Home >Documents >Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan ...· belajar dengan dua arah, baik siswa dengan

Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan ...· belajar dengan dua arah, baik siswa dengan

Date post:08-Mar-2019
Category:
View:212 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN

MENERAPKAN METODE KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN

MEDIA PEMBELAJARAN TOPOLOGI JARINGAN

Artikel Ilmiah

Diajukan Kepada

Fakultas Teknologi Informasi

untuk memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Komputer

Peneliti :

Natanael Ardik Soegeng Caesaria

NIM: 702011121

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

2015

1

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

DENGAN MENERAPKAN METODE KOOPERATIF TIPE

STAD BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN TOPOLOGI

JARINGAN

1)Natanael Ardik S.C

2) Sri Winarso Martyas Edi, S.Kom., M.Cs.

3) Angela Atik

Setiyani, S.Pd.

Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

Fakultas Teknologi Informasi

Universitas Kristen Satya Wacana

Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga

Email: natanaelardik12@gmail.com

Abstrak

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa

kelas X TKJ 1 SMK N 1 Tengaran dengan menerapkan media pembelajaran

menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam materi topologi

jaringan. Penelitian ini menggunakan desain tindakan model Kemmis dan McTaggart

yang terdiri dari dua siklus dimana setiap siklusnya terdapat dua pertemuan. Populasi

penelitian adalah siswa kelas X TKJ 1 SMK N 1 Tengaran. Sampel penelitian berjumlah

34 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar pengamatan motivasi

belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa meningkat dari pra

siklus diukur menggunakan lembar pengamatan sebesar 40,90% dengan kriteria Rendah,

pada akhir siklus satu naik menjadi 55,88% dengan kriteria Sedang, dan di akhir siklus

dua meningkat menjadi 75,37% dengan kriteria Tinggi. Sedangkan pada lembar

kuesioner motivasi belajar siswa pada akhir siklus satu sebesar 55,44% dengan kriteria

Sedang, dan pada akhir siklus kedua sebesar 75,97% dengan kriteria Tinggi.

Keywords: Motivasi Belajar, Metode Kooperatif, STAD, Media Pembelajaran.

Abstract

Class action research aims to improve the learning motivation of students of class X

1 TKJ SMK N 1 Tengaran by applying media learning using learning cooperative

methode type STAD in network topology. This research using design the act of model

Kemmis and McTaggart consisting of two cycles in wich two meetings for each cycle.

The research population are the students of Class XI TKJ 1 SMK N 1 Tengaran. Sample

research consisted to 34 students. Data collection using the questionnaire and observation

sheet learning motivation of students. The results showed increased student learning

motivation from 40,90% to 55,88% in which included into Average criteria, then and at

the end of the second cycle increased to 75,37% in which included into High

criteria.While learning motivation questionnaire in the end of cycle one of 55,44%

medium criteria, second cycle increased to 75,97% high criteria.

Keywords: Motivation to learn, Cooperative methods, STAD, Media Learning

mailto:natanaelardik12@gmail.com

2

1. Pendahuluan

Penggunaan model pembelajaran sangat berpengaruh besar terhadap

pertumbuhan dan perkembangan kreatifitas serta motivasi belajar siswa

terhadap semua mata pelajaran yang akan diajarkan khususnya pada mata

pelajaran jaringan dasar dalam materi topologi jaringan untuk kelas X TKJ

SMK N 1 Tengaran. Motivasi belajar siswa dalam materi ini perlu mendapat

perhatian khusus, karena motivasi merupakan salah satu faktor penunjang

keberhasilan proses belajar.

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, tingkat motivasi belajar siswa

kelas X TKJ 1 SMK N 1 Tengaran masih rendah, ditunjukkan dengan lembar

pengamatan motivasi belajar siswa pada saat pengamatan proses pembelajaran

pra siklus sebesar 40,90% dengan kriteria rendah. Selain itu dari hasil

wawancara dengan guru, guru juga belum menerapkan model-model

pembelajaran dalam kelas, sehingga siswa masih belajar secara konvensional.

Dari hasil pengamatan peneliti, didapat bahwa guru mengajar masih mengacu

pada buku pegangan (e-book) untuk kemudian dibaca kemudian siswa

mencatat. Pada saat guru memberikan materi di dalam kelas ternyata masih

sebagian besar siswa yang asyik dengan temannya sendiri saling mengobrol.

Berdasarkan hasil wawancara guru dan pengamatan tersebut menunjukkan

bahwa siswa kurang termotivasi untuk mengikuti pelajaran dengan model

pembelajaran yang guru terapkan dalam kelas.

Untuk mengatasi permasalahan mengenai rendahnya motivasi belajar

siswa kelas X TKJ 1 SMK N 1 Tengaran, maka pemecahan yang dirasa tepat

adalah dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan metode

pembelajaran kooperatif tipe Team Achievement Division (STAD) dengan

penggunaan media pembelajaran. Dengan menerapkan metode pembelajaran

kooperatif tipe STAD, diharapkan siswa bisa bekerja sama dalam tim dan

belajar dengan dua arah, baik siswa dengan siswa, maupun siswa dengan guru.

Maka pemilihan tipe STAD ini berguna untuk siswa agar bisa bekerja sama

dalam mencapai tujuan belajar, aktif membantu teman yang lain dan

memotivasi untuk berhasil bersama, dan aktif berperan sebagai tutor sebaya.

Siswa yang belajar dengan menggunakan jenis pembelajaran kooperatif

akan memiliki motivasi yang tinggi karena dibantu dari teman sebaya [1].

Pembelajaran kooperatif juga menghasilkan peningkatan kemampuan

akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, membentuk hubungan

persahabatan, menerima berbagai informasi, belajar menggunakan sopan-

santun, meningkatkan motivasi siswa, meningkatkan sikap anak yang positif

terhadap sekolah dan belajar mengurangi tingkah laku yang kurang baik, serta

membantu siswa dalam menghargai pokok pikiran orang lain [1].

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas

X TKJ 1 SMK N 1 Tengaran dengan menerapkan media pembelajaran

menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam materi

topologi jaringan.

2. Kajian Pustaka

3

Penelitian Yania Risdiawati tahun 2012, dengan judul Implementasi

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions

(STAD) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa

Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Imogiri Tahun Ajaran 2011/2012. Hasil dari

penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatife tipe STAD dapat

meningkatkan hasil belajar siswa, pada siklus I terdapat 5 siswa yang belum

mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pada siklus II meningkat

sejumlah 100% siswa telah mencapai KKM. Pembelajaran kooperatif tipe

STAD juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, presentase motivasi

belajar siswa dari siklus I sebesar 67% meningkat menjadi 86,5% pada siklus II

dan berada pada rentang skor sangat tinggi. Hasil respon siswa terhadap

pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan

motivasi dan hasil belajar siswa juga mendapat respon positif dari siswa, hal ini

dibuktikan dari hasil distribusi angket pada siklus I ke siklus II mengalami

peningkatan sebesar 13% [2].

Penelitian Muhamad Fajar Buana tahun 2012, dengan judul Penerapan

CTL Dengan Kooperatif NHT Pada Mata Pelajaran Biologi Untuk Meningkatkan

Motivasi Belajar Siswa SMA Muhammadiyah 1 Malang. Berdasarkan analisis data

motivasi belajar secara keseluruhan, penerapan CTL dengan metode kooperatif

model NHT pada siklus I menunjukkan bahwa motivasi belajar klasikal

keseluruhan sebesar 43%. Sedangkan pada siklus II motivasi belajar klasikal

keseluruhan adalah sebesar 86% telah mencapai indikator keberhasilan

tindakan, berarti terjadi peningkatan motivasi belajar klasikal keseluruhan dari

siklus I ke siklus II sebesar 43%. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa

penerapan CTL dengan metode kooperatif model NHT dapat meningkatkan

motivasi belajar siswa [3].

Penelitian Grace Angelin Puspita Lehurliana tahun 2013, dengan judul

Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran

Kooperatif Tipe Jigsaw pada Kompetensi Dasar Menunjukkan Sikap Pantang

Menyerah Dan Ulet Kelas X-B Program Keahlian Akomodasi Perhotelan

Semester II Tahun Ajaran 2012/2013 di SMK Pelita Salatiga. Hasil penelitian

pada siklus I menunjukkan skala 24,76 atau dikategorikan kurang termotivasi,

sedangkan pada siklus II memperoleh skala 36,4 atau dikategorikan sangat

termotivasi. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu kondisi awal

hanya tiga belas siswa yang tuntas (43,33%) dari tiga puluh siswa. Setelah

adanya tindakan, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi sembilan belas

siswa (60,00%) saat siklus I dan siklus II meningkat menjadi dua puluh tujuh

siswa (91,11% ) siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa

penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada kompetensi

dasar menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet dapat meningkatkan

motivasi dan hasil b

Embed Size (px)
Recommended