Home >Documents >WAWASAN 01 September 2015

WAWASAN 01 September 2015

Date post:23-Jul-2016
Category:
View:455 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
KORAN WAWASAN
Transcript:
  • Aksi unjuk rasa sejumlahele men buruh menuntut per-ba ikan ekonomi. Mujiono, ko-ordinator aksi mengungkap-kan, perbaikan ekonomi kedepan diharapkan akan men-dukung perbaikan pendapatankaum bu ruh.

    Aksi menuntut pening-katan jaminan pensiun menjadi60-75 persen. Dengan demi kianada perbaikan di masa pen-

    siun, ungkapnya, Senin (31/8)ma lam.

    Para buruh berangkat darikantor pengurus cabang SPAFSPMI Jalan Bugen Utara Ge -nuk Semarang. Salah satu tun-tutan yang harus dipenuhi dian taranya perbaikan pendapat -an dan menolak konsep upahmurah.

    Tolak upah murah dannaikkan upah buruh 2016 se be-

    sar 25 persen, imbuhnya.Perbaikan nasib buruh, im -

    buh dia yang juga menjabatPangkorda Garda Metal Sema-rang, tidak saja pada saat masakerja tetapi jaminan pensiun de- ngan manfaat 75 persen sertaperbaiki pelayanan jaminan ke-sehatan merupakan peningkat-an perhatian yang diharap kanmen dukung masa tua buruh.

    Sementara Presiden Konfe-de rasi Serikat Pekerja Indonesia(KSPI) Said Iqbal menyatakanribuan buruh akan mengepungIstana, Selasa (1/9) hari ini diJa karta.

    Unjuk rasa merupakan aksigabungan dari beberapa ele- men buruh dalam rangka me-

    Selasa Pon 1 September 2015

    Harga Eceran Rp 2.000Harga Langganan Rp 50.000

    TAHUN KE-30 NO: 156 TERBIT 24 HALAMAN - ISSN 0215-3203

    Tak Ada Pendamping, 2 Calhaj BatalBerangkat SOLO Dua Calon Haji (Calhaj) yang tergabung dalamKelompok Terbang (Kloter) 4Embarkasi Adi SoemarmoSo lo batal berangkat ke ta nah suci. Penyebab batalnyapemberangkatan kedua perempuan calhaj asal Banyumas yakni Khusnul Khotimahdan Sukinah Tanareja kare naketiadaan pendamping ser tafaktor kesehatan. Di si si lainPPIH Jawa Tengah hing gakini masih menanti ke luarnya24 visa bagi calhaj.

    Menurut Kasubag HumasPanitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) EmbarkasiAdi Soemarmo ,GenturRach ma Indriadi, pembatal an keberangkatan ke tanah

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    GEBYAR 6

    AKTRIS Wulan

    Guritno kembaliakting, mainfilm panjang.Aktris kawakanini, di film terbarunyayang berjudul LilyBunga Terakhirkupun mendapat tantangan darisutradarauntukmemerankan mucikari.

    Kearifan lokal selalu membawa banyak sinyal

    kebaikan bagi kehidupanmasyarakat. Sayang-nya terkadang pesan

    kebaikan ini susahdicerna banyak

    orang. Akibatnyakehidupan berjalanmenyimpang dan

    menjauhi kebaikan.Di Desa Kepuk,Bangsri, Jepara,

    tradisi yang memuat kearifan

    lokal masih terus tumbuh, meski dia-

    baikan banyak orang.

    TRADISI ini bernama Meme-den Gadu. Ada banyak kearif -an yang seharusnya bisa di am-bil masyarakat luas. Bonekasawah, orang-orangan sawah,di Desa Kepuk disebut sebagaiMemeden Gadu (Hantu Gadu).Kalau banyak orang selalumenghindari hantu, maka bagimasyarakat Desa Kepuk justrumengakrabinya dalam kehi-dupan sehari-hari.

    Masyarakat Kepuk yang me-rupakan petani tangguh, mem-perlakukan Memeden Gadusebagai salah satu instrumenpenting dalam kehidupan ber -tani mereka. Setiap tahun me-

    reka menggelar tradisi yangme reka sebut sebagai Meme-den Gadu.

    Tahun ini ratusan MemedenGadu kembali diarak kelilingdesa dalam sebuah tradisi se de -kah bumi, Senin (31/8). Masya-

    Bersambung ke hal 7 kol 1

    Ketika Warga Kepuk Bersahabat dengan Hantu

    Memeden Gadu, Pesan Moral Warga Pinggiran

    PEMBUKA: Tari MemedenGadu menjadi acara pembuka tradisi Memeden Gadu di DesaKepuk, Bangsri Jepara, Senin(31/8). Boneka-boneka sawahmenjadi ikon utama dalam pertunjukan ini, Senin (31/8). Foto: Budi Santoso.

    Buruh BeraksiTolak PHK

    Omzet ATBM Turun hingga 50% KAJEN - Perajin ATBM (alat te -nun bukan mesin) di sejumlahdaerah mulai gulung tikar aki-bat melemahnya nilai rupiahatas dolar, namun di sentraATBM di Desa Pakumbulan,Ke camatan Buaran, KabupatenPekalongan masih bisa berta-han. Namun omzet penjualanproduk mereka turun 50 persensehingga dilakukan pengu-rang an jam kerja dan terjadi pe-numpukan produk di gudang.

    Di Desa Pakumbulan saat inimasih tersisa sekitar 70 hingga80 perajin tenun ATBM yangber skala home industry. Merekate tap bertahan memproduksika in tenun dan berbagai akse -so ris berbahan baku utama en-ceng gondok dan akar wangi.Dalam seminggu, rata-rata me-reka mampu memproduksi 5ribu meter kain tenun. Produkandalan Kabupaten Pekalo-ngan ini dilempar ke berbagaidaerah tujuan wisata di Indo-nesia, seperti Jakarta, Jogja kar -

    ta, dan Bali, serta dijual kepadabuyer ekspor.

    Perajin tenun ATBM, AminMaizun, Senin (31/8), mengata -

    kan, efek melemahnya nilai ru-pi ah atas dolar juga dirasakan

    JAKARTA - Bareskrim Polrime ne tapkan salah satu pesertaselek si capim KPK jadi ter-sangka ko rupsi. Pansel KPK me-negaskan delapan nama yang

    akan di serahkan ke Presiden Jo-ko wi Rabu besok semua sudah

    ber sih dari tindak pidana. Ja di In -sya Allah delapan yang ka mi sam-

    paikan itu tidak ma suk dalamtersangka yang akan disampai-

    kan Bareskrim, ujar KetuaPansel KPK Destry Da ma -yanti di Istana Negara, Ja-karta, Senin (31/8).

    Destry mengatakan su -dah mendapat hasil track-ing dari Bareskrim sejak21 Agustus lalu untuk 19nama capim. Selain dariBa reskrim, pansel jugame nerima hasil trackingdari Kejaksaan, KPK

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    SEMARANG - Ratusan buruh dari berbagai kawasan di Semarang dan sekitarnya, Selasa (1/9)hari ini berencana mengepung Balaikota Semarang. Para buruh itu akan menyuarakan penolakan terhadap PHK besar-besaran akibatmelemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

    BERTAHAN: Meskipun mengalami omzet penjualan hingga 50 persen,perajin ATBM di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Peka-longan, tetap berusaha bertahan, Senin (31/8). Foto:Hadi Waluyo.

    Kecewa, SPSI SiapkanSurvei KHL TandinganKUDUS Kekecewaan terha-dap proses penyusunan upahmi nimum kabupaten (UMK)Kabupaten Kudus 2016 mulaimencuat. Konfederasi SerikatPekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kabupaten Kudus, seba-gai salah satu elemen dalamDewan Pengupahan mengakukecewa dengan hasil survei(KHL) yang dilakukan DewanPengupahan.

    Wakil Sekretaris SPSI Ku -dus, Ahmad Fikri mengata-kan, dalam penyusunan UMK2016, Dewan Pengupahan te -lah melakukan survei nilai ke-bu tuhan hidup layak (KHL)se jak Januari hingga Agustusla lu. Survei masih harus dila-

    ku kan satu kali lagi yakni pa -da bulan September ini. Na -mun nilai KHL hasil surveiter nyata sangat jauh dari ha-rapan para buruh. Berdasar-kan survei, nilai KHL di per-oleh pada Agustus dengan be-saran Rp 1.327.000. Hasil sur-vei tersebut tentu sangatmengkhawatirkan mengingatUMK Kudus 2015 saja sudahRp 1.380.000, kata Fikri, Senin(31/8).

    Untuk itu, lanjut Fikri, pi-hak nya akan melakukan surveisendiri meskipun tim sur veiKHL dari Dewan Pe-ngu pahantetap bekerja melaku kan sur-vei. Upaya tersebut dilakukanuntuk memberikan perban-dingan atas hasil survei KHLyang dilakukan oleh tim surveiyang melibatkan banyak pi -hak. Survei bulan Septemberini sangat penting karena akanmenjadi acuan dalam penyu-sunan UMK 2016, tandasnya.

    BERAKTIVITAS: Para buruhrokok wanita di Kudus tetap beraktivitas meskipun SPSI kecewa dan berencana membuatsurvei KHL tandingan atas penyusunan UMK 2016, Senin(31/8). Foto: Ali Bustomi Bersambung ke hal 7 kol 1

    Bersambung ke hal 7 kol 3

    8 Capim Sudah Clear

    Jadi Mucikari

    Destry Da ma yantiFoto: Ant

  • Selasa Pon, 1 September 2015

    HIGHLIGHT

    HOTSPOT

    Sosok Pria Lusuh Masih Misterius

    BANGKOK-Kepolisian Thai-land memburu dua tersangkabaru terkait penyelidikan atasledakan bom di Kuil Erawan,Bangkok. Keduanya terdiridari seorang wanita Thailanddan seorang pria asing yangtidak diketahui kewargane-garaannya.

    Juru bicara kepolisian na-sional Thailand, Prawuth Tha-vornsiri menyatakan sepertidilansir Reuters, Senin (31/8),wanita yang diburu tersebutdiidentifikasi sebagai WannaSuansun, yang berumur 26tahun.

    Dalam siaran televisi, ke-marin, Prawut menunjukkanfoto wanita itu. Dalam fotoyang diambil dari kartu identi-tas resmi, wanita tersebut terli-hat mengenakan jilbab hitam.

    Sementara pria asing beru-

    mur 40-an tahun yang diburutidak disebutkan nama dan ke-warganegaraannya. Menurutsketsa wajah yang dirilis ke-polisian, pria tersebut beram-but cokelat pendek, berjenggottipis dan berkumis.

    Surat perintah penangkapanterhadap kedua tersangka barutersebut telah dikeluarkan, ke-marin. Ini dilakukan menyusulpenggerebekan di sebuahapartemen di distrik Minburi.Dalam penggerebekan itu,

    polisi menemukan bahan-bahan pembuat bom sepertipupuk urea, jam tangan digitaldan detonator peledak.

    Sebelumnya, pada Sabtulalu, polisi telah menangkapseorang pria asing yangdiduga terkait ledakan bom diKuil Erawan. Di apartemenpria itu yang berada di wilayahNong Chok, polisi juga mene-mukan bahan-bahan peledakdan puluhan paspor palsu.

    Semula kepolisian Thaimenyebut pria yang ditangkapitu mirip dengan tersangkautama bom Bangkok, yang wa-jahnya terekam kamera kea-manan (CCTV). Namun be la- kangan, kepolisian menyatakantak bisa memastikan apa kahpria tersebut adalah pria yangsama dengan yang te rekamdalam CCTV. dtc-Ct

    Thailand Buru 2 Tersangka Baru Bom Bangkok

    TERSANGKA BARU: Dua tersangka baru Bom Bangkok. Foto: rtr

    Boko Haram Tewaskan 80 Orang

    Bantai dari AtasPunggung Kuda

    Laporan dari anggota timpertahanan sipil, BabakuraKolo, menyebutkan 68 orangtewas dalam serangan ke desaBaanu di negara bagian Bornopada Jumat malam sementaralaporan warga menyebut 11orang lainnya tewas tertembakdi dua desa berbeda pada Sabtudan Minggu.

    Kami mendapat laporanbahwa sebuah serangan terjadi

    di desa Baanu pada Jumatmalam, anggota-anggota BokoHaram yang bersenjata dan me-nunggang kuda menembakidesa itu. Enam puluh delapanorang meninggal dalam sera-ngan tersebut, kata Kolokepada AFP.

    Ia mengatakan para p

Embed Size (px)
Recommended