Home >Documents >struktur dan fungsi sel

struktur dan fungsi sel

Date post:12-Dec-2015
Category:
View:9 times
Download:5 times
Share this document with a friend
Description:
nambah pengetahuan yoo
Transcript:

BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

BAB 1Struktur dan Fungsi SelStandar kompetensi:

Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Kompetensi dasar :mendeskripsiskan komponen kimiawi sel, struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupanmengidentifikasi organela sel tumbuhan dan hewan membandingkan mekanisme transport pada membrane.

Indikator:

mengidentifikasi komponen kimia penyusun selmenjelaskan pengertian sel yang dikatakan sebagai unit terkecilmenjelaskan struktur dari organel-organel sel beserta fungsinya membedakan antara struktur membran sel dengan mitokondria, reticulum endoplasma menunjukkan organel-organel sel berdasarkan gambar menggambarkan struktur bentuk dari berbagai organel sel mengidentifikasi ciri-ciri difusi, osmosis, transport aktif, dan transport pasif.

Menjelaskan perbedaan antara transport aktif dan transport pasif. Mendefinisikan pengertian difusi, osmosis, endositosis, eksositosis, plasmolysis, dan krenasi. Memberikan contoh endositosis dan eksositosis. Menjelaskan mekanisme transport aktif.

I. SEL TUMBUHAN DAN SEL HEWAN

A.PENGERTIAN SELSel merupakan suatu kesatuan struktural dan fungsional makhluk hidup, yang merupakan unit terkecil mahkluk hidup dan mengandung pengertian sebagai penyusun makhluk hidup dan melaksanakan semua fungsi kehidupan (faal tubuh).

B.TEORI SEL

Sel Merupakan Kesatuan atau Unit Struktural Makhluk HidupTeori ini dikemukakan oleh Jacob Schleiden (18041881) dan Theodor Schwan (18101882). Sel Sebagai Unit Fungsional Makhluk HidupMax Schultze (18251874) menyatakan bahwa protoplasma merupakan dasar fisik kehidupanSel Sebagai Unit Pertumbuhan Makhluk HidupRudolph Virchow (18211902) berpendapat bahwa omnis cellula ex cellulae (semua sel berasal dari sel sebelumnya).

Sel Sebagai Unit Hereditas Makhluk Hidup Ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong penemuan unit-unit penurunan sifat yang terdapat dalam nukleus, yaitu kromosom. Dalam kromosom terdapat gen yang merupakan unit pembawa sifat. Melalui penemuan ini muncullah teori bahwa sel merupakan unit hereditas makhluk hidup.

C. KOMPONEN KIMIAWI PENYUSUN SEL1. UNSUR KIMIA PENYUSUN SELUnsur adalah bahan yang tidak dapat di pecah lagi menjadi bahan lain dengan reaksi kimia. Unsur-unsur penyusun sel terdiri atas:1. Unsur makroYaitu unsur yang di butuhkan oleh organisme dalam jumlah banyak. DiantaranyaNa (natrium), C (karbon), O (oksigen), H (hidrogen), N (nitrogen), Ca (kalsium), P (fosfor), K (kalium), S (sulfur), Cl (klorin), dan Mg (magnesium).2.Unsur mikroYaitu unsur yang di butuhkan oleh organisme dalam jumlah sedikit. Diantaranya B (boron), Cr (kromium), Co (kobal), Cu (tembaga), F (fluorin), I (iodin), Fe (besi), Mn (mangan), Mo (molybdenum), Se (sclenium), Si (silikon)3. Unsur tambahan. Diantaranya V (vanadium), Zn (seng), Sn (timah)

D. SEL SEBAGAI UNIT TERKECIL MAHKLUK HIDUP

Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Mahkluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniseluler, misalnya: bakteri, archaea, serta sejumlah fungsi dan protozoa) atau dari banyak sel (multiselular). Pada organisme multiselular terjadi pembagian tugas terhadap sel-sel penyusunnya yang menjadi dasar bagi hirarki kehidupan.E. STRUKTUR DAN FUNGSI ORGANEL-ORGANEL SEL

1. Dinding selDinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhanDinding sel tersusun atas selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan, perlindungan dan untuk mengekalkan bentuk selTerdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan diluar dengan bahan didalam selDinding sel terdiri dari selulosa (sebagian besar), hemiselulosa, pektin, lignin, kitin, garam karbonat dan silikat dari Ca dan MgFungsi dinding sel :

Memberi bentuk selMelindungi bagian sebelah dalam dan mengatur transportasi zatMenyokong tumbuhan yang tidaka berkayu

2. NukleusMerupakan inti dari sel, berbentuk bulat, dibatasi oleh membran sehingga cairan sel bisa keluar masukSecara kimia terdiri dari DNA, RNA dan protein (histon)Dalam nukleus terdapat kromosom yang berfungsi untuk pembelahan sel

Fungsi nukleus :Mengendalikan metabolisme selTempat penggandaan dan transkripsi DNAPengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetic

4. Mitokondria (The Power House)Benda bulat berbentuk tongkat mempunyai 2 lapis membranUkurannya 0,2--5 micrometerJumlahnya dalam sel berbeda-bedaTerdapat pada sel saraf dan sel ototRespirasi seluler menghasilkan energi melalui metabolisme aerobLapisan didalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan krista

Fungsi mitokondria :

Mengandung enzim-enzim yang melakukan oksidasi makanan dan mensintesa ATP untuk energi pada selTempat terjadinya respirasi sel menghasilkan energy

5. Ribosom (Ergastoplasma)

Bagian paling kecil yang tersuspensi/tersebar di dlama sitoplasmaTerdapat dalam sel hati kurang lebih 25%Ada yang melekat di RE (sehingga menjadikan RE tersebut dinamakan RE kasar dan ada pula yang soliter)

Fungsi ribosom :

Mensintesa protein, protein yang baru di sintesa dikemas dalam satu organel yang dibatasi membrane

6. Retikulum Endoplasama (RE)

Berbentuk tabung pipih berpasang-pasanganTerbagi dua : 1. RE kasar > retikulum yang pada membrannya menempel ribosom, berfungsi untuk sintesa protein 2. RE halus > tanpa ribosom, berfungsi mensintesa lemak, fosfolipid dan steroidStruktur RE hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron

Fungsi Retikulum Endoplasma :Sebagai alat transportasi zat-zat didalam sel itu sendiri

7. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom)

Terdapat pada semua sel tumbuhan dan hewanBerbentuk setumpuk saku pipih berkelok-kelok yang dibatasi membranDi hasilkan oleh RE halusPada sel tumbuhan badan golgi disebut diktiosomOrganel ini dihubungkan dengan fungsi ekresi sel

Fungsi badan golgi :

Memodifikasi protein dengan menambahkan oligosakaridaMembentuk lisosomUntuk sekresi pada mukosa

8. Lisosom

Berbentuk bulat, yang dibatasi oleh membran tunggalDihasilkan oleh apparat golgi yang penuh dengan proteinMempunyai enzim hidrolitik untuk pencernaan polisakarida, lipid, asam nukleat & proteinSalah satu enzimnya yaitu Lisozym

Fungsi lisosom :

Berperan penting dalam matinya selMencerna makromolekul secara intraselulerSebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan selulerMencerna materi yang di ambil secara endositosisMenghancurkan organel sel lain yang sudah tidak berfungsiMenghancurkan selnya sendiri (autolisis)

8. Sentriol/Sentrosom

Terdapat dalam sitoplasma pada permukaan luar nukleus, yang terdiri dari sebaris silinder sebanyak 9 mikrotubuliSebelum sel membelah, sentriol akan berduplikasi untuk membentuk benda basal, silia, dan flagelaStruktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis maupun meiosis)

Fungsi sentrosom :

Mengatur pembelahan sel dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel pada hewanMensintesis mikrotubul silia dan flagelaMenghasilkan gelendong pada sel hewanSebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis

9. Membran Plasma

Tersusun atas karbohidrat, protein dan lemakFungsi membran plasma :Pelindung bagi sel agar sel tidak keluarPengatur pertukaran zat yang keluar masuk ke dalam selMelakukan seleksi dalam atau luar sel (selektif permeabel)

10. Sitoplasma

Merupakan cairan sel dalam sel (sitosol)Didalamnya terdapat berbagai organel selFungsi sitoplasma :Sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel

11. Vakuola (Rongga Sel)

Berisi garam-garam organik, glikosida, tanin (zat penyamak), minyak eteris, alkaloid, enzim, butir-butir patiFungsi vakuola :Sebagai pengatur tekanan turgorTempat menyimpan cadangan makanan, pigmen, minyak astiri dan sisa metabolism

12. PlastidaMengandung pigmen dan menyimpan makananMemiliki membran rangkap, berkembang dari proplastida di daerah meristematikMacam-macam plastida : > Leukoplas : tidak berwarna sebagai gudang simpanan makanan, amiloplas (berisi amilum), proteinoplas (protein), elailoplas (berisi minyak dan lemak) > Kloroplas : berwarna hijau, mengandung klorofil, pigmen karotenoid, berfungsi untuk fotosintesis > Kromoplas : berwarna merah/kuning, mengandung karotenoid (karoten dan xantofil), non fotosintesis

13. Peroksisom (Badan Mikro)

Bentuk dan ukuran sama seperti lisosomMengandung enzim, terutama katalase, yang mengkatalisisr perombakan H2O2 yang berbahaya pada metabolismeFungsi peroksisom :Merubah lemak menjadi karbohidratMenghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2 untuk merombak lemakMenghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2

14. Mikrotubulus

Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel, terdapat pada hewan dan tumbuh-tumbuhanFungsi mikrotubulus :Membentuk protein tubulinPenyusun spindel, sentriol, silia & flagelaBerperan penting dalam pembelahan sel

15. MikrofilamenBerbentuk serat tipis panjang, penampang 5--6 micrometerTerdiri dari protein aktin dan miosin (contohnya pada otot)Fungsi mikrofilamen :Berfungsi pada pergerakan sel sewaktu terjadi pembelahan, sitoplasma dan kontraksi otot

GAMBAR SEL Sel tumbuhan

sel hewan

SISTEM TRANSPOR MELALUI MEMBRAN PLASMA

A. MEMBRAN PLASMA Fungsi membran plasma adalah sebagai pelindung dan mengatur transportasi sel. Pengaturan transportasi sel dimasksudkan untuk mengatur keluar masuknya substansi ke dalam dan ke luar sel. Membran plasma juga berperan dalam penerima rangsang yang datang dari luar sel.

a. Transport pasifDefinisi:Dapat berlangsung karena adanya perbedaan konsentrasi larutan di antara ke

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended