Home >Education >Struktur & fungsi organel sel

Struktur & fungsi organel sel

Date post:27-May-2015
Category:
View:2,077 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
Menjelaskan tentang struktur dan fungsi organel sel dalam format doc. Foto dan penjelasan dikutip dari berbagai sumber.
Transcript:
  • 1. a) Membran Sel Membran Sel Tersusun atas lapisan lipoprotein gabungan lemak dan protein dengan perbandingan 50:50. Lipid yang menyusun membran adalah pospolipid yang bersifat hidrofilik dan sterol yang bersifat hidrofobik. Protein yang terdapat pada permukaan luar dan dalam membran sel disebut protein ekstrinsik yang bersifat hidrofobik. Sedangkan protein yang ada dan menembus kedua lapis lipid disebut protein intrinsik yang bersifat hidrofobik. Membran sel memiliki beberapa sifat, antara lain permeabel, impermeabel, dan semipermeabel.Permeabel berarti semua zat dapat masuk ke dalam sel melalui membran sel. Impermeabel berarti tidak satupun zat yang bisa masuk ke dalam sel melalui membran sel. Sedangkan semipermeabel hanya zat tertentu yang bisa masuk ke dalam sel. Membran semipermeabel akan menyeleksi zat mana yang bisa masuk ke dalam sel dan yang tidak bisa. Sifat ini dapat mencegah zat-zat yang berbahaya bagi sel untuk masuk ke dalam sel. Fungsi dari membran sel adalah sebagai berikut : Pembatas antara isi sel dengan bagian luar sel Sebagai pelindung sel Sebagai tempat pertukaran zat Sebagai tempat berlangsungnya reaksi-readsi kimia. Protein yang ada pada membran sel dapat berfungsi sebagai enzim Membran sel dapat menjadi perantara antara bertemunya dua sel yang saling bersebelahan Sejumlah protein pada membran sel akan berfungsi sebagai reseptor permukaan dari pesuruh kimia sel dan sel lainnya Membran sel juga berfungsi sebagai perekat pada Struktur Membran Sel rangka sel atau sitoskelteon Membran sel sangat berperan penting dalam menjalankan molekul-molekul dalam tubuh makhluk hidup baik untuk transpor mikromolekul ataupun makromolekul.b) Sitoplasma Sitoplasma artinya plasma sel, yakni cairan yang berada di dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma bersifat koloid kompleks, yaitu tidak padat dan tidak cair. Sifat koloid sitoplasma ini dapat berubah - ubah tergantung kandungan air. Jika konsentrasi air tinggi maka koloid akan bersifat encer yang disebut dengan sol, sedangkan jika konsentrasi air rendah maka koloid bersifat padat lembek yang disebut dengan gel. Sitoplasma tersusun atas air yang di dalamnya terlarut molekul-molekul kecil (mikromolekul) dan molekul-molekul besar (makromolekul), ion-ion dan bahan hidup (organela) ukuran partikel terlarut yaitu 0,001 1 mikron, dan bersifat transparan. Bagian yang merupakan lingkungan dalam sel adalah matrik sitoplasma. Sitoplasma Pada Sel

2. Sitoplasma adalah tempat dimana semua pekerjaan dalam sel dilakukan. Nutrisi yang diserap, diangkut, dan diproses dalam sitoplasma. (dapat ditemukan di sel tumbuhan dan sel hewan.) Sitoplasma juga menyediakan struktur fisik untuk sel. Sitoplasma memainkan peran mekanik, yaitu (misalnya) untuk mempertahankan bentuk, konsistensi sel dan memberikan suspensi kepada organel. Ini juga merupakan tempat penyimpanan bahan kimia diperlukan untuk kehidupan. Reaksi metabolik penting terjadi di sini, misalnya glikolisis anaerob dan sintesis protein.c) Nukleus (inti sel) Nukleus merupakan organ terbesar sel, dengan ukuran diameter antara 10-20 nm. Nukleus memiliki bentuk bulat atau lonjong. Hampir semua sel memiliki nukleus, karena nukleus ini berperan penting dalam aktivitas sel, terutama dalam melakukan sintesis protein. Namun ada beberapa sel yang tidak memiliki nukleus antara lain sel eritrosit dan sel trombosit. Pada kedua sel ini aktivitas metabolisme terbatas dan tidak dapat melakukan pembelahan. Biasanya sebuah sel hanya memiliki satu nukleus saja, yang terletak di tengah. Namun ada sel-sel yang memiliki inti lebih dari satu yaitu pada sel parenkim hati dan sel otot jantung, yang memiliki dua buah nukleus. Adapun pada sel otot rangka terdapat banyak nukleus. Komposisi nukleus terdiri atas membran nukleus, matriks, dan anak inti.Retikulum Endoplasma1. Fungsi : Sebagai penampung sintesis protein, untuk disalurkan kekompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. Mensintesis lemak dan kolesterol Menawar racun (detoksifikasi) Jalan transpor dalam memindahkan molekul-molekul dari bagian sel yang satu kebagian yang lain. 2. Terbagi menjadi : RE kasar : di tempeli ribosom ( Untuk menyintesis protein) 3. RE halus : tidak ditempeli ribosom (untuk menyintesis lemak)Badan golgiAparatus golgi terdiri atas kumpulan vesikel pipih yang berbentuk kantong berkelok-kelok (sisternae).Di dalam aparatus golgi banyak enzim pencernaan yang belum aktif, seperti zimogen dan koenzim.Fungsi :Membentuk kantong-kantong untuk sekresi, terutama pada sel-sel kelenjar. Kantong-kantong tersebut berisi enzim-enzim dan bahan-bahan lain.Membentuk membran plasmaMenghasilkan lendir yang disebutmusin. Menghasilkan lisosom. 4. Ribosom Berfungsi untuk mensintesis protein Ribosom yang menempel pada membran RE berfungsi mensintesis protein untuk dibawa keluar sel melalui RE dan kompleks golgi. Ribosom yang Melayang-layang di dalam sitoplasma berfungsi mensintesis protein untuk keperluan di dalam selLisosomLisosom dihasilkan oleh aparatus golgi yang penuh dengan protein. Lisosom menghasilkan enzim-enzim hidrolitik seperti proteolitik, lipase, dan fosfatase. Enzim hidrolitik berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam sel secara fagositosis. Lisosom juga menghasilkan zat kekebalan sehingga banyak dijumpai pada sel-sel darah putih. 5. Ada dua macam lisosom, yaitu lisosom primer dan sekunder. Lisosom primer memproduksi enzim-enzim yang belum aktif. Lisosom sekunder adalah lisosom yang terlibat dalam kegiatan mencernaPeroksisomBerfungsi untuk : 1. menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2 untuk merombak lemak 2.menghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2Mikrotubulus 6. Berfungsi untuk membentuk silia, sentriol dan benang-benang spindel.MikrofilamenMikrofilamen adalah penanggung jawab seluruh gerakan di dalam selMitokondria mitokondria tersusun atas 2 sistem membran yaitu membran dalam dan membran luar. Membran dalam membentuk tonjolan-tonjolan ke arah dalam (membran krista) untuk memperluas bidang penyerapan oksigen dan mempunyai sifat plastisBerfungsi sebagaitempat berlangsung respirasi untuk menghasilkan energi (ATP).Matrik Mitokondria mengandung protein, lemak, enzim sitokrom, DNA & ribosom sehingga memungkinkan sintesis enzim-enzim respirasi secara otonom. 7. Kloroplas Kloroplas merupakan plastida yang mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil.Hanya terdapat pada sel tumbuhanMacam plastida :kromoplas : mengandung pigmen karotenkloroplas : mengandung pigmen klorofilLeukoplas : berwarna putih dan berfungsi untuk menyimpan amilum (amiloplas),minyak(elaioplas), protein(aleuroplas). 8. Vakuola Berisi : asam organik, asam amino, glukosa, gas, garam-garam kristal, alkaloid.Fungsi :Tempat cadangan makananMenyimpan pigmenMenyimpan minyak atsiriMenyimpan sisa metabolismeSentrosomSentrosom hanya dapat dijumpai pada sel hewan. Sentrosom pada saat reproduksi sel akan membelah menjadi sentriol. 9. Sentriol tersusun atas benang-benang tubulin Sentriol membentuk benang-benang spindel yang dapat menggerakkan kromosom pada saat pembelahan mitosisSitoskeletonSitoskeleton berupa jaringan protein dan lemak yang berfungsi Sebagai pemberi bentuk sel

Embed Size (px)
Recommended