Home >Documents >WAWASAN 07 Januari 2015

WAWASAN 07 Januari 2015

Date post:07-Apr-2016
Category:
View:423 times
Download:21 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • SEMARANG - Niat Tan (16),sis wi salah satu SMA di Kendalun tuk mengunjungi saudara-nya di Semarang berbuah pe ta -ka. Gadis belia tersebut malahmenjadi korban pemerkosaanoleh pelaku yang diduga salahsatu oknum mahasiswa. Parah-nya perbuatan tak senonoh pa -da Senin (5/1) sekitar pukul23.00 WIB itu dilakukan di sa -lah satu kamar mess atlet No A288 kompleks Universitas Ne-geri Semarang (Unnes).

    Pemerkosaan diduga dilaku-kan oleh pelaku berinisial N(21) yang masih berstatus ma-ha siswa. Pelaku tinggal di messlantaran tempat tinggalnya dariKudus. Saat melapor ke Mapol-restabes Semarang Selasa (6/1),S (49) ayah korban mengung-kapkan tragedi yang menimpapu tri kesayangannya. Tindakanpelaku yang mengakibatkankor ban jadi pemurung dilaku-

    kan di kompleks mess yang di-ke lola oleh kampus Unnes.

    Pamitnya mau mengunju -ngi saudara di Semarang. Keja-di annya juga belum begitu je -las, ia cuma mengaku telah di -perkosa, anak saya masih terli-hat trauma saat ditanya, ung-kap SK saat melapor di Mapol-restabes, Selasa (6/1) siang.

    Awalnya SK tidak curiga ji -ka anaknya telah jadi korbanpe merkosaan. Namun peruba -han perilaku sang anak men-jadi pendiam memancing rasapenasaran sang ayah. Sesaat ti -ba di rumah, SK menceritakankorban hanya terlihat mu rung,jarang bicara dan memilih di -am.

    Tak terima tindak kriminalyang menimpa anaknya, SKme milih menyelesaikan perka -ra melalui jalur hukum dengan

    Dana pilkada itu berasaldari APBD kabupaten/kota.Besarannya bervasiasi, palingbesar Kota Semarang Rp 46miliar, jelas Ketua KPU JatengJoko Purnomo ditemui di Ge-dung Berlian, Selasa (6/1).

    Sesuai Perppu Nomor 1Tahun 2014, pilkada dilaksana-kan secara langsung dan berta-

    hap. Proses tersebut menjadipanjang lantaran di dalamnyaterdapat pembentukan badanpenyelenggara. Meski proses-nya bertahap, KPU masih me-nilai ada kendala yang meng-ganjal yakni sumber daya ma-nusia (SDM).

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Kepedulian berbagai pihak terha-dap korban longsor di Dusun

    Jemblung, Desa Sampang, Keca-matan Karangkobar, Banjarne-

    gara terus mengalir. Salahsatunya datang dari KomunitasSepeda Onthel Ngrombo, dariDusun Ngrombo, Kelurahan

    Mertan, Kecamatan Bendosari,Kabupaten Sukoharjo.

    KOMUNITAS onthel yang di-wa kilki Purwanto dan Budimen datangi posko bencana diGe dung Wanita Setda Banjar-ne gara, Senin (6/1) malamsam bil membawa bantuan se-ba nyak sembilan kardus sem-ba ko. Uniknya mereka datangke Banjarnegara menyerahkanbantuan secara langsung de-ngan menggenjot sepeda sela -ma sehari semalam.

    Saya berangkat bertiga, tapisatu teman terpaksa pulang ka-re na tidak kuat melanjutkanper jalanan. Hanya sampai Pur-wo rejo. Berangkat selepas salat

    SALATIGA - Sehari setelahPol res Salatiga mengungkapka sus pemalsuan dokumenken daraan bodong yang dila-ku kan oleh sindikat lintas pro-vinsi, sejumlah warga yangme ngaku kehilangan mobilmendatangi kantor Polres Sala-tiga, Selasa (6/1).

    Mereka ingin memastikanke beradaan mobil mereka yangdisinyalir turut disita sebagaibarang bukti. Melengkapi diridengan surat-surat kendaraanresmi, warga yang datang sa-ngat berharap salah satu mobilyang diamankan SatreakrimPolres Salatiga adalah mobilmiliknya yang hilang dicuri.

    Noni (45) salah seorang war -ga yang mengaku kehilanganmobil tampak berharap besarkendaraan roda empatnya ikutterparkir di halaman MapolresSalatiga. Bahkan dengan keya-kinan penuh warga yang ber-ala mat di Perum Tegalrejo Per -

    GEBYAR

    MUSISI Fariz RM kembalitersandung kasus narkoba.Dia ditangkap di rumahnya diJalan Camar, Kawasan Bintaro, Tangerang Selatanpada Selasa (6/1) sekitarpukul 02.00 WIB. Kamimengamankannya di rumahyang bersangkutan, ungkapKasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, AKBP HandoWibowo, ditemui di Polres

    Jakarta Selatan, Selasa(6/1).

    6

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000

    Rabu Legi 7 Januari 2015

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    Bersambung ke hal 7 kol 1 Bersambung ke hal 7 kol 3

    BANTUAN: Anggota KomunitasOnthel Ngrombo dari KelurahanMertan, Kecamatan Bendosari,Sukoharjo menyerahkan bantuanuntuk korban longsor di Kabupaten Banjarnegara. Foto: Joko Santoso

    105. Warni Ariyati Rp 500.000106. NN Rp 250.000107. MT AdzDzikra, MT Az Zahra &

    Warga RW 23 Graha Mukti Kel Tlogosari Kulon Semarang Rp 2,165.000

    108. Jamaah Pengajian IbuIbu Masjid Al Ittihad RW 08 Pasadena Semarang Rp 1.000.000

    Total Rp 50.342.394

    (Jumlah hingga Selasa (6/1) pukul 17.00 WIB)

    Sumba ngan bisa ditransfer ke Bank Man diri atas nama Yayasan Pos Keadi lan Peduli Umat (PKPU) nomor reke ning 1350055667784 atau

    ke Kan tor Redaksi Wawasan Jl Kawi No 20 Semarang.

    Bantu Korban Longsor Banjarnegara

    Nggowes Sehari Semalam demi KemanusiaanNo Nama Nominal

    Ditangkap Lagi

    Ajak Siswi SMA Kencan di Mess, Mahasiswa FIK Terancam Sanksi

    TAHUN KE-29 NO: 277 TERBIT 24 HALAMAN - ISSN 0215-3203

    SEMARANG - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang rencananya digelar serentak di 16kabupaten/kota pada tahun ini akan menyedotanggaran Rp 325 miliar. Dana bersumber dariAPBD kabupaten/kota tahun anggaran 2015.

    PilkadaSerentak Sedot Rp 325 M

    CARI BLACK BOX: Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa kesiapan alat ping locator di atas Kapal NegaraAndromeda sebelum bertolak dari Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Selasa (6/1). Tim KNKT dibantu lima penyelam Kopaska mencariblack box pesawat Air Asia QZ8501. Foto: Antara

    39 Jenazah DitemukanPencarian Black Box Terkendala LumpurJAKARTA - Hari kesepuluhpen carian korban Air Asia, timpenyelam belum juga mene-mu kan bangkai pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karima -ta, dekat Pangkalan Bun, Kali-man tan Tengah. Tim pe nye-lam yang terdiri atas 17 orangitu diterjunkan dari KRI BandaAceh sejak Minggu (4/1) lalu.Panglima TNI Jenderal Moel-do ko menyebutkan, faktorcua ca di lapangan menjadi sa -lah satu rintangan terberat.

    Cuaca di sekitar Selat Kari-ma ta yang lebih sering digu-yur hujan membuat air men -jadi keruh. Akibatnya penye-lam tidak memiliki jarak pan-dang yang cukup untuk men -cari bangkai pesawat di bawahair. Penyelam sangat diha-dapkan pada situasi lapangan.Dia menyelam dengan kondisiyang airnya keruh dan gelom-

    bang tinggi, hambatan yangsangat luar biasa, kata Moel-doko saat berkunjung ke KRIBanda Aceh, Selasa (6/1).

    Moeldoko meyakini semuatim SAR, termasuk TNI Ang-katan Laut yang ada dalampengawasannya sudah men-coba bekerja secara maksimal.Oleh karena itu, dia berharapseluruh keluarga korban bisabersabar. Saya ingin sampai -kan kepada keluarga korbanuntuk melihat situasi riil di la-pangan. Di lapangan ini beta -pa prajurit tidak mudah me la-kukan tugasnya, kata Moel-

    do ko.Sebanyak 17 penyelam saat

    ini ada di Kapal MGS Geo Sur-vey. Rabu hari ini, rencananyaditurunkan tim pengganti de-ngan jumlah yang sama daripenyelam yang ada di KRIBan da Aceh.

    Kapal Riset Baruna Jaya Imilik Badan Pengkajian danPe nerapan Teknologi mencaribangkai pesawat Air Asia QZ8501 di area berbeda denganyang dipetakan Badan SARNa sional. Dengan model yangdikembangkan BPPT, ke-mungkinan keberadaan bang -kai pesawat di area tersebutdiyakini lebih besar dibandingarea yang saat ini menjadi fo -kus pencarian jenazah.

    Kami berpendapat, tempatditemukannya bagian-bagianpesawat dan jenazah bukan le -tak bangkai pesawat sesung-

    guh nya, kata Kepala BadanPengkajian dan PenerapanTeknologi (BPPT) Unggul Pri-yanto, Selasa (6/1) di Jakarta.

    Menurut perhitunganBPPT, badan utama pesawatber ada di sebelah barat lautdari area yang dipetakan Ba-sarnas. Jenazah dan serpihanpesawat memang banyak dite-mukan di area hasil pemetaanBasarnas. Namun Unggul me-ngatakan, jenazah yang dite-mukan adalah yang me nga-pung dan sudah terbawa arus,be gitu juga dengan serpihanpesawat.

    Di samping itu, jenazahyang ditemukan baru sekitar25 persen. Ia menduga seba-gian besar jenazah masih terje-bak dalam badan utama pe sa-wat yang kemungkinan besar

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Jaringan Sindikat Mobil Bodong Diburu

  • HOTSPOT

    HIGHLIGHT

    Rabu Legi, 7 Januari 2015

    Memanas, Bentrokan India-Pakistan

    Ketegangan antara keduanegara pemilik senjata nuklirtelah meningkat sejak PerdanaMenteri India Narendra Modimembatalkan pembicaraandamai pada bulan Agustus danbentrokan di sepanjang ruasperbatasan mereka telah mele-tus sejak Oktober 2014.

    Setidaknya 10 tentara Indiadan Pakistan serta warga sipiltewas dalam pertempuran se-lama seminggu terakhir.

    Sekitar 6.000 warga sipil diKashmir yang dikuasai Indiamelarikan diri dari rumah

    mereka pada Senin (5/1) akibatarea pertempuran yang mulaimemasuki daerah pendudukmenurut komisaris divisiwilayah Jammu, Shantmanu.Sekitar 4.000 warga Indiamelarikan diri setelah pertem-puran yang dimulai pekan lalu.

    Kami memiliki kesempatanuntuk melarikan diri yang sem-pit ditambah dengan situasiyang mirip perang ini, ujarSham Kumar (54), dari desaSherpur kepada Reuters.

    Tentara Pakistan menggu-nakan senjata jarak jauh. Ini

    adalah pertama kalinya kamimelihat penembakan intensseperti itu, tuturnya.

    Aksi kekerasan tersebut ter-jadi beberapa hari sebelumMenteri Luar Negeri AS JohnKerry dijadwalkan untuk men-gunjungi India. PresidenBarack Obama juga akanberkunjung ke India pada akhirbulan ini.

    Amerika Serikat selama ber -tahun-tahun telah mencobauntuk mendorong kedua ne-gara yang bertikai di Asia Sela-tan untuk membangun hu -bungan yang lebih baik.

    Ketidakpercayaan antaraIndia dan Pakistan merupakanfaktor di balik konflik di berba-gai bagian wilayah termasukAfghanistan.

    Kumar mengatakan bahwadia meninggalkan desanyasetelah sebuah peluru men-

    darat di sebuah sekolah yangberjarak sekitar 3,5 km dariperbatasan.

    Pasukan India dan Pakistankembali terlibat baku tembakdan mortir bom di bagian per-

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended