warga Solo

    PANTAU HILAL: Tim rukyah Jawa Tengah meneropong posisi hilal (bulan) untukmenentukan 1 Ramadhan 1434 H, di Pantai Marina Semarang, Senin (8/7). Namunhilal tak terlihat, dan 1 Ramadan jatuh pada Rabu (10/7) besok. Foto: Weynes-yan

    Puasa dan Kesalehan Sosial

    Oleh: Ahmad Daroji(Ketua MUI Jawa Tengah)

    IMAM Al Ghazali me ri wa yat -kan, puasa terdiri dari tiga ta -hap an. Pertama, merupakanting katan puasa bagi seseorangyang hanya sekadar puasa, tan -pa memahami esensi dari puasaitu. Kedua, merupakan puasaba gi orang yang khusus, yakniorang yang berpuasa karena sa -dar, puasanya untuk Allah, na -mun masih mengharap rahmatdan ganjaran dari puasanya.

    Tahap ketiga, tahap yang pa -

    TONTONAN: Dua gerbong KA Tawang Jaya yang anjlok di Bendan, Kota Pekalongan jadi tontonanwarga. Foto Janti Artati-yan

    11.4715.07

    17.3918.50

    04.33

    04.23

    Selasa, 9/7/2013

    Rabu, 10/ 7/2013

    Bersambung ke hal 7 kol 6

    Bersambung ke hal 7 kol 3

  • Selasa Wage, 9 Juli 2013

    SHOLAT TARAWIH: Warga Muhammadiyah melaksanakan sholat tarawih di aula RS Roemani Semarang, Senin (8/7) malam. Warga Mu-ham madiyah mulai melaksanakan ibadah puasa Selasa (9/7) hari ini. Foto:Weynes

    Salah satunya dia tidak maudiberi fasilitas mobil mewah dancukup mobil yang biasa, apalagimobil dinas yang ada masih ba-gus. Bila memang ti dak me -miliki uang untuk membelimo bil, maka tidak usah di-paksakan membeli mobil baruuntuk penghematan.

    Karena di Indonesia berlakusistem paternalistik dimanamemberi contoh kepada bawa -han supaya ditiru adalah pen-ting, maka kita harus jadilo k omotif perubahan, karena itusaya harus memberi contohpenghematan dari jatah sayasendiri, tegas Ganjar, saat ber-pidato pada acara syukuran ke -menangan dan peringatan 86tahun Marhaenisme di HotelTamansari, Karanganyar, Senin(8/7).

    Hadir dalam acara itu tokoh-tokoh marhaen dan nasionalis diJateng, seperti mantan BupatiWonogiri Tjuk Susilo dan BegugPurnomosidi. Juga Bupati Ka -ranganyar Rina Iriani, WabupParyono, Walikota Surakarta FXHadi Rudyatmo, dan pejabat

    lainnya.Pria kelahiran Tawangma-

    ngu itu bahkan membayang kan,bila penghematan seperti itubisa dilakukan di banyak sektorlain maka hasil dari penghematan nanti bakal dipakai untukmenambah aspirasi masyarakatdi bidang infrastruktur sepertipemba ngunan jalan, irigasi danpermodalan untuk para petani,nela yan dan usaha kecil me ne -ngah (UKM). Atau untuk pe-latihan-pelatihan UKM di Ja-teng dalam menghadapi AseanCommunity yang tinggal 200hari lagi.

    Ganjar mengemukakan, pe -tani, nelayan dan UKM adalahpengejawantahan marhaenismasa kini. Dan saat ini dia se-dang menyiapkan tim sehinggaJateng mampu berdikari. Ter-lebih angka kemiskinan di Ja-teng termasuk paling tinggi.Meski Jateng memiliki 126penghargaan, tapi angka ke-miskinan masih nomor satu. Lhamau pilih penghargaan ataukasunyatan, ungkapnya

    SMNetwork/H53sn

    Beri Contoh Penghematan Bawahan

    Ganjar Emoh Mobil MewahKARANGANYAR - Gubernur terpilih GanjarPranowo tidak begitu faham marhaenisme,namun dia mencoba menerjemahk

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended