Home >Documents >Proposal Voip

Proposal Voip

Date post:15-Jul-2015
Category:
View:1,027 times
Download:55 times
Share this document with a friend
Transcript:

1

I.PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Seiring pesatnya perkembangan jumlah komputer yang saling terhubung dengan lainnya dan yang biasa disebut dengan jaringan komputer, maka munculah teknologi-teknologi baru, yaitu teknologi yang saling menghubungkan komputer di dunia, yang memungkinkan untuk dapat saling bertukar informasi dan data, bahkan dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi berupa gambar atau video. Perkembangan jaringan komputer yang semakin pesat memungkinkan untuk melewatkan trafik suara melalui jaringan komputer atau biasa yang disebut VoIP (Voice Over Internet Protocol). Voice Internet Protocol Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa. Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP). Saat ini terdapat 2 teknologi utama internet telephony, yaitu teknologi H.323 dan Session Initiation Protocol (SIP), keduanya sering digunakan1. Penggunaan jaringan IP memungkinkan penekanan biaya.

1

Purbo,W.Onno & Raharja, Anton. 2010. VoiP Cookbook Building your own Telecommunication Infrastructure

2

Dikarenakan tidak perlu membangun sebuah infrastruktur baru untuk komunikasi suara dan penggunaan lebar data (bandwidth) yang lebih kecil dibandingkan

telepon biasa. Penggunaan teknologi VoIP yang lebih efisien akan semakin dipermudah karena dapat digabungkan dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Setiap individu dapat membangun dan mengembangkan infrastrukturnya secara mandiri, dikarenakan penggunaan sistem operasi berbasis linux / open source Asterisk yang memang dikhususkan untuk menangani VoIP. Penggunaan teknologi VoIP sangat menguntungkan bagi penggunanya. Namun, penggunaan komunikasi yang murah dari sisi keamanan kurang begitu di perhatikan. Oleh karena itu keamanan ketika melakukan komunikasi suara merupakan sesuatu yang sangat penting, Karena menyangkut privasi

penggunanya. Penggunaan VPN (Virtual Private Network) merupakan salah satu alternatif pelewatan komunikasi suara, yang bersifat private atau aman, karena penggunaan koneksi yang telah terenkripsi serta penggunaan private keys, certificate, username atau password untuk melakukan authentikasi dalam membangun koneksi.

B. Tujuan PenelitianTujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah : 1. Menganalisa dan merancang server komunikasi melalui jaringan IP menggunakan software Asterisk dan menggunakan software VPN sebagai

pengamannya

3

2.

Merancang sentral komunikasi, dengan jaringan IP, agar dapat melakukan

komunikasi antar client diseluruh dunia dengan yang biaya yang hemat 3. Mengetahui dan membandingkan QoS dan MOS pada jaringan,

yaitu pada saat menggunakan VPN dan tidak menggunakan VPN, serta membandingkan audio codec dan video codec, codec yang digunakan pada

penelitian ini adalah G711, GSM, iLBC, Speex.

C. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah: 1. Mempermudah komunikasi antar jaringan, sebagai

alternative pengganti telepon yang mudah dan murah karena menggunakan jaringan internet yang sudah ada, serta menghemat komunikasi antar pulau dan Negara, dan memahami tentang layanan komunikasi berbasis IP seperti Voice Over Internet Protocol (VoIP), protocol SIP, dengan codec nya dan penggunaan VPN sebagai pengaman jaringan 2. Dapat membandingkan kualitas QoS VoIP dengan memperhatikan parameter kualitas layanan QoS yang berhasil di ukur pada saat

menggunakan VPN dan tidak menggunakan VPN

D. Batasan Masalah

4

Batasan masalah pada tugas akhir ini adalah : 1 Analisa QoS hanya dibatasi pada delay, jitter, packet loss, throughput dan MOS. 2 Protokol yang digunakan adalah SIP (Session Initiation Protocol) dengan audio dan video codec nya adalah G711, GSM, iLBC, Speex. 3 Software yang digunakan untuk mengukur QoS VoIP adalah software VQManager Wireshark. 4 Menggunakan softphone X-Lite 3.0 untuk komunikasi antar client. dan pengujian keamanan menggunakan software

E. Rumusan Masalah Masalah yang akan didiskusikan dalam Tugas Akhir ini yaitu bagaimana membangun aplikasi VoIP dengan menggunakan VPS (Virtual Private Server) yang menggunakan OS Ubuntu 10.10, software Asterisk dan software VPN sebagai pengaman jaringan, sehinngga dapat menghubungkan client diseluruh dunia secara aman. Kemudian kita dapat mengetahui QoS yaitu pengukuran Delay, Jitter, Packet Loss, Throughput dan MOS. Dengan menggunakan software VQManager dan Wireshark, kemudian membandingkan codec pada protocol SIP tersebut, yaitu G711, GSM, iLBC, Speex, dengan saat

menggunakan VPN dan tidak menggunakan VPN, sehingga kita mendapatkan performansi dari server VoIP tersebut Dari perumusan masalah diatas, maka dapat diklasifikasikan menjadi beberapa point berikut:

5

1. Bagaimana mengkonfigurasi Asterisk agar dapat digunakan sebagai server VoIP. 2. Bagaimana merancang server VoIP , dimana client yang berbeda jaringan bisa saling berkomunikasi menggunakan server Asterisk yang telah dikonfigurasi 3. Bagaimana mengkonfigurasi software VPN untuk keamanannya, kedalam server VoIP agar komunikasi antar client tidak dapat disadap oleh client yang lain Pada perancangan server sentral VoIP ini diharapkan dapat melakukan

komunikasi di seluruh dunia yang terhubung dengan internet dan dapat melakukan komunikasi dengan aman karena menggunakan VPN agar tidak dapat disadap. Kemudian dapat mengetahui QoS dan MOS pada protocol SIP beserta codec yang digunakan, serta membandingkan QoS jaringan pada saat client

melakukan panggilan dengan menggunakan VPN dan tanpa VPN. Pada tugas akhir ini akan dilakukan perancangan server VoIP dengan menggunakan opensource asterisk dan vpn sebagai pengaman jaringan. Dalam penelitian ini, berbagai aspek dari jaringan tersebut akan diperhitungkan untuk mendapatkan hasil perancangan dan prediksi perilaku jaringan yang lebih akurat. Dengan keterbatasan waktu dan keterbatasan kemampuan pemrosesan data oleh perangkat komputasi, maka dilakukan pembatasan terhadap aspek-aspek yang dibangun pada server VoIP ini. Hasil akhir dari penelitian yang dilakukan ini akan

menghasilkan parameter-parameter QoS server VoIP, yang diukur antara lain Delay, Jitter, Packet loss, Throughput dan MOS. Setelah dilakukan pengukuran

6

maka dapat terlihat berapa besar performa yang didapatkan dari hasil perancangan tersebut sesuai dengan skenario-skenario yang sudah direncanakan sebelumnya.

F. Sistematikan Penulisan Sistematika penulisan laporan tugas akhir ini adalah sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Menjelaskan latar belakang, tujuan dan manfaat penelitian, perumusan masalah,

batasan masalah, hipotesis awal, metode penelitian serta sistematika penulisan laporan akhir. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini menjelaskan teori-teori yang berhubungan dengan tugas akhir ini antara lain: VoIP, Protokol-protokol Jaringan VoIP, Linux, Asterisk, VPN ( Virtual Private Network ), Pengkodean Suara pada Jaringan VoIP, Parameterparameter yang Mempengaruhi QoS dan MOS VoIP, Metode Pengukuran Kualitas VoIP, dan Perangkat Lunak Wireshark dan VQmanager BAB III METODE PENELITIAN Bab ini menjelaskan waktu dan tempat penelitian, alat dan bahan yang digunakan, tahapan-tahapan penelitian, diagram alir penelitian, topologi jaringan, dan skenario pengukuran. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Bab ini menampilkan hasil yang diperoleh selama melakukan penelitian serta analisa dan pembahasan dari data-data yang didapatkan selama penelitian. BAB V SIMPULAN DAN SARAN

7

Bab ini berisi tentang simpulan dari penelitian yang telah dilakukan, serta saran untuk penelitian lebih lanjut

II. TINJAUAN PUSTAKA

A.

VoIP (Voice over Internet Protocol) VoIP ( Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket secara real-time dengan jaringan Internet Protocol. VoIP ini dapat memanfaatkan infrastruktur internet yang sudah ada untuk berkomunikasi seperti layaknya menggunakan telepon biasa dan tidak dikenakan biaya telepon biasa untuk berkomunikasi dengan pengguna VoIP lainnya dimana saja dan kapan saja. Teknik dasar Voice over Internet Protokol atau yang biasa dikenal dengan sebutan VoIP adalah teknologi yang memungkinkan kemampuan melakukan percakapan telepon dengan menggunakan jalur komunikasi data pada suatu jaringan (networking). Sehingga teknologi ini memungkinkan komunikasi suara menggunakan jaringan berbasis IP (internet protokol) untuk dijalankan diatas infrastruktur jaringan packet network. Jaringan yang digunakan bisa berupa internet atau intranet. Teknologi ini bekerja dengan jalan mengubah suara menjadi format digital tertentu yang dapat dikirimkan melalui jaringan IP. Tujuan pengimplementasian VoIP adalah untuk menekan

8

biaya operasional perusahaan maupun individu dalam melakukan komunikasi jarak jauh (interlokal/SLI). Penekanan biaya itu dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan jaringan data yang sudah ada. Sehingga apabila jika ingin membuat jaringan telekomunikasi VoIP, maka tidak perlu membangun infrastruktur baru yang mengeluarkan biaya yang sangat besar. Jika menggunakan jaringan data yang ada, maka kita melakukan percakapan interlokal maupun internasional hanya dikenakan biaya lokal melalui PSTN. Internet telephony lebih mengacu pada layanan komunikasi suara (voice), faksimili, dan voice messaging applications. Teknologi ini pada dasarnya mengkonversi sinyal analog (suara) ke format digital dan kemudian dikompres atau ditranslasikan ke dalam paket-paket IP yang kemudian ditransmisikan melalui jaringan internet. VoIP dalam pen

Embed Size (px)
Recommended