Home > Documents > Studi Kasus Dh konjungtivitis

Studi Kasus Dh konjungtivitis

Date post: 07-Jul-2018
Category:
Author: ayuwijayantii
View: 226 times
Download: 0 times
Share this document with a friend
Embed Size (px)

of 24

Transcript
  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    1/24

    STUDI KASUS PASIEN

    KONJUNGTIVITIS AKUT E.C SUSPEK BAKTERIA PADA PASIEN DEWASA DAN

    PENGETAHUAN YANG KURANG BERDASARKAN PENDEKATAN

    KEDOKTERAN KELUARGA DI PUSKESMAS KELURAHAN KEBON BAWANG I,

    TANJUNG PRIOK 

    FEBRUARI 2016

    Ol! Kl"#$"% & '

    Ayu Wijayanti

    110 2009 049

    P#()#()*+'

    dr. Yusnita, M.Kes

    KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA

    BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

    FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI

    1

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    2/24

    JAKARTA 2016

    LEMBAR PERSETUJUAN

    Laporan hasil studi kasus pasien dengan judul KONJUNGTIVITIS AKUT E.C

    SUSPEK BAKTERIA PADA PASIEN DEWASA DAN PENGETAHUAN YANG

    KURANG BERDASARKAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI

    PUSKESMAS KELURAHAN KEBON BAWANG I, TANJUNG PRIOK PERIODE

    22 JANUARI - 2 FEBRUARI 2016 / ini  telah disetujui oleh pe!i!ing untuk 

    dipresentasikan dala rangka eenuhi salah satu tugas dala Kepaniteraan Klinik Kedokteran Keluarga "agian #lu Kesehatan Masyarakat $akultas Kedokteran %ni&ersitas

    YA'(#.

    )akarta, $e!ruari 201*

    +e!i!ing

    dr. Yusnita, M.Kes

    2

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    3/24

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    4/24

    4. dr. ;itra 7e-i, M.Kes selaku sta pengajar Kepaniteraan #lu Kedokteran

    Keluarga, $akultas Kedokteran %ni&ersitas YA'(#.

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    5/24

    BERKAS PASIEN

    A. I*)3 P3)*

     aa 6 y. A

    )enis Kelain 6 +erepuan

    //L 6 (ura!aya, 8 5kto!er 19=8

    %sia 6 82 tahun

    (tatus +enikahan 6 (udah enikah

    +ekerjaan 6 #!u 'uah /angga

    +endidikan 6 (MA

    Agaa 6 #sla

    (uku "angsa 6 )a-a

    Alaat 6 )l. (-ase!ada /iur @### o. 9, /anjung +riok

    /anggal "ero!at 6 4 $e!ruari 201*

    B. A*#*3

    7ilakukan seara autoananesa pada tanggal 4 $e!ruari 201* pukul 10.00 W#" di

    "+% +uskesas Keaatan /anjung +riok.

    1. Kl4!* U# ' Mata kanan erah sejak 8 hari se!elu ke puskesas

    2. Kl4!* T#(!* ' 

    8. R)5 P*%) S%7*+ '

    +asien datang ke +uskesas Keaatan /anjung +riok diantar oleh

    suainya dengan keluhan ata kanan erah sejak 8 hari yang lalu. (elain itu #a

    engeluh setiap pagi sulit e!uka ata karena !anyak kotoran agak lengket

     !er-arna kuning yang enepel pada kelopak ata, pasien juga erasa kelopak 

    atanya agak !engkak dan sedikit gatal. Keluhan penurunan taja penglihatan

    disangkal, keluhan silau terhadap ahaya disangkal, keluhan adanya dea

    disangkal. juga 'i-ayat traua juga disangkal oleh pasien. (elaa ini +asien

    engo!ati atanya dengan enggunakan o!at tetes ata BinstoC, tetapi tidak 

    engalai per!aikan sehingga +asien ke +uskesas. +asien engaku !ah-a

    se!elunya tetangga pasien juga ada yang engalai hal yang saa dengan

     pasien. 7an pasien engaku tidak eakai pelindung ata saat atanya

    terineksi.

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    6/24

    &. R)5 P*%) D!4l4

    a. 'i-ayat gastritis 6 disangkal

     !. 'i-ayat hipertensi 6 disangkal

    . 'i-ayat 7M 6 disangkal

    d. 'i-ayat penyakit /"; 6 disangkal

    e. 'i-ayat penyakit Dinjal 6 disangkal

    . 'i-ayat asa 6 disangkal

    g. 'i-ayat penyakit jantung 6 disangkal

    h. 'i-ayat alergi o!at 6 disangkal

    8. R)5 P*%) Kl47+

    a. 'i-ayat hipertensi 6 #!u +asien dan "apak +asien

     !. 'i-ayat 7M 6 "apak +asien

    6. R)5 S"3)l E%"*"#)

    +asien tinggal di ruah kontrakan !ersaa suai, dan anaknya. +asien

    sudah tinggal di ruahnya terse!ut selaa 20 tahun.

    +asien !ekerja se!agai i!u ruah tangga. (uai pasien !ekerja se!agai

     !uruh angkut. +ekerjaan ini sudah ditekuni /n. sejak 8 tahun yang lalu dengan

     penghasilan yang didapat per!ulan 'p. 2.000.000, 7engan penghasilan ini,

    keluarga pasangan /n. dan y. A tidak dapat ena!ung karena uangnya ha!is

    untuk keperluan seharihari.

    Menurut pasien, dirinya erupakan seseorang yang ukup akti dala

     !ergaul di lingkungan tepat tinggalnya. +asien suka engikuti kegiatan pengajian

    dan aara perkupulan lainnya !ersaa tetanggatetangga di '/E'W setepat.

    "egitu pula dengan suainya yang engikuti kegiatan keagaaan di Masjid dekat

    ruahnya.

    . R)5 K()3*

    +asien dan suai serta anak eiliki ke!iasaan akan 2 8 kali sehari, dan

     pasien le!ih sering easak di!anding harus e!eli akanan diluar. Makanan

    yang sering di konsusi di keluarga pasien dengan lauk pauk ikan, aya, tahu,

    tepe dan sayursayuran. +asien juga engaku !ah-a suai +asien erokok sejak 

    *

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    7/24

    usia uda. +asien enyangkal ri-ayat ke!iasaan keluarga engkonsusi

    inuan !eralkohol. Ke!iasaan pasien seharihari adalah easak, e!ersihkan

    ruah dan !ersosialisasi dengan -arga sekitar di lingkungan tepat tinggal pasien.

    C. P#7)%3* F)3)% 

    1. K* U#4# '  /apak sakit ringan

    2. V)l 3)+* '

    Kesadaran 6 ;opos Mentis

    /ek. 7arah 6 110E30 :g

    $rek. adi 6 =1F E enit

    $rek +ernapasan 6 1=F E enit

    (uhu 6 8*,3 °;

    9. S43 G*7l)3 '

    Kepala 6 oroephal, ra!ut lurus, hita, tidak udah dia!ut.

    Mata 6 Lihat status lokalis

    Leher 6 /idak tera!a pe!esaran KD" dan kelenjar tiroid.

    /horaks 6 ;or 6 ") # ") ## nororeguler, urur BC, gallop BC

      +ulo 6 (uara naas &esikuler BGEGC, rhonki BEC, -heeHing BEC

    A!doen 6 /apak datar, sietris, !ising usus BGC noral, hepar dan lien

    tidak tera!a e!esar 

    kstreitas 6 Akral hangat, edea BC, kekuatan otot noral

    S43 G):)

    "" 6 *0 kg

    /" 6 1

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    8/24

    /a!el 1. Klasiikasi #M/ enurut W:5

    IMT KATEGORI

    1=,< "erat !adan kurang

    1=,< 24,9 "erat !adan noral 2

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    9/24

    N" N#

    K44%*

    l#

    Kl47+

    G*7 U#47 P*))%* P%7

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    10/24

    Luas ruah 6 4 F * Keluarga y. A tinggal di ruah ilik

    sendiri dengan lingkungan sekitar yang

    kuuh naun ketersediaan air !ersih,

     ja!an keluarga serta tepat

     pe!uangan sapah ukup !aik.

    .

    )ulah penghuni dala satu ruah 6 8 orang

    Luas halaan ruah 6 /idak ada halaan

    /idak "ertingkat

    Lantai ruah dari 6 Keraik 

    7inding ruah dari 6 te!ok )a!an keluarga 6 Ada

    /epat !erain 6 /idak ada

    +enerangan listrik 6 200 -att

    Ketersediaan air !ersih 6 Ada

    /epat pe!uangan sapah 6 Ada

    G#(7 D*! R4#! Kl47+ P3*+* T*. N * N. A

     

    10

    WC

    +4*+

    D$47

    K#7

    P3)* 6 #TB

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    11/24

    Keterangan 6

    )endela

     pintu

    &entilasi

     !. Kepeilikan !arang!arang !erharga 6 BKendaraan, elektronik, peralatan '/C

    • 1 !uah tele&isi

    • 2 !uah kipas angin

    • 8 !uah handphone

    • 1 !uah kopor gas Bta!ung 8 kgC

    • 1 !uah leari pendingin

    • 1 otor !e!ek 

    9. P*)l)* P7)l%4 K3!* Kl47+'

    a. (e!utkan jenis tepat !ero!at 6 +uskesas

     !. "alita 6 BC

    . Asuransi E )ainan kesehatan 6 "+)(

    1. S7* Pl** K3!* >P43%3#3?

    T(l 9 Pl** K3!*

    F%"7 K7*+* K3)#$4l*

    ;ara enapai pusat pelayanan

    kesehatan

    Motor atau Angkot +asien jika engalai sakit

    dirinya langsung !ero!at ke 

    +uskesas. Karena !iayanya yang/ari pelayanan kesehatan DratisKualitas pelayanan kesehatan ;ukup euaskan

    11

    K#7

    P3)*

    S

    R4*+

     

    & #

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    12/24

    urah dan jarak yang tidak terlalu

     jauh dari ruah pasien, sehingga

    dapat ditepuh dengan otor atau

    naik angkot. 7an pasien juga

    erasa ukup puas dengan

     pelayanan yang ada di +uskesas

    Keaatan /anjung +riok.

    2. P"l K"*34#3) M%** Kl47+

    a. Ke!iasaan akan 6

    Menu akanan seharihari keluarga /n. dan y. A tidak enentu. Menu

    akanan yang paling sering dikonsusi adalah akanan sederhana, seperti

    tepe, tahu, telor, sayur !erkuah dan jarang engkonsusi !uah!uahan.

     !. Menerapkan pola giHi sei!ang 6

    Keluarga /n. dan y. A tidak terlalu eperhatikan pola akan giHi

    sei!ang dari enu akanan seharihari, karena pengetahuan engenai pola

    akan giHi sei!ang kurang. +ola akan pasien selaa 8 hari terakhir se!agai

     !erikut6

    12

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    13/24

    P"l #%* $3)* 3l# 9 !7) 7%!)7 3(+) (7)%4 '

    T*++l ' 1 A+4343 2018

    +agi 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%

    "u!ur aya 22< kkal = gr 40 gr 2 gr  

     J4#l! ' 228 %l"7)

    (iang 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%  

    Mie instan 8*0 kkal = gr 4< gr 1* gr  

     asi 13= kkal 2,1 gr 40,* gr 0,1 gr 

    J4#l! ' [email protected] %l"7)

    Makanan ailan 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%  

    Keripik 

    singkong

    184 kkal 1 gr 13 gr * gr  

    +isang goreng 1=1 kkal 1,2 gr 28,9 gr 10,8 gr  

    J4#l! ' 918 %l"7)

    Mala

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%  

     asi 13= kkal 2,1 gr 40,* gr 0,1 gr 

    Aya goreng 282 kkal 41,8 gr 0,2 gr 3,4 gr  

    /uis apay 92 kkal 2,2 gr 2 gr 9,2 gr  

    J4#l! ' 802 %l"7)

    T*++l 2 A+4343 201 8

    +agi 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%

     asi %duk 282 kkal 8 gr 2= gr 12 gr 

    18

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    14/24

    /elor re!us 1*2 kkal 12,= gr 11,< gr 0,3 gr  

    J4#l! ' 9& %l"7)

    (iang 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%  

    /epe orek 22< kkal 18,8 gr 11,9 gr 1

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    15/24

    /uis

    kangkung

    92 kkal 2,2 gr 2 gr 9,2 gr  

    /ahu !ae 200 kkal 1= gr 10 gr 10 gr  

    J4#l! ' &10 %l"7)

    Mala 6

    M*4 Kl"7) P7")* K7("!)7 L#%  

     asi 13= kkal 2,1 gr 40,* gr 0,1 gr 

    Marta!ak 

    telor 

    820 kkal 8

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    16/24

    7ari ta!el diatas, dapat disipulkan !ah-a y. A endapat total kalori per hari 6

    /anggal 1 $e!ruari 201* 6 1

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    17/24

     

    &. F4*+3) Kl47+

    a. "iologisKeluarga /n. terasuk dala kategori keluarga yang dapat

    eneruskan keturunan dengan ukup !aik, diana /n. dan y. A

    eiliki satu orang anak.

     !. +sikologis

    Keluarga /n. dapat e!erikan kasih sayang dan perhatian yang

    ukup pada anggota keluarganya. /n. juga apu e!erikan rasa

    aan dan nyaan terhadap anggota keluarganya. An. ) jarang !ererita

    kepada kedua orang tuanya engenai kegiatan seharihari terasuk 

    asalahasalah yang sering dihadapi di sekolah aupun di lingkungan

     perteanan.

    . (osial "udaya

    Keluarga /n. apu enerapkan nilainilai dan nora sosial !udaya

    yang ada di lingkungan tepat tinggalnya. #nteraksi keluarga /n.

    dengan lingkungan sekitar juga ukup !aik.

    d. konoi

    +enari nakah dala keluarga ini adalah /n. , untuk eenuhi

    ke!utuhan seharihari dala keluarganya. /n. !ekerja se!agai !uruh

    13

     y.A

    82 th

    /n.

    89 th

    An.)

    18 thn

    Keterangan 6

      6 +asien E penderita

    6 Lakilaki

    6 +erepuan

    6 /inggal satu ruah

     6 Meninggal

     

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    18/24

    dengan penghasilan 'p 2.000.000,00, setiap !ulan. +engaturan

    keuangan dala keluarga dilakukan oleh y. A dengan !aik dan erat

    agar dapat eenuhi segala ke!utuhan keluarga. %ntuk asuransi

    kesehatan, (eluruh anggota keluarga /n. eiliki asuransi kesehatan

    seperti "+)( ketika !ero!at.

    e. +endidikan

    /n. dan y. A endidik anak sesuai dengan usia tu!uh ke!ang

    anak. Mereka enyekolahkan anak ereka untuk e!erikan

     pengetahuan, keterapilan dan e!entuk perilaku anak sesuai !akat

    dan inat yang diiliki anak.

    . (piritual

    /n. dan y. A engatakan ereka selalu elaksanakan i!adah -aji!

    sesuai dengan keperayaannya yaitu #sla. Keluarga ini nyaan untuk 

    elaksanakan i!adah dan ke-aji!an lain sesuai syariat #sla tanpa

    adanya ha!atan dala keluarga. /n. dan y. A pun sendari dini

    telah engenalkan #sla kepada pasien dan pasien epelajari untuk 

    elakukan i!adah sehari hari.

    C. I*);)%3) $7#3l!* *+ )$ l# %l47+

    1. Masalah dala organisasi keluarga  6 +asien adalah seorang i!u ruah tangga

    taatan (MA. (uai pasien !ekerja se!agai !uruh. Anak pasien !euur 18 tahun.

    7ala struktur keluarga, penghasilan yang didapatkan oleh suai pasien ukup

    untuk e!iayai ke!utuhan akan, pendidikan dan asilitas keluarga.

    2. Masalah dala ungsi !iologis 6 (aat ini pasien enderita konjungti&itis !akterial.

    8. Masalah dala ungsi psikologis 6 +asien adalah seorang i!u ruah tangga yang

    si!uk engurus keluarga dan ruah. (uai pasien si!uk !ekerja dan anak pasien

    asih keil sehingga pasien erasa tidak eiliki -aktu untuk enjaga

    ke!ersihan diri.

    4. Masalah dala ungsi ekonoi dan peenuhan ke!utuhan 6 (u!er 

     penghasilan utaa pada keluarga adalah dari suai yang erupakan seorang !uruh.

    %ntuk !iaya kesehatan, pasien telah eiliki "+)( dari progra kesehatan

    +eerintah +ro&insi 7K#. 7engan !egitu pasien dapat !ero!at gratis.

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    19/24

    sehingga jarak antar ruah saling !erdekatan yang eungkinkan terjadinya

    kontak dan penularan.

    *. Masalah perilaku kesehatan 6 Keluarga kurang engerti akan pentingnya

    kesehatan dan peeliharaan kesehatan, sehingga usaha dala eru!ah pola

    hidup !ersih dan pola akan sehat kurang diperhatikan.

    D. D)+*"3)3 H"l)3)% >M4l)%3)l?

    1. Aspek personal 6 Balasan kedatangan, harapan, kekha-atiranC

    • Alasan 6

    +asien datang !ero!at ke +uskesas diantar oleh suainya, karena jarak 

    yang dekat dan !iaya yang gratis serta kualitas pelayanan kesehatan yang

    dirasakan ukup euaskan.

    • :arapan 6

    +asien sangat engharapkan dirinya dapat se!uh dari penyakit ineksi

     pada ata dengan engkonsusi o!ato!atan yang didapat dari dokter di

    +uskesas.

    • Kekha-atiran 6

    Kekha-atiran pasien saat ini adalah dirinya takut lupa dala elaksanakan

     penegahan yang sudah diterangkan dokter dan akhirnya terjadi penularan

    ke anggota keluarganya.

    • +ersepsi 6

    +asien !eranggapan penyakitnya erupakan penularan dari tetangganya

    yang enderita keluhan yang saa, karena itu pasien takut penyakitnya

    akan tertular kepada anggota keluarga yang lain.

    2. Aspek klinik 6 Bdiagnosis kerja dan diagnosis !andingC

    7iagnosis kerja 6 konjungti&itis akut e. suspek !akteria

    7iagnosis !anding 6 konjungti&itis akut e. suspek &irus

    8. Aspek risiko internal6 Baktoraktor internal yang epengaruhi asalah

    kesehatan pasienC

    %ntuk kesehariannya pasien sering engikuti kegiatan keagaaan di sekitar 

    ruahnya yang engharuskan pasien kontak dengan !anyak orang, pasien juga

    engaku tidak pernah enggunakan pelindung ata saat ada yang terkena

    ineksi ata ataupun saat sedang enderita ineksi pada atanya. 7i ruah,

     pasien selalu tidur !ersaa dengan suainya. hingga eungkinkan kontak 

    dan penularan. +asien juga kurang eerhatikan ke!ersihan diri sendiri karena

    si!uk engurus ruah tangga.

    19

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    20/24

    4. Aspek psikososial keluarga 6 Baktoraktor eksternal yang epengaruhi

    asalah kesehatan pasienC

    Keluarga pasien kurang eperhatikan kondisi penyakit pasien, jarang

    engingatkan untuk eakai pelindung ata. (elain itu keluarga ini asih

    eiliki kesadaran yang kurang akan pentingnya kesehatan. 7ari keterangan

     pasien suainya sering engingatkan pasien untuk pergi !ero!at saat keluhan

    ti!ul naun pasien engaku alas untuk !ero!at.

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    21/24

    +enderita harus !erusaha

    agar tidak enularkan

     penyakitnya kepada orang

    lain. "egitu juga orang

    yang !erinteraksi

    dengannya, harusengetahui araara

     penularan konjungti&itis

    sehingga !isa elindungi

    diri.

    A3$% 

    %l)*)% 

    • Me!erikan anti!iotik

    tetes, gentayin eye

    drops 8F1 tts

    • Menjelaskan ungsi o!at

    yang !ekerja se!agai

    anti!iotik, ara kerja o!at

    • Menganjurkan pasien

    untuk kontrol !ila

     pengo!atan tidak

    e!erikan hasil.

    • enganjurkan peeriksaan

    ikro!iologik !ila

     pengo!atan tidak

    e!erikan hasil

    +asien +ada saat

    kunjungan

    ke

    +uskesas

    • keadaan ata

     pasien enjadi

    tenang dan seret

    enghilang.

    • +asien engerti

    akan pentingnya

    o!at, khasiat o!at

    dan ara

     penggunaan o!at

    seara tepat untuk

     proses

     penye!uhan

    • +asien dapat

    engetahui

     penye!a!

     penyakitnya dan

    endapatkan terapi

    yang tepat sesuaietiologi.

    A3$% 

    7)3)%"

    )*7*l

    • Me!eri edukasi pada

     pasien untuk eru!ah pola

    hidup, dan ke!iasaan.

    • Menyarankan tetap

    enggunakan pelindung

    ata, da !ero!at !ila

    keluhan tetap ada.

    +asien

    dan

    keluarga

    +ada saat

    kunjungan

    ke ruah

    • +asien

    enghindari

    kontak, pasien

    enjaga

    ke!ersihan dirinya,

    • Mengurangi resiko

    terjadinya ineksi

     pada ata aupun

     penularannya.

    A3$% 

    $3)%"3"3)l

    %l47+

    • dukasi keluarga untuk

    tetap e!eri dukungan

    kepada pasien seperti

    engingatkan untuk

    enjaga kesehatannya

    dengan pola hidup sehat

    dan pola akan yang !aik.

    • Me!eri penyuluhan akan

     pentingnya kesehatan

    +asien

    dan

    keluarga

    +ada saat

    kunjungan

    ke ruah

    • Keluarga

    eahai

    keadaan pasien

    untuk peulihan

    kesehatan pasien.

    • +asien dan

    keluarganya sadar

    akan pentingnya

    hidup sehat

    A3$% ;4*+3)"*l

    •enyarankan pasien untukenuruti ketentuan o!at

    +asiendan

    +ada saatkunjungan

    •Kondisi tu!uh pasien pulih,

    21

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    22/24

    yang telah dianjurkan dan

    tidak enguek ata serta

    harus e!ersihkan

    kotoran ata dengan

     !enar.

    keluarga keruah eringankan gejala

     penyakit, dan

    enegah terjadi

    hal yang le!ih

     parah.

    9. A*l)3 K343

    . A3$% P73"*l

    Keluhan keluhan yang dirasakan pasien saat ini erupakan tanda !ah-a

     pasien eiliki respon kekha-atiran, sehingga !ila pasien erasakan keluhan

     pasien datang !ero!at ke puskesas. :al ini !ersesuaian dengan teori perilaku

    kesehatan dala !agian perilaku sehu!ungan dengan penarian pengo!atan Bhealth

     seeking behaviour C, diana hal terse!ut erupakan respon dari se!uah stiulus

    BsakitC. Botoatodjo, 2003C.

    +asien eiliki harapan untuk elanjutkan hidupnya. +asien ikhlas, dan

    ingin !ero!at teratur agar penyakitnya dapat dise!uhkan. +ada analisis aspek  personal dapat dilihat !ah-a pasien adalah seseorang yang eiliki harapan untuk 

    dapat elanjutkan hidupnya. Maka renana penatalaksanaan enjelaskan kepada

     pasien engenai penyakitnya, koplikasi penyakitnya, e!erikan penjelasan

    kepada pasien agar pasien teroti&asi untuk !ero!at ke dokter dan enegah

    kontak dengan orang yang egalai hal serupa.

    Menjelaskan kepada pasien !ah-a penyakit yang dideritanya dapat

    dise!uhkan naun dapat enular kepada anggota keluarga yang lain elalui

    kontak langsung aupun tak langsung. 7engan harapan pasien eahai

    engenai penyakitnya dan enuruti ketentuan o!at yang di!erikan oleh dokter dan

     pasien engalai per!aikan dala status kesehatannya dan kualitas hidup pasien

    akan eningkat serta pasien engerti akan penegahan penularan penyakit

    terse!ut.

    (. A3$% Kl)*)3

    "erdasarkan hasil ananesis didapatkan !ah-a pasien engalai ata

    erah sejak 8 hari yang lalu disertai !engkak pada kelopak ata, sedikit gatal, dan

    22

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    23/24

    terdapat seret agak kental. Maka renana penatalaksanaan ialah enjelaskan

    kepada pasien !ah-a penyakitnya ialah o!aan dari Allah (W/ dan

    eyakinkannya !ah-a penyakit terse!ut dapat se!uh serta enjelaskan kepada

     pasien untuk selalu enjaga kesehatan atanya dengan ara hidup sehat dan !ersih

    serta enghindari kontak dengan orang yang eiliki penyakit serupa.

    . A3$% R)3)%" I*7*l

    Aspek risiko internal yang perlu diperhatikan adalah aktor ke!iasaan dan

     pola hidup !ersih, aka renana penatalaksanaan enjelaskan dan e!eri

    oti&asi untuk !erusaha enjaga kesehatan atanya dengan ara hidup sehat dan

     !ersih !ero!at sesuai anjuran dokter dan enghindari kontak. 7engan hasil yangdiharapkan pasien !ero!at dengan tepat dan pasien dapat enegah tejadinya

     penularan.

    . A3$% P3)%"3"3)l Kl47+

    Keluarga pasien kurang eperhatikan kondisi penyakit pasien, jarang

    engingatkan untuk eakai pelindung ata. (elain itu keluarga ini asih

    eiliki kesadaran yang kurang akan pentingnya kesehatan. dukasi keluarga

    untuk tetap e!eri dukungan kepada pasien seperti engingatkan untuk enjaga

    kesehatannya dengan pola hidup sehat dan pola akan yang !aik. Me!eri

     penyuluhan akan pentingnya kesehatan. 7engan hasil yang diharapkan Keluarga

    eahai keadaan pasien untuk peulihan kesehatan pasien, serta pasien dan

    keluarganya sadar akan pentingnya hidup sehat.

    . A3$% F4*+3)"*l

    Menurut skala ;5D pasien terasuk derajat 1 diana pasien apu

    elakukan pekerjaan ringan seharihari seperti pekerjaan ruah. 7engan renana

     pelaksanaan enyarankan pasien untuk enghindari kontak dan tetap elakukan

     pola hidup !ersih dan sehat. 7engan hasil yang diharapkan pasien dapat

    eningkatkan kualitas hidupnya.

    &. P7"+*"3)3

    • Ad &ita 6 ad !ona

    • Ad sanasiona 6 du!ia ad !ona

    28

  • 8/18/2019 Studi Kasus Dh konjungtivitis

    24/24

    • Ad ungsiona 6 ad !ona

    24


Recommended