Home >Health & Medicine >Struktur dan fungsi organel sel

Struktur dan fungsi organel sel

Date post:29-Jun-2015
Category:
View:332 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Description:
Struktur dan Fungsi Organel sel secara umum
Transcript:
  • 1. Alfredo Bambang

2. Struktur Sel ProkariotikSel prokariotik biasa berukuran sekitar 2-8 3. Sel memiliki rasio permukaan dibanding volume yang besar sehingga meningkatkan keefektifan transport zat melalui membran 4. Komponen sel:Membran SelNukleusSitoplasma (tempat terjadinya reaksi di dalam sel)Organel BermembranOrganel tidak bermembranZat yang terakumulasi dalam sel 5. Membran SelPhospolipid BilayerMemiliki berbagai protein dengan berbagai fungsiMemiliki tambahan gugus karbohidrat pada lipid (glikolipid) dan protein (glikokaliks dan glikoprotein) yang berfungsi sebagai molekul penandaGlikokaliks gugus karbohidratnya panjang dan jumlahnya lebih banyak dari protein yang ditempelinyaSebaliknya glikoprotein memiliki gugus karbohidrat yang lebih pendek dan jumlah proteinnya lebih banyak 6. Membran Sel (fluiditas membran)Fospolipid pada membran biasa memiliki kink atau lengkungan, hal ini meningkatkan fluiditas membranKolesterol berfungsi untuk mengatur fluiditas membranKolesterol menyusup pada celah antar fosfolipid dan menurunkan fluiditas membran (membran menjadi lebih rigid)Sphingolipid membentuk lipid raftPada lipid raft biasa terdapat enzim, protein reseptor / protein lainnya 7. Fungsi Membran Sel 8. NukleusNukleus berukuran sekitar 5 -10 m dan nukleolus berukuran sekitar 2.5 mNukleus terdiri atas membran Inti, nukleoplasma dan nukleolusMerupakan pusat kontrol genetikDNA nukleus terikat pada protein histon yang membentuk serabut panjang / benang KromatinBenang Kromatin memadat membentuk kromosom yang terlihat saat pembelahan selDi dalam nukleus, terdapat massa serabut dan granul yang disebut sebagai nukleolus. 9. NukleusNukleolus terdiri dari bagian kromatin DNA dan RNA serta protein.Di nukleolus inilah ribosom dibentukPada membran inti terdapat kompleks protein pori dan ribosomProtein pori ini berfungsi sebagai jalan keluar untuk mRNA ke sitoplasma dan juga mengatur pertukaran materi dari nukleus ke sitoplasmaPada permukaan bagian dalam membran inti, terdapat struktur penyokong berupa nuclear lamina 10. RibosomRibosom berukuran sekitar 30 nmRibosom tersusun atas rRNA dan protein (nukleoprotein)Ada 2 jenis ribosom, yaitu ribosom bebas dan ribosom terikat organelRibosom berguna untuk sintesis protein dan biasa membentuk poliribosom (pada ribosom bebas)Ribosom eukariota (80S) terdiri dari 2 subunit, yaitu subunit besar (60S) dan kecil (40S)S (Svedberg unit) menunjukkan laju sedimentasi 11. Polyribosome 12. Retikulum EndoplasmaTerdiri dari 2 jenis:RE Kasar (terdapat ribosom)Sintesis protein (terutama protein sekretori dan protein membran) dan membran tambahanRE Halus (tidak terdapat ribosom)Sintesis Lipid dan Steroid, serta metabolisme obatTiap lapisan tebalnya sekitar 0,5 mLetaknya menempel pada membran nukleusProduk dilepaskan di dalam vesikel yang terlapisi oleh protein tertentu dan kemudian ditransport ke badan golgi untuk diproses lebih lanjut 13. RE HalusRE halus bersambung dengan RE kasarBanyak terdapat enzim-enzim pada membrannyaDengan paparan terhadap obat tertentu RE halus dapat meningkat jumlahnya dan mempercepat proses pemecahan obat atau zat lainnya.Mis: Barbiturat pada sel hati menyebabkan pemecahan antibiotik dipercepatFungsi lain dari RE halus adalah untuk penyimpanan ion kalsium (terspesialisasi menjadi Retikulum Sarkoplasma)Fungsi ini penting pada sel ototBila terdapat sinyal dari sel saraf, kalsium akan keluar dari RE halus ke dlaam cairan sitoplasma dan akan memicu kontraksi sel 14. ProteasomesChaperonins 15. Badan GolgiMemiliki 2 sisi yaitu sisi Cis dan TransSisi Cis berfungsi untuk menerima vesikel dari retikulum endoplasmaPada bagian cisterna terjadi modifikasi protein (Post Translation Modification) / zat lainnyaTerdapat mekanisme pengecekan produk, dimana bila produk yang terbentuk tidak sesuai akan diproses kembali / didegradasiSetelah diproses, pada sisi Trans akan terbentuk vesikel untuk kemudian ditransport ke tempat tujuannya 16. Fungsi Badan GolgiPengemasan, modifikasi dan pemisahan proteinModifikasi yang dapat dilakukan contohnya menambahkan gugus karbohidrat atau gugus lainnya pada protein atau fosfolipidSintesis berbagai jenis polisakarida (termasuk bahan matriks ekstraseluler, cth asam hyaluronat)Produk dari badan golgi dikemas dalam bentuk vesikelDapat juga membentuk lisosom / vesikel terspesialisasi lainnya 17. LisosomBerukuran sekitar 1-2 mBerisi enzim hidrolitikBerfungsi untuk memecah molekul yang masuk melalui endositosis / fagositosisLisosom bergabung / fusi dengan vakuola makanan dan membentuk phagolisosome kemudian mencerna / memecah molekul didalamnyaDapat digunakan untuk mendegradasi organel sel yang telah rusak (autophagy)Vesikel berisi organel yang rusak bergabung / fusi dengan lisosom dan kemudian organel tersebut didegradasi 18. LisosomLisosom juga berfungsi untuk menghancurkan bakteriLisosom juga berfungsi sebagai pusat daur ulang organel yang rusak, sehingga sebagian molekulnya dapat dipakai untuk membentuk organel baruFungsi lisosom sangat penting, sehingga gangguan pada penyimpanannya seperti yang diakibatkan oleh penyakit genetik dapat menyebabkan penyakit yang beratFumpe's diseaseakumulasi glikogen di sel hatiTay-Sach diseaseakumulasi lemak di sel saraf 19. PeroksisomBerukuran sekitar 1-2 mBerisi enzim katalaseBerguna untuk memecah hidrogen peroksida (ROS) yang diproduksi oleh sel saat melakukan metabolismeEnzim katalase memecah hidrogen peroksida menjadi air dan oksigenSelain itu juga berguna untuk detoksifikasi berbagai senyawa dan racun 20. Kerjasama dari sistem Endomembran(organel bermembran) 21. Mitokondria dan KloroplastMitokondria berukuran sekitar 4 x 0,8 m dan kloroplast berukuran sekitar 5 x 2 mMitokondria berfungsi untuk menghasilkan energi berupa ATP dan Kloroplast merupakan organ fotosintetikMerupakan organel bermembran gandaMemiliki ribosom sendiri dan DNA sendiriDiduga merupakan organel hasil simbiosis (teori endosimbion)Terjadi pertukaran materi antara mitokondria dan kloroplas dengan sitoplasma 22. Endosymbionic Theory 23. SitoskeletonTerdiri dari:MikrotubulusPembentuk beberapa organel (Sentrosom, silia dan flagela)Sentrosom untuk pergerakan kromosom saat mitosisMempertahankan bentuk selPergerakan / perpindahan organelMikrofilamenPergerakan sel (pseudopodia), Sirkulasi sitoplasma, cleavage selFilamen IntermedietMempertahankan bentuk selMemfiksasi organel pada tempatnyaMembentuk nuclear lamina 24. Sentrosom terdiri dari triplet mikrotubulusPower stroke dan recovery stroke 25. Microfilament and motility 26. ReferensiReece et al. Campbell Biology 10th Edition; 2014Gerald Karp. Cell and Molecular Biology Concepts and Experiments 7th Edition; 2013Lodish et al. Molecular Cell Biology 7th Edition; 2013Silverthorn et al. Human Physiology: an Integrated Approach 5th EditionMarieb et al. Human Anatomy and Physiology 9th EditionMc Cance et al. Pathophysiology The Biologic Basis of Disease in Adult and Children 6th Edition

Embed Size (px)
Recommended