Home >Documents >Volume 12 Nomor 3, Oktober 2013 ISSN 1411-660X · PDF filebatuan asal pembentuk endapan...

Volume 12 Nomor 3, Oktober 2013 ISSN 1411-660X · PDF filebatuan asal pembentuk endapan...

Date post:23-Oct-2019
Category:
View:1 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Volume 12 Nomor 3, Oktober 2013 ISSN 1411-660X

    J. Tek. Sip. Vol. 12 No. 3 Hlm.

    155 - 232 Yogyakarta

    Oktober 2013 ISSN

    1411-660X

    Potensi Batu Bauksit Pulau Bintan Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Beton

    Analisis Kegagalan Struktur Bangunan Rumah Tinggal Dengan Metode Elemen Hingga Linier

    Pengaruh Fiber Bendrat Terhadap Kuat Geser Balok Beton Bertulang Dengan Sengkang

    Analisa Sensitivitas Pertumbuhan Lalu lintas dan Probabilitas Risiko Pada Pembangunan Jalan Tol Kategori Priority Project

    Faktor-faktor Penentu Keberhasilan Pelaksanaan Proyek Perumahan Berdasarkan Mutu, Biaya dan Waktu Analisis Persepsi Penumpang Terhadap Kualitas Pelayanan Angkutan Laut Di Pelabuhan Regional Sanana Kab. Kepulauan Sula, Prop. Maluku Utara

    Permodelan Koefisien Gelombang Transmisi Pada Pemecah Gelombang Kantong Pasir Tipe Tenggelam

    Analisa Hujan Rancangan Partial Series Dengan Berbagai Panjang Data dan Kala Ulang Hujan

    Angelina Eva Lianasari

    Yosafat Aji Pranata, Leny Elvira

    Agustinus Wahjono

    Alfian

    Rudi Waluyo, Andre Antononi

    Budiman Soamole, Benidiktus Susanto

    Ferry Fatnanta

    Yohanna Lilis Handayani, Andy Hendri,

    Arief Aditya

  • Volume 12 Nomor 3, Oktober 2013 ISSN 1411-660X

    Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi

    kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000 dengan frekuensi

    terbit dua kali setahun pada bulan Oktober, April. (ISSN 1411-660X)

    Pemimpin Redaksi

    Agatha Padma L, S.T., M.Eng

    Anggota Redaksi

    Angelina Eva Lianasari, S.T., M.T.

    Ir. Pranawa Widagdo, M.T.

    Ferianto Raharjo, S.T., M.T.

    Mitra Bebestari

    Ir. A. Koesmargono, MCM, Ph.D

    Dr. Ir. AM. Ade Lisantono, M.Eng

    Dr. Ir. Imam Basuki, M.T

    Ir. Peter F. Kaming, M.Eng, Ph.D

    Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng, Ph.D

    Tata Usaha

    Hugo Priyo Nugroho

    Alamat Redaksi dan Tata Usaha:

    Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

    Jl. Babarsari No.44 Yogyakarta 55281

    Telp. (0274) 487711 (hunting) Fax (0274) 487748

    Email : [email protected]

    Redaksi menerima sumbangan artikel terpilih di bidang Teknik Sipil pada Jurnal Teknik Sipil.

    Naskah yang dibuat merupakan pandangan penulis dan tidak mewakili Redaksi

    Jurnal Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,

    Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

    Pelindung: Dekan Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

    Penanggung Jawab: Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta

  • Volume 12 Nomor 3, Oktober 2013 ISSN 1411-660X

    Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait.

    DAFTAR ISI

    POTENSI BATU BAUKSIT PULAU BINTAN SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON Angelina Eva Lianasari

    ANALISIS KEGAGALAN STRUKTUR BANGUNAN RUMAH TINGGAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA LINIER Yosafat Aji Pranata, Leny Elvira

    PENGARUH FIBER BENDRAT TERHADAP KUAT GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN SENGKANG Agustinus Wahjono

    ANALISA SENSITIVITAS PERTUMBUHAN LALU LINTAS DAN PROBABILITAS RISIKO PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL KATEGORI PRIORITY PROJECT Alfian

    FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROYEK PERUMAHAN BERDASARKAN MUTU, BIAYA DAN WAKTU Rudi Waluyo, Andre Antononi ANALISIS PERSEPSI PENUMPANG TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN REGIONAL SANANA KAB. KEPULAUAN SULA, PROP. MALUKU UTARA Budiman Soamole, Benidiktus Susanto

    PERMODELAN KOEFISIEN GELOMBANG TRANSMISI PADA PEMECAH GELOMBANG KANTONG PASIR TIPE TENGGELAM Ferry Fatnanta

    ANALISA HUJAN RANCANGAN PARTIAL SERIES DENGAN BERBAGAI PANJANG DATA DAN KALA ULANG HUJAN Yohanna Lilis Handayani, Andy Hendri, Arief Aditya

    155-160

    161-172

    173-180

    181-191

    192-201

    202-209

    210-220

    221-232

  • Volume 12, No. 3, Oktober 2013: 155 – 160

    155

    POTENSI BATU BAUKSIT PULAU BINTAN SEBAGAI

    PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON

    Angelina Eva Lianasari Program Studi Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

    Jln Babarsari 43 Yogyakarta

    e-mail: [email protected]

    Abstract: The unavailability of concrete-forming materials are often an obstacle in the implemen-

    tation of development . Based on the problems it is necessary to find measures that can be taken to

    completion using the natural resources available in the construction project site . Bintan Island and

    surrounding areas, there is a natural resource that is not worth the bauxite stone quarry with a very

    large number, when the material stacking concrete form of natural gravel (stone) that fit the re-

    quirements of national standard is not easily obtained. As a result, many potential bauxite rock is

    not suitable to be used as aluminum precursor material is necessary to study its feasibility as a

    substitute for natural gravel coarse aggregate (stone). Research using experimental methods to test

    object made cylindrical with a diameter of ±150 mm and ±300 mm high with a variety of fas 0.40;

    0.45 and 0.50 were tested compressive strength and modulus of elasticity of concrete at 28 days of

    age. The results showed that the optimum compressive strength of concrete can be achieved with a

    coarse stone aggregate of 30.24 MPa bauxite (for fas 0.4) and modulus of elasticity 19759.52 MPa.

    The results also indicate the nature of the bauxite stone has a high absorption of water resulted in a

    slump value lower than normal concrete but still meet the requirements of ISO so that the fresh

    concrete work is not difficult .

    Keywords: bauxite aggregate, compressive strength, modulus of elasticity

    Abstrak: Ketidaktersediaan bahan bangunan pembentuk beton sering kali menjadi kendala dalam

    pelaksanaan pembangunan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dicari langkah-langkah

    penyelesaian yang dapat diambil dengan menggunakan potensi sumber daya alam yang tersedia di

    lokasi proyek pembangunan. Pulau Bintan dan sekitarnya, terdapat sumber alam batu bauksit yang

    tidak layak tambang dengan jumlah yang sangat besar, padahal bahan susun beton berupa kerikil

    alam (batu kali) yang sesuai persyaratan SNI tidak mudah diperoleh. Akibatnya potensi banyaknya

    batuan bauksit tidak layak pakai sebagai bahan pembentuk aluminium perlu diteliti kelayakannya

    sebagai material pengganti agregat kasar kerikil alam (batu kali). Penelitian menggunakan metoda

    eksperimen dengan benda uji dibuat berbentuk silinder dengan diameter ±150 mm dan tinggi ±300

    mm dengan variasi fas 0,40; 0,45 dan 0,50 yang diuji kuat tekan dan modulus elastisitasnya pada

    saat usia beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan optimum yang dapat dicapai

    beton dengan agregat kasar batu bauksit sebesar 30,24 MPa (untuk fas 0,4) dan modulus elastisitas

    19759,52 MPa. Hasil penelitian juga menunjukkan sifat batu bauksit memiliki daya serap tinggi terhadap air mengakibatkan nilai slump yang lebih rendah dibandingkan beton normal namun

    masih memenuhi persyaratan SNI sehingga dalam pengerjaan beton segar tidak menyulitkan.

    Kata kunci: agregat bauksit, kuat tekan, modulus elastisitas.

    PENDAHULUAN

    Ketidaktersediaan bahan bangunan pembentuk

    beton sering kali menjadi kendala dalam

    pelaksanaan pembangunan. Berdasarkan

    permasalahan tersebut maka perlu dicari

    langkah-langkah penyelesaian yang dapat

    diambil dengan menggunakan potensi sumber

    daya alam yang tersedia di lokasi proyek

    pembangunan.

    Kota Kijang, Pulau Bintan, merupakan pusat

    penambangan bauksit Indonesia dan termasuk

    terbesar di dunia selain Brasil, pada awalnya

    PT. Aneka Tambang Tbk adalah satu-satunya

    perusahaan yang memonopoli pertambangan

    bauksit di Pulau Bintan dan menjadi sumber

    pendapatan dari lapangan pekerjaan yang

    dominan. Dengan habisnya bauksit layak

    tambang di wilayah ini, PT. Aneka Tambang

  • Eva Lianasari / Potensi Batu Bauksit Sebagai Agregat Kasar Dalam Beton/ JTS, VoL. 12, No. 3, Oktober 2013, hlm 155-160

    156

    Tbk di kota ini sudah banyak mengurangi

    aktifitas sejak tahun 1990-an. Sehingga yang

    tersisa adalah bauksit tidak layak tambang yang

    sangat melimpah.

    Akibatnya banyaknya batuan bauksit tidak

    layak pakai sebagai bahan pembentuk

    aluminium sehingga batuan tersebut tidak

    dimanfaatkan. Pulau Bintan merupakan pulau

    kecil yang sulit didapatkan agregat kerikil alam

    (batu kali) yang memenuhi syarat sebagai bahan

    agregat kasar pada beton. Setelah melihat

    permasalahan dan potensi alam yang ada

    tersebut, maka itu dirasa perlu diteliti kelayakan

    batu bauksit tersebut sebagai material pengganti

    agregat kasar kerikil alam (batu kali).

    TINJAUAN PUSTAKA

    Beton merupakan fungsi dari bahan

    penyusunnya yang terdiri dari bahan semen

    hidrolik (Portland Cement), agregat kasar,

    agregat hal

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended