Home >Health & Medicine >Tahap kematian jaringan dan nekrosis sel

Tahap kematian jaringan dan nekrosis sel

Date post:16-Jan-2017
Category:
View:342 times
Download:11 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Australia Indonesia Partnership for Health Systems Strengthening(AIPHSS)

    Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga KesehatanBadan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia

    Jakarta 2015

    PATOLOGI 2

    Suyanto

    MODUL

    KEGIATAN BELAJAR IPATOGENESIS & PATOFISIOLOGI KELAIANANSTRUKTUR & FUNGSI TUBUH MANUSIA

    Tahap Kematian Jaringan dan Nekrosis Sel, Kelainan Kongenital dan Keturunan Kelainan Sirkulasi, Cairan Tubuh dan Asam Basa

    SEMESTER 3

  • Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan

    i

    Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkah dan karuniNyalah penyusun dapat menyelesaikan Modul Mata Kuliah Patologi 2.

    Buku ini disusun sebagai referensi dan bahan belajar untuk mahasiswa program Pendidikan Jarak Jauh Program D.III Keperawatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

    Penyusun mengucapkan terima kasih atas berbagai bantuan baik materiil maupun imateriil dari berbagai pihak atas keberhasilan penyusunan modul ini.

    Mudah-mudahan Modul ini dapat digunakan secara efektif dan dapat menjadi media yang dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan memberikan asuhan keperawatan jiwa bagi mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh Program D.III Keperawatan.

    KataPengantar

    Tim Penyusun

    Gambar : Praktek Keperawatan Kejiwaan

  • 1

    Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan

    Daftar IstilahBagian Distal : Bagian yang lebih jauh dari batang tubuh atau pangkal. Contoh: Pergelangan tangan terletak distal terhadap siku.

    Diferensiasi sel : Proses ketika sel kurang khusus menjadi jenis sel yang lebih khusus. berubah dari sel sederhana menjadi suatu sistem jaringan dan jenis sel yang rumit. Drainage : Pengaliran cairan keluar tubuh, seperti cairan eksudat atau nanah

    Mongoloid : Kelainan kromosom ditandai tubuh pendek, mental terbelakang, mata sipit, lidah tebal.

    Permeabilitas : Sifat atau kemampuan dari membrane untuk dapatdilewati oleh suatu zat.

    Skizofrenia : Gangguan jiwa psikotik dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi.

    Sitotoksik : Senyawa yang dapat bersifat toksik maupun sebagai obat untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dan sel tumor yang ada di dalam tubuh.

  • Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan

    2

    Pendahuluan

    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

    Saudara para mahasiswa yang berbahagia, tentu sudah siap untuk melanjutkan perkuliahan jarak jauh...

    Gambar : cairan

    A. Rasional dan Deskripsi singkat

    Berikut ini kita akan mempelajari materi yang sama penting dan menariknya dibanding materi yang telah lalu. Kita akan membahas tentang tahap kematian jaringan dan nekrosis sel. Akan kita bahas bagaimana sebuah jaringan atau sel tubuh manusia menjadi mati dan kemudian rusak.

    Jika Saudara perhatikan beberapa pasien yang mendapat pelayanan kesehatan,sering dijumpai memilikikelainan kongenital dan penyakit keturunan. Kelainan kongenital yang diperoleh sejak dalam kandungan dan penyakit yang diperoleh karena faktor herediter begitu banyak jenisnya. Oleh karena itu Saudara harus mempelajari dan memahaminya dengan baik.

    Kemudian dalam modul ini juga dibahas tentang kelainan sirkulasi, cairan tubuh dan asam basa. Materi ini juga begitu komplek dan dilapangan banyak dialami oleh pasien seperti pengerasan pembuliuh darah, edema, dehidrasi dan kejadian peningkatan keasaman tubuh (acidosis).

  • 3

    Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan

    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .B. Relevansi

    Baiklah para mahasiswa yang budimanUntuk memudahkan Saudara dalam mempelajari modul ini, maka alokasikan untuk waktu yang disediakan yaitu minggu ke 5 s.d minggu ke 8 semester II yang dikemas dalam 3 kegiatan belajar sebagai berikut:

    Kegiatan belajar 1: Tahap kematian jaringan dan nekrosis selKegiatan belajar 2: Kelainan kongenital dan keturunanKegaitan belajar 3: Kelainan sirkulasi, cairan tubuh dan asam basa

    Saudara para mahasiswa...

    Kompetensi yang akan dipelajari dalam modul ini sangat diperlukan bagi Saudara agar dapat memberikan perawatan pada pasien dengan sebaik baiknya.Begitu banyak kejadi kematian jaringan dan nekrosis sel yang dialami pasien kita jumpai sehari. Begitu juga kelainan kongenital dan penyakit keturunan serta kelainan sirkulasi, cairan tubuh dan asam basa.

    Ilmu dan kompeten yang akan Saudara peroleh dari modul ini merupakan salah satu modal dasar bagi seorang perawat dalam memberikan pelayanan pada pasien. Sebab pelayanan keperawatan berupa asuhan keperawatan pada kasus kelainan kelainan tersebut pasti menggunakan dasar dasar ilmu patologi agar tindakan yang diberikan pada pasien dipertanggung jawabkan.

    Hal penting lainnya yaitu, selain Saudara akan mampumerawat pasien dengan dasar ilmu yang kuat, Saudara juga akan mampu melakukan tindakan kolaboratif dengan tim kesehatan lain seperti dokter dan petugas laboartorium.

    Gambar : merawat pasien

    Setelah mempelajari modul ini saudara akan dapat:1. Memahami proses kematian jaringan dan nekrosisi sel2. Membedakan kelainan kogenital dan penyakit keturunan3. Mengenal kelainan sirkulasi, cairan tubuh dan asam basa

  • Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan

    4

    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

    Selamat belajar, semoga berhasil

    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .C. Petunjuk belajar

    Saudara sekarang sudah mengetahui hal hal penting yang akan diperoleh dari modul ini. Maka agar dapat menghasilkan pembelajaran yang maksimal perhatikanlah petunjuk belajarnya.Saat mempelajari modul ini diharapkan Saudara memperhatikan langkah langkah belajar berikut ini:1. Kenali dan fahami berbagai istilah yangdigunakan2. carilah contoh kejadian atau penyakit yang ada disekitar Saudara3. Jika ada kegiatan praktikum ikuti dengan baik.4. Kerjakan latihan dan praktikum secara mandiri atau berkelompok5. Hubungi dosen yang mengajar mata kuliah Patologi ketika menemukan kesulitan.

    Semoga saudara diberi kemudahan dalam mempelajari modul ini dansemoga modul ini dapat difahami dengan baik untuk bekal menjadi perawat yang professional, Amin...

  • 5

    Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan

    Setelah menyelesaikan kegiatan belajar 1 Saudara diharapkan mampu:Tahap kematian jaringan dan nekrosis sel

    KegiatanBelajar 1

    Tujuan Pembelajaran Umum

    Tujuan Pembelajaran Khusus

    Kegiatan belajar 1 yang Saudara pelajari ini akan mengulas pokok pokok materi tentanga. Pengertian kematian jaringanb. Patofisiologinekrosisdanapoptosisc. Jenis nekrosis

    Setelah menyelesaikan kegiatan belajar 1 Saudara diharapkan mampu:a. Memahami pengertian kematian jaringanb. Menguraikanpatofisiologikematianjaringan:nekrosis&apoptosisc. Membedakan berbagai jenis nekrosis

    Gambar : Necrosis dan apoptosis

    Pokok-pokok Materi

    TAHAP KEMATIAN JARINGAN DAN NEKROSIS SEL

    Saudara para mahasiswa yang budiman,...Saudara para mahasiswa yang saya banggakan,...Sebelum kita mulai membahas kegiatan belajar 1 ini sebaiknya Saudara baca dulu tujuannya agar apa saja dan bagaimanakah kita mempelajari materi perkuliahan ini dapat Saudara fahami.

    Mari kita mulai membahas materi kegiatan perkuliahan ini...

  • Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan

    6

    1. Nekrosis

    a. PengertianNekrosis adalah keadaan terjadinya perubahan biokimia dan morfologik (tampilan) sel akibat cidera yang fatal pada sel tersebut sehingga tidak dapat pulih kembali (Ireversible). Nekrosis juga disebut kematian sel (celluler death) yang dapat terjadi pada seluruh tubuh (somatic death) atau terbatas mengenai suatu jaringan hanya pada sel-sel tertentu saja.

    b. EtilogiNekrosis disebabkan oleh

    Ishkemi yaitu suplai oksigen dan makanan untuk sel atau jaringan terputus. Sebagai contoh decubitus yang terjadi akibat terhambatnya aliran darah karena adanya tekanan dari tubuh pasien terhadap pembuluh darah saat berbaring lam (bed rest). Jika tekanan tersebut berlangsung selama 2 jam maka aliran darah didaerah tersebut tidak lancar sehingga daerah tidak dapat disuplai. Akibatnya muncul tanda tanda iskemia. Perhatikan perkembangan kulit yang mengalami iskemia (tanda panah hijau) dan akhirnya nekrosis (tanda panah kuning) pada gambar berikut ini

    UraianMateri

    Pengertian kematian jaringan atau nekrosis adalah: Kematian sekelompok sel atau jaringan pada lokasi tertentu dalam tubuh. Kematian sel terjadi karena adanya jejas, cidera atau kejadian yang bersifat patologis. Selain itu kematian sel dapat dilakukan oleh dirinya sendiri, seperti pada sel yang telah mencapai masa hidup tertentu akan mati dengan cara menghancurkan dirinya sendiri (bunuh diri/suicide). Kematian sel seperti ini disebut apoptosis

    A. Kematian Jaringan

    Gamb

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended