Home > Documents > Resep Aneka Kue (1)

Resep Aneka Kue (1)

Date post: 04-Nov-2015
Category:
Author: abu-hudzaifah
View: 89 times
Download: 9 times
Share this document with a friend
Description:
kue
Embed Size (px)

of 58

Transcript

Cake Kukus Yoghurt Strawberry

Untuk 1 loyang cake tulban (lubang di tengah) diameter 23 cm

Bahan:- 5 butir telur ayam suhu ruang- 225 gram gula pasir- 10 gram cake imulsifier (saya pakai Starkis)- 220 gram tepung terigu protein rendah (saya pakai Kunci Biru)- 30 gram susu bubuk- 150 gram yoghurt rasa strawberry - 75 ml minyak zaitun atau minyak sayur biasa- 10 butir strawberry segar, dihancurkan

Glaze:- 3 sendok makan selai strawberry- 1 sendok makan air

Cara membuat:Siapkan loyang cetakan bentuk tulban, olesi mentega dan taburi dengan tepung terigu, sisihkan.

Siapkan mangkuk mikser, kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier hingga putih, mengembang dan kental. Matikan mikser. Masukkan tepung terigu, dan susu bubuk dengan cara mengayaknya langsung diatas mangkuk adonan, aduk rata menggunakan spatula. Tambahkan minyak, aduk rata. Pastikan spatula menyentuh dasar mangkuk agar minyak yang mengendap bisa tercampur baik.

Tambahkan yoghurt, minyak zaitun dan strawberry yang telah dihancurkan plus jusnya. Aduk adonan dengan cara membalik-balikkan spatula hingga adonan tercampur dengan baik.

Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang telah disiapkan. Panaskan dandang kukusan hingga air mendidih, gunakan air yang cukup banyak agar cukup untuk mengukus dalam waktu yang lama. Masukkan loyang berisi adonan, tutup permukaan kukusan dengan kain bersih yang menyerap air, kemudian tutup rapat dengan penutup kukusan. Kukus cake selama + 50 menit dengan api sedang hingga matang. Test dengan lidi atau tusuk sate apakah cake benar-benar telah matang.

Keluarkan cake dari dandang kukusan, diamkan sejenak hingga cake agak mendingin dan bagian tepi cake tampak terlepas dari loyang. Balikkan cake di piring datar dan dinginkan.

Menghias dengan glaze:

Masukkan selai dan air ke dalam panci kecil, panaskan di kompor sambil diaduk-aduk hingga selai mencair dan menjadi adonan yang kental. Tidak perlu sampai mendidih. Masukkan selai ke dalam kantung plastik segitiga, ikat rapat dan potong bagian ujungnya. Semprotkan selai ke atas permukaan kue.

Nah, cake siap dipotong-potong dan disajikan. Selamat mencoba.

Dorayaki Isi Pasta Kacang Merah

Untuk 7 buah dorayaki

Bahan:- 150 gram tepung terigu serba guna- 1 sendok teh baking soda- 2 butir telur- 3 sendok makan gula pasir- 1/2 sendok teh vanila ekstrak (optional)- 1 sendok makan madu- 150 ml susu cair- pasta kacang merah (anko)Bahan anko:- 250 gram kacang merah- 5 sendok makan gula pasir- 1/2 sendok teh garam

Cara membuat anko:

Siapkan kacang merah kering, cuci bersih. Masukkan ke dalam mangkuk besar/panci, masukkan air hingga seluruh kacang terendam air. Diamkan selama 1 malam. Tujuannya agar kacang cepat empuk kala direbus.

Jika anda merebus menggunakan panci pressure cooker: Tiriskan kacang merah, masukkan kacang ke dalam panci, tambahkan air hingga kacang terendam air. Tutup panci, pastikan anda menutup dengan benar dan ikuti secara seksama buku petunjuk yang disertakan pada panci anda. Rebus kacang dengan api besar hingga muncul bunyi desisan dari panci. Kecilkan api dan teruskan merebus selama 20 menit. Matikan api kompor, diamkan panci hingga desisan uap air hilang. Buka panci.

Jika anda merebus menggunakan cara biasa:Tiriskan kacang merah. Masukkan kacang ke dalam panci, tambahkan air hingga kacang terendam air. Rebus kacang dengan api besar hingga mendidih, matikan kompor, tutup panci dan diamkan kacang selama 10 menit. Tiriskan kacang, buang airnya.

Masukkan kacang ke dalam panci, tambahkan air hanya hingga kacang terendam air. Masak dengan api besar hingga mendidih kemudian kecilkan api dan masak hingga kacang empuk, tandanya kacang mudah hancur saat di pencet dengan jari tangan. Membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk membuat kacang empuk. Tambahkan air jika air rebusan berkurang.

Tiriskan kacang yang telah empuk, masukkan ke dalam panci. Tambahkan gula pasir dan garam, masak kacang hingga gula larut dan mengental. Matikan api kompor.

Hancurkan kacang. Jika anda menggunakan food processor maka masukkan kacang ke dalam alat dan proses dengan kecepatan rendah hingga hancur tetapi tekstur masih kasar. Kita tidak ingin membuatnya menjadi terlalu halus, walau tentu saja kembali ke selera anda masing-masing. Anda juga bisa menghancurkan kacang secara manual dengan alat penumbuk.

Masukkan kacang ke dalam plastik, ikat ujung plastik dan tekan-tekan kacang dengan alat penumbuk, punggung sendok atau alat apapun yang bisa membuat kacang menjadi lumat.Hasilnya adalah pasta kacang yang kental, pekat dan ketika dingin pasta menjadi kaku dan bisa dibentuk dengan mudah menggunakan telapak tangan. Membuat dorayaki:

Siapkan mangkuk, masukkan telur, gula, vanila ekstrak, dan madu, aduk dengan spatula balon hingga tercampur baik. Tambahkan susu cair, aduk rata.Masukkan tepung dan baking soda dengan cara diayak, aduk adonan hingga tercampur baik.

Adonan yang terbentuk tidak sepekat adonan pancake, jika spatula diangkat maka adonan akan turun dengan mudah. Diamkan adonan selama 15 menit, akan tampak muncul gelembung-gelembung udara.

Siapkan penggorengan datar anti lengket, teteskan sedikit minyak. Dengan tisu dapur, oleskan permukaan penggorengan hingga lapisan minyak menutup permukaan loyang.

Note: Minyak hanya melapisi saja, membuat permukaan penggorengan menjadi berkilat, jika penggorengan tampak terlalu berminyak, bersihkan dan serap kelebihannya dengan tisu. Minyak yang berlebihan akan membuat permukaan kue tidak mulus. Mengolesi minyak hanya sekali saja saat akan memulai menggoreng untuk selanjutnya tidak perlu mengolesi minyak lagi.Tuangkan adonan ke dalam loyang yang telah dipanaskan. Saya menuangkan adonan ke dalam gelas ukur yang memiliki ujung runcing untuk menuang, ini membuat adonan tidak menetes-netes kemana-mana dan akan merusak penampilan dorayaki. Pastikan anda menuang dengan takaran yang sama, anda bisa menggunakan sendok sayur untuk mendapatkan ukuran dorayaki yang sama. Rata-rata dorayaki memiliki diameter sekitar 10 cm.Panggang adonan dengan api kecil hingga adonan tampak muncul gelembung-gelembung besar, seperti gambar. Balikkan dengan spatula, diamkan sebentar sekitar 20 detik, jangan ditekan. Angkat dorayaki, tutup setiap kue yang matang dengan kain agar permukaannya tidak kering.

Jika panas penggorengan tepat dan minyak tidak berlebih maka permukaan kue akan menjadi mulus. Nah jika anda bertanya mengapa kue saya memiliki motif lingkaran, maka jawaban saya adalah terus terang saya bingung juga ^_^. Kemungkinan karena penggorengan saya terlalu tebal sehingga kue cepat matang di tengah namun bagian tepinya masih belum terbentuk, ini terlihat saat adonan di panggang maka gelembung-gelembung udara banyak terbentuk di tengah namun di bagian tepi belum terbentuk gelembung. Jika menggunakan penggorengan yang lebih tipis sepertinya kue akan merata warnanya dan matangnya. Ini baru teori saya. ^_^

Sekarang kita akan membuat setiap lapisan kue menjadi sandwich. Pasangkan masing-masing kue dengan ukuran yang sama. Bulatkan anko (pasta kacang merah) hingga sebesar bola ping-pong atau sesuai selera anda, yang jelas jika isi kurang banyak maka dorayaki tidak akan berbentuk cembung.

Letakkan bola kacang merah di tengah kue, tutup dengan lapisan kue lainnya. Bungkus kue dengan plastic wrap, karena plastic wrap saya habis maka kue saya bungkus dengan plastik biasa. Tekan kue hingga mau mengatup. Ingat, bagian tengah harus lebih tinggi dari bagian tepi.

Tekan-tekan tepi kue hingga menempel satu sama lain. \Jika kue terlalu kering permukaannya maka sulit untuk menempel, karena itu anda harus menutup setiap kue yang telah matang digoreng dengan kain agar kelembabannya terjaga.

Nah, seperti ini tampilan dorayaki, cembung dan tinggi di tengah. Anda bisa membungkus semua kue dengan plastic wrap dan siap untuk dibawa sebagai bekal atau .... langsung santap saat itu juga dengan segelas teh hangat. Yummy!

Red Velvet Cake Versi KukusUntuk 3 lapis cake dengan ukuran loyang 23x23x10 cm

Bahan A (anda bisa menggunakan 1/2 resep bit di bawah):- 200 gram bit merah- 250 ml air

Bahan B:- 4 butir telur ukuran sedang- 100 gram susu cair- 25 gram krim kental, bisa menggunakan dairy dan non dairy cream- 1 buah jeruk lemon, peras airnya

Bahan C:- 220 gram mentega/butter- 200 gram margarine- 200 gram gula pasir- 1 sendok teh vanila ekstrak - 1 sendok makan pasta pewarna merah (saya menggunakan 1 1/2 sendok makan dan warna cake terlalu menyala, anda bisa kurangi sesuai selera anda)

Bahan D (ayak jadi satu):- 400 gram tepung terigu protein rendah- 35 gram coklat bubuk, saya pakai Bensdorp- 20 gram susu bubuk - 1 sendok teh baking powder double acting- 1/2 sendok teh garam

Topping cream cheese:- 250 gram cream cheese, biarkan cream cheese disuhu ruang agar lembut jika cream cheese terlalu kaku dan keras- 100 gram mentega, suhu ruang- 150 gram gula halus (haluskan gula pasir dengan blender)- 100 gram krim kental pilih yang non dairy cream- 1 sendok teh vanilla ekstrak- 1 sendok teh rhum essence (optional)

Cara membuat:Siapkan loyang, olesi permukaannya dengan margarine. Taburi bagian sisi-sisi loyang dengan tepung. Alasi bagian dasar loyang dengan kertas baking, olesi permukaan kertas dengan margarine. Potong kertas lebih panjang dibandingkan loyang sehingga ada bagian kertas yang masih keluar dari dalam loyang, sisa kertas sebagai pegangan dan memudahkan kita saat akan mengeluarkan cake dari loyang.

Siapkan kukusan, beri air yang banyak dan panaskan hingga mendidih. Anda juga bisa memanggangnya di suhu 170'C.

Rebus bit dan air hingga bit menjadi lunak dan matang. Masukkan bit ke dalam blender dan proses hingga halus. Sisihkan hingga bubur bit menjadi benar-benar dingin. Ambil 70 gram adonan bit untuk membuat cake, anda hanya memerlukan 70 gram saja.

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega, margarine dan gula pasir, kocok dengan kecepatan rendah hingga adonan tercampur baik, kemudian naikkan kecepatan mikser menjadi sedang dan kocok hingga mentega dan margarine berubah warna menjadi putih, mengembang dan pekat. Anda bisa lihat mentega dan margarine yang tadinya padat dan tidak terlalu banyak volumenya, berubah menjadi kembang dan ringan. Jika anda menggunakan tipe mikser seperti yang saya gunakan, naikkan kecepatan mikser menjadi tinggi untuk mempercepat proses.

Ketika adonan telah mengembang (membutuhkan waktu sekitar 10 - 15 menit jika menggunakan mikser seperti saya dan akan lebih singkat waktunya jika anda menggunakan mikser heavy duty), masukkan pasta pewarna dan lanjutkan mengocok hingga perwarna tercampur baik. Matikan mikser.

Dalam mangkuk terpisah, masukkan bahan B: telur, 70 gram bubur bit, susu cair, air jeruk lemon dan krim kental. Aduk hingga rata.

Hidupkan mesin mikser, gunakan kecepatan paling rendah. Masukkan larutan telur dan ayakan tepung terigu secara bergantian. Gunakan sendok sayur untuk memasukkannya, sambil adonan terus dikocok hingga tercampur baik.

Note: porsi adonan sangat banyak, pekat dan kental. Ada kemungkinan adonan akan naik ke gagang pengocok.

Kocok hingga adonan tercampur baik, segera matikan mikser. Bagi adonan menjadi 3 bagian, masing-masing seberat 500 gram. Masukkan masing-masing bagian adonan di loyang, karena saya hanya memiliki 1 loyang maka saya mengukus cake secara bergantian. Jika anda menggunakan baking powder double acting maka cara ini bisa dilakukan, karena baking powder jenis ini bereaksi ketika adonan dipanaskan. Jika anda menggunakan baking powder single acting sebaiknya cake langsung di kukus/dipanggang dan jangan menunggu terlalu lama.

Kukus cake selama 30 menit. Jika anda menggunakan kukusan biasa, tutup permukaan kukusan dengan kain baru ditutup dengan penutupnya. Jika anda menggunakan kukusan klakat seperti yang saya lakukan maka anda tidak perlu menggunakan kain karena uap air akan mengalir turun dari tepi kukusan, tidak langsung menetes di atas permukaan cake.

Kukusan klakat

Jika cake telah matang (test dengan tusuk gigi), keluarkan dari kukusan dan biarkan hingga benar-benar dingin di dalam loyang. Saran saya, masukkan ke dalam kulkas, suhu dingin membuat cake menjadi padat dan tidak mudah hancur saat dikeluarkan dari dalam loyang. Angkat kertas baking yang menjulur keluar loyang dan balikkan cake, lepaskan kertas dengan hati-hati.

Lakukan pada semua adonan, saya harus mengukusnya selama 3 kali untuk mendapatkan 3 lapis cake. Untungnya dengan baking powder double acting, semua cake berhasil dengan baik. Hanya sayangnya saya tidak sabar menunggu dingin, membuat cake menjadi retak dan remah saat saya paksa keluar loyang saat kondisinya masih hangat.

Membuat topping cream cheese

Masukkan cream cheese ke dalam mangkuk mikser, kocok dengan kecepatan sedang hingga menjadi adonan yang lembut. Tambahkan mentega, gula bubuk, vanila, rhum, dan krim kental, lanjutkan mengocok hingga menjadi adonan yang kental.

Adonan yang terbentuk pekat, kental dan mudah untuk disapukan ke cake.

Letakkan selapis cake di wadah datar, lapisi dengan topping cream cheese merata ke seluruh permukaan cake. Tumpukkan cake berikutnya, lapisi kembali dengan cream cheese, terakhir tumpukkan lapisan cake ketiga dan lapisi seluruh permukaan cake dengan cream cheese.

Lakukan kreatifitas anda untuk menghias cake, terus terang kreatifitas saya nol besar jika berhubungan dengan hal yang satu ini. ^_^

Masukkan cake ke dalam kulkas, biarkan hingga cream cheese mengeras. Potong-potong cake sesuai keinginan. Cake siap disantap. Super yummy!

Brownies Kukus PisangResep diadaptasikan dari Web Family.go - Jessica Seinfeld's Deceptively Delicious Brownies

Untuk 24 potong brownies menggunakan loyang ukuran 20 x 20 cmBahan:- 150 gram dark cooking chocolate/coklat hitam masak (resep asli 85 gram)- 125 gram gula pasir (tambahkan jika kurang manis) - 3 sendok makan mentega/margarine suhu ruang (resep asli 2 sendok makan) - 2 sendok teh vanilla extract atau 1/2 sendok teh vanili bubuk (jika menggunakan vanili bubuk,ayak bersama tepung terigu)- 300 gram pisang ambon/cavendish/raja (kira-kira 2 1/2 - 3 buah), haluskan dengan garpu- 2 butir telur ayam ukuran besar, kocok lepas - 100 gram tepung terigu serba guna (saya pakai Segitiga Biru) - 1/2 sendok teh baking powder, pastikan fresh, cek masa kedaluarsanya. Saya sarankan gunakan yang double acting. - 20 gram coklat bubuk, gunakan yang berkualitas baik - 1/2 sendok teh garam

Cara membuat:Siapkan loyang ukuran 20 x 20 cm olesi dengan mentega dan alasi bagian dasarnya dengan kertas minyak. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan garam, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan mangkuk tahan panas (kaca atau alumunium), letakkan mangkuk diatas panci berisi air mendidih. Masukkan coklat blok ke mangkuk, dan panaskan dengan api kecil menggunakan teknik double-boiler (tim) hingga coklat meleleh. Angkat dari api.

Aduk coklat dengan spatula balon hingga smooth, tambahkan gula pasir, mentega/margarine, dan vanilla ekstrak, aduk hingga semua bahan larut dan menjadi halus. Jika terlalu kental panaskan sebentar di panci berisi air mendidih hingga menjadi agak lumer.

Tuangkan coklat leleh ke dalam mangkuk yang agak besar, masukkan puree pisang ke dalamnya, aduk rata. Tambahkan telur kocok, pastikan coklat tidak panas saat menambahkan telur agar telur tidak matang. Aduk hingga adonan halus.

Masukkan tepung dalam tiga tahapan, aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Masukkan ke dalam dandang kukusan yang airnya telah mendidih, tutup permukaan dandang dengan kain bersih yang menyerap air, tutup rapat dengan penutup kukusan.

Kukus kue selama 45 - 50 menit atau hingga brownies matang dan tidak lengket saat di tusuk dengan lidi. Keluarkan dari dalam dandang.

Note: Gunakan api sedang saat mengukus, kondisi dandang air terisi banyak sehingga cukup untuk mengukus selama 50 menit. Jangan membuka penutup kukusan selama kue dimasak.

Diamkan sejenak untuk menghilangkan uap panasnya, keluarkan brownies dari loyang dan potong-potong sesuai selera. Brownies kukus pisang siap untuk disantap. Top markotop! ^_^Cake Kukus Pisang & Choco Chips

Resep dimodifikasi dari The Fresh Loaf - Better Banana BreadUntuk 1 loyang cake ukuran 23 x 8 cm

Bahan:- 250 gram pisang ambon, lumatkan dengan garpu - jangan diblender- 220 gram tepung terigu serba guna, saya menggunakan Segitiga Biru- 2 sendok teh baking powder double acting, pastikan berkualitas baik dan masih fresh- 1 sendok teh baking soda - 1/2 sendok teh garam- 200 gram gula pasir- 100 ml susu cair- 1 1/2 sendok teh vanila ekstrak atau 1/2 sendok teh vanili bubuk- 3 butir telur ayam, kocok lepas- 100 ml mentega/margarine cair- 150 gram choco chips- 100 gram yoghurt, saya menggunakan merk Yummy

Cara membuat:Siapkan loyang, olesi dengan mentega dan taburi tepung terigu pada permukaannya. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, campur dan ayak tepung terigu, baking powder, baking soda dan garam. Sisihkan.

Siapkan mangkuk yang besar, masukkan pisang yang telah dihaluskan. Tambahkan ayakan tepung terigu ke dalam pisang, aduk rata menggunakan spatula. Tambahkan gula pasir, vanila ekstrak, aduk-aduk. Masukkan telur kocok dan susu, aduk seperlunya hanya agar tercampur saja.

Tuangkan mentega cair ke dalam adonan, aduk rata. Mentega cair suka sekali mengendap di dasar adonan karena itu pastikan spatula menyentuh dasar mangkuk saat mengaduk adonan sehingga mentega cair terangkat keatas dan tercampur baik dengan adonan.

Masukkan choco chips diikuti dengan yoghurt, aduk rata. Jangan berlebihan dalam mengaduk ya, hanya agar tercampur saja.

Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang telah disiapkan. Masukkan ke dalam dandang kukusan yang telah dipanaskan sebelumnya hingga airnya mendidih. Tutupi permukaan kukusan dengan lap bersih yang mampu menyerap air, tutup dengan penutup kukusan rapat-rapat.

Dengan api sedang, kukus cake selama minimal 50 menit, jangan buka penutup kukusan selama cake di kukus agar cake mengembang sempurna. Setelah lebih dari 50 menit, test cake dengan lidi jika tidak ada adonan yang menempel di lidi keluarkan cake dan dinginkan sebentar di loyang kira-kira 5 menit. Balikkan cake di piring datar, dinginkan sempurna sebelum dipotong-potong dengan pisau tajam.

Cake siap disajikan. Enjoy!

Brownies KukusResep diadaptasikan dari buku 500 Resep Kue & Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati by Chendawati - Brownies Kukus

Untuk 1 loyang loaf ukuran 23 x 10 x 10 cm (Saya menggunakan 1/3 resep di bawah)

Bahan-bahan:

Bahan I :- 12 butir telur suhu kamar (saya pakai 4 butir)- 450 gram gula pasir (saya pakai 150 gr)- 20 gram ovalet (saya pakai 7 gr)- 1 sendok teh vanili ekstrak atau 1/4 sendok teh vanili bubuk

Bahan II: Campur & Ayak- 250 gram tepung terigu serba guna, saya menggunakan merk Segitiga Biru. (saya pakai 85 gram)- 100 gram coklat bubuk, cari yang kualitasnya baik (saya pakai 35 gram)- 1 sendok teh baking powder double acting, pastikan fresh (saya pakai 1/2 sendok teh)

Bahan III: Lelehkan dengan cara di tim- 350 ml minyak sayur (saya pakai 120 ml)- 200 gram coklat masak blok (saya pakai 70 gram)

Bahan IV:- 150 ml susu kental manis (saya pakai 60 ml)

Cara membuat:Siapkan loyang, saya menggunakan loyang loaf untuk roti, olesi dengan mentega dan taburi tepung terigu, atau kertas roti pada permukaannya. Sisihkan.

Lelehkan bahan III dengan cara di tim, gunakan api kecil saja dan jika air telah panas matikan kompor, yang kita perlukan hanya agar coklat meleleh saja bukan mendidih. Aduk-aduk hingga menjadi adonan yang tercampur rata dan biarkan hingga agak mendingin sebelum digunakan untuk dicampurkan dengan adonan.

Siapkan mangkuk mixer, masukkan bahan I, kocok dengan speed rendah hingga bahan tercampur kemudian ganti dengan kecepatan tinggi dan kocok hingga adonan mengembang, kental dan berwarna putih.

Kurangi kecepatan mixer menjadi paling rendah, masukkan bahan II, sedikit demi sedikit hingga tercampur rata. Masukkan bahan III, dan kocok hingga rata. Matikan mixer. Anda juga bisa mengaduknya dengan spatula secara perlahan. Perhatikan bagian dasar mangkuk mixer, biasanya minyak suka mengendap di dasar, karena itu pastikan tercampur tetapi tidak berlebihan dalam mengaduk adonan agar cake tidak bantat.

Sisihkan kira-kira 200 gram adonan, masukkan ke mangkuk kecil dan campur dengan susu kental manis, aduk rata.

Masukkan 1/2 adonan cake ke dalam loyang yang telah disiapkan. Letakkan dandang kukusan yang telah diisi dengan air yang agak banyak. Panaskan hingga mendidih menggunakan api sedang. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam kukusan, tutup permukaan kukusan dengan kain serbet yang mampu menyerap air. Tutup rapat dengan penutup kukusan. Kukus selama 10 menit.

Buka kukusan, tuangkan adonan susu kental manis ke atas cake, ratakan dengan spatula. Tutup dan kukus kembali selama 10 menit. Kemudian tuangkan sisa adonan cake ke loyang, kukus kembali selama 30 menit, hingga cake matang. Tes dengan tusuk gigi/lidi untuk memastikan cake benar-benar telah matang. Angkat, biarkan sejenak + 5 menit. Balikkan cake ke piring datar dan dinginkan.

Potong-potong brownies jika benar-benar telah dingin dan cake siap disajikan. Yummy!

Fruitcake KukusResep diadaptasikan dari buku 500 Resep Kue & Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati oleh Chendawati.

Untuk 1 buah loyang loaf (1/2 resep dari resep asli)

Bahan:- 75 gram mentega- 75 gram margarine- 5 gram cake emulsifier (Tbm, sp, Ovalet), saya pakai ovalet- 70 gram gula palem (resep asli 110 gram gula palem)- 50 gram gula pasir (resep asli tidak menggunakannya)- 1/4 sendok teh garam- 1/4 sendok teh vanila bubuk- 2 butir telur- 150 gram tepung terigu protein tinggi (Cakra Kembar) - 1/2 sendok teh baking powder- 1/2 sendok teh bumbu spekuk atau: 1/4 sendok teh kayu manis bubuk+1/4 sendok teh pala bubuk+1/4 sendok teh cengkeh bubuk- 90 ml susu cair- 250 gram sultana/manisan buah kering (campuran ceri merah dan hijau)buk dan 1/4 sendok teh cengkeh bubuk- 1 sendok makan tepung terigu untuk taburan buahkering

Cara membuat:Siapkan loyang loaf atau tulban, olesi dengan mentega dan taburi tepung sehingga permukaannya tertutup tepung. Sisihkan.

Masukkan sultana/manisan buah kering dimangkuk, tambahkan 1 sendok makan tepung terigu. Aduk rata hingga permukaan buah kering tertutup tepung. Sisihkan.

Ayak bahan kering: tepung terigu, baking powder dan bumbu spekuk, sisihkan.

Masukkan mentega, margarine, gula palem, gula pasir, ovalet, garam dan vanila bubuk ke dalam mangkuk mixer, kocok dengan kecepatan sedang hingga mengembang dan putih. Tambahkan telur satu persatu, biarkan telur pertama tercampur rata baru masukkan telur berikutnya. Matikan mixer.

Masukkan tepung dan susu cair secara bergantian sedikit demi sedikit, aduk menggunakan spatula perlahanhingga tercampur rata. Tambahkan sultana, aduk rata. Masukkan ke dalam loyang.

Siapkan dandang kukusan, masukkan air hingga hampir menyentuh saringan kukusan, panaskan. Masukkan loyang berisi adonan ke dalamnya, tutup permukaan dandang dengan kain bersih baru ditutup menggunakan penutup dandang. Kukus selama 45 - 1 jam hingga cake matang. Jangan buka tutup dandang selama pengukusan.

Keluarkan cake dari kukusan, biarkan dingin selama 5 menit. Keluarkan dari loyang dan biarkan cake dingin sempurna sebelum dipotong. Enjoy!

Cilok & Sambal Rujak

Bahan cilok:- 250 ml air kaldu ayam atau sapi *)- 2 - 3 sendok teh garam- 4 siung bawang putih dihaluskan- 1 1/2 sendok teh merica bubuk - 125 gram tepung terigu serba guna- 2 butir telur- 200 gram tepung tapioka/sagu/kanji- 3 batang daun bawang rajang sehalus mungkin

Bahan sambal rujak:- 250 - 300 ml air bekas merebus cilok- 3 sendok makan air asam Jawa- 1/2 sendok teh terasi bakar, haluskan dan encerkan dengan 1 sendok makan air- 5 butir cabai rawit, dihaluskan- 2 siung bawang putih, dihaluskan- 150 gram gula Jawa + 50 gram gula pasir- 1 1/2 sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin - 1 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan 3 sendok makan air

Cara membuat:Membuat cilok

Siapkan panci anti lengket, masukkan air kaldu, garam, bawang putih dan merica. Rebus dengan api sedang hingga air kaldu mendidih. Matikan api. Masukkan tepung terigu, aduk cepatdengan spatula kayu hingga menjadi adonan padat dan menggumpal. Hidupkan kompor dan masak dengan menggunakan api kecil selama 1 menit sambil diaduk-aduk. Angkat dan lebarkan adonan di panci agar mudah dingin.

Diamkan adonan agar tidak panas lagi, supaya telur tidak matang saat kita masukkan ke dalamnya. Tes suhunya dengan ujung jari kelingking anda, jika jari terasa nyaman walau adonan masih hangat maka adonan telah siap.

Masukkan telur, daun bawang dan tepung tepung tapioka. Aduk dengan spatula hingga tercampur kemudian uleni adonan dengan jemari tangan anda. Adonan luwes tidak terlalu lengket, jadi jangan tergoda untuk menambahkan tepung sagu/tapioka/kanji. Jika terasa lengket, celupkan tangan anda ke dalam tepung tapioka dan lanjutkan menguleni hingga kalis.

Dengan tangan yang dilumuri dengan sedikit tepung, ambil sekitar 1 sendok teh adonan. Bulatkan dengan menggelindingkannya di telapak tangan. Tata di permukaan loyang. Lakukan hingga adonan habis.

Siapkan panci, beri air agak banyak dan rebus hingga air mendidih. Masukkan butiran cilok dan rebus hingga cilok mengapung di permukaan panci dan ukurannya menjadi membesar. Ambil cilok yang mengapung dengan saringan/serokan kawat. Biarkan air rebusan cilok, kita akan menggunakannya untuk mengukus dan membuat sambal rujak.

Masukkan air rebusan cilok ke dandang kukusan, sisihkan sekitar 250 ml untuk membuat sambal rujak. Letakkan saringan dandang dan masukkan cilok. Kukus selama 15 - 20 menit atau hingga cilok berubah warnanya menjadi sedikit transparan di permukaannya. Matikan api kompor dan biarkan cilok di dalam kukusan agar tetap hangat.

Membuat sambal rujak

Siapkan panci kecil, masukkan semua bahan sambal rujak, kecuali maizena. Rebus dengan api sedang hingga mendidih dan matang. Masukkan larutan tepung maizena, lanjutkan merebus sambil diaduk-aduk hingga kental. Cicipi rasanya, sesuaikan rasa asinnya. Angkat.

Cilok siap disantap dengan sambal rujak atau sambal pecel atau campuran kedua sambal terasa lebih mantap! Yummy!

Resep Mudah Dan Murah Membuat Tortilla Di RumahKamis, 22 Januari 2015 17:10

Copyright by Thinkstock.com Vemale.com - Ladies, jika Anda suka sekali dengan makanan Spanyol, Anda pasti mengenal roti tipis bernama tortilla. Banyak sekali saat ini restoran-restoran yang menyajikan makanan dengan bungkus tortilla bahkan Anda juga bisa menemukan menu wrapped tortilla di restoran francise.

Biasanya di toko bahan makanan juga ada tortilla siap makan atau siap olah dalam suatu kemasan plastik, namun harganya cukup mahal. Nah, daripada membeli, lebih enak buat sendiri di rumah kan? Lagi pula bahannya tidak susah dan sangat mudah dibuat. Ini dia resepnya dari tasteofhome.com.

Bahan:3 mangkuk kecil tepung terigu (banyaknya tepung bisa ditakar sesuai tortilla yang ingin dibuat, untuk resep ini bisa hingga 16 porsi)1 sendok teh garam1 sendok teh baking powder4 sendok makan minyak sayur1 mangkuk ( sekitar 200 ml) air hangat

Cara membuat:Campur tepung terigu, garam dan baking soda di sebuah wadah. Tambahkan minyak sayur dan air dengan mixer (jika tidak ada mixer, bisa dengan pengocok biasa). Setelah adonan tercampur rata, diamkan hingga 10 menit. Buat hingga menjadi 16 bagian, dan ratakan dengan menggunakan roll agar tipis.Siapkan penggorengan datar yang sudah dioles mentega atau minyak goreng. Goreng tortilla sambil ditekan-tekan. Bolak balik hingga matang. Siap hidangkan hangat. Resep Camilan Renyah, Churros Ubi

Vemale.com - Musim hujan yang akhir-akhir ini membuat suhu lebih dingin dan bahkan hampir setiap hari turun hujan. Paling pas makan yang hangat-hangat dan renyah, apalagi jika camilan bisa ditemani dengan minum teh hangat atau hot chocolate. Wah, bisa membayangkan bagaimana lezatnya kan?Nah, salah satu referensi camilan gampang dibuat adalah resep Churros Ubi berikut ini. Churros sendiri merupakan makanan yang terkenal di Spanyol dan Perancis. Kali ini buat saja churros Indonesia dengan menambahkan ubi sebagai bahan. Bisa juga dinikmati untuk sarapan saat weekend yang cerah Ladies.Bahan dan alat:Ubi kuning 150 gramTepung terigu protein sedang 200 gramBaking powder 1/2 sendok tehMargarin 75 gramAir 200 mlGaram 1/4 sendok tehTelur ukuran besar 3 butirGaram 1/4 sendok tehGula pasir 1 sendok makanVanili bubuk 1 sachet kecilGula halus dan kayu manis untuk taburan atau coklat leleh untuk celupanSpuit atau cetakan buttercream cupcakesCara membuat :1. Kukus ubi hingga matang, haluskan selagi panas dengan garpu2. Ayak tepung terigu dan baking powder3. Campur air, margarin, garam, gula dan vanili dalam panci, lalu masak hingga margarin leleh, kecilkan api, masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk rata hingga jadi adonan yang kalis Matikan api, angkat dan sisihkan4. Biarkan agak hangat, masukkan ubi dan telur satu per satu, sambil di kocok hingga rata dan adonan halus dan lembut5. Masukkan ke dalam kantong plastik segitiga yang di beri spuit bentuk bunga sesuai selera Panaskan minyak, celup spatula donat ke minyak panas..spuitkan adonan ke spatula dengan pola melingkar lalu goreng di minyak panas api kecil sampai mengembang dan renyah.6. Jika tidak ada spatula donat, bisa langsung di spuit ke minyak bentuk panjang-panjang7. Setelah kekuningan dan matang, angkat.8. Celup dengan coklat leleh atau taburi dengan gula halus dan kayu manis. Sajikan hangat.Wah, tidak sabar membuatnya sendiri di rumah kan Ladies? Jika Ingin tahu tips lengkap untuk membuat Churros ubi ini, bisa langsung kunjungi blog Diah Didi tentang Churroc Ubi ini.

Roti Pau a la Tobias LeeResep diadaptasikan dari Tobias Lee

Untuk 16 buah pau

Bahan dan bumbu tumisan isi:- 400 gram fillet dada atau paha ayam atau ayam cincang + 1/2 sendok teh garam + 1/4 sendok teh merica bubuk- 2 sendok makan minyak untuk menumis- 5 siung bawang putih, cincang halus- 2 batang daun bawang, rajang halus- 2 sendok teh ketumbar bubuk- 1/4 sendok teh jintan bubuk- 1 sendok teh merica bubuk- 2 sendok teh gula pasir- 1 sendok teh garam

Bahan adonan bakpaoBahan 1 :- 300 ml susu cair hangat kuku- 1 pak ragi instan ( saya pakai 1 sachet Fermipan dengan berat 11 gram)- 3 sendok makan gula pasirBahan 2 :- 500 gram tepung terigu serba guna, bisa menggunakan protein rendah + 20 gram tepung untuk melumuri tangan saat menguleni adonan- 1/2 sendok teh garam- 3 sendok makan gula pasir yang dihaluskanBahan 3 :- 3 sendok makan mentega putih, dilelehkan atau minyak (saya menggunakan mentega biasa)

Cara membuat:Membuat tumisan isi

Siapkan ayam, taburi permukaannya dengan garam dan merica bubuk. Diamkan selama 15 menit. Siapkan wajan datar anti lengket, beri 2 sendok makan minyak dan panaskan hingga benar-benar panas.Goreng ayam hingga satu sisi kecoklatan dan matang, balikkan dan goreng sisi sebelahnya. Angkat dan tiriskan. Suwir-suwir dan cincang daging ayam.

Siapkan wajan bekas menggoreng ayam, gunakan minyak sisa menggoreng ayam. Tumis bawang putih hingga harum. Masukkan cincangan ayam, aduk rata. Tambahkan merica, ketumbar, gula dan garam, aduk rata dan tambahkan daun bawang. Tumis hingga semua bahan matang dan daun bawang layu.Cicipi rasanya dan angkat. Sisihkan.

Membuat adonan pau

Siapkan mangkuk atau gelas, masukkan bahan 1, aduk hingga rata dan ragi larut. Diamkan selama 15 menit hingga susu berbusa dan tercium bau khas ragi.

Siapkan mangkuk, aduk bahan 2 menjadi satu hingga rata. Buat sumur di tengah tepung dan tuangkan bahan 1 ke lubang di tengah tepung. Aduk rata dengan spatula hingga menjadi gumpalan kasar. Siapkan tepung terigu di mangkuk lainnya untuk melumuri tangan saat menguleni adonan. Lumuri permukaan tangan dengan tepung dan uleni adonan hingga lemas, kalis dan tidak lengket di tangan. Adonan cukup mudah untuk diuleni, tidak terlalu menempel di tangan jadi jangan menambahkan tepung ke dalam adonan.

Jika telah kalis tambahkan mentega/minyak, uleni hingga mentega/minyak tercampur dengan baik dengan adonan. Bulatkan adonan, letakkan di dalam mangkuk dan tutup mangkuk dengan kain bersih. Istirahatkan adonan di suhu ruang minimal 1 jam hingga adonan mengembang minimal 2 kali lipat. Saya meletakkannya di meja dapur.

Kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian dengan berat kira-kira 60 gram. Bulatkan masing-masing adonan. Letakkan sepotong adonan di permukaan meja bertabur tepung, tekan dengan ujung jari hingga adonan melebar. Bagian tengah harus lebih tebal dibandingkan dengan bagian tepi lempengan adonan.Note: selama anda bekerja mengisi adonan, pastikan adonan yang sedang antri selalu ditutup dengan kain bersih agar tetap lembab.Letakkan 1 sendok makan tumisan isi di tengah lempengan, tarik sisi-sisi adonan dengan jari tangan dan rekatkan ke tengah hingga menutupi adonan isi.

Rekatkan rapat di satu titik di tengah dengan kelima ujung jari. Lakukan pada semua adonan lainnya, tutup adonan dengan kain bersih. Diamkan selama 15 menit. Letakkan selembar kertas baking atau daun pisang ukuran 8 x 8 cm di dasar masing-masing pau. Kukus pau di dandang panas selama 15 menit.

Notes:- Beri jarak antar pau saat mengukus dan pastikan pau tidak melekat pada sisi dandang- Jaga agar air tidak terlalu banyak pada dandang sehingga saat mendidih tidak berloncatan mengenai pau. Pau yang terkena air akan bantat.- Pastikan air tidak habis selama proses pengukusan. Karena dandang yang saya gunakan kecil maka saya mengkus pau secara bergantian. Pastikan pau yang belum dikukus selalu tertutup oleh kain bersih untuk mencegah permukaannya mengering terkena udara.

Keluarkan pau dari kukusan dan santap selagi hangat. Atau simpan pau yang telah dikukus di freezer dan bekukan, setiap saat ingin menyantapnya cukup kukus sebentar pau dan microwave hingga empuk kembali. Yummy!

Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake)

Saya kadang terheran-heran sendiri dengan resep-resep cake dalam negeri yang suka sekali menggunakan telur berbelas bahkan berpuluh butir. Lebih takjub lagi kalau menemukan resep yang salah satu bahannya menyebutkan: 12 butir telur dan 6 kuning telur. Tobat! Lantas sisa 6 putih telur lainnya mau diapakan yak? Atau resep kue lapis legit yang menggunakan 90 butir telur. 90 butir! Hampir 6 kilo telur sendiri digunakan untuk satu loyang kue. Kolesterol tinggi dan boros! Akhirnya sayapun menghindari cake-cake yang seperti itu, selain berat diongkos juga kurang tantangan, dengan telur sebanyak itu cakenya pasti lezat. Bagi saya, akan menjadi satu kebanggaan tersendiri jika berhasil membuat cake dengan bahan yang minim tetapi dengan rasa yang sedap (alasan yang dicari-cari padahal sebenarnya ngirit menjadi fokus utama). Yah, yang penting hobi memasak masih bisa jalan terus tanpa berat di kocek. ^_^

Berbeda dengan resep cake dari luar yang sering saya gunakan sebagai bahan referensi. Rata-rata resep cakenya menggunakan telur dengan jumlah yang 'sedikit'. Kecuali mungkin untuk resep Angel Chiffon Cake yang memang memerlukan putih telur dalam jumlah yang banyak.

Okeh, saya hentikan sesi curhat saya yang mungkin membuat anda bosan. Mari kita bahas Cake Coklat Kukus, cake ini merupakan contoh salah satu dari banyak cake yang menggunakan bahan murah meriah tetapi dengan hasil akhir yang mantap. Dan bagi anda yang alergi dalam panggang memanggang seperti teman kantor saya, Meta. Cake ini layak untuk dicoba. Tekstur cakenya begitu moist dan lembut, rasanya juga lezat sehingga sulit dipercaya kue ini keluar dari dandang kukusan.

Membuatnya juga sangat mudah dan relatif cepat. So, kali ini singkirkan mikser dan oven anda ya, kita tidak membutuhkannya. Berikut tipsnya:1. Gunakan baking powder yang berkualitas dan masih fresh, jika baking powder anda telah mendekati kadaluarsa atau telah lama anda simpan dan tidak jelas tanggal masa berlakunya jangan digunakan. Saran saya, gunakan baking powder double acting. Untuk tahu seperti apa BP double acting silahkan klik di Mengenal Baking Powder, Baking Soda, Cream of Tartar, Cake Emulsifier dan Ragi Roti yang pernah saya posting sebelumnya. Semoga anda menjadi tercerahkan. ^_^2. Panaskan dandang hingga benar-benar airnya mendidih sebelum loyang kue kita masukkan supaya panas dandang kukusan stabil. 3. Isi air di dandang kukusan hingga hampir menyentuh kawat saringan, kukus cake selama 40 menit tanpa dibuka-buka dengan api sedang hingga kue matang. Membuka dandang bahkan hanya untuk sekedar mengintip karya anda akan menyebabkan panas di dalam dandang berkurang sehingga kue tidak mekar.4. Baca artikel Tips Sukses Mengukus Cake yang pernah saya sharing sebelumnya. Note JTT:Karena banyaknya comment yang masuk ke Cake Coklat Kukus dan telah mencapai 250 lebih komentar, dan karena keterbatasan Blogspot dalam memuat komentar di satu posting maka komentar baru yang masuk tidak bisa ditayangkan.

Saya mohon maaf bagi para pembaca JTT yang telah mengirimkan komentar namun tidak kunjung muncul di artikel ini, dengan berat hati saya tidak bisa membalas pertanyaan yang masuk. Anda bisa mengajukan pertanyaan melalui email ke [email protected] untuk menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan cake coklat kukus ini.

Berikut resep dan cara pembuatannya.

Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake)

Untuk 1buah cake loyang tulban (bolong di tengah) diameter 20 cm, tinggi sekitar 15 cm

Bahan cake:- 170 gram mentega/margarine- 150 gram gula halus (blender gula pasir hingga menjadi tepung) - 200 ml susu cair(anda bisa pakai susu kotak UHT, susu kental manis atau susu bubuk yang dicairkan dengan air. Yang penting susu berbentuk cair, coklat atau putih semua bisa)- 2 butir telur ayam, kocok lepas dengan menggunakan garpu- 110 gram tepung terigu protein rendah atau serba guna (mis. Segitiga Biru atau Kunci Biru)- 50 - 60 gram coklat bubuk, gunakan kualitas yang baik agar cake berwarna gelap dengan rasa nendang dan tidak pahit. Saya pakai merk Bensdorp. - 1/4 sendok teh baking soda (resep asli 1/2 sendok teh), jika tidak pakai BS ganti dengan 1/4 sendok teh baking powder- 1 sendok teh baking powder (resep asli 1/2 sendok teh), sebaiknya gunakan BP double acting, kondisi masih fresh agar bekerja dengan baik dan cek masa kedaluarsanya- 1 sendok teh vanilla ekstrak atau 1/4 sendok teh vanili bubuk

Bahan topping untuk pelapis permukaan cake (optional)- 150 gram coklat blok putih- 30 gram mentega- 50 ml susu cair- coklat messes untuk taburanCara membuat:Siapkan loyang yang berlubang tengahnya, saya menggunakan loyang chiffon dengan garis tengah 25 cm. Anda bisa menggunakan loyang loaf. Olesi mentega agak banyak dan taburi tepung terigu hingga merata. Pastikan seluruh permukaan loyang tertutupi tepung.

Dalam panci kecil, campur gula, mentega, susu dan vanila. Panaskan dengan api kecil hingga gula dan mentega larut, aduk-aduk Tidak perlu sampai mendidih, jika mentega dan gula telah meleleh segera angkat. Biarkan supaya agak sedikit mendingin.

Ayak bahan kering: tepung terigu, coklat bubuk, baking soda dan baking powder di dalam mangkuk. Sisihkan.

Jika larutan mentega gula sudah agak hangat tandanya jari tangan anda terasa nyaman ketika dicelupkan ke dalamnya, masukkan kocokan telur ke dalamnya. Jangan masukkan telur ketika mentega dan gula masih panas karena telur ayam bisa menjadi berserabut. Aduk rata.

Masukkan larutan telur, mentega dan gula sedikit demi sedikit ke tepung sambil diaduk-aduk pelan. Jangan mengaduk adonan kuat-kuat dan aduk hanya sebentar (seperlunya saja) yang penting sebagian besar tepung telah basah dan bercampur larutan. Jika masih ada tepung yang menggumpal dengan ukuran sebesar kacang tanah (bukan sebesar biji salak ya) biarkan saja. Adonan yang terbentuk agak cair dan ketika di sendokkan akan mengalir jatuh dengan mudah.

Tuangkan adonan ke dalam loyang dan masukkan ke dalam dandang yang telah dipanaskan sebelumnya. Tutup permukaan dandang dengan kain bersih yang menyerap air kemudian baru ditutup dengan penutup dandang.

Kukus selama 45 menit dengan api sedang dan jangan membuka penutup dandang selama cake dikukus. Angkat kue dan biarkan agar mendingin sebelum dilepaskan dari loyang. Biarkan cake dingin sempurna di rak kawat.

Sambil menunggu cake dingin, kita buat toppingnya.Masukkan coklat blok, mentega dan susu cair ke dalam panci. Panaskan hingga semua bahan meleleh. Angkat. Aduk-aduk coklat hingga menjadi cairan kental.Pastikan cake benar-benar dingin sebelum diolesi topping. Letakkan alas di bawah rak kawat, siram cake dengan lapisan topping hingga semua permukaannya tertutup topping. Sendoki bahan topping yang meleleh turun dan siramkan kembali ke permukaan yang toppingnya belum merata. Taburi dengan coklat messes ke seluruh permukaan topping.

Diamkan cake agar topping mengeras atau masukkan ke kulkas + 10 menit.Potong-potong cake dengan pisau tajam dan cake siap disajika

Tips Sukses Mengukus Cake

Brownies & Fruitcake Kukus

Sejak berkutat di JTT maka kukus mengukus cake sepertinya sudah tidak asing lagi bagi saya dan sejauh ini cake gagal berakhir bantat sehingga sulit dibedakan antara dodol dengan cake, belum pernah terjadi ^_^. So far, memang yang terpenting adalah jam terbang dan uji coba. Artinya, jangan menyerah jika hanya dua atau tiga kali gagal. Supaya kantong tidak kempes karena harus membeli bahan kue terus menerus untuk uji coba maka saran saya bagi yang hendak memulai membuatnya, gunakan resep yang sederhana baik bahan maupun prosesnya.

Catat takaran & proses yang anda gunakan jika yang anda lakukan menyimpang dari resep sehingga bisa dilakukan analisa sesudahnya. Saya selalu menyiapkan sebuah buku catatan di dapur dan sebuah pulpen untuk mencoret-coret resep yang saya gunakan.

Dari sekian banyak jenis cake memang versi kukusnya yang paling mudah dan murah meriah. Alat yang digunakan yaitu dandang kukusan, notabene pasti dimiliki oleh ibu-ibu di Indonesia. Mixer tentu saja merupakan alat bantu membuat kue yang wajib anda miliki, jika belum memilikinya, coba cari jenis-jenis cake yang tidak membutuhkan mixer. Saya pernah posting cake yang tidak perlu di mixer, anda bisa klik di Cake Pisang Kukus & Choco Chips, dan Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake). Kedua resep cake kukus ini sangat mudah sekali dibuat dan bahan-bahannya pun tidak mahal.

Perlu diperhatikan, cake yang tidak dimixer sangat mengandalkan keberhasilannya pada faktor baking powder yang baik, karena itu belilah baking powder yang memang benar-benar bagus kualitasnya agar anda tidak kecewa dengan hasilnya. Selama menggunakan merk baking powder Hercules saya tidak pernah mengalami cake gagal mengembang. Selain itu ikuti dengan seksama takaran resep dan cara memasaknya. Jika kedua hal tersebut anda lakukan maka saya jamin cake anda akan berakhir mekar ^_^.

Berikut ini tipsnya berdasarkan pengalaman saya ya: 1. Gunakan baking powder yang fresh dan belum kadaluarsa, jika anda tidak yakin dengan tanggal expired di kemasannya sebaiknya jangan digunakan. Baking powder dan baking soda merupakan booster utama cake yang kita buat agar mengembang sempurna, jadi gunakan yang berkualitas dan masih baik kondisinya. 2. Ayak semua bahan kering (tepung terigu, garam, baking powder) sebelum dicampur dengan bahan basah. Kocok bahan basah (gula, mentega, telur, emulsifier, vanilla ekstrak) terpisah hingga mengembang baru masukkan bahan kering dan aduk pelan-pelan dengan menggunakan spatula. Jadi jangan berselang-seling dalam memasukkan bahan-bahan ya, bahan basah campurlah dengan yang basah dan bahan kering kumpulkanlah menjadi satu dengan yang kering juga. 3. Panaskan dandang kukusan sebelum digunakan supaya panasnya stabil. Gunakan api sedang untuk mengukus dan jangan membuka tutup dandang selama waktu pengukusan. Rata-rata cake kukus memerlukan waktu + 40 - 50 menit untuk memasaknya, jadi beri air cukup banyak pada dasar dandang hingga hampir menyentuh saringan kawat supaya air tidak habis selama proses mengukus yang cukup panjang.4. Olesi permukaan loyang cake dengan mentega agak banyak dan taburi tepung hingga semua permukan loyang tertutup untuk menghindari cake lengket pada loyang.5. Tutup permukaan kukusan dengan kain lap bersih agar uap air bisa terserap oleh kain dan tidak jatuh ke permukaan kue.6. Mulailah untuk membuatnya dalam porsi yang kecil saja, misal separuh resep. Jika oke selanjutnya anda bisa menggunakan seluruh resep.Wokeh, sepertinya hingga saat ini tips yang saya berikan diatas cukup untuk membuat cake kukus anda berhasil. Jadi apakah anda sudah mengumpulkan keberanian untuk membuatnya? Percayalah, sekali anda berhasil maka seakan anda tidak akan pernah ingin berhenti untuk membuatnya, lagi dan lagi. So, apalagi yang anda tunggu? ^_^. Selamat berkarya ya


Recommended