Home >Education >Rpp pkn kurikulum 2013 kls x 1415

Rpp pkn kurikulum 2013 kls x 1415

Date post:08-Jan-2017
Category:
View:929 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Transcript:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 1Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 1

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:6 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:3 kali

A. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3.Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.B. Kompetensi Dasar3.1 Menganalisis kasus-kasus pelanggaran HAM dalam rangka pelindungan dan pemajuan HAM sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.4.1 Menyaji kasuskasus pelanggaran HAM dalam rangka perlindungan dan pemajuan HAM sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegaraC. Indikator Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah. Menentukan instrumen HAM nasional . Mendeskrip-sikan upaya pemajuan, penghorma-tan, dan penegakan HAM yang dilakukan oleh individu dan masyarakat Menguraikan proses dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM Mengilustrasikan berbagai kasus pelanggaran HAM Menyimpulkan contoh perilaku yang dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di IndonesiaPERTEMUAN ID. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Menjelaskan contoh-contoh pelanggaran HAM2. Menyebutkan contoh-contah pelanggaran HAM 3. Menganalisis sebab-sebab pelanggaran HAME. Materi PembelajaranKasus Pelanggaran HAM.a. Kasus Tanjung Priok (1984)Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yang berawal dari masalah SARA dan unsur politis. Dalam peristiwa ini diduga terjadi pelanggaran HAM dimana terdapat rarusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan.

b. Kasus terbunuhnya Marsinah, seorang pekerja wanita PT Catur Putera Surya Porong, Jatim (1994) Marsinah adalah salah satu korban pekerja dan aktivitas yang hak-hak pekerja di PT Catur Putera Surya, Porong Jawa Timur. Dia meninggal secara mengenaskan dan diduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan, penganiayaan dan pembunuhan.

c. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum bernas (1996)Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) adalah seorang wartawan dari harian Bernas yang diduga diculik, dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukan sudah tewas.

d. Peristiwa Aceh (1990)Peristiwa yang terjadi di Aceh sejak tahun 1990 telah banyak memakan korban, baik dari pihak aparat maupun penduduk sipil yang tidak berdosa. Peristiwa Aceh diduga dipicu oleh unsur politik dimana terdapat pihak-pihak tertentu yang menginginkan Aceh merdeka.

e. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998)Telah terjadi peristiwa penghilangan orang secara paksa (penculikan) terhadap para aktivis yang menurut catatan Kontras ada 23 orang (1 orang meninggal, 9 orang dilepaskan, dan 13 orang lainnya masih hilang).

f. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998)Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998 (4 mahasiswa meninggal dan puluhan lainnya luka-luka). Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orang warga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orang mahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka).

g. Peristiwa kekerasan di Timor Timur pasca jejak pendapat (1999)Kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia menjelang dan pasca jejak pendapat 1999 di timor timur secara resmi ditutup setelah penyerahan laporan komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia - Timor Leste kepada dua kepala negara terkait.

h. Kasus Ambon (1999)Peristiwa yang terjadi di Ambon ni berawal dari masalah sepele yang merambat kemasala SARA, sehingga dinamakan perang saudara dimana telah terjadi penganiayaan dan pembunuhan yang memakan banyak korban.

i. Kasus Poso (1998 2000)Telah terjadi bentrokan di Poso yang memakan banyak korban yang diakhiri dengan bentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKAUB) di kabupaten Dati II Poso.

j. Kasus Dayak dan Madura (2000)Terjadi bentrokan antara suku dayak dan madura (pertikaian etnis) yang juga memakan banyak korban dari kedua belah pihak.

k. Kasus TKI di Malaysia (2002)Terjadi peristiwa penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita Indonesia dari persoalan penganiayaan oleh majikan sampai gaji yang tidak dibayar.

Kasus-kasus lainnyaSelain kasusu-kasus besar diatas, terjadi juga pelanggaran Hak Asasi Manusia seperti dilingkungan keluarga, dilingkungan sekolah atau pun dilingkungan masyarakat.Contoh kasus pelanggaran HAM dilingkungan keluarga antara lain:1. Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah, memilih pekerjaan, dipaksa untuk bekerja, memilih jodoh).2. Orang tua menyiksa/menganiaya/membunuh anaknya sendiri.3. Anak melawan/menganiaya/membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri.4. Majikan dan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenang-wenang dirumah.Contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat antara lain :1. Pertikaian antarkelompok/antargeng, atau antarsuku(konflik sosial).2. Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat yang tertangkap basah melakukan perbuatan asusila.3. Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang adaF. Metode Pembelajaran :Pendekatan : SaintifikStrategi : PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baru. Langkah-langkah PBM:Tahap 1 mengorientasikan peserta didik terhadap masalahTahap 2 mengorganisasikan peserta didik untuk belajarTahap 3 membimbing penyelidikan individual atau kelompokTahap 4 mengembangkan dan menyajikan hasil karyaTahap 5 menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanG. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Tayangan video Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisH. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai HAM Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point10 menit

2. Kegiatan IntiMengamati Mengamati tayangan video mengenai kasus-kasus pelanggara HAM yang terjadi dilingkungan masyarakat sekitar. Mendengar dan menyimak berbagai kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia dari berbagai media elektronik

Menanya Mempertanyakan contoh- contoh kasus pelanggaran HAM yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Menentukan sumber data akurat yang ada di lingkungannya berkaitan dengan kasus-kasus pelanggaran HAM Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang kasus pelanggaran HAM di Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan pelanggaran HAM dengan aspek sosialbudaya dalam masyarakat Indonesia Menganalisis hasil temuannya berkaitan dengan kasus pelanggaran HAM di Indonesia

Mengomunikasikan Mempresentasikan berbagai kasus pelanggaran HAM di wilayahnya berdasarkan hasil temuannya di lapangan Menyampaikan hasil temuan tentang kasus pelanggaran HAM dalam bentuk lisan, tulisan, gambar atau media lainnya

50 menit

3. Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

A. Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran1. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.2. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasiInstrumen laporan praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada kualitas visual, sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban pertanyaan.Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Lampiran :a. Lembar Observasi dan kinerja presentasiLEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRESENTASI

Mata Pelajaran: PPKNKelas/Program: X/IPA/IPSKompetensi: KD 3.1 dan 4.1NoNama Peserta didikObservasiKinerja PresentasiJmlSkorNilai

AktDislKerjsmPrnsrtVisualIsi

(1)(2)(3)(4)(5)(6)

1. AFRISKO ADHA MACOLA44343321

2. AGRY LEOFANNY

3. ANA RANIRI UTARI

4.

5.

6.

Rubrik Penilaian Pengamatan/ObservasiNoAspek yang dinilai Rubrik Skor

1. AktivitasMenunjukkan aktivitas yang sangat tinggi dan memberikan makna bagi diri sendiri/kelompok4

Menunjukkan aktivitas yang tinggi dan memberikan makna bagi diri sendiri/kelompok3

Menunjukkan aktivitas yang cukup tetapi kurang memberikan makna bagi diri sendiri/kelompok2

Tidak menunjukkan aktivitas yang memberikan makna bagi diri sendiri/kelompok1

2. KerjasamaDapat bekerjasama dalam kelompok, dan memberikan warna dalam kelompok tersebut4

Dapat bekerja sama dalam kelompok, dan cukup memberikan warna dalam kelompok3

Dapat bekerja sama dalam kelompok, tetapi kurang memberikan warna dalam kelompok2

Tidak menunjukkan aktivitas kerjasama dalam kelompok.1

3. DisiplinMengikuti seluruh kegiatan dari awal sampai akhir dengan baik dan memberikan warna dalam kegiatan4

Mengikuti seluruh kegiatan dari awal sampai akhir dengan baik membeirkan waran dalam kegiatan3

Mengikuti seluruh kegiatan dari awal sampai akhir dengan baik dan membeirkan waran dalam kegiatan2

Mengikuti seluruh kegiatan dari awal sampai akhir dengan baik dan membeirkan waran dalam kegiatan1

Rubrik Penilaian Kinerja PresentasiNoAspek yang dinilai Rubrik Skor

1. Peran serta dalam presentasiTerlibat aktif dalam presentasi dan memberikan makna dalam presentasi3

Terlibat aktif dalam presentasi tetapi kurang memberikan makna dalam presentasi2

Tidak terlibat aktif dalam presentasi1

2. Visualisasi dalam presentasiBersuara jelas dan keras saat melakukan presentasi3

Bersuara jelas tetapi kurang keras saat melakukan presentasi2

Bersuara kurang jelas dan kurang keras saat melakukan presentasi1

3. Isi PresentasiIsi presentasi yang disampaikan lengkap sesuai dengan materi ajar3

Isi presentasi yang disampaikan sesuai dengan materi ajar, tetapi kurang lengkap2

Isi presentasi yang disampaikan kurang sesuai materi ajar dan kurang lengkap.1

Keterangan :3. Sangat tinggi2. Tinggi1. KurangPENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANa. Ide pokok laporanb. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.c. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIa. Kelancaran penyampaian gagasanb. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASa. Bukti empirik atas argumenb. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT a. Sifat kebaruan hasil karya b. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

a. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisanb. Keruntutan dalam penalaranc. Ketepatan dalam menjawab pertanyaand. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

a. Originalitas atas keaslian karyab. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasic. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

a. Kerapihanb. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOa. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)b. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOc. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasard. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO c. Rapi dan tidak kotord.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO c. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan d. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skorCikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 2Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 1

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:4 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:2 kali

A. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.B. Kompetensi Dasar4.1 Menyaji kasuskasus pelanggaran HAM dalam rangka perlindungan dan pemajuan HAM sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegaraC. Indikator Mengilustrasikan berbagai kasus pelanggaran HAM Menyimpulkan contoh perilaku yang dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di IndonesiaPERTEMUAN ID. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah 2. Menentukan instrumen HAM nasional E. Materi PembelajaranUpaya-upaya penegakan HAM di IndonesiaUPAYA PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang melekat pada diri manusia secara kodrati, universal, dan abadi sebagai anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Hak-hak seperti hak untuk hidup, hak berkeluarga, hak untuk mengembangkan diri, hak keadilan, hak kemerdekaan, hak berkomunikasi, hak keamanan, dan hak kesejahteraan merupakan hak yang tidak boleh diabaikan atau dirampas oleh siapapun, seperti yang tercantum pada rumusan hak asasi manusia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Piagam Hak Asasi Manusia vide Tap MPR No.XVII/MPR/1998.

Konsep hak asasi manusia sebagai hak yang melekat pada diri manusia sebagai hak yang harus dihormati dan dilindungi, pada awalnya tumbuh pada tataran nasional di Inggris, Amerika Serikat (AS), dan Perancis pada abad ke-17 dan 18. Hal itu terbukti dengan dikeluarkannya Bill of Rights pada tahun 1689 di Inggris, Virginia Declaration of Rights dan Declaration of Independence pada tahun 1776 di AS, Dclaration des Droits de lHomme et du Citoyen pada tahun 1789 di Perancis, dan Bill of Rights pada tahun 1791 di AS. Instrumen-instrumen nasional ini menetapkan pokok-pokok yang sekarang dikenal sebagai human rights (hak asasi manusia).

Pada abad ke-19 dan dasawarsa awal abad ke-20, konsep hak asasi manusia (HAM) mulai berkembang di tataran internasional. Konsep ini sudah mulai dianut oleh komunitas bangsa-bangsa dalam melakukan hubungan di antara mereka. Upaya komunitas internasional untuk memantapkan pengakuan dan penghormatan HAM mencapai kulminasinya pada tanggal 10 Desember 1948 dengan diterima dan diproklamasikannya Universal Declaration of Human Rights (UDHR). Deklarasi ini menetapkan hak dan kebebasan setiap orang yang harus diakui dan dihormati serta kewajiban tiap orang untuk dipenuhi.

Walaupun terlambat, lima puluh tahun setelah PBB memproklamasikan UDHR, lahirnya Tap MPR No. XVII/MPR/1998 tentang HAM merupakan tonggak sejarah yang strategis dalam bidang HAM di Indonesia. Tenggang waktu setengah abad yang dirasa cukup lama menunjukkan bahwa betapa rumitnya bangsa ini dalam mengadopsi dan menyesuaikan nilai-nilai universal dengan nilai-nilai mengenai HAM yang sudah dianut.

Terbentuknya Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada tahun 1993 mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan di Indonesia, terbukti dengan banyaknya laporan dari masyarakat kepada Komnas HAM sehubungan banyaknya pelanggaran HAM yang terjadi selama ini. Hal ini di satu sisi menunjukkan betapa besarnya perhatian bangsa Indonesia terhadap penegakan HAM, namun di sisi lain menunjukkan pula betapa prihatinnya bangsa Indonesia terhadap pelanggaran HAM yang selama ini terjadi di negeri ini.

F. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanG. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : tayangan video Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisH. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

4. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai pelanggaran HAM Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

5. Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai sumber tentang pemajuan,penghormatan dan penegakan dan Pengadilan HAM di Indonesia

Menanya Mempertanyakan proses pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM di wilayahnya serta hambatan yang ditemukan

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang upaya pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM di Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan upaya penegakkan HAM dan berbagai tantangannya di Indonesia

Mengomunikasikan Membuat kesimpulan tentang pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM . Mempresentasikan hasil pengumpulan data tentang penanganan beberapa kasus pelanggaran HAM di Indonesia Menyampaikan beberapa tokoh dan lembaga yang bergerak dalam penegakan HAM

40 menit

6. Penutup Siwa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

B. Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran4. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.5. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.6. Contoh Instrumen (Terlampir)Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANd. Ide pokok laporane. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.f. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIe. Kelancaran penyampaian gagasanf. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASe. Bukti empirik atas argumenf. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT e. Sifat kebaruan hasil karya f. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

e. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisanf. Keruntutan dalam penalarang. Ketepatan dalam menjawab pertanyaanh. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

d. Originalitas atas keaslian karyae. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasif. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

c. Kerapihand. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOc. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)d. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOg. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasarh. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO g. Rapi dan tidak kotorh.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO g. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan h. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PPKN

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 3Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 1

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:4 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:2 kali

A. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.B. Kompetensi Dasar3.2 Memahami pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 19454.2 Menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

C. Indikatora. Mendeskripsikan pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945b. Menganalisis kedudukan Pembukaan UUD 1945c. Menguraikan makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945PERTEMUAN ID. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Mendeskripsikan pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan UUD 19452. Mendeskripsikan pengertian konstitusi negara3. Menganalisis kedudukan Pembukaan UUD 19454. Menguraikan makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945E. Materi PembelajaranPembukaan UUD NRI Tahun 1945UNDANG-UNDANG DASARNEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945PEMBUKAAN(Preambule)

Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

F. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanG. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisH. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

7. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai pelanggaran HAM Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

8. Kegiatan Inti Menayangkan gambar-gambar penegakan HAM melalui power point serta melakukan tanya jawab singkat Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses pelaksanaan teknik PBM Tahap 1 mengorientasikan peserta didik terhadap masalahTahap 2 mengorganisasikan peserta didik untuk belajarTahap 3 membimbing penyelidikan individual atau kelompokTahap 4 mengembangkan dan menyajikan hasil karyaTahap 5 menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Mengumpulkan data dari berbagai sumber tentang makna pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 Diskusi kelompok membahas hasil pengumpulan data Membuat laporan hasil pengumpulan data Mempresentasi-kan hasil laporan di depan kelas (format presentasi terlampir)

40 menit

9. Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

I. Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran7. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.8. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.9. Contoh Instrumen (Terlampir)Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANg. Ide pokok laporanh. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.i. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIi. Kelancaran penyampaian gagasanj. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASi. Bukti empirik atas argumenj. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT i. Sifat kebaruan hasil karya j. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

i. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisanj. Keruntutan dalam penalarank. Ketepatan dalam menjawab pertanyaanl. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

g. Originalitas atas keaslian karyah. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasii. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

e. Kerapihanf. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOe. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)f. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOk. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasarl. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO k. Rapi dan tidak kotorl.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO k. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan l. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 4Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 1

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:4 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:3 kali

J. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.K. Kompetensi Dasar3.3 Memahami pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 19454.3 Menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.L. Indikator1. Mendeskripsi-kan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

2. Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa.

3. Menganalisis pengertian Negara dan unsur-unsur terbentuknya negara

4. Mendeskripsi-kan asal mula terjadinya negara

5. Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara.

6. Membanding-kan pengakuan suatu Negara dari Negara lain dan bentuk-bentuk kenegaraan

PERTEMUAN IM. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Mendeskripsi-kan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

2. Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa.

3. Menganalisis pengertian Negara dan unsur-unsur terbentuknya negara

N. Materi PembelajaranBentuk Negara dan PemerintahanBentuk negara adalah merupakan batas antara peninjauan secara sosiologis dan peninjauan secara yuridis mengenai negara. Peninjauan secara sosiologis jika negara dilihat secara keseluruhan (ganzhit) tanpa melihat isinya, sedangkan secara yuridis jika negara\peninjauan hanya dilihat dari isinya atau strukturnya.Machiavelli dalam bukunya II Prinsipe bahwa bentuk negara (hanya ada dua pilihan) jika tidak republik tentulah Monarkhi. Selanjutnya menjelaskan negara sebagai bentuk genus sedangkan Monarkhi dan republik sebagai bentuk speciesnya.Perbedaan dalam kedua bentuk Monarkhi dan republik (Jellinek, dalam bukunya Allgemene staatslehre) didasarkan atas perbedaan proses terjadinya pembentukan kemauan negara itu terdapat dua kemungkinan:1. Apabila cara terjadinya pembentukan kemauan negara secara psikologis atau secara alamiah, yang terjadi dalam jiwa/badan seseorang dan nampak sebagai kemauan seseorang/individu maka bentuk negaranya adalah Monarkhi.2. Apabila cara proses terjadinya pembentukan negara secara yuridis, secara sengaja dibuat menurut kemauan orang banyak sehingga kemauan itu nampak sebagai kemauan suatu dewan maka bentuk negaranya adalah republik.Bentuk Negara pada Zaman Yunani Kuno Menurut Plato terdapat lima macam bentuk negara yang sesuai dengan sifat tertentu dan jiwa manusia, yaitu sebagai berikut.1. Aristokrasi yang berada di puncak. Aristokrasi adalah pemerintahan oleh aristokrat (cendikiawan) sesuai dengan pikiran keadilan. Keburukan mengubah aristokrasi menjadi:2. Timokrasi, yaitu pemerintahan oleh orang-orang yang ingin mencapai kemasyhuran dan kehormatan. Timokarsi ini berubah menjadi:3. Oligarkhi, yaitu pemerintahan oleh para (golongan) hartawan. Keadaan ini melahirkan milik partikulir maka orang-orang miskin pun bersatulah melawan kaum hartawan dan lahirlah:4. Demokrasi, yaitu pemerintahan oleh rakyat miskin (jelata). Oleh karena salah mempergunakannya maka keadaan ini berakhir dengan kekacauan atau anarkhi.5. Tirani, yaitu pemerintahan oleh seorang penguasa yang bertindak dengan sewenang-wenang.Menurut Aristoteles terdapat tiga macam bentuk negara yang dibaginya menurut bentuk yang ideal dan bentuk pemerosotan, yaitu sebagai berikut.1. Bentuk ideal Monarkhi bentuk pemerosatan Tirani/Diktator.2. Bentuk ideal Aristokrasi bentuk pemrosotanya Oligarkhi/Plutokrasi.3. Bentuk ideal Politea bentuk pemerosotannya Demokrasi.Bentuk Negara pada Zaman Pertengahan Pengertian lain dari bentuk negara dikemukakan oleh beberapa sarjana sejak akhir zaman pertengahan yang hingga saat ini masih diakui oleh banyak sarjana-sarjana yang berpaham modern.Pengertian yang dimaksud adalah bentuk negara kerajaan atau Republik. Pengertian ini diajarkan oleh Machiavelli yang menyebutkan bahwa negara itu kalau bukan Republik (Republica), tetapi Kerajaan.Bentuk Negara pada Zaman Sekarang Tiga aliran yang didasarkan pada bentuk negara yang sebenarnya, yaitu sebagai berikut.1. Paham yang menggabungkan persoalan bentuk negara dengan bentuk pemerintahan.2. Paham yang membahas bentuk negara itu, atas dua golongan, yaitu demokrasi atau diktaktor.3. Paham yang mencoba memecahkan bentuk negara dengan ukuran-ukuran/ketentuan yang sudah ada.Pendapat yang menggabungkan bentuk negara (staatvorm) dengan bentuk Pemerintahan (regeringvorm) terdiri dari berikut ini.1. Bentuk pemerintahan di mana terdapat hubungan yang erat antara badan eksekutif dan badan legislatif.2. Bentuk pemerintahan di mana terdapat pemisahan yang tegas antara badan eksekutif, legislatif dan yudikatif.O. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanP. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisQ. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

10. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai Pembukaan UUD 1945 Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

11. Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai sumber tentang bentuk negara dan pemerintahan yang sesuai dengan UUD NRI tahun 1945

Menanya Menanya tentang bentuk negara dan pemerintahan yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang bentuk Negara dan pemerintah yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengasosiasikan Mencari hubungan antara bentuk Negara dan pemerintah Republik Indonesia dengan

Mengomunikasikan Menyimpulkan hasil diskusi tentang bentuk Negara dan pemerintahan Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945 Meyajikan hasil diskusi tentang bentuk Negara dan pemerintahan Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 194540 menit

12. Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

PERTEMUAN IIR. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Mendeskripsi-kan asal mula terjadinya negara

2. Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara.

3. Membanding-kan pengakuan suatu Negara dari Negara lain dan bentuk-bentuk kenegaraan

S. Materi PembelajaranSistem Pemerintahan negaraT. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanU. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisV. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai bentuk negara dan pemerintahan Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 enit

2Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai literatur tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Menanya Menanya tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan antara sistem pemerintahan Indonesia yang ada di Indonesia dengan sistem pemerintah yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengomunikasikan Mempresentasikan sistem pemerintahan Indonesia yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 194540 menit

3Penutup Guru bersama siswa membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

PERTEMUAN IIIA. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Menjelaskan pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia2. Menggunakan fungsi dan tujuan NKRIB. Materi PembelajaranKedaulatan NegaraC. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanD. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisE. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai bentuk negara dan pemerintahan Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

2Kegiatan IntiMengamati Mencari dari berbagai sumber tentang pengertian kedaulatan dan macam-macam kedaulatan negara

Menanya Menanya tentang kedaulatan Negara

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang kedaulatan Negara Republik Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan pasal-pasal UUD NRI tahun 1945 dengan kedaulatan negara

Mengomunikasikan Menyimpulkan dasil diskusi tentang kedaulatan negara Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945 Mempresentasikan hasil pengumpulan data tentang kedaulatan negara Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

40 menit

3Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran10. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.11. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.12. Contoh Instrumen (Terlampir)Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANj. Ide pokok laporank. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.l. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIm. Kelancaran penyampaian gagasann. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASm. Bukti empirik atas argumenn. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT m. Sifat kebaruan hasil karya n. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

m. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisann. Keruntutan dalam penalarano. Ketepatan dalam menjawab pertanyaanp. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

j. Originalitas atas keaslian karyak. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasil. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

g. Kerapihanh. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOg. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)h. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOo. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasarp. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO o. Rapi dan tidak kotorp.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO o. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan p. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 5Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 1

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:6 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:3 kali

W. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan..X. Indikator7. Mendeskripsi-kan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

8. Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa.

9. Menganalisis pengertian Negara dan unsur-unsur terbentuknya negara

10. Mendeskripsi-kan asal mula terjadinya negara

11. Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara.

12. Membanding-kan pengakuan suatu Negara dari Negara lain dan bentuk-bentuk kenegaraan

PERTEMUAN IY. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :4. Mendeskripsi-kan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

5. Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa.

6. Menganalisis pengertian Negara dan unsur-unsur terbentuknya negara

Z. Materi PembelajaranBentuk Negara dan PemerintahanBentuk pemerintahan di mana terdapat pengaruh/pengawasan yang langsung dari rakyat terhadap badan legislatif. B. Sistem Pemerintahan Sistem pemerintahan terdiri dari dua suku kata, yaitu sistem dan pemerintahan. Kata sistem berarti menunjuk pada hubungan antara pelbagai lembaga negara sedemikian rupa sehingga merupakan suatu kesatuan yang bulat dalam menjalankan mekanisme kenegaraan. Dalam praktik penyelenggaraan suatu negara jika kita tinjau dari segi pembagian kekuasaan negara bahwa organisasi pemerintahan negara itu bersusun, bertingkat dan terdiri atas berbagai macam alat perlengkapan (organ) yang berbeda satu sama lain berdasar tugas dan fungsi masing-masing (pembagian secara horizontal) maupun dalam satu bagian dibagi menjadi organ yang lebih tinggi dan rendah (pembagian secara vertikal).Perbedaan Monarkhi dan Republik lebih jelasnya dapat dibedakan sebagai berikut:1. Kerajaan atau Monarkhi, ialah negara yang dikepali oleh seorang Raja dan bersifat turun-temurun dan menjabat untuk seumur hidup. Selain Raja, kepala negara suatu Monarkhi dapat berupa Kaisar atau Syah (kaisar Kerajaan Jepang, Syah Iran dan sebagainya). (Contoh Monarkhi Inggris, Belanda, Norwegia, Swedia, Muang Thai).2. Republik: (berasal dari bahasa Latin: Res Publica = kepentingan umum), ialah negara dengan pemerintahan rakyat yang dikepalai oleh Seorang Presiden sebagai Kepala Negara yang dipilih dari dan oleh rakyat untuk suatu masa jabatan tertentu (Amerika Serikat 4 tahun Indonesia 5 tahun). Biasanya Presiden dapat dipilih kembali setelah habis masa jabatannya.Beberapa sistem Monarkhi, yaitu sebagai berikut.1. Monarkhi Mutlak (absolut): Seluruh kekuasaan dan wewenang tidak terbatas (kekuasaan mutlak). Perintah raja merupakan undang-undang yang harus dilaksanakan. Kehendak raja adalah kehendak rakyat. Terkenal ucapan Louias ke-XIV dari Prancis: LEtat cest moi (Negara adalah saya).2. Monarkhi konstitusional ialah Monarkhi, di mana kekuasaan raja itu dibatasi oleh suatu Konstitusi (UUD). Raja tidak boleh berbuat sesuatu yang bertentangan dengan konstitusi dan segala perbuatannya harus berdasarkan dan sesuai dengan isi konstitusi.3. Monarkhi parlementer ialah suatu Monarkhi, di mana terdapat suatu Parlemen (DPR), terhadap dewan di mana para Menteri, baik perseorangan maupun secara keseluruhan bertanggung jawab sepenuhnya.Dalam sistem parlementer, raja selaku kepala negara itu merupakan lambang kesatuan negara, yang tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat dipertanggungjawabkan (The King can do no wrong), yang bertanggung jawab atas kebijaksanaan pemerintah adalah Menteri baik bersama-sama untuk seluruhnya maupun seseorang untuk bidangnya sendiri (sistem pertanggungjawaban menteri: tanggung jawab politik, pidana dan keuangan).Seperti halnya dengan Monarkhi maka Republik itupun mempunyai sistem-sistem:1. Republik mutlak (absolut),2. Republik Konstitusional,3. Republik Parlementer.Ke dalam pengertian bentuk pemerintah termasuk juga diktatur. Diktatur adalah negara yang diperintah oleh seorang diktator dengan kekuasaan mutlak. Diktator memperoleh kekuasaan yang tak terbatas itu bukan karena hak turun-temurun (raja) melainkan karena revolusi yang dipimpinnya. Ia memerintah selama ia dapat mempertahankan dirinya.Inggris yang merupakan Negara Kesatuan (Unitary State) dan juga Kerajaan (United Kingdom) ini tampak bahwa jabatan Perdana Menteri sangat kuat, sekarang bagaimanakah kedudukan Parlemen. Parlemen terdiri dari dua kamar (bicameral), yaitu sebagai berikut.1. House of Commons (diketuai Perdana Menteri).2. House of Lord (merupakan warisan).Saat ini partai-partai yang memperebutkan kekuatan di Parlemen adalah Partai Konservatif dan Partai Buruh (yang berasal dari paham liberalisme kemudian berubah menjadi paham sosialisme).Kedudukan Parlemen dikatakan kuat karena selain diisi oleh orang-orang dari partai yang menang dalam Pemilihan Umum, bukankah PM berasal dari kalangan mereka yang memerintah selama kekuasaan masih diberikan padanya. Namun, begitu oposisi dibiarkan subur bertambah hingga demokrasi dapat berjalan lancar. Cara seperti ini banyak dicontoh negara-negara lain terutama bekas jajahannya. Cara atau sistem pemerintahan yang memperlihatkan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat (Parliament Sovereignty) ini membuat Inggris dikenal sebagai Induknya Parlemen (Mother of Parliament).Dalam hal Pemerintahan Daerah, bukan Inggris yang mencontoh Amerika Serikat, tetapi Amerika Serikatlah yang meniru Inggris, yaitu sampai pada tingkat tertentu didesentralisasikan, dengan kekuasaan di tangan Council yang dipilih oleh rakyat di daerah masing-masing. Inggris adalah negara penjajah nomor satu di dunia, yaitu jauh di atas Portugis, Spanyol, Belanda dan Perancis. Bahkan separuh dunia ini pernah dijajah oleh Inggris. Mengapa Inggris harus menjajah? Berbagai alasan penyebabnya, di antaranya karena alasan ekonomi, politik, sosial budaya.Dalam proses perjalanan kepartaian di Amerika Serikat sudah menjadi kebiasaan bahwa:1. Partai yang kalah dalam pemilu harus segera menyusun program lanjutan dan berusaha mendapatkan dukungan pressure group.2. Tiap-tiap partai politik meningkatkan kepercayaan masyarakat, atas dasar kepribadian masing-masing partai.3. Menanamkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa tujuan partai politik adalah untuk kesejahteraan umum.4. Meng-sinkronnisasi-kan kepentingan-kepentingan yang bertentangan.5. Merupakan golongan profesional sebagai pembuat undang-undang.Dalam pemisahan kekuasaan berusaha untuk betul-betul seperti kehendak Montesquieu, yaitu dengan tegas dipisahkan antara badan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Sehingga menjadi check and balance yang betul-betul sempurna antara lembaga-lembaga kekuasaan tersebut (cheking power with power).Legislatif di Amerika Serikat adalah becameral (dua kamar), yaitu sebagai berikut. 1Senate

Yaitu sama jumlah wakil (senator) dalam setiap negara bagian, yaitu dua orang senator.

2House of Representative

Yaitu tergantung jumlah penduduk pada negara-negara bagian, 30.000 orang mempunyai 1 wakil, tetapi batas seluruhnya harus 435 orang (peraturan sejak 1910).

Ada dua macam kabinet ekstra parlementer dalam sejarah ketatanegaraan Belanda dan Indonesia.1. Zaken kabinet, yaitu suatu kabinet yang mengikat diri untuk menyelenggarakan suatu program yang terbatas.2. National Kabinet (Kabinet Nasional), yaitu suatu kabinet yang menteri-menterinya diambil dari berbagai golongan masyarakat. Kabinet macam ini biasanya dibentuk dalam keadaan krisis di mana komposisi kabinet diharap mencerminkan persatuan nasional.

AA. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanAB. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisAC. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

13. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai Pembukaan UUD 1945 Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

14. Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai sumber tentang bentuk negara dan pemerintahan yang sesuai dengan UUD NRI tahun 1945

Menanya Menanya tentang bentuk negara dan pemerintahan yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang bentuk Negara dan pemerintah yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengasosiasikan Mencari hubungan antara bentuk Negara dan pemerintah Republik Indonesia dengan

Mengomunikasikan Menyimpulkan hasil diskusi tentang bentuk Negara dan pemerintahan Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945 Meyajikan hasil diskusi tentang bentuk Negara dan pemerintahan Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 194540 menit

15. Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

PERTEMUAN IIAD. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :4. Mendeskripsi-kan asal mula terjadinya negara

5. Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara.

6. Membanding-kan pengakuan suatu Negara dari Negara lain dan bentuk-bentuk kenegaraan

AE. Materi PembelajaranSistem Pemerintahan negaraAF. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanAG. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisAH. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai bentuk negara dan pemerintahan Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point21 enit

2Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai literatur tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Menanya Menanya tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan antara sistem pemerintahan Indonesia yang ada di Indonesia dengan sistem pemerintah yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

Mengomunikasikan Mempresentasikan sistem pemerintahan Indonesia yang sesuai dengan UUD NRI Tahun 194540 menit

3Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

PERTEMUAN IIIF. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Menjelaskan macam-macam kedaulatan negara2. Menyebutkan berbagai sumber kedaulatan negaraG. Materi PembelajaranKedaulatan NegaraH. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanI. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisJ. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai sistem pemerintahan negara Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

2Kegiatan IntiMengamati Mencari dari berbagai sumber tentang pengertian kedaulatan dan macam-macam kedaulatan negara

Menanya Menanya tentang kedaulatan Negara

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi-kan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang kedaulatan Negara Republik Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan pasal-pasal UUD NRI tahun 1945 dengan kedaulatan negara

Mengomunikasikan Menyimpulkan dasil diskusi tentang kedaulatan negara Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945 Mempresentasikan hasil pengumpulan data tentang kedaulatan negara Indonesia sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945

40 menit

3Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran13. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.14. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.15. Contoh Instrumen (Terlampir)Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANm. Ide pokok laporann. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.o. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIq. Kelancaran penyampaian gagasanr. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASq. Bukti empirik atas argumenr. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT q. Sifat kebaruan hasil karya r. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

q. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisanr. Keruntutan dalam penalarans. Ketepatan dalam menjawab pertanyaant. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

m. Originalitas atas keaslian karyan. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasio. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

i. Kerapihanj. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOi. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)j. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOs. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasart. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO s. Rapi dan tidak kotort.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO s. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan t. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 6Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 2

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:8 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:4 kali

AI. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan..AJ. Kompetensi Dasar3.1 Memahami hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.4.1 Menyaji hasil telaah hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.9.1 Berinteraksi dengan teman dan orang lain berdasarkan prinsip saling menghormati, dan menghargai dalam keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan gender

AK. Indikator13. Menjelaskan hubungan structural dan fungssional pusat dan daerah menurut UUUD 194514. Menganalisis hubungan structural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD negara Republik15. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan agama16. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan suku17. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan budaya

PERTEMUAN IAL. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :7. Menjelaskan hubungan structural dan fungssional pusat dan daerah menurut UUUD 19458. Menganalisis hubungan structural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD negara Republik

AM. Materi PembelajaranHubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945Pemerintah dapat menjalankan pemerintahan secara sentralisasi atau bisa juga desentralisasi. Jika pemerintahan dijalankan secara terpusat(sentralisasi) semua wewenang termasuk pembuatan aturan diambil alih oleh pemerintah pusat.Berikut adalahKelebihan dan Kekurangan NKRIKelebihan Sistem Sentralisasi- Keseragaman peraturan di semua wilayah- Kesederhanaan Hukum- Pendapatan daerah dapat di alokasikan ke semua daerah dengan adil dan sesuai kebutuhan.

Kelemahan Sistem Sentralisasi- Penumpukan pekerjaan di pusat, sehingga menghambat kinerja pemerintahan- Tidak sinkron antara peraturan yang dibuat di pusat dan kondisi lapangan di daerah- Pemerintah daerah menjadi pasif dan kurang inisiatif- Peran masyarakat daerah sangat kurang mendapat kesempatan- Keterlambatan respon dari pemerintah pusat karena kondisi geografis Indonesia yang luas dan berat.

AN. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanAO. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisAP. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

16. Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai Pembukaan UUD 1945 Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point20 menit

17. Kegiatan IntiMengamati Membaca dari berbagai sumber tentang hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Menanya Menanya tentang hubungan structural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD NRI Tahun 1945

Mengeksperimenkan/mengeksplorasikan Mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Mengasosiasikan Mencari hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Mengomunikasikan Menyimpulkan hasil pengumpulan data tentang pelaksanaan hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mempresentasikan tentang pelaksanaan hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 40 menit

18. Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya30 menit

PERTEMUAN IIA. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan agama2. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan suku3. Dapat berhubungan dengan orang yang berlainan budaya

B. Materi PembelajaranOtonomi DaerahNegara menggunakan sistem desentralisasi, daerah memiliki kewenangan(otonomi) mengatur rumah tangga daerah untuk membuat kebijakan dan membuat peraturan ( selain 6 kewenangan pemerintah pusat di atas) namun tetap harus selaras dengan pemerintah pusat .

Kelebihan Sistem Desentralisasi- Daerah lebih berkembang, pembangunan lebih cepat- Peraturan dan kebijakan lebih tepat dan sesuai kebutuhan daerah- Kinerja pemerintahan lebih lancar- Partisipasi rakyat lebih tinggi

Kekurangan Sistem Desentralisasi- Ketidakseragaman peraturan pusat dan daerahC. Metode Pembelajaran :Pendekatan: SaintifikStrategi: PBM adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur (ill-structured) dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baruMetode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasanD. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : Gambar, Charta Alat: LCD, Internet Sumber : Buku PKn kelas X penerbit Intan Pariwara LKS eksisE. Langkah Kegiatan/Skenario PembelajaranRincian KegiatanWaktu

1Pendahuluan Menyiapkan kelas agar kondusif (Berdoa, Absensi) Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Tanya jawab materi sebelumnya mengenai bentuk negara dan pemerintahan Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point22 menit

2Kegiatan IntiMengamati Membaca berbagai media mengenai pelaksanaan otonomi daerah di wilayahnya

Menanya Menanya tentang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia

Mengeksperimenkan/mengeksplorasikan Mengumpulkan data dari berbagai sumber tentang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia

Mengasosiasikan Mencari hubungan antara pelaksanaan otonomi daerah dengan pembangunan yang dilakukan di daerahnya masing-masing

Mengomunikasikan Mempresentasikan hasil kajian pelaksanaan otonomi daerah di wilayahnya 40 menit

3Penutup Siswa dibawah bimbingan guru membuat kesimpulan, Memberikan latihan (mengerjakan soal-soal) Memberikan tugas untuk peningkatan pemahaman Menyampaikan materi pertemuan berikutnya

30 menit

F. Penilaian Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen dan Instrumennya Pedoman Penskoran16. Mekanisme dan prosedurPenilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.17. Aspek dan Instrumen penilaianInstrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.18. Contoh Instrumen (Terlampir) Cikembar , 9 Desenber 2013MengetahuiKepala SMA N I CikembarGuru Mata Pelajaran PKn

Drs. Shodiq, M.M.PdEli Priyatna, S.PdPembina IV/APembina IV/ANIP. 19621217 198903 1 005NIP. 19720409 201410 1 001

Catatan Kepala Sekolah : ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PENILAIAN PRESENTASI(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)

Tanggal /bulan/tahun: ................................................................Nama/kelompok: ................................................................Kelas/Smt: .................................................................Mata Pelajaran : .................................................................Judul Presentasi: .. NoAspek PenilaianBobotSkorNilai

1KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN GAGASANp. Ide pokok laporanq. Keruntutan berpikir dari latar belakang, masalah, tujuan, hasil, dan kesimpulan.r. Penggunaan Bahasa Indonesia.15%

2KEMAMPUAN MENJELASKAN ISI PRESENTASIu. Kelancaran penyampaian gagasanv. Kejelasan metode dan prosedur kerja15%

3KEMAMPUAN MENUNJUKKAN ORISINALITASu. Bukti empirik atas argumenv. Konsistensi argumentasi15%

4KEMAMPUAN MENJELASKAN INOVASI DAN MANFAAT u. Sifat kebaruan hasil karya v. Kesesuaian antara materi penulisan dengan penugasan dari guru15%

5KEMAMPUAN MEMPERTAHANKAN KONSEP DALAM MENJAWAB PERTANYAAN20%

u. Kemampuan berargumentasi, ketangguhan dan konsistensi, berkomunikasi lisanv. Keruntutan dalam penalaranw. Ketepatan dalam menjawab pertanyaanx. Akurasi uraian materi dengan kesimpulan

6KEMAMPUAN MENJELASKAN HASIL 15%

p. Originalitas atas keaslian karyaq. Keefektifan atau pencapaian tujuan/prestasir. Dampak atau manfaatnya

7SIKAP DALAM PRESENTASI5%

k. Kerapihanl. Kesopanan

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001PENILAIAN PORTOFOLIO(hasil pengumpulan data/laporan penelitian/dll)Tanggal /bulan/tahun: ..............................................................................Nama peserta didik: ...............................................................................Kelas/Smt: ...............................................................................Mata Pelajaran : ...............................................................................Kompetensi Inti/Kompetensi Dasar :

NoKomponen Portofolio

BobotSkorNilai

1KERUNTUTAN PENYUSUNAN PORTOFOLIOk. Runtut dari tugas awal sampai akhir (lengkap)l. Runtut berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun

25%

2KELENGKAPAN PORTOFOLIOw. a. Lengkap setiap Kompetensi Inti dan Kompentensi Dasarx. b. ..

25%

3KERAPIAN PENYUSUNAN PORTOFOLIO w. Rapi dan tidak kotorx.

25%

4KEBERMANFAATAN PORTOFOLIO w. Bermanfaat untuk perbaikan dimasa depan x. ..

25%

Catatan : Skor 1-5 (1. Sangat Kurang, 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik, 5. Sangat Baik) Nilai = bobot x skor

Cikembar, Juli 2015 Guru Mata Pelajaran PKn

ELI PRIYATNA, S.PDNIP. 19720409 201410 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANUnit 7Satuan Pendidikan:SMA Negeri 1 Cikembar

Mata Pelajaran:PPKN

Kelas / Semester:X / 2

Peminatan:IPA / IPS

Alokasi Waktu:10 x 45 Menit

Jumlah pertemuan:5 kali

AQ. Kompetensi Inti dan Terdiri dari 4 Kompetensi Inti yaitu :1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan..AR. Kompetensi Dasar3.5 Memahami sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI.4.5 Menyaji hasil telaah sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRIAS. Indikator1. Mendeskripsikan pengertian hukum.2. Menentukan macam-macam penggolong-an Hukum.3. Mendeskrip-sikan sumber hukum formal dan material.4. Menjelaskan sistem tata hukum Indonesia.5. Mendeskrip-sikan pengertian dan dasar hukum lembaga peradilan nasional6. Menunjukkan contoh sikap taat terhadap hukum.7. Menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan dengan hukum.8. Menganalisis macam-macam sanksi sesuai hukum yang berlaku

PERTEMUAN IAT. Tujuan Pembelajaran Tujuan pokok pembelajaran adalah agar siswa mampu dan dapat :1. Mendeskripsikan pengertian hukum.2. Menentukan macam-macam penggolong-an Hukum.3. Menyebutkan macam-macan hukum AU. Materi PembelajaranSistem hukum dalam NKRIDalam Amandemen Ketiga UUD 1945 pada pasal 1 ayat (3) tentang Bentuk dan Kedaulatan Negara Republik Indonesia disebutkan bahwa Indonesia ialah negara hukum. Pernyataan itu mengandung pengertian bahwa negara atau pemerintah dalam melaksanakan kekuasaannya harus berdasarkan atas hukum dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral. Negara Hukum Republik Indonesia

Pernyataan resmi tentang negara Indonesia sebagai negara hukum terdapat di dalam pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 juga menegaskan tentang adanya persamaan hukum dan pemerintahan, secara wajib menjunjung hukum dan pemerintahan dengan tidak ada kecualinya.

Tekad bangsa Indonesia dalam bidang hukum tercermin dalam UUD 1945 yang melandasi negara termasuk didalamnya pemerintah dan lembaga-lembaga negara lain untuk betul-betul mau tunduk, patuh dan taat pada hukum. Ciri-ciri, yang tampak dalam penerapan sistem hukum di Indonesia secara rinci tampak dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945.Dengan landasan dan semangat negara hukum dalam arti material tersebut, setiap tindakan negara harus dapat mempertimbangkan 2 (dua) kepentingan, yaitu: kegunaannya (doelmatigheid) dan landasan hukumnya (rechtsmatigheid). Landasan inilah yang harus dijunjung tinggi oleh negara (pemerintah) dalam setiap pengambilan keputusan. Tata Hukum

Suatu negara yang merdeka dan berdaulat dengan pemerintahan yang stabil, akan mempunyai tata hukum sendiri dengan berpedoman kepada konstitusi negaranya.Tata hukum merupakan hukum positif atau hukum yang berlaku didalam suatu negara pada saat sekarang. Tata hukum bertujuan untuk mempertahankan, memelihara, dan melaksanakan tertib hukum bagi masyarakat suatu negara sehingga dapat dicapai ketertiban di negara tersebut.The rule of law (aturan hukum) positif dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia merupakan keseluruhan tata tertib yang diatur oleh negara atau bagian-bagiannya yang berlaku dalam lingkungan suatu masyarakat dan yang pelaksanaannya dapat dipaksa oleh alat-alat negara yang diberi kekuasaan (authority). Kita menyadari bahwa dalam Tata Hukum Negara RI, masih banyak dijumpai produk-produk hukum warisan kolonial Belanda yang berlaku dengan penyesuaian pada beberapa pasal. Kenyataan ini diakui oleh UUD 1945 seperti tercantum di Pasal II Aturan Peralihan jo. Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 1945, yaitu untuk mencegah terjadinya kekosongan hukum dan menjadi dasar hukum masih diperlukan hukum kolonial selama belum diadakan yang baru menurut UUD 1945.Pokok-pokok pembahasan tentang Tata Hukum Negara Republik Indonesia, belum bisa lepas dari kenyataan sejarah diterapkannya warisan produk hukum kolonial baik yang sudah terkodifikasi maupun belum. Sejalan dengan upaya untuk membangun demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia, tekad pemerintahan era reformasi (pasca Orde Baru) tertuang dalam ketetapan MPR-RI No.IV/MPR/1999 tentang GBHN tahun 1999-2004 pada Bab IV Arah Kebijakan bidang hukum poin 2 dan 3 sebagai berikut :Bab 2 Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang-undangan warisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan gender dan ketidaksesuaiannya dengan tuntunan reformasi melalui program legislasi.Bab 3 Menegakkan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum keadilan dan kebenaran, supremasi hukum, serta menghargai hak asasi manusia.Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa hukum nasional sebagai sarana ketertiban dan kesejahteraan masyarakat berintikan keadilan dan kebenaran yang harus dapat berperan mengayomi masyarakat serta mengabdi kepada kepentingan nasional.Yang menjadi tugas hukum antara lain sebagai berikut :a. Menjamin kepastian hukum bagi setiap orang didalam masyarakat.b. Menjamin ketertiban, ketentraman, kedamaian, keadilan, kemakmuran, kebahagiaan dan kebenaran.c. Menjaga jangan sampai terjadi perbuatan main hakim sendiri dalam pergaulan masyarakat. Macam HukumHukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. Berkenaan dengan tujuan hukum, ada beberapa pendapat sarjana hukum. Prof. Subekti, S.H. mengata

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended