Home >Documents >TUGAS EPIDEMIOLOGI KELOMPOK VII tentang INDEKS KESEHATAN

TUGAS EPIDEMIOLOGI KELOMPOK VII tentang INDEKS KESEHATAN

Date post:30-Jun-2015
Category:
View:2,139 times
Download:60 times
Share this document with a friend
Transcript:

MAKALAH DASAR DASAR EPIDEMIOLOGI INDEKS KESEHATAN

OLEH : KELOMPOK VII Hendrik rahmad hidayat Uthari mukhtar Erin rahmi putri Dewi octafika Ziska aulia putri Silvia hastuty Intan suri Desi sufrianti DOSEN PENGAMPU : Masrizal Dt.Mangguang, SKM, M.Biomed

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 2010

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang mana telah memberikan rahmat, hidayah dan karunia-Nya. Berkat limpahan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan penulisan makalah tentang Indeks Kesehatan. Makalah ini kami susun berdasarkan sub bab yang telah diberikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Masrizal Dt.Mangguang SKM, M.Biomed , karena telah memberikan tugas ini, agar kami dapat lebih mengetahui tentang Indeks Kesehatan Kami mengharap makalah ini bermanfaat bagi semua orang, sehingga mampu menambah pengetahuan bagi orang-orang yang membacanya. Terakhir, penulis mohon maaf jika dalam makalah ini ada banyak kekurangan karena penulis juga masih dalam proses pembelajaran. Untuk itu, segala saran, kritik, tegur, dan masukan yang membangun akan senantiasa penulis terima dengan lapang hati.

Padang, 17 Oktober 2010

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................... DAFTAR ISI.................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN............................................................................ 1.1 Latar Belakang............................................................................. 1.2 Tujuan Penulisan.......................................................................... 1.3 Rumusan Masalah ....................................................................... BAB II PEMBAHASAN.............................................................................. 2.1 Indeks Kesehatan......................................................................... 2.2 Indeks Fertilitas............................................................................ 2.3 Indeks Mortalitas dan Morbilitas................................................. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN....................................................... 3.1 Kesimpulan.................................................................................. 3.2 Saran............................................................................................ DAFTAR PUSTAKA 14

i ii 1 1 1 1 2 2 2 3 13 13 13

BAB IPENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Untuk menilai kondisi kesehatan masyarakat dibutuhkan suatu ukuran yang dapat digunakan sebagai indikator untuk menilai kondisi keshatan masyarakat. Indeks kesehatan yang dapat digunakan banyak sekali, tetapi yang aklan dibahas hanya indeks yang banyak digunakan dalam epidemiologi. Indeks fertilitas adalah angka kelahiran yang merupakan indeks kesehatan yang penting dalam mempelajari epidemiologi untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Indeks mortalitas dan morbiditas adalah angka kematian dan kesakitan merupakan indeks kesehatan yang penting dalam mempelajari epidemiologi untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. 1.2 Tujuan Adapun tujuan dan penulisan makalah ini adalah : a. Untuk mengetahui ryang lingkup dari indeks kesehatan b. Untuk mengetahui ruang lingkup indeks fertilisasi, mortalitas, dan morbiditas c. Untuk mengetahui ukuran-ukuran dari fertilitas, mortalitas dan morbiditas d. Untuk mengetahui tujuan dan peran dari indeks kesehatan 1.3 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah : a. Indeks fertilisasi b. Indeks mortalitas c. Indeks morbiditas

BAB IIPEMBAHASAN 2.1 INDEKS KESEHATAN Untuk menilai kondisi kesehatan masyarakat dibutuhkan suatu ukuran yang dapat digunakan sebagai indicator untuk menilai kondisi kesehatan masyarakat. Indeks kesehatan yang dapat digunakan banyak sekali, tetapi yang akan dibahas hanya indeks yang banyak digunakan dalam epidemiologi yaitu : 1. Indeks fertilitas 2. Indeks morbiditas 3. Indeks mortalitas 2.2. INDEKS FERTILITAS Ukuran-ukuran fertilitas yang banyak digunakan dalam kesehatan dan epidemiologi adalah : A. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate) Angka kelahiran kasar ialah semua kelahiran hidup yang dicatat dalam satu tahun dibagi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun yang sama dan dikalikan 1000 Angka Kelahiran Kasar = x 1000

Angka Kelahiran Kasar = B P K

Xk

= Jumlah lahir hidup yang dicatat selama setahun = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun yang sama = Konstanta=1000

Angka kelahiran ini disebut kasar karena sebagai penyebut digunakan jumlah penduduk yang berarti termasuk penduduk yang tidak mempunyai peluang untuk melahirkan diikutsertakan, seperti anak-anak, laki-laki, dan wanita lanjut usia. Angka ini dapat digunakan untuk menggambarkan tingkat fertilitas secara umum dalam waktu singkat. Tetapi kurang sensitive untuk : 1. Membandingkan tingkat fertilitas dua wilayah

2. Mengukur perubahan fertilitas karena perubahan pada tingkat kelahiran akan menimbulkan perubahan pada jumlah penduduk. B. Angka Fertilitas Menurut Golongan Umur ( Age Specific Fertility Rate) Angka fertilitas menurut golongan umur adalah jumlah kelahiran hidup oleh ibu pada golongan umur tertentu yang dicatat selama satu tahun per 1000 penduduk wanita pada golongan umur tertentu pada tahun yang sama.

Angka fertilitas menurut golongan umur = x 1000 Angka fertilitas menurut golongan umur dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan angka kelahiran kasar karena tingkat kesuburan pada setiap golongan umur tidak sama sehingga gambaran kelahiran menjadi lebih teliti. Perhitungan angka fertilitas menurut golongan umur biasanya dilakukan dengan interval 5 tahun hingga bila wanita dianggap berusia subur terletak antara umur 15-49 tahun, akan diperoleh sebanyak 7 golongan umur. Dengan demikian dapat disusun menjadi distribusi frekuensi pada setiap golongan umur.

C. Angka Fertilitas Total (Total Fertility Rate ) Angka fertilitas total adalah jumalah angka menurut golongan umur yang dicatat selama satu tahun.

Angka fertilitas total = jumlah angka fertilitas menurut golongan umur x k Bila konstanta k = 1 maka angka yang dihasilkan menunjukan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh setiap ibu selama masa subur. Bila interval golongan umur sama dengan 5 angka fertilitas total sama dengan angka fertilitas menurut golongan umur x 5 Kelemahan pada perhitungan AFT ialah pada AFT dianggap semua wanita selama masa subur tidak ada yang meninggal dan semuanya menikah dan mempunyai anak dengan pola seperti ASFR. Hal ini tidak sesuai dengan kenyataan.

2.3. INDEKS MORTALITAS DAN MORBIDITASAngka kematian dan kesakitan merupakan indeks kesehatan yang penting dalam mempelajari epidemiologi untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat. Penyebab kematian pada akte kematian

Cara penyajian penyebab kematian dalam akte kematian sangat penting. Penyebab kematian yang dicantumkan dalam akte kematian adalah semua penyakit, cedera, dan kondisi sakit yang mengakibatkan atau berkontribusi dalam kematian. Keadaan yang berkaitan dengan kecelakaan atau tindak kejahatan yang mengakibatkan kematian juga dicatat. Tiga tingkatan rate (penggunaan umum) Crude Rate Crude Rate didasarkan pada jumlah pengalaman atau peristiwa yang terjadi dalam populasi pada periode waktu tertentu. Crude Rate tidak dinyatakan dalam persentase, tetapi sebagai rate per ratusan populasi. Besar populasi atau kelompok yang digunakan untuk perbandingan biasanya menentukan angka mana yang akan dipilih sebagai perbandingan dan harus mencerminkan besar populasi tersebut. Crude Rate adalah rangkuman angka dan dikembangkan hanya dari data minimum dan informasi yang terbatas serta baik untuk perbandingan satu Negara dengan yang lainnya. Crude Rate mempunyai beberapa kelemahan, antara lain perhitungan ini mengabaikan informasi yang diperoleh dari subkelompok dan kejadian khusus, dan juga tidak dapat memperlihatkan perbedaan yang ditemukan di dalam atau diantara subkelompok.

Adjusted Rate Adjusted Rate menggunakan perhitungan dan transformasi matematika untuk mendapatkan perbandingan dalam dan di antara populasi yang memiliki karakteristik atau sifat yang mungkin berbeda atau yang mungkin memengaruhi risiko terhadap cidera, penyakit, ketidakmampuan, dan kematian. Specific Rate Specific Rate memberikan informasi rinci dalam bentuk rate menurut usia, agama, ras, jenis kelamin, dan lain-lain. Penyebut untuk Spesifec Rate menggunakan populasi atau subkelompok spesifik untuk area geografis tertentu dan juga periode tertentu. Indeks mortalitas dan morbiditas yang banyak digunakan dalam epidemiologi adalah : A. Angka Kematian Kasar (Crude death Rate ) Angka kematian kasar adalah jumlah kematian yang dicatat selama satu tahun per 1000 penduduk pada pertengahan tahun yang sama. Angka ini disebut kasar karena perhitungan kematian dilakukan secara menyeluruh tanpa memperhatikan kelompok-kelompok tertentu di dalam populasi dengan tingkat kematian yang berbeda-beda.

AKK =

x 1000

AKK = D P K

XK

= Jumlah kematian yang dicatat selama 1 tahun = jumlah penduduk pertengahan tahun yang sama = konstanta = 1000

Dari rumus di atas diketahui bahwa sebagai pembilang, angka kematian dihitung sepanjang tahun, sedangkan untuk penyebut jumlah penduduk dihitung pada satu saat yaitu pertengahan tahun. Karena tidak semua orang dalam satu tahun akan meninggal pada waktu yang bersamaan maka untuk penyebut sebaiknya dihitung jumlah tahun hidup orang (Person Years Lived =PYL) yaitu tahun hidup yang diikuti selama satu tahun.Untuk menghitung PYL dapat diberikan contoh berikut : Dari 300 orang terdapat 10 orang yang dilahirkan pada tanggal 11 Januari dan meninggal pada tanggal 19 November. Ini berarti setiap orang telah menjalan

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended