Home >Education >Struktur dan Fungsi Organel Sel

Struktur dan Fungsi Organel Sel

Date post:06-Dec-2014
Category:
View:8,795 times
Download:13 times
Share this document with a friend
Description:
Menjelaskan tentang struktur dan fungsi organel sel. Foto dan berbagai penjelasan dikutip dari berbagai sumber.
Transcript:
  • 1. KELOMPOK 4 Alan Permana Anggi Rizky Ws Aulia Utami Gita Dessia Miranda Tria Marisa
  • 2. STRUKTUR DAN FUNGSI SEL
  • 3. SEL HEWAN
  • 4. SEL TUMBUHAN
  • 5. 1. Pengertian Sel Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup yang masih dapat menjalankan fungsinya. Sel disebut sebagai unit terkecil karena tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri. Secara struktural, tubuh makhluk hidup tersusun atas sel-sel. Secara fungsional, tubuh makhluk hidup dapat menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel penyusun itu berfungsi. Sel mengandung materi genetik, yaitu materi penentu sifat-sifat makhluk hidup. Dengan adanya materi genetik, sifat makhluk hidup dapat di wariskan kepada keturunan.
  • 6. 2. Sejarah Penemuan Sel a) Robert Hooke Pada tahun 1665, mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruang ruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya sel. Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan sel-sel gabus yang telah mati. b) Antonie van Leeuwenhoek Merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri. Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.
  • 7. 3. Komponen Kimiawi Sel a) Karbohidrat Karbohidrat seringkali disebut sakarida, karena terdiri dari rantai molekul glukosa yang disebut monosakarida. Dua molekul monosakarida saling berkaitan disebut disakarida. Bebarapa buah disakarida dan trisakarida membentuk polisakarida.Polisakarida merupakan untaian monosakarida yang sangat panjang. Untaian ini dapat lurus maupun bercabang-cabang
  • 8. 3. Komponen Kimiawi Sel b) Protein Protein tersusun atas unsur : C ( karbon ), H ( hidrogen ) dan O ( oksigen ) dan N( nitrogen ) . Protein merupakan polipeptida atau biopolimer yang tersusun atas asam amino. Ada sekitar 20 macam asam amino sebagai unit dasar penyusun protein . Asam amino sifatnya larut dalam air , dapat dikristalkan , mempunyai titik didih yang tinggi dan dapat bersifat asam atau basa Protein berfungsi sebagai penyusun struktural sel, penyimpanan, transportasi, pengiriman signal, pergerakan, proteksi serta dapat pula berfungsi sebagai katalisator untuk mempercepat terjadinya reaksi di dalam sel.
  • 9. 3. Komponen Kimiawi Sel c) Lemak (lipid) Merupakan senyawa yang tersusun atas unsur C ( karbon ), H ( hidrogen ) dan O ( oksigen ). Lemak tersusun atas senyawa gliserol dan asam lemak yang merupakan unit dasar penyusun lemak. sifat lemak diantaranya tidak larut dalam air, densitas atau kerapatanna lebih rendah dari air , memiliki viskositas atau kekentalan yang tinggi. Contoh lemak adalah trigliserida, fosfolipid, steroid Fungsi lemak antara lain penyusun membran sel bersama-sama dengan protein, penyusun hormon kelamin pria seperti testosteron
  • 10. 3. Komponen Kimiawi Sel d) Asam Nukleat Asam nukleat merupakan suatu polimer yang tersusun atas monomer-monomer yang disebut dengan nukleotida. Fungsi utama nukleotida adalah penyimpan informasi (DNA), sintesisn protein (RNA), dan transfer energi (ATP and NAD). Nukleotida mengandung gula, basa nitrogen, dan fosfat. Gula berupa ribose atau deoksi ribose. Terdapat lima macam basa nitrogen. Purin (Adenin dan Guanin) memiliki struktur cincin ganda, sedangkan pirimidin (sitosine, Timin dan Urasil) merupakan cincin tunggal.
  • 11. 4. Stuktur dan Fungsi Sel a) Membran Sel Membran Sel Tersusun atas lapisan lipoprotein gabungan lemak dan protein perbandingan 50:50. Lipid yang menyusun membran adalah pospolipid yang bersifat hidrofilik dan sterol yang bersifat hidrofobik. Protein yang terdapat pada permukaan luar dan dalam membran sel disebut protein ekstrinsik yang bersifat hidrofobik. Sedangkan protein yang ada dan menembus kedua lapis lipid disebut protein intrinsik yang bersifat hidrofobik. Membran sel bersifat semi permiabel. Berikut ini sifat sifat membran sel: Pembatas antara isi sel dengan bagian luar sel Sebagai pelindung sel Sebagai tempat pertukaran zat Sebagai reseptor dari rangsang luar sebagai tempat berlangsungnya reaksi-readsi kimia.
  • 12. 4. Stuktur dan Fungsi Sel Struktur membran sel
  • 13. 4. Stuktur dan Fungsi Sel b) Sitoplasma Sitoplasma artinya plasma sel, yakni cairan yang berada di dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma tersusun atas cairan dan padatan. Cairan sitoplasma disebut sitosol. Padatan sitoplasma adalah organel-organel. Sitosol tersusun atas air, protein, asam amino,vitamin, nukleotida, asam lemak, gula, dan ion-ion. Sitosol disebut pula matriks sitoplasma.
  • 14. 4. Stuktur dan Fungsi Sel c) Nukleus (inti sel) Organel terbesar yang berada di dalam sel Di dalamnya terdapat: 1.Nukleolus(anak inti) :menyintesis berbagai macam molekul RNA yang digunakan dalam perakitan ribosom. 2.Nukleuplasma(cairan inti) : zat yang tersusun dari protein. 3.Kromosom : untuk menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein. Fungsi : 1. Mengendalikan seluruh kegiatan sel, misalnya metabolisme. 2. Mengeluarkan RNA dan unit ribosom dari inti ke sitoplasma. 3. Mengatur pembelahan sel. 4. Membawa informasi genetik.
  • 15. 4. Stuktur dan Fungsi Sel d) Badan Mikro Disebut badan mikro karena ukurannya kecil, hanya bergaris tengah 0,3-1,5um. Badan mikro terdiri dari : Retikulum Endoplasma 1. Fungsi : Sebagai penampung sintesis protein, untuk disalurkan ke kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. Mensintesis lemak dan kolesterol Menawar racun (detoksifikasi) Jalan transpor dalam memindahkan molekul-molekul dari bagian sel yang satu kebagian yang lain. 2. Terbagi menjadi : RE kasar : di tempeli ribosom ( Untuk menyintesis protein) RE halus : tidak ditempeli ribosom (untuk menyintesis lemak)
  • 16. 4. Stuktur dan Fungsi Sel Badan golgi 1. Aparatus golgi terdiri atas kumpulan vesikel pipih yang berbentuk kantong berkelok-kelok (sisternae). 2. Di dalam aparatus golgi banyak enzim pencernaan yang belum aktif, seperti zimogen dan koenzim. 3. Fungsi : Membentuk kantong-kantong untuk sekresi, terutama pada sel-sel kelenjar. Kantong-kantong tersebut berisi enzim-enzim dan bahan-bahan lain. Membentuk membran plasma Menghasilkan lendir yang disebut musin. Menghasilkan lisosom.
  • 17. 4. Stuktur dan Fungsi Sel Ribosom 1. Berfungsi untuk mensintesis protein 2. Ribosom yang menempel pada membran RE berfungsi mensintesis protein untuk dibawa keluar sel melalui RE dan kompleks golgi. 3. Ribosom yang Melayang-layang di dalam sitoplasma berfungsi mensintesis protein untuk keperluan di dalam sel
  • 18. 4. Stuktur dan Fungsi Sel Lisosom Lisosom dihasilkan oleh aparatus golgi yang penuh dengan protein. Lisosom menghasilkan enzim-enzim hidrolitik seperti proteolitik, lipase, dan fosfatase. Enzim hidrolitik berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam sel secara fagositosis. Lisosom juga menghasilkan zat kekebalan sehingga banyak dijumpai pada sel-sel darah putih. Ada dua macam lisosom, yaitu lisosom primer dan sekunder. Lisosom primer memproduksi enzim-enzim yang belum aktif. Lisosom sekunder adalah lisosom yang terlibat dalam kegiatan mencerna
  • 19. 4. Stuktu
Embed Size (px)
Recommended