Home >Documents >Warta BONAVENTURAbonaventura- .2015-11-28  November 2015 BONAVENTURA November 2015 Warta PUNCAK

Warta BONAVENTURAbonaventura- .2015-11-28  November 2015 BONAVENTURA November 2015 Warta PUNCAK

Date post:23-Mar-2019
Category:
View:222 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

November 2015

BONAVENTURANovember 2015

Warta

PUNCAK PERAYAAN SYUKUR ARDAS 2011-2015

PUJILAH TUHAN

November 2015

Berita Utama

2

Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), mengadakan acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 untuk merefleksikan syukur atas seluruh hal dan berkat serta penyertaan Tuhan kepada seluruh umat KAJ. Berlangsung di JIExpo, Jakar-ta, Sabtu 7 November 2015, perayaan megah ini dihadiri oleh sekitar 11.000 umat Katolik se-Jabodetabek. Para Uskup, Romo, Suster, Bruder dan Frater dari berbagai provinsi se-Indonesia turut datang dan memeriahkan acara yang baru pertama kalinya diadakan ini.

Peziarahan iman kita senantiasa diwarnai oleh rangkaian pengalaman iman khususnya dengan adanya Arah Dasar 2011-2015 KAJ. Kita semakin dibantu untuk merefleksikan diri se-bagai Gereja dan juga semain mengenal gerak roh Allah dan penyertaan-Nya dalam hidup menggereja dan bermasyaraat, demikian pesan yang disampaikan oleh Uskup KAJ, Mgr. Ignatius Suharyo.

MERAYAKAN ARAH DASAR KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

Mgr. Ignatius Suharyo menyapa umat Stand Dekenat Timur

Membuka acara pada hari yang cerah itu, ratusan anak-anak dan kaum remaja berpar-tisipasi dengan mengenakan busana daerah Indonesia, pakaian Romo dan Suster, serta beragam kostum lainnya untuk mencerminkan diri mereka sebagai umat Katolik yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Para pengisi acara dengan semangat dan antusian menampilkan nyanyian, tarian dan juga drama untuk meng-hibur para penonton yang datang, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrab dipanggil dengan sapaan Ahok.

Gereja merayakan syukur ini sebagai penanda iman, persaudaraan dan pelayanan kasih yang ditumbuhkan hari demi hari. Bapa Suci Paus Fransiskus mengajak Gereja untuk hadir dan terlibat di dalam dunia, ucap Mgr. Ignatius. (RR & JS)

Basuki Tjahaya Purnama

November 2015

ParokiSanto BonaventuraPulomasJl. Pacuan Kuda PulomasJakarta 13210489.7347 - 475.4780 - 4786.9546Fax. 470.3339parokipulomas@gmail.comwww.bonaventura-pulomas.org

Rumah Pastoran - 4788.4624

Jam Pelayanan SekreatriatSenin - Sabtu : 08.00 - 20.00Minggu : 07.30 - 20.30Tanggal merah libur nasional - Tutup

Jadwal MisaMisa Harian: Senin s/d Sabtu pkl.06.00Misa Jumat Pertama: pkl. 06.00, 12.00 & 18.30Misa Mingguan : Sabtu : pkl. 17.30 Minggu: pkl. 06.30, 08.30, 16.30, 18.30

Warta BonaventuraPelindung: Dewan Paroki St. Bonaventura Pendamping: Romo Yosef Natalis Kurnianto, Pr. Pemimpin umum: Mendy SaputraStaf Redaksi: Irene Derru, Jessica Santoso, Rebecca Reifi, Tulus Prabowo. Penerbit : Seksi Komunikasi Sosial (Komsos) St. Bonaventura, email: komsosbona@gmail.com. Jika ada kritik, saran, masukan artikel, share cerita iman, atau bersedia bergabung dengan komsos paroki, silakan kontak kami.

Berita Utama

3

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, diundang untuk dapat berbicara dalam acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Dalam pidatonya, pria yang penuh kontroversial ini mengatakan Arah Dasar yang selama ini dilakukan oleh Gereja Katolik telah sejalan dengan keinginan pemerintah, yakni membentuk hati seseorang untuk berbelarasa.

Arah Dasar yang dilakukan Gereja Katolik sejalan dengan keinginan Pemerintah. Jakarta tidak kekurangan uang ataupun orang pintar, tetapi kekurangan orang dengan hati yang berbelarasa. Kami (pemerintah DKI) harap dengan Arah Dasar selama lima tahun ke depan nanti dapat lebih membentuk karakter hati umat Katolik, kata Gubernur Basuki di Jiexpo Kemayoran, Sabtu 7 November 2015.

Perayaan ini berlangsung pada pukul 10.00-19.00 WIB. Tiap-tiap paroki berkesempatan untuk memamerkan hasil karya mereka masing-masing dalam sebuah pameran yang terbuka untuk umum. Ribuan orang berdesak-desakan hadir dajn melihat setiap stand pameran yang unik dimulai dari stand dengan hiburan nyanyian, tarian, karya OMK, foto-foto dan sebagainya.

Acara berlangsung meriah dengan orkestra khusus dan banyak sekali penampilan dari kaum muda Katolik dengan diselimuti oleh nuansa Betawi. Talk Show yang mengambil tema Refleksi Ardas 2011-2015 dengan pembicara utama Uskup KAJ, Mgr. Ignatius Suharyo dan beberapa perwakilan paroki berlangsung antusias. Setelah Talk Show, seluruh peserta diajak untuk melepas dahaga serta lapar dengan makan siang bersama. Semangat untuk membuka tali persaudaraan, banyak sekali umat yang berkeliling lokasi acara dan saling berkenalan dengan umat dari paroki berbeda.

Syukur dan terima kasih kepada Bapa Uskup Ignatius Suharyo dan seluruh umat yang terlibat dalam acara ini untuk seluruh proses yang kita lakukan untuk mengucap syukur. Syukur kita ini mengantar kita untuk bangkit dan bergerak sebagai sebuah persekutuan dan gerakan umat Allah di KAJ, kata RD. Antonius Baur Asmoro, Ketua Panitia acara. (RR)

APA KATA AHOK ?

November 2015

Iman Katolik

4

Mengawali bulan November dengan perayaan Hari Orang Kudus pada tanggal 1 November 2015, Romo Natalis memimpin Misa Ekaristi pukul 08.30 dan dalam homilinya bertanya kepada seluruh umat, Apakah anda pernah bertanya kepada diri anda sendiri, saya bahagia atau tidak ? Jika iya mengapa anda bisa bahagia ? Karena uang ? Semua kebutuhan hidup terpenuhi ? Apa sebenarnya ukuran seseorang bisa hidup bahagia walaupun menghadapi banyak tantangan ?.

Bagi banyak orang sangat mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pada dasarnya seseorang memang akan merasa bahagia jika seluruh kebutuhan hidup jasmaninya telah terpenuhi apalagi jika berlebih. Namun sejatinya orang yang berbahagia adalah seseorang yang miskin di hadapan

MISA PERAYAAN SANTO SANTA AWALI BULAN NOVEMBER 2015

Tidak terasa satu tahun kita sudah melewati perjalanan iman kita sebagai Gereja. Natal yang menjadi kegembiraan bagi semua orang Kristiani juga kembali akan kita rasakan. Berada dalam suasana sukacita menyambut tahun baru dan menyambut kelahiran kembali sang Emanuel ke dunia di hari Natal, tentunya kita semua berharap agar dapat merayakannya dengan sukacita sejati. Sukacita sejati lahir dari kedalaman hati yang membuahkan kegembiraan bagi sesama kita.

Bagaimana caranya agar kita semua boleh merasakan kegembiraan sejati? Tahun baru dan Natal bukan hanya kita rayakan secara fisik dengan membeli baju baru, sepatu baru atau membuat satu acara yang membawa kegembiraan bersama. Hal ini memang tidak salah, tapi ada hal yang lebih penting dalam persiapan merayakan kedatangan sang Emanuel.

Gereja sekarang memasuki masa Adven, masa yang secara khusus dipersiapkan bagi kita semua agar kita sungguh-sungguh dapat mengerti makna Natal dalam kehidupan ini.

Adven dan PertobatanMasa adven adalah masa persiapan yang terdiri dari empat minggu. Dalam masa Adven ini dekorasi Altar memiliki sebuah lingkaran Adven yang dikelilingi dengan daun cemara, empat lilin sebagai lambang masa penantian kita dalam terang Kristus selama empat minggu Gereja menanti kedatangan sang Emanuel, ada hiasan pita berwarna ungu, warna liturgi ungu yang mengajak kita semua untuk melakukan perubahan dalam hidup kita. Umat Katolik diarahkan untuk melakukan perubahan hidup yang lebih baik dari masa- masa sebelumnya. Mungkin perubahan itu sederhana akan tetapi perubahan yang sederhana akan membawa berkat bagi diri sendiri dan sesama kita.

Adven tidak dapat dilepaskan dari pertobatan, dengan memasuki masa Adven ini marilah kita bersama-sama membiarkan diri kita di penuhi dengan cinta Tuhan yang begitu besar terhadap kita, kita biarkan Tuhan mengisi dan membentuk kita menjadi lebih indah, jika hati kita dipenuhi cinta Tuhan, pertobatan dan perubahan sikap akan terjadi. Kita rayakan bersama Natal dan tahun baru dengan sukacita sejati. (Sr. M. Mariela, FSGM)

November 2015

Berita Paroki

5

Misa Arwah yang dirayakan Paroki Santo Bonaventura mendapat banyak perhatian dan keikutsertaan umat yang ingin mendoakan sanak saudara mereka yang telah berpulang ke rumah Bapa di Surga. Meja Altar dihias sangat indah dengan rangkaian bunga berwarna putih, ratusan umat disambut hangat oleh barisan petugas dari depan pintu gereja sambil menyerahkan bunga bagi umat yang ingin mempersembahkannya di atas altar.

Dipimpin oleh Romo Hendar, umat Paroki Santo Bonaventura mengikuti perayaan Ekaristi untuk memperingati arwah orang beriman pada tanggal 2 November 2015 dengan sangat hikmad. Hampir semua umat yang datang membawa dan mempersiapkan bunga untuk arwah yang mereka doakan. Hal itu membuat suasana gereja sedikit berbeda dari sebelum-nya karena dipenuhi dengan bunga yang berwarna-warni.

Mendoakan Yang Telah Pergi Dalam Misa ArwahBanyak yang mempertanyakan mengapa umat Katolik mendoakan orang yang sudah menin-ggal. Gereja peracaya, jika kita berdoa untuk orang yang sudah meninggal pasti kita me-nyertakan sebuah atau beberapa permohonan. Dengan demikian doa kita juga merupakan keyakinan bahwa orang yang kita doakan itu akan dan selalu dianugerahi oleh Tuhan. Ber-doa untuk seseorang yang telah berpulang itu adalah suatu hal yang baik, kata Romo Hendar dalam homili yang dibawakannya.Romo juga menjelaskan, tidak ada yang dapat memisah-kan cinta antara Tuhan dengan umat-Nya, dan hal itu juga berlaku bagi orang yang sudah meninggal. Karena itulah tidak ada salahnya mendoakan keluarga atau teman yang sudah diterima di sisi Tuhan karena mereka pun tetap dan selalu mendapat cinta dari Tuhan sama dengan umat yang masih hidup di dunia. (RR)

Allah Bapa. Romo Natalis mengatakan, bahagia yang dimaksudkan disini adalah hidup dalam sebuah kesederhanaan dan kesengajaan di hadapan Allah, Orang bersukacita karena mereka me-miliki pengharapan kepada Tuhan. Orang yang bersukacita adalah mereka yang ingi

Embed Size (px)
Recommended