Home >Documents >Radar Jogja 07 April 2011

Radar Jogja 07 April 2011

Date post:09-Mar-2016
Category:
View:514 times
Download:24 times
Share this document with a friend
Description:
Koran Terbaik Kota Jogja
Transcript:
  • TAK lama lagi, presenter Laura Basuki akan me-lepas masa lajang de-ngan pengusaha Leo Sanjaya

    Citibank Sebut Malinda Disayang Nasabah

    JAKARTA - Mabes Polri terus menyelidiki aliran dana nasabah yang digelapkan Malinda Dee alias Inong Malinda. Dari analisis tran-saksi, ada duit yang mengalir ke PT Sarwahita Group Malinda adalah salah seorang direksinya. Penyidik akan memanggil jajaran komisaris perusahaan yang bergerak di bi-dang energi alternatif itu.

    Semua pihak yang terkait akan diperiksa, bisa saja dalam kapasitas sebagai saksi, ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi kemarin (06/04). Penyidik sudah meme-riksa Rita Amalia, salah seorang komisaris perusahaan itu. Sebab, ada dana nasabah yang masuk ke rekening Sarwahita melalui Ma-linda Dee.

    Sarwahita Group berkantor di lan-tai 16 Gedung Menara Anugerah, Mega Kuningan, Jakarta Selatan

    Gara-gara aksi jogetnya meniru-kan lagu India berjudul Chai-yya-Chaiyya di situs YouTube,

    Briptu Norman Kamaru menda-dak populer. Tetapi, tidak hanya populer, dia juga terkena sanksi dari atasannya di Brimob Polda Gorontalo karena dianggap me-

    langgar disiplin. Benarkah, gara-gara banyak yang membela, dia

    akhirnya disanksi ringan?

    ROY TILAMEO, Gorontalo

    JIKA belum pernah menyaksikan aksi Norman yang sedang berjoget sambil duduk saat jaga, tidak ada salahnya Anda membuka YouTube. Lalu, ketik judul Polisi Gorontalo Menggila. Maka, Anda

    akan terhibur aksi polisi yang bertugas di kesatuan Brimob Polda Gorontalo itu.

    Cara dia berjoget, meski dilakukan sambil duduk, persis dengan gaya Shah-rukh Khan, sang penyanyi lagu berjudul

    Chaiyya-Chaiyya itu. Melihat gaya lipsync-nya juga menunjukkan bahwa Norman hafal dengan lagu tersebut

    email: [email protected], [email protected]/Faks Redaksi: 0274-4477785 www.radarjogja.co.id

    KAMIS 7 APRIL 2011 ECERAN Rp 3.000

    Suara Rakyat Hal. 6

    04:25 11:43 15:01 17:44 18:53

    JADWAL SALAT

    SMS WAE

    Terganggu PengamenTerminal Magelang banyak pengamennya.

    Bisa dibilang sudah cukup mengganggu. Penumpang enggan naik bus sebelum benar2 akan jalan. Bagaimana tidak, bergantian pengamen keluar masuk di bus mengamen. Mereka mengamen sedikitnya 3 orang. Pen-umpang enggan tidak memberi uang receh, takut. Ini menjadi kebiasaan penumpang untuk membawa uang receh saat beper-gian naik bus. Semoga terminal Jogja tidak demikian. +622747124315

    Briptu Norman Kamaru, Polisi yang Mendadak Populer Gara-gara Berjoget India

    Idolakan Shahrukh Khan, Koleksi CD sejak SD

    Baca Idolakan... Hal 11 Laura Basuki

    Baca BI Kaji... Hal 11

    Baca Ogah... Hal 11

    Ogah Ribet Urus Nikah

    Baca Polisi... Hal 11

    Honda DBL 2011 Hari Ini Masuki Babak Fantastic Four

    JOGJA - Gelaran Honda DBL 2011 DI Jogjakarta Series di GOR UNY hari ini memasuki babak Fantastic Four. Empat partai akan tersaji hari ini, masing-masing dua partai di kelompok putra dan dua partai di kelompok putri. Siapa

    yang memenangkan laga hari ini, berhak mengantongi tiket masuk ke partai puncak.

    SMAN 4 Jogja (Patbhe) ber-temu SMAN 1 Sewon Bantul (Smase) di kelompok putra. Laga dua tim yang membuat kejutan di Honda DBL 2011 DI Jogja-karta Series ini digelar pukul 14.00-15.30. Untuk partai kedua, jawara musim lalu di kelompok putri SMA Stella Duce 1 Jogja (Stece) ditantang SMAN 6 Jogja

    Menang, Pembuktian ke Partai Puncak

    Setelah Kematian Nasabah Kartu Kredit Citibank

    JAKARTA Bank Indonesia (BI) memas-tikan akan meninjau lagi aturan mengenai penggunaan jasa penagihan (debt collec-tor) oleh perbankan dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan pasca terungkapnya kasus meninggalnya nasabah kartu kredit Citibank Irzen Okta saat mengurus tagihan di Kantor Citibank Jakarta

    Agum Lobi FIFA LagiPastikan Kongres Pemilihan 20 Mei

    JAKARTA Ketua Komite Nor-malisasi (KN) PSSI Agum Gumelar dihadapkan pada masalah serius saat mengawali hari pertama bekerja di Kantor PSSI, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, kemarin (6/4).

    Sebab, pada saat yang sama, di Surabaya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo beserta wakil dari 78 pemilik suara versi kongres di Pekanbaru (26/3) mengumumkan

    bahwa Kongres PSSI akan dilak-sanakan pada 2 Mei mendatang di Kota Pahlawan.

    Insya Allah pasti di Surabaya. Pelaksanaannya sekitar 2 Mei, kata Soekarwo setelah melakukan pertemuan dengan Deputi Ke-menpora di ruang kerjanya, Jalan Pahlawan, Surabaya, kemarin.

    Pakde Karwo, sapaan gubernur, menerangkan bahwa kedatangan deputi Kemenpora itu bertujuan untuk memastikan kesediaan pemerintah daerah menjadi tuan rumah kongres

    SURABAYA Saat evakuasi KM Maharani yang terbakar di Dermaga Nilam Barat, Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (5/4), belum selesai, giliran kapal milik PT Pelni, KM Fudi, terguling di area docking PT PAL kemarin (6/4)

    Diperbaiki, Kapal Fudi Karam

    Baca Diperbaiki... Hal 11

    BI Kaji Stop Debt Collector

    TERGULING: KM Fudi, kapal milik PT Pelni kemarin (6/4) karam di area dock-ing PT PAL Surabaya. Dugaan sementara, kapal tergul-ing karena ada kesala-han teknis saat proses fl oating dock.

    Polisi Incar Jenderal AU Bintang Tiga

    JPNN

    LIBATKAN BINTANG TIGA: Malinda Dee.

    JPNN

    LOBI FIFA: Agum Gumelar.GRAFIS: OWEL/JPNN

    DITE SURENDRA/JPNN

    (Namche) yang dihelat pukul 15.30-17.00.

    Di partai ketiga mempertemu-kan SMA Santa Maria (Stama) v SMAN 1 Kalasan Sleman (Saka) pada pukul 17.00-18.30. Dan, partai terakhir akan memperte-mukan SMA Bopkri 1 (Bosa) v SMA Pangudi Luhur (PL) pukul 18.30-20.00.

    Pemenang Patbhe versus Smase akan bertemu dengan pemenang antara BOSA v PL di partai puncak

    Honda DBL 2011 DI Jogjakarta Series di GOR UNY, 10 April men-datang. Demikian juga pemenang antara Stece melawan Namche, bakal ditantang pemenang antara Stama dan Saka

    Baca Menang... Hal 11

    FOTO-FOTO: PIUS ERLANGGA/GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

    Baca Agum... Hal 11

    SIAPA KE FINAL: SMAN 4 Jogja hari ini di GOR UNY akan berhadapan dengan SMAN 1 Sewon Bantul untuk menentukan tiket ke Final Party.

    JPNN

    POPULER: Briptu Norman Kamaru saat diberi sanksi nyanyi Chaiyya-Chaiyya di hadapan komandan dan teman-temannya di Brimobda Gorontalo.

  • RADAR JOGJA Kamis Kliwon 7 April 20112 POLITIKAKontrak Baru, Demokrat Setuju, Golkar Menolak

    JAKARTA Internal koalisi ternyata masih penuh riak. Api yang berkobar setelah ka-sus angket Century dan Mafi a Pajak belum bisa dikenda-likan. Rencana adanya kontrak baru untuk semakin mengikat koalisi guna mengamankan pemerintahan SBY langsung menimbulkan reaksi.

    Dalam kontrak baru, terdapat klausul yang menyebutkan bahwa anggota koalisi perlu menyeragamkan pandangan hingga di level legislatif. Na-mun, Partai Golkar langsung menolak mentah-mentah klausul itu. Sebagai pimpinan di Golkar, saya berpendapat

    tidak perlu ada perubahan kontrak koalisi, kata Priyo Budi Santoso, ketua DPP Partai Golkar, setelah menghadiri rapat internal Fraksi Partai Golkar di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (6/4).

    Menurut Priyo, kontrak koalisi yang ditandatangani pimpinan partai pada 2009 sudah bagus. Kontrak itu sudah memuat komitmen partai untuk men-dukung pemerintahan SBY dan Boediono. Tidak ada komitmen yang harus diubah dalam kon-trak koalisi yang dijalani ang-gota saat ini. Yang diperlukan sekarang hanyalah penguatan implementasi, ujar Priyo.

    Dia menambahkan, jika ikti-kad perombakan hanya untuk menyeragamkan pendapat di koalisi, itu justru menjadi ma-salah. Pembahasan masalah bangsa tidak bisa dituntaskan

    begitu saja dalam pembahasan selevel Sekretariat Gabungan (Setgab). Masalah kenegaraan jangan hanya diselesaikan setengah kamar. Masih ada PDIP, Gerindra, dan Hanura, ujarnya mengingatkan.

    Priyo menegaskan, perom-bakan kontrak koalisi bisa dilakukan terkait komitmen partai demi mengawal pemer-intahan. Namun, Golkar me-nolak jika perombakan itu dilakukan untuk menyeragam-kan. Jika diseragamkan, de-mokrasi akan suwung (kosong, Red), tandasnya.

    Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah membenarkan adanya perubahan kontrak koalisi itu. Menurut Jafar, se-cara substansi, ada sejumlah penajaman atas pasal-pasal komitmen koalisi yang telah diatur. Yang berbeda cuma

    penajamannya, Apa yang su-dah disebutkan masih tercan-tum, kata Jafar saat ditemui secara terpisah.

    Dalam level fraksi, kata Jafar, ada penajaman terkait komit-men bersama. Hal itu berkaca kepada pengalaman diusul-kannya panitia angket mafia pajak. Namun, Jafar menegas-

    kan bahwa kontrak koalisi itu tidak melarang adanya angket. Intinya, cara berpikir untuk hal-hal strategis itu sama, tandasnya.

    Bukan hanya Golkar, Partai Persatuan Pembangunan juga siap-siap menolak kalau ada butir kontrak koalisi baru yang mewajibkan komitmen ber-sama untuk semua hal. Kami akan tolak. Itu nggak mungkin dong, ujar Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar di gedung DPR kemarin.

    Meski demikian, dia me-nyatakan tetap siap kalau nanti ada kontrak politik baru. Tapi, semua kan pasti ada pemba-hasannya. Nggak bisa tiba-tiba begitu saja, imbuhnya.

    Dia lantas mengungkap, hingga kini, pihaknya belum disodori atau diajak memba-has draf kontrak politik koalisi

    yang akan diperbarui. Sekitar dua minggu lalu sebenarnya diagendakan ada rapat Setgab soal itu, tapi batal. Hingga sekarang, belum lagi, beber ketua DPP PPP itu.

    Secara terpisah, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Jafar menegaskan kesiapan partainya menan-datangani kontrak koalisi baru. PKB siap saja mendatangani kontrak koalisi baru. Tapi, barang ini belum ada, kata Marwan.

    Yang ada, lanjut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru mengumpulkan ketua umum partai-partai beberapa waktu lalu. Ketum-ketum itu baru dikumpulkan un

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended