Home >Documents >Visi dan Misi

Visi dan Misi

Date post:27-Oct-2015
Category:
View:63 times
Download:6 times
Share this document with a friend
Description:
jamsostek
Transcript:

Visi dan MisiVisi Menjadi Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) berkelas dunia, terpercaya, bersahabat dan unggul dalam Operasional dan Pelayanan.

Misi Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi: Tenaga Kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas Negara: Berperan serta dalam pembangunanFilosofi Jamsostek JAMSOSTEK dilandasi filosofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi resiko sosial ekonomi. Kemandirian berarti tidak tergantung orang lain dalam membiayai perawatan pada waktu sakit, kehidupan dihari tua maupun keluarganya bila meninggal dunia. Harga diri berarti jaminan tersebut diperoleh sebagai hak dan bukan dari belas kasihan orang lain. Agar pembiayaan dan manfaatnya optimal, pelaksanaan program JAMSOSTEK dilakukan secara gotong royong, dimana yang muda membantu yang tua, yang sehat membantu yang sakit dan yang berpenghasilan tinggi membantu yang berpenghasilan rendah.Motto PerusahaanUntuk Hidup Lebih BerkualitasNilai-Nilai PerusahaanIman: Taqwa, berfikir positif, tanggung jawab, pelayanan tulus ikhlas.Profesional:Berprestasi, bermental unggul, proaktif dan bersikap positif terhadap perubahan dan pembaharuanTeladan: Berpandangan jauh kedepan, penghargaan dan pembimbingan (reward & encouragement), pemberdayaanIntegritas: Berani, komitmen, keterbukaanKerjasama: Kebersamaan, menghargai pendapat, menghargai orang lain.SejarahPenyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan Negara, Indonesia seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan program jaminan sosial berdasarkanfunded social security, yaitu jaminan sosial yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal.

Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No.33/1947 jo UU No.2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No.48/1952 jo PMP No.8/1956 tentang pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP No.15/1957 tentang pembentukan Yayasan Sosial Buruh, PMP No.5/1964 tentang pembentukan Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), diberlakukannya UU No.14/1969 tentang Pokok-pokok Tenaga Kerja, secara kronologis proses lahirnya asuransi sosial tenaga kerja semakin transparan.

Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun 1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.33 tahun 1977 tentang pelaksanaan program asuransi sosial tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja/pengusaha swasta dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No.34/1977 tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu Perum Astek.

Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial.

Selanjutnya pada akhir tahun 2004, Pemerintah juga menerbitkan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang berhubungan dengan Amandemen UUD 1945 dengan perubahan pada pasal 34 ayat 2, dimana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengesahkan Amandemen tersebut, yang kini berbunyi: "Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Manfaat perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatan motivasi maupun produktivitas kerja.

Kiprah Perseroan yang mengedepankan kepentingan dan hak normative Tenaga Kerja di Indonesia terus berlanjut. Sampai saat ini, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya.

Dengan penyelenggaraan yang makin maju, program Jamsostek tidak hanya bermanfaat kepada pekerja dan pengusaha ttp juga berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan masa depan bangsa.Dewan KomisarisBerdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-11/MBU/2013 tentang "Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja" tanggal 15 Februari, dan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-155/MBU/2013 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Komisaris Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja, berikut profil Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero):

Denny IndrayanaKomisaris UtamaLahir :Kalimantan Selatan, 11 Desember 1972PENDIDIKAN Sarjana Hukum, Universitas Gajah Mada. Program Master, Universitas Minnesotta, Amerika Serikat. Program Doktor, Universitas Melbourne, Australia.KARIR Wakil Menteri Hukum dan HAM Sekretaris satgas pemberantasan mafia hukum Staf Khusus Presiden bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (2008-2011) Direktur Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi, Fakultas Hukum UGM Pendiri sekaligus menjadi Direktur ICM (Indonesian Court Monitoring) Dosen di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Herry PurnomoKomisarisLahir:Ciamis, 8 Mei 1953PENDIDIKAN S 2 University of Birmingham, Inggris, S 1 Institut Ilmu Keuangan.KARIR Komisaris PT Jamsostek (Persero) Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Direktur Jenderal Perbendaharaan, Komisaris PT Posindo (Persero) Direktur Pengelolaan Barang Milik/Kekayaan Negara-Ditjen Perbendaharaan Direktur Pembinaan Kekayaan Negara-Ditjen Anggaran Kepala Kanwil XVIII-Ditjen Anggaran dan Kepala Kanwil V - Ditjen Anggaran.

Herman Hidayat, SHKomisarisLahir :Jakarta, 9 Juli 1959PENDIDIKANS 1 Hukum Universitas IndonesiaKARIR Kepala Biro hukum Kementerian BUMN Kepala Biro Hukum dan Humas Kabag Peraturan Perundang-Undangan Komisaris PT Pelindo III (Persero) Komisaris PTPN III Komisaris PTPN XIII Komisaris PT Boma Bisma Indra (Persero)

Prof. DR. Mathius Tambing, M. SiKomisarisLahir :Sulawesi Selatan, 9 Agustus 1953PENDIDIKAN Profesor Manajemen Strategi, Universitas International Philipina S 3 Manajemen Pemerintah S 2 Manajemen Administrasi Publik S 1 Hukum Perdata S 1 Manajemen Pelayaran Akademi Ilmu PelayaranKARIR Pjs Ketua Umum K SPSI Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K SPSI) Ketua Persaudaraan Pekerja Indonesia (PPI) Ketua DPP Konfederasi SPSI Sekretaris Jendral Kesatuan Pelaut Indonesia (Sekjen KPI)

Iskandar Maula, SH. MMKomisarisLahir :Makassar, 11 November 1956PENDIDIKAN Magister Manajemen, UNKRIS S 1 Hukum Universitas HasanuddinKARIR Sekretaris Ditjen PHI dan Jamsos Kemenakertrans RI Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagakerjaa,Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kemenakertrans RI Inspektur II Inspektorat Jendral Kemenakertrans RI Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Direktorat Jendral Binapenta Kemenakertrans RI

Bambang Wirahyoso, SEKomisarisLahir :Pekalongan, 24 Januari 1954PENDIDIKANS 1 (UNWIM) BandungKARIR Koordinator Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Indonesia (ASPBI) Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (APKI) PJS Presiden KSPI Ketua Umum DPP SPN Ketua DPD SPN Provinsi Jawa Barat

HARYADI BS. SUKAMDANIKomisarisLahir :Jakarta, 4 Februari 1965PENDIDIKAN Insinyur Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta, tahun 1989, Magister Manajemen jurusan Manajemen Akuntansi dari Universitas Indonesia tahun 1992 Registered Financial Consultant dari International Association of Registered Financial Consultants, Inc. (IARFC).KARIR Presiden Direktur PT. Hotel Sahid Jaya International, Tbk Komisaris PT Jamsostek (Persero). Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika, Wakil Komisaris Utama PT Hotel Sahid Jaya International Tbk., Presiden Direktur PT Indotex LaSalle College International, Direktur Utama PT Sahid Gema Wisata, Vice President Sahid Group

Dewan DireksiBerdasarkan Keputusan Menteri Negara BUMN tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Jamsostek Nomor :SK-295/MBU/2012, tanggal8 Agustus 2012, berikut adalah profil Dewan Direksi PT Jamsostek (Persero):

Elvyn G. MasassyaDirektur UtamaLahir: Medan, 18 Juni 1967Pendidikan:Magister Manajemen (Keuangan) Institut Teknologi Bandung (ITB), Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen Universitas Jayabaya - JakartaKarir:pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bank Bali, Direktur PT Bank Permata Tbk, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Direktur PT Tuban Petrochemical Industries,dan Direktur Investasi PT Jamsostek (Persero).

Amri YusufDirektur Umum dan SDMLahir:Medan, 8 April 1967Pendidikan:Magister Manajemen (Keuangan) STIE Jagakarsa - Jakarta, Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi STIE Nusa Bangsa - Medan, Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Pendidikan Profesi Akuntansi Universitas IndonesiaKarir:Kepala Divisi Investasi Langsung,Kepala Urusan Penyertaan - Div. Investasi Langsung,Kepala Urusan Perencanaan Investasi Langsung - Div. Investasi Langsung PT Jamsostek (Persero),Di

Embed Size (px)
Recommended