Home >Documents >The Challenge of Entrepreneurship

The Challenge of Entrepreneurship

Date post:10-Dec-2015
Category:
View:219 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Description:
The Challenge of Entrepreneurship
Transcript:
  • Siapa Anda saat initidaklah begitu penting, namun Anda yakinmenjadi apa, itu jelas jauhlebih penting Paul Arden

  • Wirausahawan KERJA KERAS/ KERJA CERDAS

    WAKTU KEKUATAN EMOSI +

    KOMITMEN

  • a. Sebagian besar rintangan memulai berwirausaha sesungguhnyaberasal dari diri sendiri.

    b. Orang yang mampu memulai usaha adalah orang yang mampumenghilangkan mental blocking, mengalahkan diri sendiri. Karena, hambatan terbesar berasal dari diri kita sendiri.

  • Kesuksesan seseorang tidakditentukan oleh tingginyaskor IQ, latar belakangkeluarga, tanggal lahir, darahbiru atau bukan, melainkanoleh dedikasi suci dalammencari pintu keluar dariberbagai labirin kesulitan

    - Malcolm Gladwell

  • a. Rintangan yang paling sering dikeluhkan calon wirausahawanketika akan memulai usaha. Tanpa modal mana mungkin bisamembangun sebuah usaha.

    b. Tetapi bukti memperlihatkan bahwa banyak orang yang benar-benar bisa memulai usaha dengan modal yang relatif kecil.

    Contoh :1. Baruno, produsen sandal dari eceng gondok, dengan modal awal

    Rp. 15.000,- untuk membeli 5 kg eceng gondok. Omzet usahanyapada tahun 2000 lebih dari Rp. 100.000.000,-/ bulan.

  • 2. Masfuk, pengusaha perhiasan emas tiruan beromzet Rp. 1,5 milyar/ bulan pada tahun 1999. Dia memulai wirausaha pada 1989 denganmodal Rp. 350.000,- dengan peralatan seadanya.

    3. Purdie Chandra, raja bisnis bimbingan tes, bermodal awal (pada 1982) sebesar Rp 300.000,-.

    4. Sujak Widodo, dengan modal dengkul mendirikan bengkel sepedamotor yang pada tahun 1994 mencapai omzet Rp. 70.000.000,-/ bulan.

    5. Anak Agung Gede Kurnia, Pemilik Agung Rai Museum of Art di UbudBali, memulai usaha tanpa modal.

  • Ada pula yang enggan berwirausaha karena merasa diri masih terlalumuda. Tetapi sebaliknya, ada juga yang berasalan karena sudah terlalutua. Rasanya aneh, karena dua alasan ini saling bertentangan.

    Contoh :a. Soal usia yang masih terlalu muda, kenyataannya Dave Thomas,

    pendiri Wendys Restaurant memulai usaha rumah makan padausia 15 tahun.

    b. Oprah Winfrey, pembawa acara yang terkenal di dunia, memutuskan untuk mendapatkan penghasilan dengan bakatbicaranya pada usia 12 tahun.

  • 3. Bill Gates, mulai berdikari pada usia 13 tahun yang kemudian padausia 19 tahun mendirikan Microsoft bersama Berry Gordy.

    4. James E. Casey pendiri UPS (United Parcel Service) memulaiusahanya di usia 15 tahun, atau

    5. Contoh yang melegenda, di usia 66 tahun, Kolonel Sanders barumemulai usaha dengan mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC) danberhasil gemilang di usia 80 tahun.

    6. Ray McDonalds Kroc, si penjual hamburger kelas dunia itumemegang prinsip anggur, yaitu makin tua usia makin berjaya. Bekaspenjaja mesin milkshake ini memulai usaha pengembangan restoranwaralba cepat saji McDonalds pada usia yang telah mendekati masapensiun.

  • Banyak juga yang merasa diri tidak berbakat berwirausaha karenaterbelenggu mitos bahwa wirausahawan itu dilahirkan. Sampai di sinipertanyaan muncul, Apakah berwirausaha dapat dipelajari atau dilatih?

    Jawabannya adalah berwirausaha bisa dipelajari dan dilatih. Berdasarkanhasil kajian ilmiah yang dilakukan oleh Brandeis University dan Koch Foundation terhadap para peserta dan alumni program kewirausahaan di National Foundation for Teaching Enterpreneurship, bahwakewirausahaan dapat diajarkan. Kemudian, pengakuan dari parawirausahawan.

    Semua rintangan wirausaha sesungguhnya bermula dari diri sendiri danpemikiran diri sendiri.

  • TIDAK ADA BAKAT YANG DIBANGUN DALAM SEMALAM, SEMUA DI MULAI DARI SEBUAH KEMAUAN YANG KUAT DENGAN MEMBANGUN ELEMEN-ELEMEN YANG PENTING DI DALAMNYA

  • John C Maxwell mengatakan, bakat ituhanyalah sebuahkesempatan untukmenjadi sesuatu, bakat itu harus diasahagar ia mengeluarkanaura cahayanya danmenemukan pintunya.

    Namun lebih dari itu, kesempatan atau sebuahpotensi / bakat harusbergerak menemukanpintunya.

  • Maka dari itu, bergeraklah, bergegaslah, jangan hanya berpikir-berpikir diatas kertas terlalu lama. Kembangkan imaginasimu dancarilah pintu-pintu itu, ketuk satu persatu dan dari puluhan ataubahkan ratusan pintu yang anda ketuk itu kelak ada magnet yang tertarik.

    Banyak orang terperangkap yang ruang kenyamanan, itulah orang yang tidak mempunyai belief untuk maju lebih sukses lagi. Seakan-akan labirin itu begitu tebal, mereka terperangkap dalam usaha kaki lima yang kerap digusur petugas satpol PP.

  • 1. PASSION : Kegemaran yang dipilih dapat menjadi awal sebuahbakat dan sebagai pintu gerbangnya.

    2. PENGETAHUAN : Terbentuk karena kemauan belajar yang tinggi.3. KETEKUNAN : Didukung oleh determinasi yang kuat dan hasrat

    untuk maju.4. MIMPI : Membuat tujuan hidup sebagai target5. PRAKTEK ( LATIHAN ) : Dirangkai dengan sebuah usaha, kebiasaan

    yang positif, displin diri dan kecintaan akan menjadi sebuahketrampilan. Jika terus menerus diasah tentu akan menjadisebuah pengalaman

  • 6. KEAHLIAN : Karena waktu yang dibangun untuk memunculkansebuah identitas diri yaitu :

    7. BAKAT : adalah rangkaian semua hal diatas

  • Anda yang ingin berwirausaha mungkin sering bertanya, Usaha apa yang menguntungkan? sepertinya pertanyaan ini kurang tepat. Mengapa?1. Sesungguhnya semua jenis usaha itu menguntungkan. Kalau tidak

    percaya, cobalah anda berjalan-jalan dan mengamati dengan matakepala anda sendiri berbagai jenis usaha baik yang berskala besarmaupun usaha kecil.

    2. Apakah anda menemukan jenis usaha yang tidak mungkinmenguntungkan? Yang sering anda temukan adalah dua perusahaanyang bergerak dalam bidang yang sama, tetapi yang satu bisa sukses, sedangkan yang lain tidak menunjukkan kesuksesan.

  • 3. Ketika anda menemukan ternyata jenis usaha tertentu saat ini sangatmenguntungkan, anda bisa melupakan sejarah dari usaha tersebut. Sangat mungkin usaha itu saat ini memang begitu menggiurkan, tetapiharus diingat segala usaha itu sebenarnya merupakan hasil perjuanganyang panjang.

    4. Ketika anda ingin membangun usaha yang sama dengan usaha yang menguntungkan tersebut, anda tidak cukup pengalaman danpengetahuan bagaimana proses yang dituntut di dalam usaha tersebut. Tidak sedikit orang yang gagal karena meniru suatu jenis usaha tanpamendalami terlebih dahulu bagaimana proses usaha yang terlibat di dalamnya.

  • 5. Jadi, tentukan satu ide usaha, lalu realisasikan ide usaha itu. Kemudian anda tekun, ulet, dan kreatif agar usaha anda itu dapatbertahan dan menguntungkan.

  • Kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuanpengambilan keputusan merupakan Masalah Utama & PenyebabKegagalan dalam berwirausaha.

    Calon Wirausaha wajib perlu memiliki kemampuan & pengalamanbenar dalam bidang usaha yang ingin dikembangkan yakni :a. Kemampuan Memvisualisasi, b. Mengkoordinasi, danc. Mengintegrasikanberbagai kegiatan wirausaha menjadi keseluruhan yang sinergis.

  • Laba merupakan hal terpenting dalam wirausaha baru, tetapiPengendalian keuangan merupakan hal terpenting dalamkeberlangsungan kemajuan usaha.

    a. Membangun Basis Pelanggan yang terus berkembang memerlukanteknik pemasaran yang lebih efisien dan kreatif.

    b. Mengutamakan Nilai, Kualitas, Kenyamanan, & Pelayanan.

  • a. Tanpa Strategis yang matang maka wirausaha tidak memiliki dasaryang kuat untuk menciptakan keunggulan bersaing.

    b. Membangun perencanaan strategis memaksa wirausahawan untukmenilai secara realistis potensi usaha yang dijalankan.

    Wirausaha yang baru berdiri dapat diperkirakan mengalamipertumbuhan terlalu pesat, menyebabkan pertumbuhan tak terkendalidan berakibat kesalahan perencanaan strategis.

  • Beberapa wirausahawan baru memilih lokasi hanya karena adatempat kosong.

    Tingkat Persediaan yang tidak mencukupi akan mengakibatkankekurangan atau kehabisan stok atau sebaliknya.

    Menetapkan Harga Produk dengan mengetahui biaya pembuatandan penyediaan produk & jasa.

  • Perkembangan wirausaha mengharuskan wirausahawan untukharus selalu siap melakukan transisi dalam berbagai hal.a. Teknologib. SDMc. Sistemd. dll

    Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet,

    maka pasti kegagalan tak pernah ada.

Embed Size (px)
Recommended