Home >Documents >Siap Cetak Komplit

Siap Cetak Komplit

Date post:18-Feb-2015
Category:
View:260 times
Download:16 times
Share this document with a friend
Description:
gkhjbhh
Transcript:

BAB I PENDAHULUAN1.1 Sejarah PerusahaanPT.PP.London Sumatra Indonesia, Tbk diawal berdirinya merupakan perusahaan asing yang bergerak di bidang perkebunan. Perusahaan ini didirikan oleh Group Harrissons and Crossfield dari Inggris pada tahun 1906 dengan nama Harrissons and Crossfield Plc (H & C). Perusahaan ini merupakan bekas hak Concessie berdasarkan perjanjian Zelfbes Turn tanah Jawa dengan beberapa perusahaaan Rubber Company Ltd yang disahkan dengan ketetapan Residen Sumatera Timur, dalam kerangka konversi Undang-undang Pokok Agraria (UU No. 5 tahun 1906). Hak Concessie tersebut dikonversikan menjadi Undang-undang Hak Guna Usaha (UU HGU) yang ditegaskan dalam surat Menteri Agraria 1 Maret 1962 No. Ka.13/7/1962.Berdasarkan Ketetapan Presiden Republik Indonesia No. 6 tahun 1964, perusahaan ini berada dalam pengawasan pemerintah dengan nama PT.PP. Dwikora I dan II (1964-1968). Dalam suatu perjanjian pemerintah RI dengan Harrissons and Crossfield Plc. Sejumlah anak perusahaan perkebunan tersebut oleh pemerintah RI dikembalikan kepada pemiliknya semula dan diganti namanya menjadi Hak Guna Usaha (HGU) selama 30 tahun. PT.PP.London Sumatra Indonesia Tbk didirikan dengan akte notaris Raden Kadiman di Jakarta tanggal 18 Desember 1962 dan akte pembaharuan tanggal 9 September 1963.Pada bulan November 1994, perusahaan ini dibeli oleh sebuah perusahaan Indonesia bernama PT.Pan London Sumatra Plantation (PPLS) senilai US$ 273 juta. PPLS dimiliki oleh Anry Pribadi dari Group Napan dan Ibrahim Risyad dari Risjadson. Tak lama kemudian, 25% saham Lonsum dialihkan kepada Happy Cheer Limited (HCL), 75% lainnya tetap dipegang oleh oleh PPLS.PT.PP.London Sumatra Indonesia, Tbk (Lonsum) memiliki sebelas perkebunan (kelapa sawit dan karet) di Sumatera Selatan, satu perkebunan karet di Sulawesi Selatan, satu perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur dan dua perkebunan (coklat, kopi dan teh) di Jawa. Pada akhir tahun 1997, Lonsum mengelola perkebunan perkebunan seluas 45.477 hektar di Sumatera Utara, Jawa dan Sulawesi. Program ekspansi Lonsum berawal pada tahun 1994 dan direncanakan untuk memperluas perkebunannya sebanyak 113.750 hektar di Sulawesi dan Kalimantan. Lonsum juga sedang mengembangkan perkebunan seluas 36.371 di Sumatera Selatan dan Sulawesi. Luas total perkebunannya pada tahun 2000 diproyeksikan sebesar 205.000 hektar.Lonsum yang aktifitasnya mencakup perkebunan kelapa sawit, karet, kopi dan teh adalah salah satu perusahaan perkebunan terkemuka di Indonesia. Pada bulan Desember 2000, Lonsum telah melakukan penanaman kelapa sawit seluas 39.163 hektar, karet seluas 15.879 hektar, dengan 17 pabrik dan sejumlah kawasan yang masih mungkin untuk pembangunan.Dalam menjalankan usahannya, Lonsum mendirikan beberapa pabrik dan kebun (estate) yang disebar di beberapa wilayah Indonesia terutama di pulau Sumatera. Di bawah ini adalah pabrik-pabrik yang telah berdiri :1. Sumatera Utara, antara lain : TOM ( Turangi Oil Mill ) dengan kapasitas 45 ton/jam Begerpang POM ( Palm Oil Mill ) dengan kapasitas 50 ton/jam Dolok Palm Oil Mill dengan kapasitas 45 ton/jam Gunung Melayu POM dengan kapasitas 30 ton/jam Sei Rumbia dengan pabrik karet2. Sumatera Selatan, antara lain : Sei Lakitan POM dengan kapasitas 60 ton/jam Belani Elok POM dengan kapasitas 60 ton/jam Artha Kencana POM dengan kapasitas 15 ton/jam Tirta Agung POM dengan kapasitas 45 ton/jam Gunung Bais POM dengan kapasitas 5 ton/jam Cengal Crumb Rubber Factory3. Diluar dari daerah Sumatera ada beberapa, diantaranya : Salah satu Pabrik Kertasari (Jawa Barat) dengan komoditi teh Trebasala (Jawa Timur) dengan komoditi kopi dan coklat Palangisang (Sulawesi Selatan) dengan komoditi karetPabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT.PP.London Sumatra Indonesia, Tbk yang terdapat di Pulau Sumatera adalah Begerpang POM (Palm Oil Mill) yang terletak di Begerpang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Pabrik ini didirikan pada tahun 2002 dan mulai beroperasi pada tanggal 9 Juli 2003 dengan kapasitas produksi 45 ton/jam.Begerpang POM mengolah buah kelapa sawit dari Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) dan inti biji sawit atau Palm Kernel. Pada awal bulan juli 2006, pabrik menambah hasil produksi yang dipasarkan yaitu Palm Kernel Oil (PKO) yang bahannya berasal dari inti biji sawit. 1.2. Ruang Lingkup Bidang UsahaPabrik Kelapa Sawit (PKS) Begerpang POM (Palm Oil Mill) milik PT. PP. London Sumatra Indonesia Tbk bergerak dalam bidang pengolahan Tandan Buah Segar kelapa sawit menjadi minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil), Palm Kernel Oil (PKO), pakan ternak (meal) dan kompos.Produk yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit Begerpang POM dipasarkan ke dalam negeri dan sebagian diekspor ke luar negeri.1.3. Lokasi Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Begerpang Palm Oil Mill PT.PP.London Sumatra Indonesia Tbk terletak di Begerpang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.1.4. Daerah Pemasaran Produk yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit Begerpang POM akan di kirim ke tempat penampungan sementara di daerah Belawan yang menampung seluruh produk dari PT.PP.London Sumatra Indonesia, Tbk di daerah Sumatera Utara untuk selanjutnya dipasarkan keluar negeri seperti Jepang, Australia, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Korea, Brazil, Vietnam, Singapura, dan lain-lain. Sedangkan untuk produksi berupa kompos, langsung digunakan untuk pupuk di Begerpang Estate.

1.5. Ekonomi dan BudayaBerdirinya Pabrik Kelapa Sawit Begerpang Palm Oil Mill milik PT.PP.London Sumatra Indonesia, Tbk membantu kehidupan masyarakat sekitar. Di bidang ekonomi yaitu dengan adanya pabrik ini maka kehidupan ekonomi masyarakat terbantu dengan terbukanya lapangan pekerjaan sebagai tenaga kerja di pabrik maupun sebagai buruh perkebunan.Di bidang sosial dan budaya adalah wawasan masyarakat tentang pabrik kelapa bertambahnya kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui mengenai proses pengolahan semakin terbuka pembangunan sarana pendidikan untuk karyawan dan sekitar.1.6. Tujuan Praktek Kerja LapangAdapun tujuan daripada praktek kerja lapang ini adalah sebagai berikut :1. Melihat dan mengenal lapangan kerja secara langsung serta aplikasi teori-teori yang telah diperoleh dari perkuliahan.2. Dapat memperoleh keterampilan dalam penguasaan pekerjaan.3. Meneliti masalah yang timbul di lapangan dan membantu perusahaan dalam pemecahannya.4. Sebagai salah satu syarat untuk melesaikan studi pada Jurusan Keteknikan Pertanian Fakultass Pertanian Universitas Sumatera Utara.1.7. Manfaat Praktek Kerja LapangAdapun yang menjadi manfaat daripada praktek kerja lapang ini adalah sebagai berikut :1. Agar mahasiswa mengetahui proses pengolahan buah kelapa sawit dari bahan baku menjadi bahan jadi2. Mengetahui proses maintenance di pabrik3. Menguasai sistem menajemen yang baik di dalam perusahaan 4. Mengetahui operasi sistem-sistem produksi5. Dapat mengetahui perusahaan secara lebih dekat8

159

BAB II STRUKTUR ORGANISASI DAN MANAJEMEN2.1 Struktur Organisasi PerusahaanOrganisasi perusahaan dibentuk oleh sekelompok orang untuk bekerjasama dalam mencapai suatu atau beberapa tujuan perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Struktur organisasi merupakan gambaran secara skematis yang jelas dan terperinci tentang hubungan-hubungan, wewenang pemerintah, dan kerja sama diantara departemen, bagian-bagian, posisi-posisi, atau orang-orang yang menggerakkan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Struktur organisasi yang baik adalah setiap karyawan (staf dan tenaga kerja) dapat melihat keseluruh sistem birokrasi untuk setiap departemen dengan jelas, terperinci dan mudah dimengerti, sehingga setiap karyawan dapat mengetahui kepada siapa dan bagaimana ia melaporkan aktifitas kerjanya. Atau apabila ada masalah yang belum pernah dihadapi harus dapat dengan cepat dan tepat melaporkan kepada siapa yang berwenang. Struktur perusahaan yang baik juga diharapkan bersifat fleksible dalam arti berkembang bergerak sesuai dengan kondisi yang dihadapi perusahaan serta mampu mengarahkan orang-orang yang berada di dalam perusahaan kepada keadaan sedemikian rupa sehinggam mereka dapat melaksanakan aktivitas dengan baik yang mendukung tercapainya sasaran perusahaan disamping mewujudkan tujuan masing-masing departemen.Dalam mencapai tujuannya PT.PP London Sumatera Indonesia, Tbk, menetapkan struktur organisasi staf dan fungsional, dimana wewenang dari puncak pimpinan dilimpahkan kepada satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu. Pimpinan tiap bidang kerja atau tiap departemen berhak memberi tanggung jawab atas tugas kepada semua pelaksanan yang ada sepanjang menyangkut bidang kerja atau departemenya, dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja. Pimpinan tertinggi dibantu oleh biro personalia dan satuan pengawasan intern.Begerpang POM merupakan salah satu cabang dari PT.PP London Sumatera Indonesia Tbk, yang berpusat di kota Medan. Kendali operasi dilaksanakan dari pusat dan dewan redaksi yang berkedudukan di Medan- Sumatra Utara. Berikut ini adalah gambar blok diagram struktur organisasi PT.PP London Sumatera Indonesia Tbk, Begerpang POM :

Gambar Struktur Organisasi Begerpang Pom Oil Mill

16

2.2 Tugas Dan Tanggung JawabAdapun tugas-tugas dan tanggung jawab serta wewenang dari personil tersebut adalah sebagai berukut :a. Manager Bertanggung jawab kepada AMP. Mengadakan pertemuan mingguan dengan staf mengenai pelaksanaan hasil kerja. Membawahi seluruh staf, pegawai dan karyawan.b. Coordinator Shift Bertanggung jawab kepada Manager. Membantu Manager dalam melaksanakan tugasnya. Membawahi shift Engineer I, shift Engineer II, office Clerk,Head of lab, dan Daliy Foreman. Dan melakukan koordinasi kepada bawahan tersebut.c. Maintenace Engineering Bertanggung jawab kepada Manager. Bertanggung jawab terhadap perawatan dan perbaikan mesin pengolahan di pabrik. Membuat daftar permintaan barang-barang atau spare part di pabrik. Membimbing dan mem