Home >Engineering >proses pembuatan lpg

proses pembuatan lpg

Date post:08-Feb-2017
Category:
View:1,074 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:

BAHAN BAKU

Disusun Oleh :Nama : 1. Ahmad Ardiansyah 2. Andi Fitra Safitri 3. Nur Idhatil HasanahKelompok : 6Dosen : Ir. Erwana Dewi M.EngProses Pembuatan Gas LPG (Liquid Petroleum Gas)

Pengolahan gas LPG di PT. Surya Esa Perkasa, Tbk terdiri dari senyawa nitrogen, air, karbondioksida, dan senyawa hidrokarbon berupa metana, etana, propana, butana, isobutana, pentana, isopentana, dan heksana yang dialirkan ke terminal pengukuran untuk dianalisa sehingga didapat gambaran tentang perlakuan dan kondisi operasi yang akan ditentukan oleh proses pengolahan.

BAHAN BAKU

KomponenBerat MolekulTitik Didih (0F)SPGRPanas Pembakaran (Btu/ft3)CH416,0400-258,70000,3000911C2H530,0700-127,50000,36001631C3H844,0900-43,70000,51002353i-C4H1058,1200 10,90000,56003094n-C4H1058,1200 31,10000,58003101i-C5H1217,1500 82,10000,62003698n-C5H1217,1500 96,90000,63003709C6+86,1700 155,70000,66004404

KOMPOSISI GAS ALAM

Adapun produkproduk yang dihasilkan oleh PT. Surya Esa Perkasa, Tbk adalah sebagai berikut :1)Propana2)LPGKondensat MixDari ketiga produk di atas yang dihasilkan, produk utama dari PT. Surya Esa Perkasa, Tbk adalah LPG, sedangkan produk yang lain adalah produk sampingan.

PRODUK

DIAGRAM ALIR

Flowsheet Uraian Proses Produksi

Scrubbing dan kompressiSebelum gas umpan masuk sistem kompresi, terlebih dahulu dipisahkan dari gas dan kondensat agar bebas dari cairan. Kemudian cairan dialirkan ke Knock out. Di dalam Knock out drum mengalami proses pemisahan gas, air dan kondensat. Air mengalir dari bawah Separator ke Sour water, kondensat juga dipisahkan dari bagian bawah, selanjutnya dipompakan ke SPUA. Gas keluar melalui bagian atas Kock out masuk ke cooler untuk didinginkan, dari cooler gas masuk ke Scrubber dan ke water Separator yang selanjutnya masuk ke dalam sistem kompressi pada tekanan 2.2 kg/Cm2 dan temperature 23oC.

Kompresor-kompressor tersebut terdiri dari 2 (dua) tahap yaitu :Tahap pertamaGas kompressor stage pertama didinginkan dengan air fan Cooler dan inlet stage dengan Cooler sampai temperature 30oC, akibat pendinginan sebagian gas dan uap air terkondensi. Dari pendinginan, gas dialirkan di first stage Drain Sepator. Kondensat dikembalikan ke SPUA, lalu airnya dialirkan ke water sepator.2. Tahap keduaGas yang keluar dari tahap kesatu didinginkan di dalam filter cooler sampai temperature 50oC, kemudian dialirkan ke Separator, air dibuang ke water Separator dan gas dialirkan melalui bagian atas dialirkan ke system pengeringan Dryer.

Berfungsi melakukan pembersihan terhadap impurities yang terkandung di gas alam yang akan digunakan sebagai umpan dalam unit Pencairan (Liquefaction), pada unit ini meliputi pembersihan terhadap H2O dan Hg.

2. Dewatering System

a. Pembersihan kandungan Air (H2O)Tujuannya adalah untuk membersihkan H2O yang terkandung dalam gas alam, untuk menghindari terjadinya pembekuan H2O pada temperature pendinginan dibawah 0oC yang dapat menyebabkan penyumbatan pada peralatan, penyerapan air dapat dilakukan secara adsorpsi dimana adsorbent padat selain harus dapat menyerap H2O sampai kadarnya kurang dari 2 ppm, juga harus dapat diregenerasi sehinggga dapat digunakan dalam jangka waktu relatip lama

b. Pembersihan kandungan kandungan Merkuri (Hg)Proses pembersihan kandungan Merkuri dari Gas alam umpan yang popular dan banyak dilakukan dengan proses adsorpsi kimia yaitu menggunakan adsorbent carbon active yang diperkaya dengan Sulphur 12 % (Sulphur Impregnated Activated Carbon), mercuri akan diserap oleh adsorben dan berekasi dengan sulphur HgS (Merkuri Sulfida) Hg + S HgS

Gas dari Hg tower kemudian didinginkan dengan Chiller hingga mencapai temperature -43oC pada tekanan 35 kg/Cm2. Sistem Refrigerasi dengan media pendingin propane (Propane Refrigerant Unit) dengan sistem Counter Current yaitu : Pemanfaatan setiap kalor yang dilepaskan dari bahan yang diinginkan untuk memanaskan bahan lain yang juga berfungdi sebagai pendingin.

3. Liquefaction atau Cooling System

Pada tahap ini proses untuk pemisahan komponen-komponen LPG (C3 dan C4) dari komponen-komponen lainnya. Dasar pemisahan berdasarkan trayek didih dari masing-masing komponen. Fractination System terdiri dari 3 tahap, yaitu :

4. Fractination System (Pemisah)

1. Kolom Deethanizer Deethanizer adalah proses pemisahan kandungan gas etana yang terkandung didalam umpan yang berasal dari puncak kolom stabilizer pada proses distilasi, dengan menggunakan prinsip distilasi bertekanan tinggi. Pada proses Deethanizer ini akan beroperasi dengan baik apabila semua etana yang terkandung dapat dipisahkan, sedang cairan di dasar kolom yang berupa cairan propana dan butana akan dipisahkan di kolom Depropanizer, sedang gas etana akan keluar dari puncak kolom serta dialirkan sebagai gas sistim atau untuk diproses lebih lanjut.

2. Kolom DepropanizerDi kolom depropanizer ini umpannya dari cairan dasar kolom deethanizer yang akan dipisahkan antara Propana dan Butana, sistim proses di depropanizer dan di deethanizer sama, baik kondisi maupun peralatannya. Adapun proses depropanizer diatur dengan tekanan tinggi dan temperatur relatif rendah. Diharapkan fraksi ringan akan menguap dan keluar dari puncak kolom sebagai produk propana, sedang cairan yang ada didasar kolom sebagai produk Butana

3. Kolom DebutanizerDe-Butanizer akan memisahkan komponen C3 dan C4 dalam jumlah tertentu dari condensate umpan yang yang didapat dari bottom product De-propanizer column.

Tempat penyimpanan gas LPG yang telah jadi sebelum dikirim kembali ke pertamina untuk dikemas di dalam tabung LPG

LPG Storage Tank

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended