Home >Education >Teori Evolusi Charles Darwin

Teori Evolusi Charles Darwin

Date post:18-Jul-2015
Category:
View:1,243 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

TEORI EVOLUSI CHARLES DARWINMakalah ini Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata KuliahIlmu Alamiah Dasar

Dosen Pengampu :Ibrahim Bin Said, M.SiOleh :Azza Shofia Masykuroh932121213Semester 1 (F)

Jurusan TarbiyahProgram Studi Pendidikan Agama IslamSekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kediri2013KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah telah memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kami (penulis) sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan walaupun masih jauh dari kesempurnaan baik dari segi penulisan maupun dari segi materi.Pada kesempatan ini, materi dalam makalah yang kami buat adalah konsep mengenai evolusi. Yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Untuk lebih lanjutnya, dapat dilihat ke bagian isi dari makalah ini.Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang sifatnya membangun supaya makalah ini bisa bermanfaat bagi mereka yang memerlukan.Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga selesai. Semoga Tuhan senang tiasa meridhoi kita semua. Amin.

Kediri, 17 Oktober 2013

Penulis

DAFTAR ISI

SAMPUL DEPAN 1KATA PENGANTAR 2DAFTAR ISI 3BAB I PENDAHULUAN 4A.Latar Belakang 4B.Rumusan Masalah 4C.Tujuan Dan Manfaat 5BAB II PEMBAHASAN 6A.Pengertian Evolusi 6B.Teori-Teori Evolusi Menurut Beberapa Ahli 8C.Pro dan Kontra tentang Berbagai Masalah Evolusi 11D.Bukti-Bukti Adanya Evolusi 11E.Mekanisme Evolusi 13F.Proses Evolusi 14G.Teori Evolusi Menurut Charles Darwin 14H.Pro terhadap Teori Evolusi Darwin 17BAB III PENUTUP 18A. Kesimpulan 18B.Saran 14DAFTAR PUSTAKA 19LAMPIRAN-LAMPIRAN 20

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Manusia pada dasarnya bukanlah makhluk yang sangat luar biasa, karena kita juga berasal dari sumber evolusi yang sama sebagaimana halnya spesies lainnya. Seleksi alam gen yang telah memberikan kita (manusia) tubuh dan otak. Namun demikian, otak yang diberikan oleh seleksi alam kepada kita adalah otak dengan ukuran yang luar biasa besarnya, sedemikian besarnya sehingga otak dapat melakukan sesuatu yang luar biasa. Walaupun makalah ini masih jauh dari kesempurnaan namun diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai pembelajaran tentang materi tersebut.

B. Rumusan Masalah

1. Apa itu evolusi ? 2. Teori-teori tentang Evolusi ?3. Apa pro dan kontra tentang pendapat evolusi ?4. Apa Bukti-bukti adanya evolusi ?5. Bagaimana mekanisme evolusi ?6. Bagaimana proses evolusi ? 7. Apa itu teori evolusi menurut charles darwin ?8. Bagaimana pro terhadap teori evolusi darwin ?C. Tujuan

1. Mengetahui pengertian evolusi2.Mengetahui teori-teori evolusi3.Memahami pro dan kontra tentang berbagai pendapat tentang evolusi4.Mengetahui bukti-bukti adanya evolusi5. Memahami mekanisme evolusi6. Mengetahui proses evolusi7. Mengetahui teori evolusi menurut charles darwin 8. Mengetahui Pro terhadap teori evolusi darwin

BAB IIPEMBAHASAN

A. Pengertian EvolusiEvolusi adalah suatu perubahan pada makhluk hidup yang terjadi secara berangsur-angsur dalam jangka waktu yang lama sehingga terbentuk spesies baru. Sedangkan, berdasarkan ilmu biologi, evolusi merupakan cabang biologi yang mempelajari sejarah asal-usul makhluk hidup dan keterkaitan genetik antara makhluk hidup satu dengan yang lain. Evolusi biologi mencakup dua peristiwa, yaitu:1) Evolusi anorganik merupakan evolusi mengenai asal-usul makhluk hidup yang ada di muka bumi, berdasarkan fakta dan penalaran teoritis.2) Evolusi organik (evolusi biologis) merupakan evolusi filogenetis, yaitu mengenai asal-usul spesies dan hubungan kekerabatannya.Pemahaman evolusi didukung oleh cabang-cabang ilmu lain, di antaranya: Paleontologi (ilmu yang mempelajari fosil), geologi, morfologi, anatomi, embriologi, biokimia, dan genetika. Misalnya, geologi, ilmu yang mempelajari susunan dan struktur batu-batuan dapat menjelaskan umur suatu fosil yang ditemukan pada struktur batuan tertentu.Adaptasi dan seleksi alamLingkungan selalu berubah dari waktu ke waktu. Perubahan lingkungan mendorong makhluk hidup yang tinggal di dalam lingkungan tersebut melakukan adaptasi atau penyesuaian diri. Adaptasi dilakukan makhluk hidup dengan tujuan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Apabila gagal beradaptasi, maka makhluk hidup tersebut akan punah. Makhluk hidup adaptif merupakan makhluk hidup yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya.

Dari tabel di atas tampak adanya perubahan populasi kupu-kupu. Diduga hal ini terjadi, karena sebelum revolusi industri lingkungan masih cerah sehingga kupu-kupu bersayap cerah lebih adaptif daripada kupu-kupu bersayap gelap.Sebaliknya, setelah revolusi industri, lingkungan lebih gelap oleh jelaga atau polusi. Sehingga, kupu-kupu bersayap gelap lebih adaptif dengan lingkungannya, sedangkan kupu-kupu bersayap cerah tidak adaptif akibatnya mudah ditangkap oleh predator. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adaptasi terhadap lingkungan merupakan salah satu mekanisme seleksi alam.Adaptasi pada tumbuhan, misalnya kaktus yang hidup pada kondisi panas terik di gurun mempunyai lapisan lilin yang tebal, daun-daunnya mengalami modifikasi menjadi duri atau daun-daun kecil untuk mengurangi penguapan air. Batang tumbuhan kaktus mampu menyimpan air dan memiliki klorofil untuk fotosintesis. Akar tumbuhan kaktus tersebar meluas di bawah permukaan tanah untuk mempermudah penyerapan air.Kedua contoh di atas menunjukkan bahwa alam (lingkungan) menyeleksi makhluk hidup di dalamnya. Seleksi alam memperlihatkan hanya makhluk hidup yang adaptif dengan lingkungannya yang dapat bertahan hidup.Seleksi alam akan menguntungkan spesies makhluk hidup yang mempunyai banyak variasi (genetik) pada tiap generasi, faktor-faktor lingkungan akan menyeleksi variasi tertentu. Misalnya, kasus adanya dua warna pada Biston lebih menguntungkan kupu-kupu tersebut, dibandingkan apabila Biston tidak mempunyai variasi warna sayap.[footnoteRef:2] [2: Hafizul Hamdi, Pengertian Evolusi, http://www.sibarasok.com/2013/04/pengertian-evolusi.html, diakses pada 25 April 2013]

B. Teori-Teori Evolusi Menurut Beberapa AhliEvolusi adalah suatu proses perubahan makhluk hidup secara bertahap dan membutuhkan waktu yang lama dari bentuk yang sederhana, menjadi bentuk yang lebih kompleks. Diperlukan waktu jutaan tahun agar perubahan tersebut nampak lebih jelas. Terdapat dua macam evolusi : EvolusiProgresif: Evolusi yang menuju pada kemungkinan dapat bertahan hidup. EvolusiRegresif (retrogresif): Evolusi yang menuju pada kemungkinan menjadi punah. Teori evolusi itu sendiri adalah perpaduan antara ide (gagasan) dan fakta. Berikut teori dari para ilmuan mengenai Evolusi makhluk hidup:1) Jean Baptise LamarckIdenya mengenai evolusi, di tuangkan di dalam buku berjudul"Philosophic zoologique". Dalam buku tersebut, Lamarck mengungkapkan : Alam sekitar/lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri-ciri atau sifat yang diwariskan Ciri-ciri/sifat tersebut akan diwariskan kepada keturunannya Organ yang sering digunakan akan berkembang, sedangkan apabila tidak digunakan akan mengalami kemunduran bahkan hilang.Contoh : Lamacrk berpendapat bahwa dahulu, jerapah memiliki leher yang pendek. Bagi keturunan jerapah yang dapat beradaptasi baik dengan lingkungan (dapat mengambil makanan di pohon yang tinggi), leher jerapah akan berkembang menjadi lebih panjang. Jerapah yang telah beradaptasi menjadi leher panjang tersebut, akan mewariskan sifat-sifat kepada keturunannya. Namun sebaliknya, bagi keturunan jerapah yang tidak dapat beradaptasi baik dengan lingkungan, maka ia akan mengalami kemunduran. 2) Charles DarwinCharles Darwin juga menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859, dengan judul "on the ofiginof species by means of natural selection" atau "the preservation of favored races in the struggle for life". Mengenai Evolusi, Darwin berpendapat : Yang menjadi dasar evolusi organik bukan dari adaptasi lingkungan, melainkan karenaseleksi alamdanseksual Seleksi alam berupa "pertarungan" dalam kehidupan, yang kuat akan terus hidup Setiap populasi berkecenderungan untuk tumbuh banyak karena proses bereproduksi Untuk berkembang biak, diperlukan adanya makanan dan ruang yang cukup Bertambahnya suatu populasi tidak berjalan terus-menerus3) Alfred WallaceMemiliki pendapat yang sama dengan Charles Darwin, bahwa spesies yang ada sekarang, berasal dari spesies masa silam yang mampu bertahan hidup.4) Count De BuffenMenyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena pengaruh alam sekitar yang diwariskan. Dengan demikian, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akan menyebabkan terjadinya variasi yang mengarah pada terbentuknya spesies baru.

5) Sir Charles LyeelMenyatakan bahwa batuan, pulau-pulau, dan benua mengalami perubahan.6) Thomas Robert MalthusMenyatakan bahwa pertambahan jumlah penduduk naik seperti deret ukur, sedangkan bahan makanan yang tersedia, naik seperti nilai hitung.

7) AnaximenderBumi pada awalnya merupakan lautan, lalu berkembang menjadi daratan. Para makhluk hidup aquatik pun termodifikasi sehingga dapat hidup di darat. Pada manusia, terdapat masa"part fish"dan"part human"yang disebut merman dan mermaid. penampilan seperti ikan ini ada pada masa dalam kandungan bayi selama proses perkembangan. Kemudian, penampilan tersebut akan hilang pada manusia dewasa. 8) AristotelesBenda-benda hidup berkembang makin sempurna karena pengaruh kekuatan tertentu, yakni entelecy, dan makhluk hidup di daratan berasal dari makhluk hidup di lautan.9) EpicurusEpicurus sependapat dengan Aristoteles bahwa organisme berubah dan berkembang makin kompleks dan makin maju. Namun bukan karena faktorentelecyyang mempengaruhinya, melainkan karena faktor "natural law".

10) August WeismannIlmuan ini melengkapi teori evolusi Darwin dengan teori genetika modern. Menurutnya, evolusi adalah masalah genetika, yakni soal keturunan bagaimana mewariskan gen-gen melalui sel kelamin.

C. Pro dan Kontra tentang Berbagai Pendapat Masalah Evolusi Lamarck vs WeismannWeismann menentang pendapat Lamarck, mengenai sifat-sifat makhluk hidup yang diperoleh melalui proses keturunan dari induknya.Maka, Weismann di sini melakukan percobaan dengan memotong ekor tikus yang panjang, namun pada hasilnya, sampai kepada generasi-20, keturunan induk tikus yang ekornya di potong tadi, tetap berukuran panjang. Lamack vs DarwinMereka berpendapat mengenai jerapah berleher panjang :Lamarck: Semula, jerapah berleher pendek, namun karena beradaptasi dengan lingkungan (selalu memakan dedaunan di pohon yang tinggi), maka lehernyapun menjadi panjangDarwin: Dalam populasi, ada jerapah berleher pendek, dan ada yang berleher panjang. Dalam kompetisi untuk mendapatkan makanan, jerapah berleher panjang lebih unggul daripada jerapah berleher pendek, sehingga populasi yang sampai sekarang masih dapat kita lihat adalah jerapah berleher panjang.D. Bukti-Bukti Adanya Evolusi FosilMerupakan sisa-sisa, cetakan ataupun berkas dari hewan maupun tumbuhan yang telah membatu. Fosil ini sebagai bukti adanya peristiwa evolusi yang dapat menentukan umur dengan cara menghitung laju erosi, sedimentasi, kandungan garam, dan kadar radio aktif. HomologiDua organ tubuh dikatakan homolog, apabila mempunyai asal sama (secara embrilogik), tetapi fungsi dan bentuknya berbeda. Contoh : alat gerak manusia dan sirip ikan. (memiliki bentuk rangka yang sama, namun berbeda fungsinya). AnalogiMerupakan kebalikan dari homologi, yaitu mempunyai asal yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama. Contoh : sayap kupu-kupu dengan sayap kelelawar (memiliki bentuk rangka yang berbeda, namun memiliki satu fungsi yang sama, yaitu untuk terbang). Embriologi PerbandinganMerupakan hewan-ewan kelas vertebrata, seperti ikan, reptil, aves dan mamalia, meskipun tubuh individu dewasanya berbeda, namun fase perkembangan embrionya sangat mirip (lihat pada gambar, urutan paling atas horizontal, embrio dari manusia, hewan memiliki kemiripan). Embriologi perbandingan ini dibagi menjadi dua :1) Ontogeni : perkembangan individu mulai dari sel telur hingga individu tersebut mati2) Filogeni : Sejarah perkembangan organisme dari filum yang paling sederhana hingga yang paling sempurna

Adanya variasi dalam satu spesiesIndividu yang termasuk dalam suatu spesies tidak pernah bersifat identik (sama persis). variasi ini terjadi karena faktor genetis dan lingkungan. Petunjuk secara biokimiaDigunakan uji presipitin (endapan) yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi. semakin banyak endapan yang terbentuk maka semakin jauh hubungan kekerabatannya. Adanya Organ-Organ tubuh yang tersisaOrgan-organ tubuh yang tersisa nerupakan bukti adanya proses evolusi. Organ-organ ini sudah tidak berguna, namun masih dijumpai pada manusia, antara lain : umbai cacing (apendiks) tulang ekor gigi taring yang runcing rambut pada dada Petunjuk Peristiwa DomestikasiPembudidayaan makhluk hidup (domestikasi) dapat mengakibatkan terjadinya perubahan fenotipe sesuai dengan keinginan manusia. cara ini, dapat mengevolusikan makhluk hidup, artinya, dapat menghasilkan suatu varietas baru yang dikehendaki manusia berdasarkan sifat-sifat yang berbeda.

E. Mekanisme EvolusiEvolusi dapat berlangsung karena :1) Mutasi Mutasi adalah perubahan materi genetik (gen/kromosom) yang dapat diwariskan secara genetik pada keturunannya. Mutasi ini akan menghasilkan alel baru, kemudian melalui proses perkawinan (kombinasi) akan menghasilkan variasi baru.2) Seleksi Alam Seleksi terhadap anggota populasi sehingga anggota yang kuat dan sehat yang dapat bertahan hidup. (teori Darwin :"survival of the fittest")F. Proses EvolusiMenurut Teilhard de Chardin, proses evolusi dibagi menjadi 3 tahap :1) Tahap GeosferMerupakan tahap pra-hidup (sebelum adanya kehidupan). tahap perubahan ini terutama menyangkut pada perubahan tata surya.2) Tahap BiosferPermasalahan pada tahap ini adalah "loncatan" munculnya manusia.3) Tahap NesosferMenurut Teilhard, yang penting pada makhluk hidup, dalam hal ini, manusia adalah terjadinya evolusi melalui kesadaran batinnya yang semakin mantap.[footnoteRef:3] [3: Mas Sugeng, Teori-Teori Evolusi, http://teksbiologi.blogspot.com/2013/02/teori-teori-evolusi.html, diakses pada 8 Oktober 2013]

G. Teori Evolusi Menurut Charles DarwinDalam teori ini menurut Darwin aneka spesies makhluk hidup tidak diciptakan secara terpisah oleh Tuhan, tetapi berasal dari nenek moyang yang sama dan menjadi berbeda satu sama lain akibat kondisi alam.contoh pada halnya manusia bahwa darwin berpendapat kalau manusia itu berasal dari monyet sebagai nenek moyangnya, Menurut mereka, selama proses evolusi yang diperkirakan berawal 4-5 juta tahun lalu, terdapat beberapa bentuk transisi antara manusia modern dan nenek moyangnya. Menurutnya sekenario yang sepenuhnya rekaan ini, terdapat 4 kategori dasar:1. Australopithecus (kera dari selatan), evolusionis menyatakan bahwa Australopithecus memiliki anatomi kera. Akan tetapi mereka berjalan dengan tegap seperti manusia2. Homo habilis (kera yang dinyatakan sebagai manusia)3. Homo erectus (susunan wajah yang salah)4. Homo sapiens (mendekati bentuk manusia) Secara khusus diciptakan spesies baru pengganti spesies yang punah. Spesies-spesies tersebut berevolusi dari pendahuluannya yang tidak tersingkir bahwa spesies yang hidup sekarang ini berasal dari spesies-spesies yang hidup di masa-masa silam yang mengalami evolusi melalui seleksi alam.Darwin mengatakan bahwa manusia itu berasal dari monyet yang mengalami evolusi karna adanya seleksi alam,teori darwin ini sangat bertentangan dengan teori penciptaan yakni teori ini mengatakan bahwa evolusi manusi itu berasal dari sang pencipta,itu banyak di tantang oleh para ilmuwan salah satu contohnya yaitu:Francis crik, seorang evolusionis molekuler, pemenagng hadiah nobel mengakuai bahwa molekul yang begitu rumit tidak mungkin muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba karena kebetulan sebagai hasil dari proses evolusi.teori darwin juga bertentangan dengan agama karna menyimpang dari ajaran agama, atau kepercayaan-kepercayaan lain menyebabkan ilmu evolusi sulit berkembang.Alasan darwin manusia mirip kera yaitu:1. Mata menghadap ke depan2. Ibu jari tungkai depan dapat digerakkan ke segala arah, mempunyai kelenjar susu (glandulla mammae) yang terletak di dada.3. Rahim satu ruang simpleks.[footnoteRef:4] [4: Rusnia J Robo dkk, makalah biologi evolusi manusia, http://rusniarobo.wordpress.com/2013/03/16/makalah-biologi-evolusi-manusia/, diakses pada 16 Maret 2013]

Teori yang di kemukakan Darwin sangat dipengaruhi oleh hal-hal berikut:1. Ekspedisinya ke kepulauan Galapagos (Galapagos = kura-kura raksasa). Di tempat ini Darwin menemukan berbagai macam bentuk paruh burung Finch. Terjadinya keanekaragaman ini disebabkan oleh perbedaan jenis makanannya. 2. Pendapat Charles Lyell dalam bukunya "Principles of Geology" yang menyatakan bahwa batuan, pulau, dan benua selalu mengalami perubahan. Menurut Darwin peristiwa ini kemungkinan dapat mempengaruhi makhluk hidup. 3. Pendapat Thomas Robert Malthus dalam bukunya "An Essay on the Principle of Population" yang menyatakan adanya kecenderungan kenaikan jumlah penduduk lebih cepat daripada kenaikan produksi pangan. Hal ini menurut Darwin menimbulkan terjadinya suatu persaingan untuk kelangsungan hidup. Berdasarkan tiga hal tersebut akhirnya Darwin menulis bukunya "On the Origin of Species by Means of Natural Selection" yang berisi dua hal pokok: Spesies yang ada sekarang ini berasal dari spesies yang hidup di masa lampau, danevolusi terjadi melalui proses seleksi alam.[footnoteRef:5] [5: Rosid Marwanto, http://rosidmarwanto.blogspot.com/2013/05/teori-evolusi-menurut-charles-darwin.html, diakses pada 24 Mei 2013 ]

H. Pro terhadap Teori Evolusi DarwinKami setuju (Pro) dengan beberapa teori evolusi yang di antaranya: 1. Teori Darwin yang menyatakan kepunahan jerapah leher pendek disebabkan seleksi alam karena jerapah memakan daun muda, sedangkan daun muda terletak di ujung pohon. semakin lama pohon semakin tinggi sehingga jerapah leher pendek tidak dapat memakan daun tersebut yang mengakibatkan jerapah tersebut mati bahkan sampai punah. 2. Teori William Palley yang menyatakan kekompleksan makhluk hidup merupakan bukti ciptaan Sang Maha Pencipta. Yang mana Sang Pencipta menciptakan manusia, hewan dan tumbuhan secara bersamaan sehingga tidak ada keterkaitan antara ketiga ciptaan Tuhan tersebut. 3. Teori George Cuvier mengemukakan Tuhan yang menyebabkan terjadinya perubahan serta menciptakan dan menghancurkan bumi ini. Setiap diciptakannya makhluk hidup dapat menyesuaikan dengan alam di sekitarnya bukan berevolusi dari makhluk terdahulu.[footnoteRef:6] [6: Afilatul Laili, Paper tentang Pro Kontra Teori Evolusi, http://afilatullaili.blogspot.com/2013/06/paper-tentang-pro-kontra-teori-evolusi.html, diakses pada 5 Juni 2013]

BAB IIIPENUTUP

A. KesimpulanDari hasil penulisan makalah ini, kami dapat menyimpulkan tentang asal mula kehidupan yang di centuskan pertama kalinya oleh Charles Darwin yang menganggap bahwa manusia lahir dari nenek moyang yang bermula dari satu spesies kemudian terjadi perubahan dalam waktu sangat lama yaitu ikan, kemudian naik ke darat menjadi reptil dan seterusnya hingga menjadi manusia yang sempurna. Tapi ilmuan setelah Charles Darwin menganggap bahwa klaim ini di anggap salah dan Darwin juga tak bisa berkata apa-apa ketika ditanya awal munculnya sebuah spesies.

B. SaranKami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik secara penulisan maupun secara materi. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun agar makalah ini bisa berguna bagi mereka yang memerlukan dan untuk masa depan.

DAFTAR PUSTAKA

Hafizul Hamdi, Pengertian Evolusi, http://www.sibarasok.com/2013/04/pengertian-evolusi.html, diakses pada 25 April 2013

Mas Sugeng, Teori-Teori Evolusi, http://teksbiologi.blogspot.com/2013/02/teori-teori-evolusi.html, diakses pada 8 Oktober 2013

Rusnia J Robo dkk, Makalah Biologi Evolusi Manusia, http://rusniarobo.wordpress.com/2013/03/16/makalah-biologi-evolusi-manusia/, diakses pada 16 Maret 2013

Rosid Marwanto, http://rosidmarwanto.blogspot.com/2013/05/teori-evolusi-menurut-charles-darwin.html, diakses pada 24 Mei 2013

Afilatul Laili, Paper tentang Pro Kontra Teori Evolusi, http://afilatullaili.blogspot.com/2013/06/paper-tentang-pro-kontra-teori-evolusi.html, diakses pada 5 Juni 2013

LAMPIRAN

LAMPIRAN

LAMPIRAN

6

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended