Home > Education > Reproduksi laki-laki

Reproduksi laki-laki

Date post: 19-Jul-2015
Category:
Author: lulu-sharfina
View: 975 times
Download: 2 times
Share this document with a friend
Embed Size (px)
of 15 /15
Arti Organ Reproduksi Dalam Kelenjar Kelamin Organ Reproduksi Luar Spermatogenesis Penyakit dan kelainan
Transcript
  • ArtiOrgan Reproduksi DalamKelenjar KelaminOrgan Reproduksi LuarSpermatogenesisPenyakit dan kelainan

  • 1Testis2Epididimis3Vas Deferens4Saluran EJakulasi5Uretra

  • Disebut gonad jantanJumlahnya sepasang, bentuknya bulat telurTersimpan dalam kantong skrotumUntuk memproduksi sel sperma dan hormon testosteronBanyak pembuluh halus (tubulus seminiferus)

  • Saluran yg keluar dari testesSalurannya panjang dan berkelol-kelok dalam skrotumSetiap testes pinya satu epididimisTempat menyimpan sperma untuk sementara waktuTempat untuk mematangkan sperma menuju vas deferens

  • Saluran lanjutan dari epididimisSaluran lurus mengarah ke atasBagian ujungnya terdapat dalam kelenjar prostatUntuk mengangkut sperma dari epididimis ke vesikula seminalis

  • Saluran pendek dari vesikula seminalis dengan uretraMampu menyemprotkan sperma tinggi masuk ke uretraSaluran akhir reproduksi dalam penisMempunyai dua fungsi sebagai saluran urine dan saluran kelamin

  • 1Vesikula Seminalis2Kelenjar Prostat3Kelenjar bulbourethra ( kelenjar Cowper)

  • Disebut kantung mani atau vesikula seminalisJumlah sepasang tetapi terikat dlm satu kantungMenghasilkan getah kekuningan banyak zat makananUntuk memberi makan sel-sel sperma

  • Menghasilkan getah yg dialirkan ke saluran spermaMenghasilkan getah (lendir) yg dialirkan ke uretraSperma yg telah bercampur dengan cairan lain disebut semen

  • 1Penis2Skrotum

  • Alat untuk kopulasiBanyak pembuluh darahBanyak jaringan erektil (corpus cavernosum)Mulai berfungsi setelah puber (14 tahun)

  • Skrotum atau kantung pelir adalah kantung (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar. Skrotum terletak di antara penis dan anus serta di depan perineum. Fungsi skrotum : Menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh. Pengaturan suhu dilakukan dengan melonggarkan skrotum, Sehingga testis dapat bergerak mendekat atau menjauhi tubuh .


Recommended