Home >Government & Nonprofit >Street Level Innovation

Street Level Innovation

Date post:07-Jan-2017
Category:
View:1,377 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • DEPUTI INOVASI ADMINISTRASI NEGARA

    LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA RI

  • SLI sbg Mainstreaming Desa

    Manifestasi Dynamic Local Governanceo Think Aheado Think Againo Think Across

    Penguatan Local Wisdomo Mengenalio Mengakuio Mengelevasi

    Strategi Mendorong Smart Villageo Mendorong IT literacy pedesaano Menguatkan entrepreneurship warga desao Meningkatkan partisipasi wargao Membenahi pelayanan publik di desa

  • 3. Membangun Indonesia dari pinggiran

    dengan memperkuat daerah-daerah dan desa

    dalam kerangka negara kesatuan.

    Tuntutan politis

  • Road-Map Inovasi AN

    World-class Bureaucracy 2025

    through INNOVATION

  • Street Level Innovation (SLI)

    Street Level Bureaucracy adalah unit pemerintahan yang paling bawah, yaitu level desa. Struktur birokrasi (Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, desa dan kelurahan).

    Untuk dapat memenuhi harapan dalam pencapaian nawacita maka desa dan kelurahan membutuhkan pengembangan kapasitas dan perlu menerapkan hal-hal baru (inovasi) dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab mereka. Dalam konteks pemerintahan desa maka aparatur desa atau birokrasi desa perlu mengembangkan kapasitasnya dan perlu meningkatkan pelayanan yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka.

  • Tujuan SLI

    Pengembangan Street Level Innovation bertujuan

    menciptakan model untuk mengakselerasi implementasi

    inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di birokrasi

    level terendah, yaitu pemerintahan desa dan kelurahan.

  • Logical Framework SLI

  • 2 Varian Model SLI

    MODEL

    REPLIKASI

    MODEL

    REPLIKASI MODEL

    PENGUATAN

    MODEL

    PENGUATAN

  • Model Replikasi

    Inovasi yang siap untuk direplikasi oleh daerah/desa lain karena sudah

    terbukti mampu memberikan manfaat, ada kebaruan, mampu

    menyelesaikan masalah dan berkelanjutan.

  • Model Penguatan

    Inovasi yang masih perlu penguatan/perbaikan di bagian-bagian

    tertentu untuk bisa memberikan manfaat. Penguatan dapat berupa

    dukungan sarana, bimbingan, pelatihan atau lainnya. Sehingga perlu

    kontribusi semua pihak yang terkait.

  • Lokus Pilot Project SLI 2016

    Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Kecamatan Kuta

    Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Cilacap, Kecamatan Karangpucung

  • Hasil SLI 2016

    Kuta, inovasi-inovasi yang dilakukan mayoritas terkait

    dengan pelayanan administrasi masyarakat (Posyandu

    Bedeng di Kelurahan Legian, Silsilah Keluarga di

    Kelurahan Kedonganan, Quick Response di Kelurahan

    Seminyak dll);

    Karangpucung, inovasi-inovasi yang dilakukan

    mayoritas terkait dengan upaya peningkatan

    kesejahteraan masyarakat (Tabungan PBB di Desa

    Sindang Barang, Pengembangan Kawasan Ternak

    Kambing Terintegrasi di Desa Tayem Timur, Pemanfaatan

    Jahe menjadi Minuman Segar di Desa Sidamulya dll).

  • Inovasi di Kuta, Badung

    Replikasi: (1) Posyandu PETANG (Penduduk Pendatang) di

    Bedeng, Kelurahan Legian; (2) KALIBER (Kepala

    Lingkungan Bersatu), Kelurahan Kedonganan; (3) SILAKU

    (Silsilah Keluarga), Kelurahan Kedonganan; (4) TUMPANGI

    (Tunggu Masa Panggilan Kami), Kelurahan Kuta.

    Penguatan: (1) Quick Response/LIONL MESSI Kelurahan

    Seminyak; (2) Sistem Pelayanan Administrasi Terpadu (SI-

    PANDU) Kelurahan Tuban.

  • Inovasi di Karangpucung, Cilacap

    Replikasi: (1) Pokmas Tabungan PBB di Desa

    Sindangbarang, (2) Inovasi Mesin Pengolahan Tepung

    Tapioka di Desa Bengbulang.

    Penguatan: (1) Kawasan Ternak Kambing Terintegrasi

    (KateKate) di Desa Tayem Timur, (2) Jahe Minuman Segar

    (Jamin Segar) di Desa Sidamulya, (3) Pengembangan Desa

    Agrowisata di Desa Sindang Barang, dan (4) Pengolahan

    Limbah Tepung Tapioka di Desa Bengbulang.

  • Tindak lanjut Model Replikasi Inovasi

    Apresiasi kepada para pelopor inovasi;

    Diseminasi, sosialisasi, promosi;

    Penetapan desa replikasi;

    Pendampingan untuk pengembangan;

    Monitoring untuk keberlanjutan inovasi.

  • Tindak lanjut Model Penguatan Inovasi

    Inovasi yang masuk kategori penguatan/perbaikan perlu ditindaklanjuti oleh SKPD/unit terkait, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,

    Identifikasi stakeholders yang bisa memberikan dukungan dalam pelaksanaan inovasi.

    Pelaksanaan inkubasi inisiatif inovasi melalui proses mendesain, merencanakan, serta mengimplementasikan inovasi s/d evaluasidampak/manfaatnya.

  • Epilog

    Desa adalah masa depan bangsa, mari

    wujudkan nawacita dengan membangun

    desa inovasi ...

    Terima Kasih

Embed Size (px)
Recommended