Home >Documents >REGULASI TEKNIK

REGULASI TEKNIK

Date post:11-Dec-2016
Category:
View:247 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • REGULASI TEKNIK

    KONTES MOBIL HEMAT ENERGI

    2014

    SEKRETARIAT KONTES MOBIL HEMAT ENERGI 2014 Ruang D-104 Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS Sukolilo, Surabaya 60111 Website: http//www.iemc.its.ac.id Email: iemc2014.its@gmail.com

  • KATA PENGANTAR

    Keterbatasan sumber energi terutama sumber energi dari fosil (minyak dan gas)

    telah membuat berbagai negara di dunia mengalami krisis energi. Krisis energi ini harus

    disikapi dengan baik supaya Negara Indonesia tidak terpuruk di dalamnya. Berdasarkan

    prediksi dari beberapa pakar, mereka menyatakan bahwa bahan bakar minyak akan habis

    dalam jangka waktu kurang dari 30 tahun mendatang. Untuk Indonesia, bahan bakar minyak

    akan habis dalam jangka waktu kurang dari 12 tahun mendatang, Indonesia akan

    mengimpor minyak seluruhnya. Kondisi ini akan menimbulkan masalah besar bagi bangsa ini

    jika perilaku hidup kita tidak berubah dari budaya boros energi ke budaya hemat energi.

    Dunia otomotif di seluruh dunia saat ini dihadapkan dengan permasalahan

    tersebut. Saat ini semua pabrikan otomotif di dunia berlomba-lomba untuk membuat

    produk otomotif yang hemat bahan bakar dan atau menggunakan bahan bakar alternative

    selain minyak bumi. Keadaan ini seperti membuat semua produsen otomotif harus kembali

    ke titik nol di dalam pengembangan teknologinya. Kondisi ini sangat ideal bagi bangsa

    Indonesia untuk terjun di dalam pengembangan teknologi otomotif terbaru yang hemat

    bahan bakar atau teknologi yang menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan.

    Dalam usaha memenuhi tujuan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

    (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menugaskan Institut Teknologi

    Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Lomba Kontes

    Mobil Hemat Energi (KMHE 2014) rancangan mobil hemat energi yang diajukan akan diuji

    oleh para ahli dari perguruan tinggi, instansi pemerintahan dan perusahaan swasta.

    Lomba ini memiliki tujuan untuk dapat mempercepat penguasaan teknologi otomotif

    terbaru di Indonesia sehingga akan muncul teknologi-teknologi terbaru di bidang otomotif

    yang nantinya akan dapat digunakan untuk menghemat maupun menggunakan bahan bakar

    alternatif. Selain itu juga diharapkan dengan adanya lomba kendaraan irit bahan bakar di

    Indonesia, nantinya wakil-wakil Indonesia akan bisa berbicara banyak di lomba Internasional

    dalam lomba sejenis. Hal ini berguna untuk mengangkat citra bangsa Indonesia di mata

    dunia internasional.

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | ii

  • Mewakili seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini, kami

    mengundang partisipasi mahasiswa dan dukungan perguruan tinggi terhadap partisipasi

    mahasiswanya. Harapan kami, semoga KMHE 2014 ini bermanfaat bagi pemerintah,

    perguruan tinggi, para mahasiswa dan seluruh masyarakat.

    Selamat Berlomba!

    Jakarta, 2 Juni 2014

    Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat,

    Prof. Drs. Agus Subekti, M.Sc, Ph.D. NIP. 19600801 198403 1 002

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | iii

  • DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL i

    KATA PENGANTAR ii

    DAFTAR ISI iv

    PENDAHULUAN 1

    Latar Belakang 1

    Tujuan 2

    Waktu & Pelaksanaan 2

    Informasi Umum 3

    Peserta 3

    Pendaftaran 4

    Pendaftaran Ulang Tim yang Dinyatakan Lolos 5

    Dokumen Teknis 7

    Penyelenggara 9

    Diagram Alir KMHE 2014 11

    PERATURAN LOMBA KONTES MOBIL HEMAT ENERGI 2014 12

    Bab 1 - Organisasi 12

    Pasal 1 : Penerimaan 12

    Pasal 2 : Kepesertaan 13

    Pasal 3 : Persyaratan Memasuki Lintasan 13

    Pasal 4 : Identifikasi 14

    Pasal 5 : Pemenuhan Peraturan 14

    Pasal 6 : Protes 15

    Pasal 7 : Perselisihan 15

    Pasal 8 : Penalti 15

    Bab 2 Keselamatan 17

    Pasal 9 : Peraturan Keselamatan 17

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | iv

  • Pasal 10 : Anggota Tim Dalam Pengaruh Narkoba Dan Alkohol 17

    Peraturan Mengemudi 17

    Pasal 11 : Pengetahuan dan Tes Mengemudi 17

    Pasal 12 : Briefing/ Pengarahan 18

    Pasal 13 : Memasuki Lintasan/ Uji Lintasan (test lap) 18

    Pasal 14 : Mendorong Kendaraan 18

    Pasal 15 : Arah Lintasan Perlombaan 18

    Pasal 16 : Komunikasi radio 19

    Pasal 17 : Mendahului 19

    Pasal 18 : Kerusakan dan Kecelakaan 19

    Pasal 19 : Kendaraan di Luar Lintasan 20

    Perlengkapan Mengemudi 20

    Pasal 20 : Berat Pengemudi 20

    Pasal 21 : Helm 20

    Pasal 22 : Pakaian Pengemudi 21

    Pasal 23 : Kenyamanan Pengemudi 21

    Peralatan Keselamatan Tim 22

    Pasal 24 : Peralatan dan Material 22

    Bab 3 Rancangan Kendaraan 23

    3A Kelompok Prototype 23

    Pasal 25 : Rancangan Kendaraan 23

    Pasal 26 : Ukuran (dimensi) kendaraan kelas Prototype 23

    Pasal 27 : Kekakuan dan Kekuatan Rangka Chassis/Monocoque 24

    Pasal 28 : Jangkauan Pandang 24

    Pasal 29 : Sabuk Pengaman 25

    Pasal 30 : Akses Kendaraan 25

    Pasal 31 : Posisi Pengemudi 26

    Pasal 32 : Ruang Kemudi Ventilasi 26

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | v

  • Pasal 33 : Sekat Engine dan Sistem Bahan Bakar Terhadap Pengemudi 26

    Pasal 34 : Klakson 27

    Pasal 35 : Alat Pemadam Kebakaran 27

    Pasal 36 : Penyambung dan Penembus Daya (Clutch dan Transmisi) 28

    Pasal 37 : Roda, Poros dan Penghubung Roda poros (wheels hub) 28

    Pasal 38 : Radius putar 28

    Pasal 39 : Kemudi dan Kendali Kendaraan 29

    Pasal 40 : Pengereman 29

    Pasal 41 : Sistem Gas Buang 30

    Pasal 42 : Tingkat Kebisingan 30

    Pasal 43 : Tombol Darurat 31

    Pasal 44 : Pemeriksaan Tambahan 31

    3B Kelompok Urban Concept 32

    Pasal 45 : Definisi 32

    Pasal 46 : Rancangan Kendaraan 32

    Pasal 47 : Dimensi 33

    Pasal 48 : Bodi Kendaraan 33

    Pasal 49 : Kekuatan dan Kekakuan Rangka Chassis/ Monocoque 34

    Pasal 50 : Sekat Engine Dan Sistem Bahan Bakar Terhadap Pengemudi 35

    Pasal 51 : Alat Pemadam Kebakaran 36

    Pasal 52 : Jangkaun Pandang 36

    Pasal 53 : Sabuk Pengaman 37

    Pasal 54 : Akses Kendaraan 37

    Pasal 55 : Kemudi/kendali Kendaraan dan Radius Belok 38

    Pasal 56 : Roda 38

    Pasal 57 : Ban 38

    Pasal 58 : Lampu/ Penerangan 39

    Pasal 59 : Klakson 39

    Pasal 60 : Posisi Pengemudi 39

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | vi

  • Pasal 61a : Pengereman 39

    Pasal 62 : Gangguan Cuaca 40

    Pasal 63 : Penyambung dan Penyalur Daya (Clutch dan Transmisi) 41

    Pasal 64 : Sistem Gas Buang 41

    Pasal 65 : Tingkat Kebisingan 41

    Pasal 66 : Tombol Darurat 42

    Pasal 67 : Pemeriksaan Tambahan 42

    Bab 4 Sumber Energi 43

    Pasal 67 : Ketentuan Umum 43

    Pasal 68 : Bahan Bakar Resmi 43

    Pasal 69 : Pelumas Engine 44

    Pasal 70 : Sistem Elektrik Kendaraan 44

    4A Internal Combustion Engine 46

    Pasal 71 : Penggerak 46

    Pasal 72 : Sumber Energi Terpasang Lainnya 46

    Pasal 73 : Tangki Bahan Bakar 47

    Pasal 74 : Sistem Bahan Bakar 48

    Pasal 75 : Starter 49

    4B Tenaga Pendorong Listrik 49

    Pasal 76 : Kendraan bertenaga listrik dari baterai 49

    Bab 5 Penilaian Hasil dan Penentuan Pemenang 52

    TIM PENYUSUN REGULASI TEKNIS KMHE 2014 54

    Regulasi Teknis KMHE 2014 | vii

  • PENDAHULUAN

    Latar belakang

    Permasalahan energi sudah menjadi permasalahan hampir di seluruh Negara

    di dunia termasuk Indonesia. Persediaan bahan bakar sebagai sumber energi yang

    semakin menipis, menuntut kita untuk berpikir mencari solusi terbaik agar

    kebutuhan akan hal tersebut dapat terpenuhi. Berbagai Negara telah melakukan

    upaya untuk menanggulangi krisis tersebut, diantaranya adalah dengan melakukan

    riset dan penelitian khusus dalam upaya penghematan pemakaian bahan bakar

    dengan menciptakan alat-alat yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan

    bahan bakar. Seluruh perusahaan yang bergerak di bidang otomotif pun seolah

    berlomba untuk menghasilkan produk yang mampu menghemat pemakaian bahan

    bakar melalui pengembangan teknologinya.

    Upaya penghematan bahan bakar dapat dilakukan dengan memodifikasi atau

    membuat teknologi baru. Upaya ini dapat dilakukan bersama oleh seluruh pihak

    yang berkepentingan demi menjawab tantangan di bidang energi. Masyarakat harus

    memiliki kesadaran bahwa di masa yang akan datang diperlukan sebuah solusi

    bersama untuk masalah ini. Mahasiswa sebagai agent of change hendaknya juga

    dapat turut berpartisipasi aktif dalam upaya penanggulangan krisis energi yang telah

    melanda dunia termasuk Indonesia melalui aksi nyata yang diwujudkan dalam

    sebuah kreatifitas demi menjawab tantangan energi masa depan dimana seluruh

    alat transportasi yang digunakan haruslah hemat bahan bakar, aman untuk

    dikendarai, dan ramah linkungan tentunya.

    Kontes Mobil Hemat Energi 2014 merupakan sebuah lomba mobil irit tingkat

    nasional. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari seluruh Universitas / Institut /

    Politeknik di Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh panitia.

    Kemampuan untuk merancang dan membangun kendaraan yang irit, aman, dan

    ramah lingkungan merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seluruh

    peserta dalam kegiatan ini. Peserta