Home >Documents >Skripsi Ola FIX

Skripsi Ola FIX

Date post:11-Jul-2015
Category:
View:773 times
Download:48 times
Share this document with a friend
Transcript:

GEOLOGI DAN POTENSI SUMBERDAYA NIKEL PADA BATUAN ULTRABASA, DAERAH HUKURILA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN LEITIMUR SELATAN, PROVINSI MALUKU.

SKRIPSI

Oleh : YOLANDA M.TITAWAEL 111.070.051

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA 2011

HALAMAN PENGESAHAN GEOLOGI DAN POTENSI SUMBERDAYA NIKEL PADA BATUAN ULTRABASA, DAERAH HUKURILA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN LEITIMUR SELATAN, PROVINSI MALUKU.

Oleh: Yolanda M. Titawael 111 070 051

Yogyakarta, 22 Agustus 2011

Pembimbing 1,

Pembimbing 2,

Prof.Dr. Ir. C. Danisworo, M,Sc NIP: 03013445743

Ir. H. Achmad Rodhi,M.T. NIP: 19540511 198303 1 001

Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta,

Ir. H. Sugeng Raharjo, M.T. NIP: 19581208 1992031 001

UCAPAN TERIMA KASIHPuji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Adapun judul skripsi ini adalah Geologi Dan Potensi Sumberdaya Nikel Pada Batuan Ultrabasa, Daerah Hukurila Dan Sekitarnya, Kecamatan Leitimur Selatan, Provinsi Maluku . Penulis sangat berterima kasih pada dosen pembimbing 1,

Prof.Dr.Ir.C.Danisworo, M.Sc dan pembimbing 2 Ir.H. Achmad Rodhi,M.T, yang telah memberikan waktu,ilmu, motivasi dan bimbingan serta petunjuk yang penulis perlukan dalam penulisan laporan tugas akhir ini. Penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ir.H. Sugeng Raharjo,M.T, selaku Ketua Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan pemetaan dalam bentuk skripsi di Pulau Ambon. Ucapan terima kasih juga, penulis sampaikan kepada kedua orang tua tercinta atas motivasi, biaya, semangat yang telah diberikan dalam menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih atas bantuan bapak Kepala Dinas ESDM, Provinsi Maluku, Ir Abraham Tomasoa, penulis dapat melaksanakan pemetaan di Ambon. Kepada seluruh staf geologist Dinas ESDM, Provinsi Maluku, tak lupa penulis mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan, bantuan, dan dukungannya selama pelaksanaan pemetaan di Ambon. Kedua adik penulis, Jennet Flowrensa Titawael, Grace Vebiola Titawael dan keluarga besar Titawael, yang sangat banyak membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan ini, terima kasih banyak atas semua dukungan dan motivasi. Terima kasih kepada Bang Memet, Mas Rion, dan Kak Steanly, atas semua masukan, dukungan, bantuan, waktu, dan ilmunya yang sudah diberikan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini. Penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Heri, Lia Rande, Fransisca Vinda Dinata, Hilda Nindiyah, Freedy Prima Iriano, Jaqualine Olivia Tanati, Tiolina Hutagalung, Novithalia Wijayanti, Dian Candra Dewi, Agnes Mei Sita, Yenni Eva Oktri, Dyah Ayu Anitasari, Niko, Wisnu, Pulung, Nono, Pangea 2007, dan semua

pihak yang tak dapat penulis sampaikan satu-satu, terima kasih atas semua dukungan, motivasi, bantuan, dan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan penulisan ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta ,22 Agustus 2011

Yolanda M. Titawael

ABSTRACT

Administratively, the location of the survey is included in the Village area Hukurila, South Leitimur District, the city of Ambon. Geographically located between 127 28 '51.2" East Longitude - 128 46' 11.2" east longitude and 2 49 '51.5 "south latitude - 3 33' 39.8" South latitude. The research area is divided into five geomorphic units are: the plains, karst topography, hills, mountains, and volcanic systems. The research area is composed by several rock units from old to young is: the ultramafic rock units, granite, sandstone Kanikeh, volcanic breccia rock, units of coral limestone, and alluvial deposits. Geological structures that develop in the region is robust and fault. Fault structures that develop are : Right Slip Normal Fault. To determine levels of Ni in this area, the authors took samples from drill results by using a hand auger at limonit zone and tested using by AAS method. Ni content of the test results with AAS method, obtained the following results: LP 38A 0.50% Ni, LP 38B levels of 0.32% Ni, LP 38C content of 0.31% Ni, LP 37 Ni 0.081%, LP 36 Ni content of 0.70%, LP 35 levels of Ni 0.34%, LP 34 levels of Ni 0.63%, LP 31 levels of Ni 0.18%, LP 22 levels of Ni 0.23%, LP 20 levels of Ni 0.32 %. And it can be concluded that the levels of Ni in the region telitian greatly influenced by the thickness of the zone limonitnya. The thicker limonitnya zone, the greater its Ni content.

SariSecara administratif lokasi survei termasuk dalam wilayah Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Secara geografis terletak diantara 127 28 51,2 Bujur Timur - 128 46 11,2 Bujur Timur dan 2 49 51,5 Lintang Selatan - 3 33 39,8 Lintang Selatan. Daerah telitian dibagi dalam lima satuan geomorfik ialah : dataran, karst topografi, perbukitan, pegunungan, dan sistem vulkanik. Daerah telitian tersusun oleh beberapa satuan batuan dari tua ke muda adalah: yaitu satuan batuan ultrabasa, satuan batuan granit, satuan batupasir Kanikeh, satuan batuan breksi vulkanik, satuan batugamping terumbu, dan endapan alluvial. Struktur geologi yang berkembang pada daerah telitian adalah kekar dan sesar turun. Struktur sesar yang berkembang adalah: Right Normal Slip Fault. Untuk mengetahui kadar Ni dari daerah telitian, penulis mengambil conto dari hasil bor dengan menggunakan hand auger pada zona limonitnya dan diuji dengan menggunakan metode AAS. Dari hasil pengujian kadar Ni dengan metode AAS, didapatkan hasil sebagai berikut : LP 38A kadar Ni 0,50%, LP 38B kadar Ni 0,32%, LP 38C kadar Ni 0,31%, LP 37 kadar Ni 0,081%, LP 36 kadar Ni 0,70%, LP 35 kadar Ni 0,34%, LP 34 kadar Ni 0,63%, LP 31 kadar Ni 0,18%, LP 22 kadar Ni 0,23%, LP 20 kadar Ni 0,32%. Dan dapat disimpulkan bahwa kadar Ni pada daerah telitian sangat dipengaruhi oleh ketebalan dari zona limonitnya. Semakin tebal zona limonitnya, semakin besar juga kadar Ni-nya.

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN UCAPAN TERIMA KASIH SARI DAFTAR ISI DAFTAR FOTO DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL BAB I. PENDAHULUAN I.1. I.2. I.3. I.4. I.5. I.6. BAB II. Latar Belakang Rumusan Masalah Maksud dan Tujuan Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian Hasil Penelitian Manfaat Penelitian i iii iv vi viii ix 1 1 1 2 3 4 4 5 5 9 10 11 13 19 19 27 29 32 33

METODOLOGI PENELITIAN DAN DASAR TEORI II.1. II.2. II.3. II.4. II.5. Metode Penelitian Pengumpulan Data Bahan dan Alat Peneliti Terdahulu Dasar Teori

BAB III.

TINJAUAN UMUM III.1. III.2. III.3. III.4. III.5. Geologi Regional Kepulauan Maluku Batuan Vulkanik Komposisi Mineral Penyusun Batuan Beku Seri Batuan Beku Magmatisme Busur Kepulauan

BAB IV.

GEOLOGI DAERAH TELITIAN IV.1. Geomorfologi

35 35

IV.2. Stratigrafi IV.3. Struktur Geologi IV.4. Sejarah Geologi BAB V. POTENSI BATUAN ULTRABASA V.1 V.2 V.3. V.4. BAB VI. Petrografis Batuan Ultrabasa Serpentinisasi Mineral Pembentukan Nikel Potensi dan Penyebaran Nikel Laterit

45 64 67 69 71 76 80 85 98 99 102

KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

DAFTAR FOTOFoto 4.1. Kenampakan dataran pantai , Lokasi Hutumuri, Pantai Lawena. Foto 4.2. Kenampakan singkapan batugamping terumbu, LP 15. Foto 4.3. Satuan geomorfik karst topografi, subsatuan lapies. Foto 4.4. Satuan geomorfik Perbukitan. Foto 4.5. Satuan geomorfik Perbukitan, subsatuan kaki bukit. Foto 4.6. Kenampakan air terjun, Lokasi W.Hosu LP 60. Foto 4.7. Satuan geomorfik pegunungan, subsatuan dataran tinggi. Foto 4.8. Satuan geomorfik sistem vulkanik, punggungan vulkanik. Foto 4. 9. (a),(b), dan (c) Kenampakan batuan peridotit. Foto 4.10. Kenampakan bidang penggerusan dan rekahan-rekahan. Foto 4. 11. (a), (b), dan (c) Foto 4.12. Kenampakan rekahan yang terisi oleh kuasra pada batuan granit. Foto 4.13. Kenampakan batuan granit di desa Soya LP 84. Foto 4.14. Foto conto batuan granit dan kenampakannya pada sayatan tipis. Foto 4.15. Kenampakan kekar pada batuan granit. Foto 4.16. Kenampakan batupasir dan sayatan tipisnya. Foto 4.17. Kenampakan singkapan batupasir di daerah W.Yuri. Foto 4.18. Kenampakan singkapan marmer,Lokasi Desa Rutong, LP 3. Foto 4. 19. Kenampakan breksi di daerah W.Yuri di LP. 100. Foto 4.20. Kenampakan breksi vulkanik di daerah W.Yuri di LP 103 Foto 4.21. Singkapan breksi vulkanik dalam kondisi lapuk pada LP 98 Foto 4.22 Kenampakan head coral pada batugamping terumbu. Foto 4.23. Kenampakan undukan coral pada batugamping terumbu Foto 4.24. Singkapan batugamping terumbu, Lokasi Desa Leahari . Foto 4.25. Kekar pada batuan granit,Lokasi W.Hosu, LP 57. Foto 4.26. Kekar pada batuan granit, Lokasi Hukurila, LP 49. 38 39 39 40 41 42 43 44 47 47 48 50 50 51 51 53 54 55 57 57 58 59 60 60 64 65

Foto 4.27. Kekar pada marmer, Lokasi Rutong, LP 3. Foto 4.28. Kenampakan shear dan gash batuan granit, LP 56. Foto 4.29. Kenampakan zona hancur (breksiasi) pada batuan granit,LP 57. Foto 5.1. Singkapan Nikel Laterit , LP 37. Lokasi G.Tersili Desa Hukurila. Foto 5.2. Singkapan profil nikel laterit LP 37. Foto 5.3. Singkapan profil nikel laterit LP 36. Foto 5.4. Singkapan profil nikel laterit LP 35. Foto 5.5. Singkapan profil nikel laterit LP 34. Foto 5.6. Singkapan profil nikel laterit LP 31. Foto 5.7. Singkapan profil nikel laterit LP 22. Foto 5.8. Pengambilan conto laterit nikel di LP 20.

65 66 66 86 88 89 90 91 92 93 94

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Lokasi Penelitian Gambar 2.1. Bagan Alir Penelitian. Gambar 3.1. Kesebandingan stratigrafi Pulau Ambon. Gambar 3.2. Setting tektonik Pulau Seram dan Pulau Ambon. Gambar 3.3. Skema seri reaksi Bowen. Gambar 4.1. Penunjaman kerak benua dan samudera. Gambar 4.2. Kolom stratigrafi daerah telitian. Gambar 5.1. Kenampakan sayatan tipis

of 132

Embed Size (px)
Recommended