Home >Documents >Susunan Kabinet Jokowi - Jk

Susunan Kabinet Jokowi - Jk

Date post:16-Jan-2016
Category:
View:33 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
sdfgshthtdnd
Transcript:

SUSUNAN KABINET JOKOWI M. JUSUF KALLA

Daftar nama menteri Susunan Kabinet Jokowi JK 2014-2019:Presiden Republik Indonesia terpilih, Jokowi (Joko Widodo) telah mengumumkan susunanKabinet Kerjadan nama menteri Jokowi yang akan dipimpinnya bersama Wapres Jusuf Kalla (JK), Minggu (26/10/2014), di halaman Istana Negara, Jakarta. Berikutdaftar nama tiga puluh empatmenteri susunan Kabinet Jokowi JK 2014 terbaru.Setelah sempat tertunda, Presiden Jokowi akhirnya merilis nama-nama menteri yang bakal mengisi formasi Kabinet Kerja untuk periode 2014 hingga 2019 mendatang. Ada 34 nama menteri yang telah diperkenalkan Jokowi dalam pengumuman susunan kabinetnya.Sejumlah nama yang selama ini diprediksi akan menjadi menteri di Kabinet Kerja Jokowi JK ternyata benar, sebut saja Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, Ryamizard Ryacudu, Rini Soemarno, Lukman Hakim, Khofifah Indar Parawansa, Anies Baswedan, Marwan Jafar, Ignasius Jonan, dan lain-lain. Berikut susunan Kabinet Kerja Jokowi JK selengkapnya: Presiden : Joko Widodo Wakil Presiden RI: M. Jusuf Kalla Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral:Sudirman Said Menteri Pariwisata:Arief Yahya Menteri Kelautan dan Perikanan:Susi Pudjiastuti Menteri Perhubungan:Ignasius Jonan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman:Indroyono Soesilo Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas:Andrinof Chaniago Menteri Sekretaris Negara:Pratikno Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi:Yuddy Chrisnandi Menteri Komunikasi dan Informatika:Rudiantara Menteri Hukum dan HAM:Yasonna H Laoly Menteri Pertahanan:Ryamizard Ryacudu Menteri Luar Negeri:Retno Lestari Priansari Marsudi Menteri Dalam Negeri:Tjahjo Kumolo Menteri Koordinator Bidang Polhukam:Tedjo Edy Purdijatno Menteri Koordinator Bidang Perekonomian:Sofjan Djalil Menteri Keuangan:Bambang Brodjonegoro Menteri BUMN:Rini M Soemarno Menteri Koperasi dan UMKM:Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga Menteri Perindustrian:M Saleh Husin Menteri Perdagangan:Rachmat Gobel Menteri Pertanian:Amran Sulaiman Menteri Ketenagakerjaan:Hanif Dhakiri Menteri PU dan Perumahan Rakyat:Basuki Hadi Muljono Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan:Siti Nurbaya Bakar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN:Ferry Mursyidan Baldan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan:Puan Maharani Menteri Agama:Lukman Hakim Saefuddin Menteri Kesehatan:Nila F Moeloek Menteri Sosial:Khofifah Indar Parawansa Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak:Yohanan Yambise Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah:Anies Baswedan Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi:M Nasir Menteri Pemuda dan Olahraga:Imam Nahrawi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi:Marwan Jafar

Presiden : Joko Widodo

Pendidikan, Biografi danProfil JokowiPresiden RI ke- 7 yang memiliki nama lengkap Joko Widodo resmi dilantik pada tanggal 20-Oktober-2014 setelah berhasil memenangkan Pilpres 9 Juli 2014. Beliau mengawali karirnya di dunia politik dengan bergabung di PDI Perjuangan (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) pimpinan putri sulung Presiden pertama RI yaitu Megawati Soekarno Putri.

Dalam memimpin Jakartabeliau di dampingi oleh Basuki Tjahja Purnama atau Ahok sebagai wakil setelah memenangkan Pilkada 2012 yang kala itu bersaing dengan Fauzi Bowo.

Joko Widodoterlahir 53 tahun silam atau tepatnya pada tanggal 21 Juni 1961 di Surakarta Jawa Tengah. Setelah menyelesaikan kuliah di Fakultas Kehutanan Univesitas Gajah Mada Jokowi menekuni dunia bisnis Furniture. Sebagai kader PDIP pada tahun 2005 beliau berhasil menjabat sebagai Wali Kota Solo, berkat keberhasilannya dalam memimpin dan merubah wajah kota Solo maka Joko Widodo kembali berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota untuk yang kedua kalinya pada 2010 dengan pencapaian suara melebihi 90% maka ia kembali menjabat sebagai Wali Kota Solo dengan di dampingi oleh F.X Hadi Rudyatmo.

Dan dalam masa-masa singkat kepemimpinannya sebagaiGubernur DKI Jakarta Ir. H. Joko Widodokembali menjadi sorotan dan perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Beberapa perubahan yang ia lakukan membuat nama beliau semakin mendapatkan tempat di hati warga ibu kota. Namun meskipun masa jabatan Jokowi belum habis, Megawati telah memberikan mandat kepada beliau untuk maju sebagai Calon Presiden 2014. Karena PDIP yakin berkat popularitas serta beliau terus menjadi sorotan media hal tersebut akan membuat sosok danProfil Joko Widodosemakin di kenal oleh masyarakat indonesia.

Setelah pemilu legislatif 9 April 2014, maka secara resmi Joko Widodo maju sebagai Calon Presiden dengan di dampingi H. M Jusuf Kalla sebagai wakilnya. Dan pada pemilu atau pemilihan umum 2014 ini beliau akan bersaing dengan pasangan Prabowo Hatta Rajasa untuk memenangkan kursi ke Presidenan yang akan dilepaskan oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang telah menjabat sebagai Presiden Indonesia selama 2 periode.

Nama Istri dan Anak Jokowi Iriana (1963) Istri. Anak Gibran Rakabuming Raka (1988) Anak. Kahiyang Ayu (1991) Anak. Kaesang Pangarep (1995) Anak.

Pendidikan Terakhir Jokowi1. SD Negeri 111 Tirtoyoso.2. SMP Negeri 1 Surakarta.3. SMA Negeri 6 Surakarta.4. Universitas Gajah Mada (Fakultas Kehutanan).

Setelah selesai menjalani masa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada pada tahun 1985 . Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan judul skripsi Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta. Selanjuntnya ia bekerja di BUMN PT Kertas Kraft Aceh di tempatkan di area Hutan Pinus Merkusii di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah.

Akan tetapi hal tersebut membuat ia merasa tidak betah dan pulang menyusul istrinya yang sedang hamil tujuh bulan. Jokowi berkeinginan untuk berbisnis di bidang kayu dan bekerja di usaha milik Pakdenya, Miyono, di bawah bendera CV Roda Jati. Maka di tahun 1988, ia mulai membuka usaha sendiri dengan nama CV Rakabu, yang diambil dari nama anak pertamanya. Usahanya sempat berjaya dan juga naik turun karena tertipu pesanan yang akhirnya tidak dibayar. Untuk bisa kembali bangkit setelah mengalami masalah maka beliau meminjam uang sebagai modal kembali sejumlah Rp. 30 juta dari sang Ibu pada pada tahun 1990.

Usaha ini membawanya bertemu Micl Romaknan, yang akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, Jokowi. Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, ia mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya untuk memasuki dunia politik. Ia ingin menerapkan kepemimpinan manusiawi dan mewujudkan kota yang bersahabat untuk penghuninya.

Adapun beberapa perubahan yang di lakukan oleh Jokowi selama menjabat sebagaiWali Kota Soloyang membuat ia berhasil mendapatkan beberapa kali penghargaan sebagai Wali Kota terbaik adalah sebagai berikut: Rebranding Solo. Mendamaikan Keraton Surakarta. Pembenahan pedagang kaki lima. Pembenahan transportasi umum. Hari bebas kendaraan bermotor. Pembenahan pendidikan dan kesehatan. Solo Techno Park dan Esemka.

Wakil Presiden RI: M. Jusuf Kalla

Joko Widodoakhirnya menetapkan wakil presiden periode 2004-2009,Jusuf Kalla, sebagai pendampingnya.SiapaJusuf Kalla? JK yang masih tercatat sebagai politisiPartai Golkarini lahir di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942.JK adalah Wakil Presiden ke-10 Indonesia. Saat itu, ia menjabat Ketua UmumPartai Golkar, menggantikan Akbar Tandjung, sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Jusuf Kallasampai saat ini aktif sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pada Munas PMI ke XIX periode 2009-2014 dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam Muktamar VI DMI untuk periode 2012-2017. Selain itu, suami dari MufidahJusuf Kallaitu juga menjalani bisnis dengan bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla itu meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, dia menjadi CEO dari NV Hadji Kalla.

Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekadar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, penjualan kendaraan, perkapalan, real estat, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi. Bukan kali ini saja JK menjadi peserta pilpres. Pada 2009 lalu, setelah pada pemilu sebelumnya berduet dengan Susilo Bambang Yudhoyono, JK menjadi capres. Ia maju didampingi Ketua UmumPartai HanuraWiranto. Namun, ia kalah dari pasangan SBY dan Boediono. Dia mulai duduk di pemerintahan sebagai menteri perdagangan, meski tak sampai satu tahun, yaitu sejak Oktober 1999 hingga Agustus 2000. Pada 2001 hingga 2004, ia dipercaya Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan (Menko Kesra).

Selain aktif di bidang politik, serta bisnis industri dan sosial, JK juga terkenal sebagai tokoh jitu dalam menyelesaikan konflik di Indonesia. Tangan dinginnya dipercaya mampu memadamkan konflik. JK adalah sosok yang berperan dalam penyelesaian kerusuhan sosial di Poso (Sulawesi Tengah) pada 2001 dan 2002, serta Ambon (Maluku) pada 2002. Dia juga yang menjadi juru damai antara pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka, 2005 lalu. JK juga sempat turun langsung meredakan kerusuhan di Kalianda, Lampung, 2012. Atas perannya menjadi penengah di antara pihak-pihak yang berkonflik itu, dia mendapat gelar kehormatan doktor honoris causa (HC) bidang perdamaian dari Soka University, Jepang, pada 2 Februari 2009. Gelar yang sama untuk bidang yang sama juga disematkan padanya oleh Universitas Syah Kuala, Aceh, September 2011.

Dia juga diberi gelar doktor HC oleh Universiti Malaya, Malaysia, pada 2007; doktor HC bidang pendidikan kewirausahaan dari Universitas Pendidikan Indonesia pada 2011; doktor HC bidang ekonomi politik Universitas Hasanuddin, Makasar, 2011. Kemudian, doktor HC di bidang pemikiran ekonomi

Embed Size (px)
Recommended