Home >Documents >W A L IK O T A YO G Y A K A R T A P E R A T U R A N W A L ... memberikan arah pembangunan Kota Yogy

W A L IK O T A YO G Y A K A R T A P E R A T U R A N W A L ... memberikan arah pembangunan Kota Yogy

Date post:12-Mar-2019
Category:
View:350 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA

NOMOR 24 TAHUN 2014

WALIKOTA YOGYAKARTA

TENTANG

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH

KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015

RRReeennncccaaannnaaa KKKeeerrr jjj aaa PPPeeemmmbbbaaannnggguuunnnaaannn DDDaaaeeerrraaahhh KKKoootttaaa YYYooogggyyyaaakkkaaarrr tttaaa TTTaaahhhuuunnn 222000111555 III --- 111

PENJABARAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembangunan merupakan proses untuk melakukan perubahan yang

mengandung makna adanya kemajuan/perbaikan, pertumbuhan dan diversifikasi.

Pembangunan yang bermakna adalah yang memenuhi unsur kemampuan untuk

memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, dapat menumbuhkan kebanggaan

sebagai manusia, dan dapat memberikan kebebasan bagi setiap individu untuk

berpikir, berkembang, berperilaku dan berusaha untuk berpartisipasi dalam

pembangunan.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa pembangunan adalah semua

proses perubahan yang dilakukan melalui upaya-upaya secara sadar dan

terencana. Untuk melaksanakan pembangunan diperlukan perencanaan yang

matang secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Perencanaan yang baik dan

berkualitas mengadopsi empat pendekatan yaitu pendekatan teknokratis, politis,

partisipatif dan top-down/bottom up.

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) merupakan dokumen

perencanaan tahunan yang dimulai penyusunannya dengan pendekatan

perencanaan partisipatif melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan

(musrenbang) bertingkat mulai dari kelurahan, kecamatan sampai ke tingkat kota.

Perumusan RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2015 mengakomodir program SKPD, lintas

SKPD dan program kewilayahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan

masyarakat.

Sinergi dengan pembangunan nasional dan Pemerintah DIY, koridor

pembangunan tahun 2015 diarahkan pada tema: Memantapkan daya saing dan

perekonomian wilayah menuju Kota Yogyakarta yang lebih berkarakter,

berbudaya, nyaman, aman, maju dan sejahtera dilandasi maksud untuk

meningkatkan pelayanan dasar, potensi wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

1.2. Dasar Hukum Penyusunan Penyusunan RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2015 mendasarkan pada

peraturan yang mengkait yaitu:

1) Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

LAMPIRAN :PERATURANWALIKOTAYOGYAKARTANOMOR :24TAHUN2014TANGGAL :30MEI2014

RRReeennncccaaannnaaa KKKeeerrr jjj aaa PPPeeemmmbbbaaannnggguuunnnaaannn DDDaaaeeerrraaahhh KKKoootttaaa YYYooogggyyyaaakkkaaarrr tttaaa TTTaaahhhuuunnn 222000111555 III --- 222

2) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Undang-undang Nomor 12

Tahun 2008;

3) Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

4) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara

Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan

Daerah;

6) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah

Tahun 2015;

7) Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Pelaksanaan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah;

8) Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 46 Tahun 2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2006.

Selain itu secara terpadu juga memperhatikan beberapa peraturan terkait

mengenai pelaksanaan dan pelaporan program kegiatan yaitu:

1) Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan

Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

1.3. Hubungan antar Dokumen

RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2015 disusun dengan mengacu pada Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Yogyakarta Tahun 2005-2025,

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Yogyakarta

Tahun 2012-2016, dan mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi DIY Nomor 6 Tahun

2013 tentang RPJMD Tahun 2012-2017. Selain itu indikasi perumusan prioritas program

pembangunan dalam RKPD ini juga berpedoman pada Peraturan Daerah Kota

Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota

Yogyakarta Tahun 2010 2029.

1.4. Sistematika Penyusunan RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2014

RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2015 disusun dengan sistematika sebagai

berikut:

BAB I PENDAHULUAN

RRReeennncccaaannnaaa KKKeeerrr jjj aaa PPPeeemmmbbbaaannnggguuunnnaaannn DDDaaaeeerrraaahhh KKKoootttaaa YYYooogggyyyaaakkkaaarrr tttaaa TTTaaahhhuuunnn 222000111555 III --- 333

BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RKPD TAHUN 2012 DAN CAPAIAN KINERJA PENYELENGARAAN PEMERINTAHAN

BAB III RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB VI PENUTUP

1.5. Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan RKPD Kota Yogyakarta Tahun 2015 adalah untuk

memberikan arah pembangunan Kota Yogyakarta untuk Tahun 2015 dan sebagai

alat untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,

penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan.

Adapun tujuannya adalah:

1) Sebagai landasan penyusunan KUA dan PPAS Tahun 2015 dalam rangka penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun

2015;

2) Sebagai pedoman penyempurnaan rancangan Renja SKPD Tahun 2015;

3) Sebagai bahan evaluasi rancangan Peraturan Daerah tentang APBD;

4) Untuk memastikan bahwa APBD telah disusun berlandaskan RKPD.

RRR eeennn ccc aaannn aaa KKK eeerrr jjj aaa PPP eeemmmbbb aaannnggg uuunnn aaannn DDD aaaeeerrr aaahhh KKKooo ttt aaa YYYooo ggg yyy aaakkkaaarrrttt aaa TTT aaahhhuuu nnn 222 000 111555 III III --- 111

BAB II

EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RKPD TAHUN 2013 DAN CAPAIAN KINERJA

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN

2.1. Gambaran Umum Kondisi Daerah

Filosofi pembentukan Kota Yogyakarta bertumpu pada keberadaan kraton

Ngayogyakarta Hadiningrat yang secara spesifik memancarkan citra kota dan

membangun image Kota Yogyakarta sebagai Kota Budaya, Kota Perjuangan, Kota

Pendidikan dan Kota pariwisata. Hal ini terbentuk atas berkembangnya fungsi-fungsi

pelayanan kota yang dominan sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya

pembangunan masyarakat. Gambaran umum perkembangan Kota Yogyakarta

memperlihatkan peta potensi pengembangan wilayah berdasarkan aspek geografi dan

demografi, aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum dan aspek daya

saing daerah.

2.1.1. Aspek Geografi dan Demografi 2.1.1.1 Aspek Geografi

Sebagai pusat kota, Kota Yogyakarta terletak di tengah-tengah Pemerintahan

Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 32,5 Km2 atau 1 % dari luas Propinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis berada di antara 110 24 19 BT dan 110

28 53 BT, 7 49 26 LS dan 7 15 24 LS dengan ketinggian rata-rata 114 m diatas

permukaan laut. Keberadaannya di daerah dataran lereng Gunung Merapi berpengaruh

pada kondisi geologi yang ditandai dengan jenis batuan dominan adalah Batuan

Sedimen Old Andesit dan jenis tanah regosal atau vulkanis muda. Sebagian besar wilayah

Kota Yogyakarta (88,94%) berada pada kemiringan 0-2%, 9,64% berada pada kemiringan

2-15%, dan 1,09% berada pada kemiringan 15-40%, serta sisanya 0,34% berada pada

kemiringan diatas 40%.

Terdapat 4 (empat) sungai yang mengalir dari arah utara ke selatan yaitu sungai

Winongo, Code, Gajah Wong dan Widuri. Dengan rata-rata curah hujan tertinggi pada

bulan Desember sebanyak 432,3 mm dan terendah terjadi pada bulan Juli s.d September

(0 mm) pada tahun 2012 (Kota Yogyakarta Dalam Angka, 2013).

Secara administratif wilayah Kota Yogyakarta terbagi menjadi 14 kecamatan, 45

kelurahan, 615 RW dan 2.524 RT dengan batas wilayah sebagai berikut:

Batas sebelah Utara : Kabupaten Sleman

Batas sebelah Timur : Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul

Batas sebelah Selatan : Kabupaten Bantul

Batas sebelah Barat : Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul

Jarak terjauh dari Utara ke Selatan kurang lebih 7,5 km dan dari Barat ke Timur kurang lebih

5,6 km. Dengan kedudukan tersebut, secara umum Kota Yogyakarta menjadi sangat

strategis sebagai kawasan pusat pertumbuhan dan pusat segala aktivitas pelayanan jasa

di DIY.

RRR eeennn ccc aaannn aaa KKK eeerrr jjj aaa PPP eeemmmbbb aaannnggg uuunnn aaannn DDD aaaeeerrr aaahhh KKKooo ttt aaa YYYooo ggg yyy aaakkkaaarrrttt aaa TTT aaahhhuuu nnn 222 000 111555

of 724

Embed Size (px)
Recommended