Home >Education >Sist peredaran darah

Sist peredaran darah

Date post:24-Jan-2018
Category:
View:136 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • SISTEM

    SIRKULASI(SIST.PEREDARAN

    DARAH MANUSIA

    & SIST.LIMFA)

    XI IPA

    AURORA DYAH NARESWARI

    DINNA NURBAEITI

    HASRI FAZARI

    HANIFA ANTASYA

  • SISTEM PEREDARAN DARAH

    PADA MANUSIA

    SISTEM PEREDARAN DARAH TERTUTUP

    SISTEM PEREDARAN DARAH GANDA

    Terjadi karena darah mengalir dalam pembuluh darah

    Terjadi karena dalam satu kali peredaran, darah 2x melewati

    jantung

  • FUNGSI SISTEM PEREDARAN

    DARAH PADA MANUSIA

    Penjaga suhu tubuh.

    Metabolisme menghasilkan energi berupa

    panas

    Transportasi.

    - Makanan,garam mineral,gas,hormon, enzim dibawa ke seluruh tubuh.

    - Zat-zat sisa metabolisme dibawa darah menuju paru-

    paru,ginjal,kulit dikeluarkan dari

    tubuh

    Perlindungan.

    Melindungi tubuh

    terhadap cedera & invasi

    benda asing.

    Penyangga (buffering)

    Melawan perubahan asam-basa

    untuk mempertahank

    an pH optimum

    darah

  • DARAHJaringan ikat khusus yang terdiri atas sel-sel darah, keping darah, dan matriks berbentuk cairan (plasma)

  • CIRI CIRI DARAH

    Warna darah bervariasi, bergantung pada kadar oksigen yang dibawa oleh sel darah merah

    Volume darah dalam tubuh adalah 8% dari berat badan

    Darah lebih berat & lebih kental dari pada air

  • KOMPONEN PENYUSUN

    DARAH

  • PLASMA DARAH

    (cairan berwarna bening

    kekuningan, mengandung

    92% air, 7% protein

    plasma, 1% bahan

    campuran kompleks

    organik anorganik dan gas

    darah) membawa CO2 dan sari makanan.

  • a. Protein Plasma

    Ada 3 jenis protein plasma yang utama, yaitu:

    - Albumin- Globulin- Fibrinogen

    (1) Albumin, Merupakan protein plasma yang terbanyak, sekitar 55-60% dan jumlah protein

    plasma, disintesis di hati, bermuatan negatif yang sangat kuat untuk mengikat molekul kecil agar dapat diedarkan melalui darah, dan berperan untuk menjaga tekanan osmosid koloid darah.

    (2) Globulin, Membentuk sekitar 35% protein plasma. Ada beberapa jenis globulin, yaitu:Alfa dan beta globulin, disintesis di hati, berfungsi sebagai molekul pembawa lipid, hormon, dan berbagai substrat lainnya.Gamma globulin (imunoglobulin), antibodi yang berfungsi dalam imunitas tubuh, dan disintesis dijaringan limfoid.

    (3) Fibrinogen, Membentuk sekitar 4%protein plasma, disintesis hati dan berfungsi

    pada mekanisme pembekuan darah.

  • b. Bahan Campuran Kompleks

    Plasma darah mengandung bahan organik, antara lain

    glukosa, lemak, urea, asam urat, kreatin, kolestrol, dan asam

    amino. Garam mineral pada plasma darah, antara lain

    natrium klorida, natrium bikarbonat, garam kalsium, fosfor,

    magnesium, besi, dan sulfat. Plasma darah juga mengandung

    gas darah (oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen), enzim,

    antigen, dan hormon.

  • SEL DARAH MERAH

    (ERITROSIT)

    Memiliki bentuk seperti

    cakram dengan lekukan

    pada bagian sentralnya

    (bikonkaf), diameter 7,65

    m, dibungkus membran

    sel dengan permeabilitas

    tinggi.

    Membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh

    tubuh

  • Eritrosit (Sel darah merah)

    Karakteristik:Bentuk cakram bikonkaf (lebih tipis dibagian tengah dari pada tepi)Tidak berinti (tidak bernukleus)Mengandung hemoglobin

    Jumlah 4-5 juta sel/ mm3

    Ukuran 7,5-7,7 m

  • Dibentuk diSumsum merah tulang pipih

    120 hariSel darah merah akan diuraikan didalam limfa.

    Haemoglobinnya terlepas dibawa ke dalam hati dan dijadikan zat warna empedu (bilirubin)

    Hemoglobin

    (HB)

    mengikat oksigen dan

    karbon dioksida

    dalam darah

    Berwarna merah

    Hal inilah yang menyebabkan

    sel darah merah berwarna

    merah

    Pada bayi dibentuk didalam hati

    Umur eritrosit

  • a. Jumlah Eritrosit

    Jumlah sel darah merah pada laki-laki sehat sekitar 4,2 5,4 juta sel/mm3

    darah, sedangkan pada wanita sehat sekitar 3,8 4,8 juta sel/mm3 darah.

    Satu tetes darah kira-kira setara dengan 50 mm3 atau 50pl (mikroliter). Nilai

    sampel darah dinyatakan dalam presentase.

    Hematokrit laki-laki 42% - 54%, sedangkan hematokrit perempuan 37% - 47%.

    Hematokrit adalah rasio volume eritrosit yang dipisahkan dari plasma darah

    dengan menggunakan metode sentrifugasi dibandingkan dengan volume

    total darah.

  • b. Fungsi Eritrosit

    Berfungsi untuk mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan melalui pengikatan oksigen

    oleh hemoglobin.

    Hemoglobin mengikat oksigen sehingga menjadi oksihemoglobin. Oksihemoglobin

    berwarna merah terang. Jika hemoglobin melepas oksigen ke jaringan, terbentuk

    deoksihemoglobin (hemoglobin tereduksi) yang berwarna lebih gelap atau kebiruan.

    Warna kebiruan ini tampak pada vena dari permukaan kulit.

    Setiap HgA membawa 1,3 mL oksigen. Sekitar 97% oksigen di dalam darah yang

    berasal dari paru-paru terikat pada hemoglobin, 3% sisanya larut dalam plasma.

  • c. Pengaturan Produksi Eritrosit

    Pembentuka eritrosit disebut eritropoiesis, terjadi di sumsum merah tulang dan

    diatur oleh hormon eritropoietin.

    Produksi eritrosit juga dipengaruhi oleh hormon kortison, hormon tiroid, dan hormon

    pertumbuhan.

    Hormon eritropoietin merupakan suatu hormon glikoprotein yang diproduksi di

    ginjal.

    Kecepatan produksi eritropoietin berbanding terbalik dengan persediaan oksigen di

    dalam jaringan.

    Jika penerimaan oksigen pada jaringan berkurang (anoksia), akan menyebabkan

    peningkatan produksi eritropoietin, sehingga produksi sel darah merah semakin

    meningkat pula.

  • 1. Tinggal di ataran tinggi dengan

    kandungan oksigen yang rendah

    dalam jangka waktu yang lama.

    2. Gagal jantung yang mengurangi

    aliran darah ke jaringan.

    3. Penyakit paru-paru yang

    mengurangi absorpsi oksigen oleh

    darah.

    4. Kehilangan darah akibat hemoragik

    (keluarnya darah dari sistem

    pembuluh darah sebagai akibat

    adanya luka atau infeksi, misalnya

    demam berdarah).

    Dalam

    keadaan

    seperti apa

    eritrosit dapat

    meningkat ???

  • SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)

    Jumlah normal leukosit di dalam

    darah manusia sekitar 5.000

    10.000 sel/mm3.

    Leukosit lebih banyak beraktivitas

    di dalam jaringan.

    Leukosit di dalam jaringan mampu

    bertahan selama beberapa hari

    hingga beberapa bulan

    bergantung pada jenis leukositnya.

  • Leukosit (Sel darah putih)

    Granulosit

    Agranulosit

    Karakteristik:Bentuk tidak tetap (ameboid)Tidak berwarnaMemiliki inti sel (nukleus)

    6000-9000 (8000) sel/ mm3Jumlah

    Ukuran10-12 m

    Umur Leukosit12-13 hari

    Dibentuk di

    Sumsum merah tulang, limfa, dan kelenjar limfa

  • Kemampuan Sel darah putih (leukosit) :

    Menembus kapiler darah dan masuk ke jaringan tubuh (diapedesis)

    Memakan kuman penyakit (fagositosis)

    Sel darah putih

    (leukosit)

    merupakan sel yang memiliki fungsi untuk memerangi infeksi

    atau pertahan tubuh dari serangan mikroorganisme

  • a. Sifat-sifat Leukosit

    Diapedesis, mampu keluar menembus pori-pori membran kapiler menuju ke

    jaringan.

    Bergerak ameboid, mampu bergerak seperti amoeba sehingga sel menjadi lebih

    panjang hingga mencapai tiga kali panjang sel awal dalam waktu satu menit.

    Kemotakis, pelepasan zat kimia oleh jaringan yang rusak menyebabkan leukosit

    bergerak mendekati (kemotaksis poitif) atau menjauhi (kemotaksis negatif)

    sumber zat.

    Fagositosis, mampu menelan mikroorganisme, benda asing, dan sel-sel darah

    merah yang sudah tua atau rusak.

  • Trombosit (Keping Darah)

    Karakteristik :

    Memiliki bentuk yang tak

    beraturan

    Tidak berinti dan mudah pecah

    Jumlah 200.000 400.000 sel/ mm3

    Ukuran 2 4 m

    Dibentuk di Sumsum tulang

  • No Pembeda Eritrosit Leukosit Trombosit

    1 Tempat pembentukan Sumsum merah

    tulang pipih

    Sumsum merah

    tulang, limfa, dan

    kelenjar limfa

    Sumsum tulang

    2 Jumlah 4 5 juta/L

    (mm3)

    6.000 9.000

    (8000)/L (mm3)

    200.000

    400.000/L

    (mm3)

    3 Ukuran 7,5 7,7 m 10 - 12 m 2-4 m

    4 Bentuk Bulat pipih /

    cakram bikonkaf,

    tidak bernukleus

    Bentuk tidak tetap

    (ameboid), tidak

    berwarna, berinti sel

    Tidak beraturan,

    tidak bernukleus

    5 Fungsi Transpor O2 dan

    CO2 ke dan dari

    seluruh bagian

    tubuh

    Memerangi infeksi

    atau pertahanan tubuh

    dari serangan penyakit

    Pembekuan darah

    Tabel perbedaan sel-sel darah

  • Hasil Pengamatan Bentuk Sel Darah

    Trombosit

    Leukosit

    Eritrosit

  • MEKANISME PEMBEKUAN DARAH

  • 1. PROSES PEMBEKUAN DARAH

    Terjadi dalam waktu sekitar 5 menit

  • 2.FAKTOR PEMBEKUAN DARAH

    PROTROMBIN, senyawa globulin yang

    larut dalam plasma darah

    FIBRINOGEN, protein plasma yang disintesis

    di hati

    ION KALSIUM, ion anorganik dalam

    plasma

    TROMBOPLASTIN (TROMBOKINASE),

    protein plasma (enzim) yang disintesis dalam hati memerlukan vit.k dalam

    bekerja

    VITAMIN K, vitamin yang sangat penting dalam sintesis protrombin

  • GOLONGAN DARAHKlasifikasi darah suatu individu berdasarkan ada/tidaknya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah.

  • Penggolongan darah sistem

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended