Home >Documents >Tugas Karangan Tik

Tugas Karangan Tik

Date post:13-Oct-2015
Category:
View:53 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Description:
tugas
Transcript:
  • 5/23/2018 Tugas Karangan Tik

    1/5

  • 5/23/2018 Tugas Karangan Tik

    2/5

    Hadiah Dalam Kantung Wafer

    Siang yang menyenangkan.Akira dan Riva telah berjanji bertemu di

    lapnagan bola di pinggir komplek sepulang sekolah.Mereka akan bersepeda

    bersama-sama.Tetapi, sudah hampir sepuluh menit Akira menunggu di sana,

    Riva tak juga datang.

    Kamu terlamabt.Hampir saja aku menyusul ke rumahmu.sungut Akira

    saat Riva datang.

    Tadi, rantai sepedaku lepas lagi.jadi, aku meminta kakakku

    memperbaikinya.jawab Riva

    Maaf.Aku tidak tau.sesal Akira.

    Sudah, tidak apa-apa.Nanti kalau tabunganku sudah cukup, aku akan beli

    rantai yang baru.jawab Riva sambil tersenyum.

    Akira mengambil dua bungkus wafer dari keranjang sepedanya.Satu

    bungkus diberikan pada Riva, sebungkus lagi untuk dirinya sendiri.Mereka

    makan wafer itu sambil mengayuh sepeda.Tiba-tiba, Riva melihat ada benda

    asing di dalam bungkus wafer miliknya.Sebuah bungkusan plastik berisi

    lipatan kertas berwarna biru.Rupanya, kertas itu uang lima puluh ribu!

    Riva mengangkat uang lima puluh ribu itu sambil menatap tak percaya.

    Lima puluh ribu sangat berarti baginya.Uang itu bisa digunakan untuk

    membeli rantai sepeda yang baru.Tetapi, hati kecilnya berkata lain.

    Ini uangmu, Akiraujar Riva kemudian.

    Memang betul, uang itu ada di bungkus wafernya.Tetapi, wafer itu

    adalah pemberian Akira.

  • 5/23/2018 Tugas Karangan Tik

    3/5

    Aku tidak mengerti.Kamu dapat dari mana uang itu?tanya Akira

    bingung.

    Sepertinya, uang ini adalah hadiah wafer ini.Kamu yang member aku

    wafer ini.Berarti, uang ini adalah uangmu.Riva berkata yakin.

    Akira langsung menyambar unag itu dari tangan Riva.Mulut Akira sedikit

    ternganga seperti tidak percaya.Dengan uang itu, Akira bisa membeli lebih

    banyak wafer.Tetapi, Akira merasa bersalah kalau dua menyimpan uang itu

    untuk dirinya sendiri.

    Tidak, Riv.Aku sudah memberikan wafer ini ke kamu.Jadi, uang ini

    punya kamu.kata Akira yakin.

    Dua sahabat itu tidak menemukan kata sepakat.Masing-masing punya

    pendapat yang kuat.Akira yakin kalau uang itu milik Riva.Riva juga

    berpendapat kalau uang itu seharusnya milik Akira.

    Mungkin kalau kita bagi dua, baru adil, Ra.jawab Riva.

    Hoiberhenti!!!tiba-tiba terdengar suara dari belakang mereka.

    Serentak Akira dan Riva menghentikan sepeda mereka dan menoleh.

    Ternyata, itu teman mereka Vasha, teman sekelas mereka.Vasha berlari ke

    arah mereka.

    Kamu menyuruh kami berhenti?teriak Akira.

    Buakn.Tapi itu!Vasha berlari melewati Akira dan Riva.Tangannya

    menunjuk-nunjuk sesuatu.

    Oh, ternyata uang Vasha, sehelai uang dua puluh ribuan, terbang ditiup

    angin kencang.Vasha terus berlari.Riva da Akira akhirnya turun dari

    sepeda, dan ikut membantu Vasha mengejar.Tetapi, terlambat! Uang itu

  • 5/23/2018 Tugas Karangan Tik

    4/5

    melayang di atas sungai, lalu hanyut dibawa arus yang deras.

    Itu uang ibuku untuk membeli beras.Kata Vasha di sela-sela tangisnya.

    Riva dan Akira berpandangan.Seperti mengerti pikiran masing-masing,

    mereka kemudian tersenyum.

    Jangan kawatir, Vasha.Naik di boncenganku sekarang!pinta Riva dengan

    riang.

    Meskipun terlihat bingung, Vasha menurut.Mereka bertiga bersepeda

    menuju toko kelontong terdekat.Tetapi, sebelum mereka sampai di sana,

    rantai sepeda Riva lepas lagi.Akhirnya, mereka bertiga berjalan sampai ke

    toko kelontong.

    Beras satu kilo berapa, Bu?tanya Akira pada ibu penjaga toko.

    Enam ribu.jawab ibu penjaga toko ramah.

    Beli tiga setengah kilo kalau begitu.jawab Akira Riv, sini sepedamu!

    Akira menyambar sepeda Riva, kemudian berlari meninggalkan Riva dan

    Vasha sendiri.

    Riva dan Vasha bingung, tetapi mereka sudah tidak sempat bertanya

    pada Akira.Akira sudah berlari jauh dengan sepeda Riva yang rantainya

    putus.Sambil, menunggu, Riva bercerita tentang uang yang ia dapat dalam

    wafer pemberian Akira pada Vasha.

    Waktu terus berjalan, Akira tak juga kunjung datang.Vasha mulai

    kawatir.

    Mungkin uang hadiah itu sudah dipakai Akira untuk jajanVasha

    berkata di sela tangisnya.Ibu penjga toko juga telah menanyakan uang

    untuk membayar beras.

  • 5/23/2018 Tugas Karangan Tik

    5/5

    Tidak.Sepeda Akira masih ada di sini.Selain itu, sahabatku itu bukan

    pembohong.yakin Riva.

    Setelah lebih dari tiga puluh menit, Akira datang mengendarai sepeda

    Riva sambil tersenyum.

    Maaf, lama.AKu membeli rantai baru untuk sepeda Riva dan meminta

    penjualnya langsung memasang.kata Akira.

    Uang untuk beras Vasha?tanya Riva kawatir.

    Tenang saja.Akira kemudian menyerahkan selembar uang sua puluh

    satu ribuan dan selembar ribuan kepada ibu penjaga toko.

    Dua puluh empat ribu untuk rantai sepeda Riva.Dua puluh satu ribu

    untuk beras Vasha.Dan sisanyaAkira tersenyum, kemudian berkata kepada

    ibu penjaga toko Lima ribunya buat wafer ya, Bu.

    Mereka bertiga kemudian tertawa.Akira dan Riva sudah menemukan cara

    untuk menyelesaikan masalah mereka.Sebuah cara yang menyenangkan.

of 5

Embed Size (px)
Recommended