Home >Documents >Renstra - ESDM ... D i r e k t o r a t J e n d e r a l Ke t e n a g a l i s t r i k a n 2 0 1 5 - 2...

Renstra - ESDM ... D i r e k t o r a t J e n d e r a l Ke t e n a g a l i s t r i k a n 2 0 1 5 - 2...

Date post:23-Oct-2020
Category:
View:1 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Kemen te rian Energi dan Sumber Daya Mi neral

    Ren stra Direktorat Jenderal Ke tenagalistrikan 2015 – 2019

  • R e n c a n a S t R a t e g i S

    Direktorat Jenderal Ke tenagalistrikan 2015 – 2019

    Kemen te rian Energi dan Sumber Daya Mi neral Republik Indonesia

  • i v R e n c a n a S t r a t e g i s

    E nergi listrik merupakan kebutuhan dasar manusia modern. Seluruh kehidupan kita saat ini sangat bergantung pada kebutuhan listrik yang cukup dan handal. Seiring meningkatnya konsumsi listrik, kebutuhan pasokan listrik di Indonesia terus

    meningkat. Berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi rata- rata sekitar 6,7% per tahun (sesuai RPJMN 2015-2019), maka Indonesia membutuhkan tambahan kapasitas pembangkit rata- rata 7 GW per tahun dan tambahan jaringan transmisi rata-rata 9.000 kms per tahun.

    Hingga akhir tahun 2014, rasio elektrifikasi Indonesia mencapai 84,35%. Angka ini meningkat 17,20% dibandingkan tahun 2010 yang baru mencapai 67,15%. Sedangkan kapasitas pembangkit tenaga listrik mengalami penambahan sebesar 17.405 MW dibandingkan tahun 2010 sebesar 36.180 MW. Pemerintah secara berkesinambungan juga berupaya untuk memperbaiki bauran energi pembangkitan tenaga listrik dengan menekan secara maksimal penggunaan BBM dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik. Realisasi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) menurun dari 22% pada tahun 2010 menjadi 9,70% pada tahun 2014.

    Pada akhir tahun 2019, diharapkan, rasio elektrifikasi Indonesia mencapai 97,35%, meningkat 13% dibanding tahun 2014. Untuk meningkatkan angka rasio elektrifikasi, pemerintah juga tetap melaksanakan program-program pro rakyat yang pendanaannya melalui APBN seperti program listrik perdesaan yang

    K a t a P e n g a n t a r

  • D i r e k t o r a t J e n d e r a l K e t e n a g a l i s t r i k a n 2 0 1 5 - 2 0 1 9 v

    membangun jaringan distribusi hingga pelosok-pelosok desa, serta program instalasi listrik gratis untuk masyarakat tidak mampu dan nelayan.

    Kebutuhan pasokan listrik 5 tahun ke depan diperkirakan membutuhkan tambahan kapasitas terpasang pembangkit listrik sebesar 42,9 GW sehingga kapasitas terpasang dari tahun 2014 sebesar 53,6 GW menjadi 96,5 GW dengan penggunaan bahan bakar minyak ditargetkan sebesar 2,04%. Untuk mendukung penyaluran tenaga listrik tersebut maka dibutuhkan tambahan jaringan transmisi sekitar 46.000 kms sampai akhir tahun 2019.

    Buku Rencana Strategis Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan 2015-2019 ini memberikan gambaran kepada kita rencana pembangunan 5 tahun ke depan, mencakup berbagai peluang dan tantangan dalam mengembangkan sub sektor ketenagalistrikan. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada pihak- pihak yang membangtu dalam penyusunan buku ini dan semoga bermanfaat bagi pembangunan nasional.

    Jakarta, November 2015

    Ir. Jarman, M.Sc.

    Direktur Jenderal Ketenagalistrikan

  • v i R e n c a n a S t r a t e g i s

    D a f t a r I s i

    II.1. VIsI DAN MIsI — 17

    II.2. TUjUAN — 18

    II.3. sAsArAN sTrATeGIs

    — 25

    II

    I.1. TUGAs DAN FUNGsI

    DIrekTorAT

    jeNDerAl keTeNA-

    GA lIsTrIkAN — 2

    I.2. koNDIsI UMUM DAN

    CAPAIAN sUB sekTor

    keTeNAGA lIsTrIkAN

    — 4

    I Pendahuluan — 1 Visi , Misi , Tujuan

    dan Sasaran Strategis — 17

    Kata Pengantar — i i

    Daftar Isi — iv

  • D i r e k t o r a t J e n d e r a l K e t e n a g a l i s t r i k a n 2 0 1 5 - 2 0 1 9 v i i

    III.1. ArAH keBIjAkAN,

    sTrATeGI DAN

    reNCANA AksI —

    67

    Iv.1. TArGeT kINerjA —

    91

    Iv.2. kerANGkA

    PeNDANAAN — 92

    1. Investasi dan

    Pendanaan — 92

    2. Program dan

    Kegiatan Pokok —

    94

    III IV

    LaMpIran-1

    Matriks Kinerja dan Pendanaan — 97

    LaMpIran-2

    Matriks Kerangka Regulasi — 101

    LaMpIran-3

    Matriks Target Kinerja Tahun 2015 – 2019 (RPJMN & rUPTl) — 105

    LaMpIran-4

    Rencana Pembangunan Pembangkit, Transmisi, Gardu Induk Tahun 2015-2019 — 109

    LaMpIran-5

    Matriks Bidang Pembangunan RPJMN 2015-2019

    Matriks k/l RPJMN 2015- 2019 — 159

    Lampiran — 97Arah Kebijakan, Strategi , Kerangka Regulasi dan Kerangka Kelembagaan — 63

    Target Kinerja dan Kerangka Pendanaan — 91

  • v i i i R e n c a n a S t r a t e g i s

    Gambar I-1 Tema RPJMN dalam RPJPN 2005-2025

    Gambar I-2 struktur organisasi Direktorat jenderal ketenagalistrikan

    Gambar I-3 rasio elektrifikasi Tahun 2014

    Gambar I-4 Pertumbuhan Penjualan Tenaga listrik

    Gambar I-5 kapasitas Terpasang Pembangkit Tenaga listrik Tahun 2010-2014

    Gambar I-6 Proyek 10.000 MW Tahap I

    Gambar I-7 Proyek 10.000 MW Tahap II

    Gambar I-8 Perkembangan energy Mix Pembangkit

    Gambar I-9 Susut Jaringan

    Gambar I-10 subsidi litrik 2010-2014

    Gambar I-11 Perkembangan BPP dan TTl

    Gambar I-12 Investasi sektor esDM 2010-2014

    Gambar II-1 Skema Penyelesaian Tantangan dengan Penetapan Tujuan, Sasaran dan Strategi

    Gambar II-2 Mekanisme Perhitungan Tariff Adjustment sesuai Permen 31/2014

    Gambar II-3 Pola Penerapan Tariff Adjustment

    Gambar II-4 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah sumatera

    Gambar II-5 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah jawa Bali

    Gambar II-6 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah kalimantan

    Gambar II-7 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah sulawesi

    Gambar II-8 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah Nusa Tenggara

    Gambar II-9 Peta sebaran Target rasio elektrifikasi 2015-2019 Wilayah Maluku dan Papua

    Gambar II-10 Rencana Penambahan Pembangkit Wilayah Sumatera 2015-2019

    Gambar II-11 Rencana Penambahan Per Jenis Pembangkit Wilayah Sumatera 2015-2019

    Gambar II-12 rencana Penambahan Pembangkit Wilayah jawa-Bali 2015-2019

    Gambar II-13 rencana Penambahan Per jenis Pembangkit Wilayah jawa-Bali 2015-2019

    Gambar II-14 Rencana Penambahan Pembangkit Wilayah Kalimantan 2015-2019

    D a f t a r G a m b a r

    2

    3

    6

    8

    9

    10

    11

    11

    13

    14

    14

    15

    19

    23

    23

    27

    28

    29

    30

    30

    31

    33

    34

    34

    37

    37

  • D i r e k t o r a t J e n d e r a l K e t e n a g a l i s t r i k a n 2 0 1 5 - 2 0 1 9 i x

    Gambar II-15 Rencana Penambahan Per Jenis Pembangkit Wilayah Kalimantan 2015-2019

    Gambar II-16 Rencana Penambahan Pembangkit Wilayah Maluku & Nusa Tenggara 2015-2019

    Gambar II-17 Rencana Penambahan Per Jenis Pembangkit Wilayah Maluku & Nusa Tenggara 2015-2019

    Gambar II-18 rencana Penambahan Pembangkit Wilayah sulawesi 2015-2019

    Gambar II-19 rencana Penambahan Per jenis Pembangkit Wilayah sulawesi 2015-2019

    Gambar II-20 rencana Penambahan Per jenis Pembangkit Wilayah sulawesi 2015-2019

    Gambar II-21 Rencana penambahan Per Jenis Pembangkit Wilayah Papua 2015-2019

    Gambar II-22 Rencana penambahan Jaringan Transmisi Indonesia 2015-2019

    Gambar II-23 Rencana Pengembangan Jaringan Transmisi Sistem Sumatera 2015-2019

    Gambar II-24 rencana Pengembangan jaringan Transmisi sistem jawa-Bali 2015-2019

    Gambar II-25 Rencana Pengembangan Jaringan Transmisi Sistem Kalimantan 2015-2019

    Gambar II-26 Rencana Pengembangan Jaringan Transmisi Sistem Maluku & Nusa Tenggara 2015-2019

    Gambar II-27 rencana Pengembangan jaringan Transmisi sistem sulawesi 2015-2019

    Gambar II-28 Rencana Pengembangan Jaringan Transmisi Sistem Papua 2015-2019

    Gambar II-29 energi Primer BBM 2015-2019

    Gambar II-30 rencana subsidi listrik 2015-2019

    Gambar II-31 rencana subsidi listrik 2015-2019

    Gambar II-32 Rencana Investasi Ketenagalistrikan

    Gambar III-1 kebijakan Umum Pengelolaan energi dan sumber Daya Mineral

    Gambar III-2 konsep ketahanan energi

    Gambar III-3 Pembangunan Pembangkit listrik 35.000 MW

    Gambar III-4 Sebaran Jumlah dan Kapasitas Transmisi

    Gambar III-5 Rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah Sumatera Tahun 2015-2019

    Gambar III-6 rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah jawa-Bali 2015-2019

    Gambar III-7 Rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah Kalimantan 2015-2019

    39

    39

    40

    41

    42

    43

    44

    50

    51

    53

    55

    56

    57

    58

    59

    60

    60

    61

    65

    66

    67

    68

    69

    69

    70

  • x R e n c a n a S t r a t e g i s

    Gambar III-8 Rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah Maluku & Nusa Tenggara 2015- 2019

    Gambar III-9 rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah sulawesi 2015-2019

    Gambar III-10 Rencana Pengembangan Gardu Induk Wilayah Papua 2015-2019

    Gambar III-11 Target konsumsi listrik per kapita 2015-2019

    Gambar III-12 Grafik rencana Pengembangan Distribusi di Indonesia

    Gambar III-13 Grafik rencana Pengembangan Distribusi di Wilayah sumatera

    Gambar III-14 Grafik rencana Pengembangan Distribusi di Wilayah jawa-

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended