Home >Documents >Proses Transkripsi

Proses Transkripsi

Date post:21-Dec-2014
Category:
View:2,220 times
Download:5 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • 1. By : Adwin Arga Ayu Larissa Ayu Nani Deni Kartika Andreas Catur XII IA3
  • 2. Transkripsi dalam genetika adalah pembuatan RNA dengan menyalin sebagian berkas DNA Transkripsi adalah alih aksara atau penyalinan. Di sini, yang dimaksud adalah mengubah "teks" DNA menjadi RNA. Sebenarnya, yang berubah hanyalah basa nitrogen timin (T) di DNA yang pada RNA digantikan oleh urasil (U)
  • 3. Transkripsi mempunyai ciri-ciri kimiawi yang serupa dengan sintesis/replikasi DNA, yaitu : Adanya sumber basa nitrogen berupa nukleosida Bedanya dengan sumber basa untuk sintesis DNA hanyalah pada molekul gula pentosanya yang tidak berupa deoksiribosa tetapi ribosa dan tidak adanya basa timin tetapi digantikan oleh urasil. Jadi, keempat nukleosida yang diperlukan adalah adenosin (A), guanosin (G), sitosin (C), dan uridin(U).
  • 4. Adanya untai molekul DNA sebagai cetakan. Dalam hal ini hanya salah satu di antara kedua untai DNA yang akan berfungsi sebagai cetakan bagi sintesis molekul RNA. Untai DNA ini mempunyai urutan basa yang komplementer dengan urutan basa RNA hasil transkripsinya, dan disebut sebagai pita antisens. Sementara itu, untai DNA pasangannya, yang mempunyai urutan basa sama dengan urutan basa RNA, disebut sebagai pita sens.
  • 5. Secara garis besar transkripsi berlangsung dalam tiga tahap, yaitu 1. Inisiasi (permulaan) 2. Elongasi (pemanjangan) 3. Teminasi (pengakhiran)
  • 6. Agar molekul DNA dapat digunakan sebagai cetakan dalam sintesis RNA, kedua untainya harus dipisahkan satu sama lain di tempat-tempat terjadinya penambahan basa pada RNA. Selanjutnya, begitu penambahan basa selesai dilakukan, kedua untai DNA segera menyatu kembali. Tempat ini dinamakan promoter.
  • 7. 1. Inisiasi (Permulaan) Setelah mengalami pengikatan oleh promoter, RNA polimerase akan terikat pada suatu tempat di dekat promoter, yang dinamakan tempat awal polimerisasi atau tapak inisiasi (initiation site). Nukleosida pertama akan diletakkan di tapak inisiasi dan sintesis RNA pun segera dimulai.
  • 8. 2. Elongasi (Perpanjangan) Pengikatan enzim RNA polimerase beserta kofaktor-kofaktornya pada untai DNA cetakan membentuk kompleks transkripsi,yang terdiri atas (A), (U), (G), dan (C) Selama sintesis RNA berlangsung kompleks transkripsi akan bergeser di sepanjang molekul DNA cetakan sehingga nukleotida demi nukleotida akan ditambahkan kepada untai RNA yang sedang diperpanjang
  • 9. 3. Terminasi (Pengakhiran) Berakhirnya polimerisasi RNA ditandai oleh disosiasi kompleks transkripsi atau terlepasnya enzim RNA polimerase beserta kofaktorkofaktornya dari untai DNA cetakan. Begitu pula halnya dengan molekul RNA hasil sintesis. Hal ini terjadi ketika RNA polimerase mencapai urutan basa tertentu yang disebut dengan terminator
  • 10. Hasil dari proses transkripsi adalah mRNA dengan kode pasangan yang terdapat pada rantai sense DNA. Rantai RNA yang mengandung kode ini disebut pula dengan kodon. Jadi mRNA adalah kodon. Setelah proses transkripsi selesai maka m-RNA akan segera bergerak meningggalkan inti sel menuju sitoplasma untuk melakukan proses selanjutnya (translasi).

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended