Home >Documents >VoIP Kelompok 2

VoIP Kelompok 2

Date post:01-Dec-2015
Category:
View:20 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

TECHNOLOGY TELEPHONE VIA INTERNET

VoIP (Voice over IP)

1. Pendahuluan

1.1 What is VoIP?

Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Dalam komunikasi VoIP, pemakai melakukan hubungan telepon melalui terminal yang berupa PC atau telepon1.2 SejarahA. Zaman PurbakalaLebih dari 30 tahun yang lalu (dalam hal ini belum ditemukan) system komunikasi hanya menggunakan jalur teknologi telepon PSTN (Public Switched Telephone Network).B. KemarinBeberapa tahun kemudian mulai berkembang tekhnologi yang baru. Pembuatan PCs secara massal, system komunikasi telepon cellular dan terakhir system berdasarkan jaringan internet yang memberikan layanan e-mail, Chat dan lain-lain.

C. Hari iniDewasa ini kita dapat melihat revolusi besar-besaran dalam system komunikasi di seluruh dunia: diamana setiap orang mulai menggunakan PCs dan Internet untuk mencari pekerjaan, berkomunikasi satu sama lain, untuk menukar data (seperti ganbar, suara, dan dokumen). Dan terkadang berbicara satu sama lain menggunakan applikasi Netmeeting atau Internet Phone.Dan untuk masa yang akan datang bagaimana penggunaan secara realtime vocal communication: VoIP.

Pada mulanya kemampuan mengirimkan suara melalui Internet hanya merupakan eksperimen dari beberapa orang atau perusahaan kecil. Ini dimulai dengan perusahaan seperti Vocaltech dan kemudian pada akhirnya diikuti oleh Microsoft dengan program Netmeeting-nya. Pada saat itu jaringan komputer Internet masih sangat lambat. Di rumah-rumah (khususnya di Amerika) masih digunakan dial-up dengan kecepatan 36,6K. Backbone Internet pun masih kecil. Aplikasi yang bersifat menghabiskan bandwidth, seperti misalnya suara atau video, masih sangat terbatas penggunaannya di pusat penelitian yang memiliki bandwidth besar.

Pada saat ini jaringan komputer Internet sudah masuk ke rumah-rumah dengan kecepatan yang cukup besar. Leased line lebih murah dibandingkan dahulu. Alternatif lain, seperti Wireless LAN, memberikan layanan dengan pita bandwidth yang besar dengan harga yang masih terjangkau oleh perusahaan kecil. Aplikasi yang berbau multimedia mulai dapat digelar di atas Internet. IP telephony menjadi memungkinkan dijalankan dengan menggunakan infrastruktur Internet. IP telephony dapat dibagi menjadi dua kategori; Internet Telephony dan VoIP. Perbedaan dari keduanya adalah Internet telephony menggunakan jaringan Internet yang umum (public internet),

sementara VoIP menggunakan jaringan privat meskipun masih menggunakan teknologi yang sama (Ada juga pengertian lain yaitu VoIP merupakan teknologi yang digunakan, yaitu Voice over IP. Sementara itu IP telepony terkait dengan layanan (service)). Teknologi lain pun, seperti Asynchronous Transfer Mode (ATM) juga dapat digunakan untuk telephony. Namun biasanya aplikasinya juga masih disebut atau digolongkan kedalam IP telephony

2. Teknologi VoIP2.1 How does it work?

Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan ADC (analog to digital converter), kemudian ditransmisikan, dan dipenerima dipulihkan kembali menjadi data analog dengan DAC (digital to analog converter). Begitu juga dengan VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan dipulihkan kembali dalam bentuk voice dipenerima.Format digital lebih mudah dikendaikan ; dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik.dan data digital lebih tahan terhadap noise daripada analog.

TCP/IP networks dibuat atas packet-packet IP yang terdiri atas header (berfungsi mengatur komunikasi) dan memuat kedalam data yang akan dikirim: VoIP menggunakan tekhnologi ini untuk melewati jaringan dan sampai di tujuan.

2.2 PSTN Model Vs VoIP Model

Keterangan PSTN model :

CO, Central Office,switches (Kotak Hijau) dimiliki oleh ILECs yang terhubung dengan telephone dan PBX (ungu) system.

ILEC, Incumbent Local Exchange Carrier, perusahaan telephone local yang umumnya di monopoli oleh pemerintah (di Indonesia Telkomsel dan Indosat) PBX, Private Branch Exchange, ukurannya kecil, hampir sama dengan CO switch. Dapat digunakan untuk jaringan local saja. International calls dirutekan melalui tandem switch ke international gateway switches (biru) yang merupakan antarmuka dengan tandem switch dengan Negara lain, PSTN network di Negara lain sering juga disebut juga PTT, Post,Telephone and Telegraph, network. Keuntugan PSTN network kualitas voice (G.711 PCM) dan delay pengiriman kecil, yang kurang dari satu atau dua miliseconds. Kekurangan PSTN network jumlah rangkaian yang besar dan peralatan yang dibutuhkan kompleks dalam hal manufaktur switch, biaya daya yang besar, dan sulitnya meng-implementasikan feature baru pada system switch. Dalam hal interkoneksi dengan carriers networks yang lain diperlukan jumlah rangkaian peralatan yang besar dan cenderung terjadi kesalahan (human error) pada saat pemasangan dan pemeliharaan.Figure 2 VoIP Model

Pada gambar diatas bentuk infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.Komponen-komponen antara lain:

Internet infrastructure

Wireless Internet equipments, especially to bypass Telcos last mile.

Internet Telephony Gateway

PBX

Telephone cables and handset runs throughout the neighborhood.

secara detail dapat diilustrasikan :

EP, End Point, merupakan multimedia. Dapat berupa sebuah computer dengan NetMeeting (windows) atau GnoneMeeting (linux), FAX machine, phone, or IP Phone with build-in camera.

GW, or Gateway, merupakan antarmuka antara Endpoint (EP) dengan larger Internet Network.Gateway dapat berupa hardware, seperti, Internet Telephony Gateway (ITG), yang berfungsi menghubungkan normal phone, Telco lines, PBX ke Internet Telephony infrastructure pada Internet. Gateway dapat juga Gatekeeper software yang berupa firewall atau proxy server. In this case, the gateway would act as interface for any Endpoint (EP) in the IntraNet to the InterNet network.

MCU, or Multi Conference Unit, merupakan software yang berfungsi sebagai conference server.

GK, or Gatekeeper, merupakan phone soft switch within the Internet Telephony infrastructure. Berfungsi menerima semua Endpoint (EP) yang telah terdaftar di jarigan; keep the map of IP address of Endpoint with respective phone number as well as a number of functions. A Gatekeeper (GK) is a software run a PC.2.3 Signaling in Switched Circuit and VoIP NetworksSignaling in Switched Circuit Networks

Sirkuit switching jaringan telpon menggunakan protokol yang disebut Common Channel Signaling System#7 (SS7 atau C7). Dalam public switcing jaringan telepon, signal end points mengirim dan menerima SS7 signaling messages. Ada tiga macam signaling ends point., yakni: Service Switching Point (SSP atau Central Office Switch), Signal Transfer Point (STP) dan Service Control Point (SCP).

SS7 Signaling End Points (SEPs) in a Switched Circuit Network

Pada jaringan SS7, ISUP (integrated Services Digital Network (ISDN) User Part) signaling messages harus di set, diatur dan di realease trunk circuits yang membawa panggilan suara antara central office switches. Pesan ISUP juga membawa informasi ID pemanggil, yang memuat nomer telepon dan nama. ISUP digunakan baik padapanggilan ISDN maupun non-ISDN antara central office swicthes

Signaling in VoIP Networks

Pada jaringan IP Telephony, sinyal informasi dipertukarkan antara beberapa elemen fungsional berikut:

__ Media Gateway: A media gateway terminates voice calls on inter-switch trunks from the public switched telephone network, compresses and packetizes the voice data, and delivers compressed voice packets to the IP network. For voice calls originating in an IP network, the media gateway performs these functions in reverse order. For ISDN calls from the PSTN, Q.931 signaling information is transported from the media gateway to the media gateway controller (described below) for call processing.

__ Media Gateway Controller: A media gateway controller handles the registration and management of resources at the media gateway(s). A media gateway controller exchanges ISUP messages with central office switches via a signaling gateway (described below). Because vendors of media gateway controllers often use off-the-shelf computer platforms, a media gateway controller is sometimes called a softswitch.__ Signaling Gateway: A signaling gateway provides transparent interworking of signaling between switched circuit and IP networks. The signaling gateway may terminate SS7 signaling or translate and relay messages over an IP network to a media gateway controller or another signaling gateway. Because of its critical role in integrated voice networks, signaling gateways are often deployed in groups of two or more to ensure high availability. A media gateway, signaling gateway or media gateway controller (softswitch) may be separate physical devices or integrated in any combination.

2.4 Coding

Ketahan uji (reliability) sebuah sistem adalah masalah yang paling penting dan sangat diperhitungkan. Dalam system VoIP ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

Pertama, VoIp bergantung pada sumber daya.Jika tidak ada sumber daya tidak ada system komunikasi.dalam pembuatan sumber daya yang stabil harus dipertimbangkan.

Penggunaan berbagai system pada rumah (seperti system keamanan) yang sama-sama menggunakan jalur telepon.

VoIP sangat rentang terkena Virus,Worm dan Hacking. Dalam hal ini diperlukan system encryption.

Dan masalh yang paling rumit adalah pengubahan data analog signal audio menjadi packet data. Dan masalah ini dapat diatasi dengan codecs

Codec, coder-decoder, mengubah s

Embed Size (px)
Recommended