Standar Kti

Date post:06-Oct-2015
Category:
View:73 times
Download:8 times
Share this document with a friend
Description:
STANDAR KTI
Transcript:

PENDAHULUANPenulisan karya ilmiah merupakan salah satu ciri pokok kegiatan perguruan tinggi. Karya ilmiah adalah karya tulis atau bentuk lainnya yang yang telah diakui dengan bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang ditulis dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah, dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan. Melalui pembuatan karya tulis ilmiah, anggota masyarakat akademik pada perguruan tinggi dapat mengkomonikasikan informasi baru, gagasan kajian dan/atau hasil penelitian. Untuk pelaporan karya ilmiah diperlukan suatu pedoman tentang pembuatan karya ilmiah, khususnya karya ilmiah tertulis. Pedoman penulisan karya ilmiah ini memberikan petunjuk tentang cara menulis karya ilmiah yang merupakan hasil penelitian dari para mahasiswa.

Untuk memperoleh keseragaman dalam penulisan tugas akhir baik dalam bentuk usulan penelitian dan hasil penelitian bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu dalam bentuk karya tulis ilmiah, sedapat mungkin disesuaikan dengan pedoman ini.Isi pedoman penulisan karya ilmiah ini dibagi dalam 4 bagian : 1. Usulan penelitian penelitian (proposal)2. Laporan Hasil Penelitian Karya Tulis

3. Tata cara penulisan

4. LampiranPEDOMAN PENULISAN

USULAN PENELITIAN (PROPOSAL)Usulan penelitian dalam pedoman ini dikelompokkan menjadi 3 macam: bagian awal, bagian inti dan bagian akhir.

Bagian Awal

Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal adalah:

(i) Halaman Sampul

(ii) Lembar Persetujuan Pembimbing

(iii) Daftar Isi

Bagian IntiBagian ini berisi inti dari usulan penelitian yang meliputi:BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian

D. Manfaat PenelitianBAB II KAJIAN PUSTAKA (yang berhubungan dengan variabel penelitian)

A. Konsep Tentang

B. Kerangka Pikir PenelitianC. Hipotesis Penelitian (jika ada)BAB III METODE PENELITIANA. Jenis dan Rancangan PenelitianB. Waktu dan Tempat Penelitian

C. Populasi.dan Sampel

D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional

E. Teknik Pengumpulan DataF. Analisis Data

Bagian Akhir

(iv) Daftar Rujukan

(v) Lampiran-lampiranPenjelasan Mengenai Bagian Awal Usulan Penelitian ( Proposal)

(i) Halaman Sampul

Sampul dapat dilihat pada lampiran la, lb, lc, 1d. Halaman sampul berisi: judul secara lengkap, kata usulan penelitian, nama dan nomor induk mahasiswa (NIM). Lambang (Logo) Poltekkes Kemenkes Palu, dengan diameter 4 cm, diikuti dengan nama lengkap Poltekkes Kemenkes Palu, Jurusan, Prodi dan waktu (tahun). Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian diatur secara sistematis, rapi dan sesuai. Ukuran yang digunakan adalah 12-16. contoh halaman sampul dapat dilihat pada lampiran 1a, 1b, 1c, dan 1d.(ii) Lembar Persetujuan Pembimbing

Lembar persetujuan memuat persetujuan dari para pembimbing. Hal-hal yang dicantumkan dalam lembar persetujuan pembimbing adalah: a. Teks proposal telah disetujui untuk diuji oleh Tim penguji Poltekkes Kemenkes Palu Jurusan Keperawatan/Program Studi (Prodi), Kebidanan/Program Studi (Prodi), kesehatan lingkungan, dan Gizi.

b. Nama Mahasiswa dan NIMc. Tanggal, bulan, tahun

d. Tanda tangan, nama pembimbing dan NIPe. Dan diketahui oleh ketua jurusan/ketua program studi. Contoh lembar persetujuan dapat dilihat pada lampiran 2a.(iii) Lembar Pengesahan PengujiLembar pengesahan Penguji oleh Tim penguji, dan Ketua Jurusan/Ketua Program Studi. Pengesahan ini diberikan setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan proposal oleh mahasiswa yang bersangkutan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh para penguji pada saat berlangsungnya ujian. Dalam Lembar Pengesahan Penguji dicantumkan :

a. Teks Proposal ini telah diperiksa dan disetujui oleh tim penguji Poltekkes Kemenkes Palu Jurusan Keperawatan/Program Studi (Prodi), Kebidanan/Program Studi (Prodi), kesehatan lingkungan, dan Gizi pada tanggal...

b. Nama Mahasiswa dan NIM

c. Tanggal, bulan, tahun

d. Tanda tangan dan Nama Penguji dan NIP

e. Dan diketahui oleh Ketua Jurusan/Ketua Program Studi. Contoh lembar Pengesahan Penguji dapat lihat pada lampiran 2b.

(iv) Daftar isi

Daftar isi yang dimaksud untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi proposal dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin melihat langsung suatu BAB dan Sub Judul. Dalam Daftar isi tertera urutan Judul, Sub Judul dan anak Sub Judul disertai nomor halaman.Penjelasan Mengenai Bagian Inti Usulan Penelitian ( Proposal)Bagian ini berisi inti dari usulan penelitian yang meliputi:BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan adalah bab pertama dari proposal yang mengantarkan pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti, untuk apa dan mengapa penelitian itu dilakukan. Oleh karena itu, bab pendahuluan ini pada dasarnya memuat: A. Latar Belakang Masalah Dalam latar belakang dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan baik kesenjangan teoritik ataupun kesenjangan praktis yang melatarbelakangi masalah yang diteliti. Dalam latar belakang masalah ini dipaparkan secara ringkas teori, hasil-hasil penelitian terdahulu, kesimpulan seminar dan pokok masalah yang diteliti. Dengan demikian, masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh.

B. Rumusan MasalahPerumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersirat pertanyaan-pertanyaan yang hendak dicarikan jawabannya. Perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan rinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah.

Perumusan masalah hendaknya disusun secara singkat, padat, jelas dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah yang baik menampakkan variabel-variabel yang diteliti, jenis atau sifat hubungan antara variabel-variabel tersebut, dan subyek penelitian. Selain itu rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empiris, dalam arti memungkinkan dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

Contoh:

Apakah terdapat hubungan antara tingkat kecerdasan mahasiswa Jurusan Keperawatan Prodi Keperawatan Palu dengan prestasi belajar mereka dalam muta kuliah komunitas?Atau Bagaimanakah gambaran tingkat kecerdasan mahasiswa Jurusan Keperawatan Prodi Keperawatan Palu ditinjau dari prestasi belajar mereka dalam mata kuliah komunitas?C. Tujuan PenelitianTujuan penelitian mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai penelitian. Isi dan rumusan: tujuan penelitian mengacu pada isi dan rumusan masalah penelitian. Perbedaannya terletak pada cara merumuskannya. Masalah penelitian dirumuskan dengan rnenggunakan kalimat tanya, sedangkan rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan.

Contohnya:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat kecerdasan mahasiswa jurusan keperawatan prodi keperawatan Palu dengan prestasi belajar mereka dalam mata kuliah komunitas.

Atau tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecerdasan mahasiswa jurusan keperawatan prodi keperawatan Palu ditinjau dari prestasi belajar mereka dalam mata kuliah komunitas.

D. Manfaat Penelitian.Pada bagian ini ditunjukkan kegunaan atau pentingnya penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan dalam arti luas. Dengan kata lain, uraian dalam sub bab kegunaan penelitian berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti. Dari uraian dalam bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahwa penelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan.BAB II KAJIAN PUSTAKADalam kegiatan ilmiah dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu masalah haruslah menggunakan pengetahuan ilmiah (ilmu) sebagai dasar argumentasi mengkaji persoalan. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh jawaban yang dapat andalkan. Sebelum mengajukan hipotesis peneliti wajib mengkaji teori-teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah yang diteliti yang dipaparkan dalam BAB II (Kajian pustaka).

Kajian pustaka memuat dua hal pokok, yaitu deskripsi teoritis tentang obyek (variabel) yang diteliti dan kesimpulan tentang kajian yang antara lain berupa argumentasi atas hipotesis yang telah diajukan dalam BAB I. Untuk dapat memberikan deskripsi teoritis terhadap variabel yang diteliti, maka diperlukan adanya kajian teori yang mendalam. Bahan- bahan kajian pustaka dapat diangkat dari sumber seperti jurnal penelitian, disertasi, tesis, skripsi, karya tulis ilmiah, laporan penelitian, buku teks, makalah, laporan hasil seminar dan diskusi ilmiah, terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain. Akan lebih baik jika kajian teoritis dan telaah terhadap temuan-temuan penelitian didasarkan pada sumber kepustakaan primer, yaitu bahan pustaka yang isinya bersumber pada temuan penelitian. Sumber kepustakaan sekunder dapat dipergunakan sebagai penunjang.

Pada bagian akhir kajian pustaka dalam proposal perlu ada bagian tersendiri yang berisi penjelasan tentang pandangan atau kerangka berfikir yang digunakan peneliti berdasarkan teori-teori yang dikaji.Hipotesis penelitian (jika ada)

Tidak semua penelitian kuantitatif memerlukan hipotesis penelitian. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratif dan deskriptis tidak membutuhkan hipotesis. Oleh karena itu, sub-bab hipotesis penelitian tidak harus ada dalam proposal.

Secara prosedural hipotesis penelitian diajukan setelah peneliti rnelakukan pustaka, karena hipotesis penelitian adalah rangkuman dari kesimpulan-kesimpulan teoritis yang diperoleh dari kajian pustaka. Hipoptesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenarannya. Namun secara teknis, hipotesis penelitian dicantumkan dalam BAB I (Bab Pendahuluan) a

Embed Size (px)
Recommended