Home >Documents >Referat Asma Novia

Referat Asma Novia

Date post:18-Feb-2018
Category:
View:217 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    1/27

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Asma merupakan salah satu penyakit kronik yang tersebar diseluruh belahan dunia

    dan sejak 2 tahun terakhir pre!alensinya semakin meningkat pada anak"anak baik di negara

    maju maupun negara sedang berkembang# Peningkatan tersebut diduga berkaitan dengan pola

    hidup yang berubah dan peran $aktor lingkungan terutama polusi baik indoor maupun

    outdoor#%Pre!alensi asma pada anak berkisar antara 2"&'# Di Indonesia( pre!alensi asma

    pada anak sekitar %' pada usia sekolah dasar dan sekitar )(*' pada usia sekolah menengah

    pertama#2

    Patogenesis asma berkembang dengan pesat# Pada a+al tahun )"an( bronkokonstriksi

    merupakan dasar patogenesis asma( kemudian pada ,"an berkembang menjadi proses

    in$lamasi kronis( sedangkan tahun -"an selain in$lamasi juga disertai adanya remodelling#

    Berkembangnya patogenesis tersebut berdampak pada tatalaksana asma se.ara mendasar(

    sehingga berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi asma# Pada a+alnya pengobatan

    hanya diarahkan untuk mengatasi bronkokonstriksi dengan pemberian bronkodilator(

    kemudian berkembang dengan antiin$lamasi sehingga obat antiin$lamasi dianjurkan diberikan

    pada asma( ke.uali pada asma yang sangat ringan#

    &

    Pengetahuan mengenai de$inisi( .ara mendiagnosis( pen.etus( patogenesis dan

    tatalaksana yang tepat dapat mengurangi kesalahan berupa underdiagnosis dan o!ertreatment

    serta o!erdignosis dan undertreatment pada pasien# /ehingga diharapkan dapat

    mempengaruhi kualitas hidup anak dan keluarganya serta mengurangi biaya pelayanan

    kesehatan yang besar#

    1

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    2/27

    BAB II

    PE0BAHA/AN

    2#% De$inisi

    1INA mende$inisikan asma sebagai gangguan in$lamasi kronis saluran na$as dengan

    banyak sel berperan( khususnya sel mast( eosino$il( dan lim$osit # Pada orang yang rentan

    in$lamasi tersebut menyebabkan episode mengi berulang( sesak na$as( rasa dada tertekan( dan

    batuk( khususnya pada malam atau dini hari# 1ejala tersebut biasanya berhubungan dengan

    penyempitan jalan napas yang luas namun ber!ariasi( yang paling tidak sebagian bersi$at

    re!ersibel baik se.ara spontan maupun dengan pengobatan# In$lamasi tersebut juga

    berhubungan dengan hiperreakti!itas jalan na$as terhadap berbagai rangsangan#%

    /elain de$inisi diatas( untuk mempermudah batasan operasional asma untuk

    kepentingan klinis yang lebih praktis( Pedoman Nasional Asma Anak 3PNAA4 menggunakan

    batasan operasional asma yaitu mengi berulang dan5atau batuk persisten dengan karakteristik

    sebagai berikut6 timbul se.ara episodik( .enderung pada malam hari5dini hari 3nokturnal4(

    musiman( adanya $aktor pen.etus diantaranya akti!itas $isis( dan bersi$at re!ersibel baikse.ara spontan maupun dengan pengobatan( serta adanya ri+ayat asma atau atopi lain pada

    pasien5keluarganya#&

    2#2 Anatomi dan 7isiologi Pernapasan

    Pernapasan adalah peristi+a menghirup udara dari luar yang mengandung oksigen

    kedalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung karbondioksida 38924

    sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh# Penghisapan ini disebut inspirasi dan

    menghembuskan disebut ekspirasi# /e.ara garis besar saluran perna$asan dibagi menjadi dua

    :ona yaitu :ona konduksi dan respiratorius# ;ona konduksi dimulai dari hidung( $aring(

    laring( trakea( bronkus( bronkiolus segmentalis dan berakhir pada bronkiolus terminalis#

    /edangkan :ona respiratoris dimulai dari bronkiolus respiratoris( duktus al!eoli dan berakhir

    pada sakus al!eolus terminalis#

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    3/27

    respirasi yang terdiri dari epitel thorak yang bertingkat( bersilia dan bersel goblet# Permukaan

    epitel dilapisi oleh lapisan mukus yang disekresi oleh sel goblet dan kelenjar serosa# Partikel"

    partikel debu yang kasar dapat disaring oleh rambut"rambut yang terdapat dalam lubang

    hidung# /edangkan( partikel yang halus akan terjerat dalam lapisan mukus untuk kemudian

    dibatukkan atau ditelan# Air untuk kelembapan diberikan oleh lapisan mukus( sedangkan

    panas yang disuplai keudara inspirasi berasal dari jaringan diba+ahnya yang kaya dengan

    pembuluh darah( sehingga bila udara men.apai $aring hampir bebas debu( bersuhu mendekati

    suhu tubuh dan kelembapannya men.apai %'#

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    4/27

    ra+an yang dihubungkan oleh otot dan mengandung pita suara# Diantara pita suara terdapat

    glotis yang merupakan pemisah saluran perna$asan bagian atas dan ba+ah## /edangkan( tempat dimana trakea ber.abang menjadi

    bronkus utama kanan dan kiri disebut karina# =arina memiliki banyak syara$ dan dapat

    menyebabkan bronkospasme dan batuk yang kuat jika batuk dirangsang# Bronkus utama

    kanan lebih pendek( lebih besar dan lebih !ertikal dari yang kiri yang terdiri dari )"? .in.in

    dan mempunyai tiga .abang# Bronkus utama kiri lebih panjang( lebih ke.il( terdiri dari -"%2

    .in.in serta mempunyai dua .abang#

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    5/27

    Proses ketiga adalah per$usi yaitu proses penghantaran oksigen dari kapiler ke jaringan

    melalui transpor aliran darah#

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    6/27

    Pada banyak kasus terutama pada anak dan de+asa muda( asma dihubungkan dengan

    mani$estasi atopi melalui mekanisme IgE"dependent# Pada populasi diperkirakan $aktor atopi

    memberikan kontribusi pada

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    7/27

    /ejalan dengan proses in$lamasi kronik( perlukaan epitel bronkus merangsang proses

    reparasi saluran respiratorik yang menghasilkan perubahan struktural dan $ungsional yang

    menyimpang pada saluran respiratorik yang dikenal dengan istilah remodeling atau repair.

    Pada proses remodeling yang berperan adalah sitokin IL

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    8/27

    In$lamasi saluran napas yang ditemukan pada pasien asma diyakini merupakan hal

    yang mendasari gangguan $ungsi# espon terhadap in$lamasi pada mukosa saluran napas

    pasien asma ini menyebabkan hiperreakti$itas bronkus yang merupakan tanda utama asma#

    Pada saat terjadi hiperreakti!itas saluran napas sejumlah pemi.u dapat memulai gejala asma#

    Pemi.u ini meliputi respon hipersensiti!itas tipe % 3dimedisi %gE4 terhadap alergen debu

    rumah dan serbuk sari yang tersensitisasi( iritan seperti udara dingin( polutan atau asap rokok(

    in$eksi !irus( dan akti!itas $isik5olahraga# Hiperreakti!itas saluran napas akan menyebabkan

    obstruksi saluran napas menyebabkan hambatan aliran udara yang dapat kembali se.ara

    spontan atau setelah pengobatan# Proses patologis utama yang mendukung obstruksi saluran

    napas adalah edema mukosa( kontraksi otot polos dan produksi mukus# 9bstruksi terjadi

    selama ekspirasi ketika saluran napas mengalami !olume penutupan dan menyebabkan gas di

    saluran napas terperangkap# Bahkan( pada asma yang berat dapat mengurangi aliran udara

    selama inspirasi# /ejumlah karakteristik anatomi dan $isiologi memberi ke.enderungan bayi

    dan anak ke.il terhadap peningkatan risiko obstruksi saluran napas antara lain ukuran saluran

    napas yang lebih ke.il( recoil elasticparu yang lebih lemah( kurangnya bantuan otot polos

    saluran napas ke.il( hiperplasia kelenjar mukosa relati$ dan kurangnya saluran !entilasi

    kolateral 3pori .ohn4 antar al!eolus#)(?

    2#) 0ani$estasi klinis dan Diagnosis

    Batuk kering berulang dan mengi adalah gejala utama asma pada anak# Pada anak

    yang lebih besar dan de+asa( gejala juga dapat berupa sesak napas( dada terasa berat gejala

    biasanya akan memburuk pada malam hari yang dipi.u dengan in$eksi pernapasan dan

    8

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    9/27

    inhalasi alergen# 1ejala lainnya dapat tersembunyi dan tidak spesi$ik seperti keterbatasan

    akti!itas dan .epat lelah# i+ayat penggunaan bronkodilator dan atopi pada pasien atau

    keluarganya dapat menunjang penegakan diagnosis#)

    1INA( konsensus Internasional dan PNAA menekankan diagnosis asma didahului

    batuk dan atau mengi# 1ejala a+al tersebut ditelusuri dengan algoritme kemungkinan

    diagnosis asma# Pada algoritme tampak bah+a batuk dan5atau mengi yang berulang

    3episodik4( nokturnal( musiman( setelah melakukan akti!itas( dan adanya ri+ayat atopi pada

    penderita maupun keluarganya merupakan gejala atau tanda yang patut diduga suatu asma#)

    /ehubungan dengan kesulitan mendiagnosis asma pada anak ke.il#( khususnya anak di

    ba+ah & tahun( respons yang baik terhadap obat bronkodilator dan steroid sistemik 3* hari4

    dan dengan penyingkiran penyakit lain diagnosis asma menjadi lebih de$initi$# Untuk anak

    yang sudah besar [email protected]) tahun4 pemeriksaan $aal paru sebaiknya dilakukan# Uji $ungsi paru yang

    sederhana denganpeak flow meter( atau yang lebih lengkap dengan spirometer# Uji pro!okasi

    bronkus dengan histamin( metakolin( latihan 3exercise), udara kering dan dingin atau dengan

    Na8l hipertonis( sangat menunjang diagnosis# )

    9

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    10/27

    Pada anak dengan gejala dan tanda asma yang jelas( serta respons terhadap pemberian

    obat bronkodilator baik sekali( maka tidak perlu pemeriksaan diagnostik lebih lanjut# Bila

    respons terhadap obat asma tidak baik( sebelum memikirkan diagnosis lain( maka perludinilai dahulu beberapa hal# Hal yang perlu die!aluasi adalah apakah penghindaran terhadap

    pen.etus sudah dilakukan( apakah dosis obat sudah adekuat( .ara dan +aktu pemberiannya

    sudah benar( serta ketaatan pasien baik# Bila semua aspek tersebut sudah dilakukan dengan

    baik dan benar# 0aka perlu dipikirkan kemungkinan diagnosis bukan asma#)

    Pada pasien dengan batuk produkti$( in$eksi respiratorik berulang( gejala respiratorik

    sejak masa neonatus( muntah dan tersedak( gagal tumbuh( atau kelainan $okal paru dan

    diperlukan pemeriksaan lebih lanjut# Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah $oto ontgen

    10

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    11/27

    paru( uji $ungsi paru( dan uji pro!okasi# /elain itu mungkin juga perlu diperiksa $oto ontgen

    sinus paranasalis( uji keringat( uji imunologis( uji de$isiensi imun( pemeriksaan re$luks( uji

    mukosilier( bahkan tindakan bronkoskopi#)

    2#, =lasi$ikasi

    =lasi$kasi asma sangat diperlukan karena berhubungan dengan tatalaksana lanjutan

    3jangka panjang4# 1INA membagi asma berdasarkan gejala dan tanda klinis( uji $ungsi paru(

    dan pemeriksaan laboratorium#menjadi < klasi$ikasi yaitu asma intermiten( asma persisten(

    ringan( asma persisten sedang( dan asma persisten berat#)

    able %# klasi$ikasi asma berdasarkan 1INA

    1ejala5hari 1ejala5malam PE7 atau 7E>%

    PE7 !ariability

    Derajat %

    Intermiten

    C %5minggu(

    asimtomatik dan nilai

    PE7 normal diantara

    serangan

    2 kali sebulan F?'

    C 2 '

    Derajat 2

    Persisten ringan

    @% kali perminggu( C

    % kali perhari(serangan

    mengganggu

    akti!itas

    @ 2 kali sebulan F ?'

    2'"&'

    Derajat &

    Persisten sedang

    /ehari sekali(

    serangan

    mengganggu

    akti!itas

    @% kali perminggu )"?'

    @&'

    Derajat EP% normal

    " Penggunaan obat pelega napas minimal

    " idak ada kunjungan ke U1D

    =lasi$ikasi

    " Asma terkontrol total6 bila semua kriteria asma terkontrol dipenuhi

    " Asma terkontrol sebagian6 bila terdapat & kriteria asma terkontrol

    " Asma tak terkontrol6 bila kriteria asma terkontrol tidak men.apai & buah

    enghindari pa"anan terhadap faktor risiko

    16

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    17/27

    atalaksana tentang penghindaran terhadap pen.etus memegang peran yang .ukup#

    /erangan asma akan timbul apabila ada suatu $aktor pen.etus yang menyebabkan terjadinya

    rangsangan terhadap saluran respiratorik yang berakibat terjadi bronkokonstriksi( edema

    mukosa( dan hipersekresi# Penghindaran terhadap pen.etus diharapkan dapat mengurangi

    rangsangan terhadap saluran respiratorik#)"?

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    18/27

    e$ek samping berupa palpitasi( dan hal ini dapat dikurangi dengan mengurangi dosisnya serta

    dikombinasikan dengan teo$ilin#)"?

    =onsensus Internasional III dan juga pedoman Nasional Asma Anak tidak

    menganjurkan pemberian anti in$lamasi sebagai obat pengendali untuk asma episodik ringan#

    Hal ini juga sesuai dengan 1INA yang belum perlu memberikan obat controllerpada Asma

    Intermiten( dan baru memberikannya pada Asma Persisten ingan 3derajat 2 dari

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    19/27

    /ebaliknya jika asmanya terkendali dalam )"? minggu( maka derajatnya beralih ke yang lebih

    ringan 3step-down4# Bila memungkinkan steroid hirupan dihentikan penggunaannya#)"-

    /ebelum melakukan step-up( perlu die!aluasi pelaksanaan penghindaran pen.etus(

    .ara penggunaan obat( $aktor komorbid yang mempersulit pengendalian asma seperti rintis

    dan sinusitis#dan dengan penatalaksanaan rinitis dan sinusitis se.ara optimal dapat

    memperbaiki asma yang terjadi se.ara bersamaan#)(,(-

    Asma Persisten

    Pada penatalaksanaan asma persisten terdapat dua alternati!e yaitu dengan

    menggunakan steroid hirupan dosis medium dengan memberikan budenoside 2"

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    20/27

    Pada pemberian antileukotrien 3:a$irlukas4 pernah dilaporkan adanya peningkatan

    en:im hati( oleh sebab itu kelainan hati merupakan kontraindikasi# 0engenai pemantauan uji

    $ungsi hati pada pemberian antileukotrien belum ada rekomendasi#,

    0engenai obat antihistamin generasi baru non"sedati$ 3misalnya ketoti$en dan

    setiri:in4( penggunaannya dapat dipertimbangkan pada anak dengan asma tipe rinitis( hanya

    untuk menanggulangi rinitisnya# Pada saat ini penggunaan kototi$en sebagai obat pengendali

    3controller4 pada asma anak tidak lagi digunakan karena tidak mempunyai man$aat yang

    berarti#,

    Apabila dengan pemberian steroid hirupan di.apai $ungsi paru yang optimal atau

    perbaikan klinis yang mantap selama )"? minggu( maka dosis steroid dapat dikurangi

    bertahap hingga di.apai dosis terke.il yang masih bisa mengendalikan asmanya# /ementara

    itu penggunaan J"agonis sebagai obat pereda tetap diteruskan#,

    8ara pemberian obat asma harus disesuaikan dengan umur anak karena perbedaan

    kemampuan menggunanakan alat inhalasi# Demikian juga kemauan anak perlu

    dipertimbangkan# Lebih dari *' anak asma tidak dapat memakai alat hirupan biasa

    3etered $ose %nhaler4# Perlu dilakukan pelatihan yang benar dan berulang kali# Berikut

    tabel anjuran pemakaian alat inhalasi disesuakan dengan usia#

    ,

    20

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    21/27

    *. 'engoatan eksaserasi akut

    Eksaserbasi 3serangan asma4 adalah episode perburukan gejala"gejala asma se.ara

    progresi$# /erangan akut biasanya mun.ul akibat pajanan terhadap $aktor pen.etus(

    sedangkan serangan berupa perburukan bertahap men.erminkan kegagalan pengobatan

    jangka panjang# 0enurut buku Pedoman Nasional Asma Anak U== Pulmonologi IDAI

    22( penyakit asma dibagai dalam & kelompok berdasarkan $rekuensi serangan dan

    kebutuhan obat( yaitu asma ringan( sedang( dan berat# /elain klasi$ikasi derajat penyakit asma

    di atas( asma juga dapat dinilai berdasarkan derajat serangannya( yaitu serangan ringan(

    sedang( dan berat# Kadi perlu dibedakan antara derajat penyakit asma 3aspek kronik4 dengan

    derajat serangan asma 3aspek akut4# /eorang penderita asma berat 3persisten4 dapat

    mengalami serangan ringan saja# /ebaliknya seorang penderita asma ringan 3episodik5jarang4

    dapat mengalami serngan asma berat( atau bahkan serangan an.aman henti na$as yang dapatmengakibatkan kematian# erapi yang diberikan bergantung pada beratnya derajat serangan

    asma#)"-

    atalaksana serangan asma dilakukan dengan tujuan untuk meredakan penyempitan

    jalan na$as se.epat mungkin( mengurangi hipoksemia( mengembalikan $ungsi paru ke

    keadaan normal se.epatnya( dan merena.anakan tatalaksana men.egah kekambuhan#

    Tatalaksana Serangan

    21

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    22/27

    %# atalaksana di rumah

    Untuk serangan ringan dapat digunakan obat oral golongan beta 2 agonis atau teo$ilin#

    Bila tersedia( lebih baik digunakan obat inhalasi karena onsetnya lebih .epat dan e$ek

    samping sistemiknya minimal# 9bat golongan beta 2 agonis inhalasi yang dapat digunakan

    yaitu 0DI dengan atau tanpaspacer atau neulier#,

    Bila dalam +aktu & menit setelah inhalasi tidak ada perbaikan atau bahkan terjadi

    perburukan harus segera diba+a ke rumah sakit#

    2# atalaksana di ruang emergen.y

    Penderita yang datang dalam keadaan serangan langsung dinilai derajat serangannya#

    atalaksana a+al adalah pemberian beta agonis se.ara nebulisasi# 1aram $isiologis dapat

    ditambahkan dalam .airan nebulisasi# Nebulisasi serupa dapat diulang dengan selang 2

    menit# Pada pemberian ketiga dapat ditambahkan obat antikolinergik# atalaksana a+al ini

    sekaligus ber$ungsi sebagai penapis yaitu untuk penentuan derajat serangan( karena penilaian

    derajat se.ara klinis tidak selalu dapat dilakukan dengan .epat dan jelas# Berikut ini

    pentalaksanaan serangan asma sesuai derajat serangan6,

    . Serangan sma ringan

    Pada serangan asma ringan dengan sekali nebulisasi pasien dapat menunjukkan

    respon yang baik# Pasien dengan derajat serangan asma ringan diobser!asi %"2 jam( jika

    respon tersebut bertahan pasien dapat dipulangkan dan jika setelah obser!asi selama 2jam

    gejala timbul kembali( pasien diperlakukan sebagai serangan asma derajat sedang# )"-

    /ebelum pulang pasien dibekali obat 2"agonis 3hirupan atau oral4 yang harus

    diberikan tiap

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    23/27

    ruang ra+at sehari 39ne day .are4 dan +alaupun belum tentu diperlukan( untuk persiapan

    keadaan darurat( pasien yang akan diobser!asi di ruang ra+at sehari langsung dipasang jalur

    parenteral sejak di unit ga+at darurat 3U1D4#)"-

    Pada serangan asma sedang diberikan kortikosteroid sistemik oral metilprednisolon

    dengan dosis (*"% mg5kgbb5hari selama &"* hari#

    /. Serangan sma erat (status asmatikus)

    Pada serangan asma berat dengan & kali nebulisasi berturut"turut pasien tidak

    menunjukkan respon yaitu gejala dan tanda serangan masih ada# Pada keadaan ini pasien

    harus dira+at inap dan jika pasien menunjukkan gejala dan an.aman henti napas pasien harus

    langsung dira+at diruang intensi$# Pasien diberikan oksigen 2"< L5menit sejak a+al termasuk

    saat dilakukan nebulisasi( dipasang jalur parenteral dan dilakukan $oto toraks# Kika ada

    dehidrasi dan asidosis( diatasi dengan pemberian .airan intra!ena dan koreksi terhadap

    asidosis dan pada pasien dengan serangan berat dan an.aman henti napas( $oto toraks harus

    langsung dibuat untuk mendeteksi kemungkinan pneumotoraks dan pneumomediastinum#

    Pada an.aman henti napas hipoksemia tetap terjadi +alaupun sudah diberi oksigen 3kadar

    Pa92C) mmHg dan atau [email protected]

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    24/27

    Kika terjadi perbaikan klinis nebulisasi diteruskan tiap ) jam hingga 2< jam dan

    pemberian amino$ilin dan kortikosteroid diganti oral( jika dalam 2< jam stabil pasien dapat

    dipulangkan dengan dibekali J2"agonis 3hirupan atau oral4 yang diberikan tiap

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    25/27

    se.ara kontiniu dengan dosis (&"(* mg5kgBB5jam 3dosis maksimum %* mg5jam4#

    Nebulisasi terbutalin dapat diberikan dengan dosis 2(* mg atau %

    respules5nebulisasi#

    Pemberian intra!ena dapat dipertimbangkan jika pasien tidak berespon dengan

    nebulisasi b2 agonis( kortikosteroid I>( dan teo$ilin serta ipratropium bromide#

    /albutamol i! dapat diberikan dengan dosis mulai dari (2m.g5kgBB5menit dan

    dinaikkan (%m.g5kgBB setiap %* menit dengan dosis maksimal

    dapat diberikan dengan dosis %m.g5kgBB

    melalui in$use selama % menit( dilanjutkan dengan (%"< Og5kgBB5jam dengan

    in$use kontiniu#

    0ethyl anthine 3teo$ilin kerja .epat46 dosis dan sedian dapat dilihat pada

    penjelasan tatalaksana serangan asma berat diatas#

    LABA 3long a.ting J2"agonis4

    Ada 2 preparat inhalasi yaitu salmeterol dan $ormoterol( dan % obat oral yaitu

    pro.aterol# ersedia kombinasi steroid hirupan dengan LABA( yaitu kombinasi

    $luti.asone propionate dan salmeterol menjadi seretide( kombinasi budesonide dan

    $ormoterol menjadi /ymbi.ort# /eretide dalam 0DI 30etered Dosed Inhaler4

    sedangkan /ymbi.ort dalam DPI3Dry Po+der Inhaler4#

    II# Antikolinergik

    Ipratropium bromide

    Dosis yang dianjurkan adalah (% ml5kgBB( nebulisasi setiap < jam# Dapat juga

    diberikan dalam larutan (2*' dengan dosis sebagai berikut6 untuk anak [email protected])

    tahun6 ?"2 tetes usia C ) tahun6

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    26/27

    pilihan yang utama karena memiliki kemampuan penetrasi ke jaringan paru yang

    lebih baik( e$ek antiin$lamasi yang lebih besar( serta e$ek mineralokortikoid minimal#

    Dosis yang dianjurkan adalah % mg5kgBB( diberikan tiap

  • 7/23/2019 Referat Asma Novia

    27/27

    1INA mengklasi$ikasikan asma menjadi asma dengan gejala intermiten( persisten

    ringan( sedang dan berat# Asma juga dapat dibagi berdasarkan derajat serangannya yaitu

    asma serangan ringan( sedang( dan berat# Derajat penyakit asma berhubungan dengan

    in$lamsi kronik yang terjadi# Derajat serangan berhungan dengan proses akut perburukan dari

    penyakit asma itu sendiri#

    Penilaian derajat serangan dan penyakit asma penting untuk penatalaksaan asma#

    Dengan pentalaksanaan yang adekuat diharapkan dapat memperbaiki tumbuh kembang dan

    kualitas hidup anak# /elain terapi dengan obat"obatan standar untuk asma( diperlukan peran

    akti$ keluarga dan pasien untuk menghindari $a.tor pen.etus# ang tidak kalah pentingnya

    dalam penatalaksanaan asma ialah kerjasama antara pasien"keluarga dan dokter#

    DA7A PU/A=A

    %# 1lobal Initiati!e $or Asthma 31INA4# Po.ket guide management and pre!ention

    asthma in .hildren# 2*

    2# /upriyanto( B# Diagnosis dan penatalaksanaan terkini asma pada anak# 0ajalah

    =edokteran Indonesia( >olume6 **( Nomor6 &( 0aret 2*# 7=UI

    /upriyatno B# atalaksana /erangan Asma Pada Anak# Bagian Ilmu =esehatan Anak

    7=UI"/80( Kakarta#