Home >Documents >tugas TAWURAN ANTAR PELAJAR kelompok 3.ppt

tugas TAWURAN ANTAR PELAJAR kelompok 3.ppt

Date post:15-Nov-2015
Category:
View:1,062 times
Download:419 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Disajikan Oleh Kelompok 3 II A :Anandan Prasetyo Billdy SaputroBriliant Kusuma ArdiDewi MustikawatiDianita ArliyantiFiki Eka A.M.S.Hebri Fusi I.Syaiful Qodri

  • PENGERTIAN TAWURANSikap negatifDipicu permasalahan kelompokPerilaku agresifMengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan sekitarKebanyakan pelaku dari kalangan remajaIdentik terjadi di kota besar

  • FAKTOR ATAU PENYEBAB TAWURANFaktor internal : faktor yang berlangsung melalui proses internalisasi diri yang keliru oleh remaja dalam menanggapi lingkungan di sekitarnya dan semua pengaruh dari luar. Perilaku merupakan reaksi ketidakmampuan dalam melakukan adaptasi terhadap lingkungan sekitar.

  • Faktor eksternal : 1. Faktor Keluargaa. baik buruknya rumah tangga atau berantakan dan tidaknya sebuah rumah tanggab. perlindungan lebih yang diberikan orang tuac. penolakan orang tua, ada pasangan suami istri yang tidak pernah bisa memikul tanggung jawab sebagai ayah dan ibu pengaruh buruk dari orang tua, tingkah laku kriminal dan tindakan asusila2. Faktor Lingkungan SekolahLingkungan sekolah yang tidak menguntungkan bisa berupa bangunan sekolah yang tidak memenuhi persyaratan, tanpa halaman bermain yang cukup luas, tanpa ruangan olah raga, minimnya fasilitas ruang belajar, jumlah murid di dalam kelas yang terlalu banyak dan padat, ventilasi dan sanitasi yang buruk dan lain sebagainya.3. Faktor LingkunganLingkungan sekitar yang tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan remaja.

  • SOLUSIMenurut Kartini Kartono :a. Banyak mawas diri, melihat kelemahan dan kekurangan sendiri, dan melakukan koreksi terhadap kekeliruan yang sifatnya tidak mendidik dan tidak menuntunb. Memberi kesempatan kepada remaja untuk beremansipasi dengan cara yang baik dan sehatc. Memberikan bentuk kegiatan dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan remaja zaman sekarang serta kaitannya dengan pengembangan bakat dan potensi remaja.

  • Menurut Dryfoos :a. Program harus lebih luas cakupannya daripada hanya sekedar berfokus pada kenakalan.b. Program harus memiliki komponen-komponen ganda, karena tidak ada satu pun komponen yang berdiri sendiri sebagai peluru ajaib yang dapat memerangi kenakalan.c. Program harus sudah dimulai sejak awal masa perkembangan anak untuk mencegah masalah belajar dan berperilakud. Sekolah memainkan peranan pentinge. Upaya-upaya harus diarahkan pada institusional daripada pada perubahan individual, yang menjadi titik berat adalah meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntungf. Memberi perhatian kepada individu secara intensif dan merancang program unik bagi setiap anak merupakan faktor yang penting dalam menangani anak-anak yang berisiko tinggi untuk menjadi nakal

  • AKIBATMerugikan diri sendiri dan lingkungan sekitarDapat membunuh karakter diriGagalnya pendidikan karakter dan moralPutusnya persaudaraan antar temanMengecewakan berbagai pihakKurangnya rasa tanggung jawabPengendalian emosi yang kurang

  • PERAN DARI BERBAGAI PIHAKKeluargaPendekatan psikologis,Pemberian nasehat,Pemberian informasi,Komunikasi yang cukup,Saling percaya,Mengamati supaya tidak melakukan hal yang tidak diinginkan,Penanaman rasa sosial, ketenangan, religius, tanggung jawab, keamanan, perilaku baik pada anak,Pendidikan karakter sejak dini.

  • Sekolah Memberi informasi yang jelas,Peraturan yang tegas,Pendekatan psikologis,Pengkondisian lingkungan,Pendidikan karakter,Komunikasi dengan pihak terkait.LingkunganKondisi yang memadai,Komunikasi yang baik,Jiwa sosial tinggi,Saling ramah dan sapa.

  • Pemicu Terjadinya Tawuran Antara SMA 6 dan SMA 70Senin, 01 Oktober 2012 - 21:33:34 WIBDiposting oleh :Arya

    Empat saksi korban dariSMA Negeri 6 dan enam orang siswaSMA Negeri 70, telah di mintai keterangan oleh timPolres Metro Jakarta Selatanterkait insiden kematianAlawy Yusianto Putrayang di sebabkan oleh terjadinya tawuran padaSenin, 24 September 2012.Menurut AKBPHermawandariKasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, berdasarkan yang diperoleh dari pemeriksaan sementara di dapat dua kesimpulan penyebab terjadinya tawuran."Tawuran itu sudah merupakan budaya turun-temurun dari para senior." Jelas Hermawan dalam keterangan pers di Mapolres Jaksel Senin (1/10/2012) sore. Ia menambahkan menambahkan bahwa perseteruan yang sudah mengakar budaya itu membuat bentrokan yang terjadi sebagai hal yang dianggap wajar.

  • Hermawan mengatakan, Siswa SMA 70 dilarang memasuki area Jalan Mahakam, yang menjadi wilayah SMA 6. Begitu juga Jalan Bulungan yang menjadi kawasan SMA 70 dan terlarang bagi siswa SMA 6. Ada batas daerah tertentu dimana pihak sebelah dilarang memasuki daerah yang lain.Pada Senin pekan lalu sebelum terjadinya tawuran, disebutkan ada empat orang siswa SMA 6 yang memasuki daerah terlarang. Mereka melewati batas teritori dengan melintas memasuki area Jalan Bulungan. Pelanggaran batas wilayah inilah yang memicu terjadinya aksi tawuran.

  • Siswa SMA 70 yang telah mengetahui daerahnya telah di lintasi oleh siswa SMA 6, seketika saja para siswa SMA 70 termasukFitra RamadhanialiasDoyokaliasFRmenyiapkan alat-alat tawuran yang biasa disembunyikan pada selokan. Dan melangsungkan penyerbuan."Setelah beberapa kali saling serang, FR pun akhirnya dapat memasuki kerumunan lawan cukup jauh. Disitu ia berhasil menyerang korban."Karena usianya tergolong dewasa, FR saat ini menghuni ruang tahanan dewasa. Hal itu berdasarkan penerapan undang-undang. "Pasal 338 KUHP (pembunuhan) yang utama," kata Hermawan.

  • ANALISIS TINGKAH LAKU BERDASARKAN VIDEO DAN ARTIKEL

  • ANTECEDENTHari senin, Siswa SMA 6 melewati daerah terlarang dan melewati batas teritori dengan melintas memasuki area Jalan Bulungan

  • BEHAVIORpara siswa SMA 70 menyiapkan alat-alat tawuran yang biasa disembunyikan pada selokan dan melangsungkan penyerbuan yang berakibat terjadinya tawuran

  • CONSEQUENTSTerjadinya pembunuhan yang menyebabkan 1 ( satu ) korban tewasBanyak korban luka-lukaSiswa yang membunuh dibawa ke kantor polisi karena telah melanggar Pasal 338 KUHP (pembunuhan) yang utama Banyak warga dan satpam yang berusaha mengehentikan

of 17/17
Embed Size (px)
Recommended