Home >Documents >Proposal Pkmm Daniel Ekowisata 2011

Proposal Pkmm Daniel Ekowisata 2011

Date post:07-Jan-2016
Category:
View:243 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
PKM
Transcript:
  • i

    PROPOSAL

    PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)

    EKOWISATA EDUKASI : Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Hutan Melalui Program Ekowisata Hutan Mangrove Pada Generasi Muda

    di Tanjung Jabung Barat, Jambi

    Oleh :

    Daniel Sitorus Pane D1D009006 2009

    Muhammad Zakaria D1D010041 2010

    Lutfi Yanhar D1D010013 2010

    Herna Ade Marito D1D009012 2009

    UNIVERSITAS JAMBI JAMBI

    2011

  • ii

    Halaman Pengesahan Judul Kegiatan : EKOWISATA EDUKASI : Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Hutan Melalui Program Ekowisata Hutan Mangrove Pada Generasi Muda Di Daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi

    1. Bidang kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K ( ) PKM-T () PKM-M

    2. Bidang ilmu : ( ) Kesehatan () Pertanian ( ) MIPA ( ) Teknologi dan ( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan

    3. Ketua pelaksanaan kegiatan a. Nama lengkap : Daniel Sitorus Pane b. Nim : D1D009006 c. Jurusan : Kehutanan d. Universitas : Universitas Jambi e. Alamat rumah dan no tlp/hp : Perum Valensia H.53/085266710546 f. Alamat email : www.speedboy_1001@yahoo.co.id

    4. Anggota pelaksana kegiatan : 3 orang 5. Dosen pendamping

    a. Nama lengkap dan gelar : Ir. Fazriyas, Msi b. Alamat rumah dan no tlp/hp : 081366271257

    6. Biaya kegiatan total a. Dikti : Rp. 9.230.000.00 ,- b. Sumber lain : -

    7. Jangka waktu pelaksanaan : 4 bulan

    Jambi , 15 oktober 2011 Menyetujui, Pembantu Dekan III Ketua Pelaksana Kegiatan Pembimbing Unit Kemahasiswaan ( Ir.Y.Morsa Said.R.MT ) ( Daniel Sitorus Pane ) NIP.19620701.198902.1.001 NIM.D1D009006 Pembantu Rektor III Dosen Pendamping Bagian Kemahasiswaan (Dr. Drs. Maizar Karim, M.Hum) ( Ir. Fazriyas, Msi ) NIP.19620518.198803.1.002 NIP. 19670727.199303.1.007

  • 1

    I. JUDUL PROGRAM EKOWISATA EDUKASI : Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Hutan Melalui Program Ekowisata Hutan Mangrove Pada Generasi Muda di Tanjung Jabung Barat, Jambi

    II. LATAR BELAKANG MASALAH Indonesia sebagai negara megabiodiversity nomor dua di dunia, telah

    dikenal memiliki kekayaan alam, flora dan fauna yang sangat tinggi. Namun Demikian sampai saat ini kita harus menanggung beban berat sebagai negara terkaya keaneka ragaman hayati di kawasan yang sangat sensitif, karena biota Indonesia tersebar di lebih dari 17,000 pulau. Oleh karena itu bukan saja jumlah populasi setiap individu tidak besar tetapi juga distribusinya sangat terbatas. Ini harus disadari oleh pemerintah, sehingga Indonesia harus merumuskan suatu kebijakan dan membuat pendekatan yang berbeda di dalam pengembangan sistem pemanfaatan keaneka ragaman hayatinya, terutama kebijakan dalam pengembangan pariwisata yang secara langsung memanfaatkan sumber daya alam sebagai aset.

    Pengembangan sumber daya alam yang non-ekstraktif, non-konsumtif dan berkelanjutan perlu diprioritaskan dan dalam bidang Pariwisata pengembangan seperti ekowisata harus menjadi pilihan utama. Ekowisata yang dimaksud dalam kriteria ini adalah ecological tourism, yaitu suatu model pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab di daerah yang masih alami atau daerah-daerah yang dikelola secara kaidah alam untuk menikmati dan menghargai alam (dan segala bentuk budaya yang menyertainya) yang mendukung konservasi, melibatkan unsur pendidikan dan pemahaman, memiliki dampak yang rendah dan keterlibatan aktif sosio ekonomi masyarakat setempat dikembangkan oleh Australian Department of Tourism (Black, 1999).

    Potensi wisata yang ada di indonesia sangat banyak lebih khusus di daerah tanjung jabung barat yang daerahnya terletak di kawasan pesisir pantainya yang membentang disepanjang wilayahnya terdapat habitat hutan mangrove yang memiliki kekayaan biodiversity yang lengkap. Hutan mangrove dipantai daerah tanjung jabung barat merupakan salah satu bentuk ekosistem hutan lindung yang unik dan khas, terdapat aktifitas air pasang surut di wilayah pesisir, pantai, dan atau pulau-pulau kecil, dan merupakan potensi sumber daya alam yang sangat potensial. Kemudian Didalamnya juga terdapat kekayaan budaya masyarakat yang kehidupannya banyak tergantung terhadap hasil laut dan hasil alam yang berada disekitar hutan mangrove yang menyokong peranan masyarakat di dalam mencari nafkah. Namun demikian besarnya potensi tersebut tidak akan berarti apabila tidak ada yang mempelopori atau mengawali tindakan dalam pengupayaan pengangkatan potensi tersebut dan untuk mewujudkannya juga

  • 2

    harus didukung oleh segala aspek lapisan masyarakat yang mampu didalam pengolahan alam pantai mangrove secara efisien,dapat dilihat dari sumber daya manusia yang berkompeten didalam pengolahan hutan mangrove tidak terlepas peranan dari generarasi muda sebagai bagian dari masyarakat penyangga hutan lindung yang mampu menjaga segala potensi yang ada. Generasi muda itu juga harus mendapat pembinaan kesadaran dari segala aspek pengenalan didalam program pengembangan wawasan mengenai lingkungan, terkhususnya didaerah pantai hutan mangrove didaerah Tanjung Jabung Barat agar hutannya tetap terjaga dan lestari.

    III. PERUMUSAN MASALAH Telah kita ketahui bersama bahwa Hutan mangrove dipantai daerah

    tanjung jabung barat merupakan salah satu bentuk ekosistem hutan yang unik dan khas, terdapat bermacam-macam tumbuhan bakau sampai tumbuhan nipah yang terbentang disepanjang sungai, terdapat aktifitas air pasang surut di wilayah pesisir, pantai, dan atau pulau-pulau kecil, dan merupakan potensi sumber daya alam yang sangat potensial, Namun didalamnya memiliki beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan sebagai berikut :

    1. Besarnya potensi alam yang ada dikawasan hutan mangrove namun belum adanya peranan pemerintah didalam pengelolahan potensi tersebut dari aspek ekowisata.

    2. Adanya aktifitas masyarakat yang memanfaatkan sember daya alam hutan mangrove yang belum memperhatikan aspek kelestarian.

    3. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengelolah hutan agar hutan tetap lestari.

    4. Masih kurangnya program kegiatan rehabilitas ekosistem mangrove yang dilakukan oleh warga maupun pemerintah daerah.

    IV. TUJUAN PROGRAM Program ini bertujuan untuk:

    1. Mengangkat potensi hutan mangrove yang terdapat di sepanjang garis pantai daerah Tanjung Jabung Barat dari aspek ekowisata hutan mangrove.

    2. Memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan tentang hutan pada generasi muda di daerah sekitar kawasan hutan mangrove di daerah Tanjung Jabung Barat.agar kedepannya merekalah yang menjaga hutan secara berkelanjutan dengan prinsip ekologi.

    3. Menumbuhkan kreativitas generasi muda, terutama yang berkaitan dengan bidang lingkungan kehutanan.

    4. Meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir ekologi mangrove agar mereka dapat mengelolah potensi yang ada disekitar mereka dan dapat langsung berperan langsung didalam pengembangan ekowisata mangrove di daerah Tanjung Jabung Barat.

  • 3

    5. Membantu di dalam menjaga kawasan lindung mangrove di daerah tanjung jabung barat agar tetap lestari didalam menjaga fungsi dan manfaatnya terhadap lingkungan pantai.

    V. LUARAN YANG DIHARAPKAN

    Harapan kami, kiranya program kreativitas mahasiswa ini 1. Dapat menjadi inspirasi kepada Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Barat di

    dalam pengembangan pariwisata dari aspek ekowisata hutan mangrove. 2. Memberikan contoh kepada daerah lainnya yang keadaan ekologinya sama

    dengan daerah tanjung jabung barat yang memiliki pengembangan potensi hutan mangrove yang baik.

    3. Memberikan pencerahan demi pembaharuan hidup bagi seluruh masyarakat, Khususnya generasi muda yang tinggal di daerah sekitar ekologi hutan mangrove yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui upaya rekonsiliasi aksi nyata.

    VI. KEGUNAAN PROGRAM 1. Bagi Sasaran.

    Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi generasi penerus di daerah Tanjung Jabung Barat tentang pemanfaatan kelestarian hutan secara berkelanjutan. Selain itu juga dapat menumbuhkan kreativitas generasi muda di bidang kehutanan sehingga mereka tertarik untuk mengembangkan kelestarian hutan dan berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan pada bidang ilmu kehutanan sekaligus memajukan kehutanan Indonesia dari aspek pariwisata ekologi.

    2. Bagi Pemerintah.

    Program ini diharapkan Membantu program pemerintah di dalam kegiatan lingkungan dan dapat menjadi masukan untuk pemerintah dalam pengembangan ekowisata hutan mangrove didalam kegiatan sosialisasi kehutanan pada kalangan muda, sehingga para penerus bangsa Indonesia berkeinginan untuk melestarikan hutan Indonesia sekaligus menjaga jati diri bangsa Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya hutan. Selain itu, juga dapat membantu pemerintah dalam menyiapkan sumberdaya manusia yang berkualitas sekaligus memiliki jati diri bangsa indonesia sebagai paru-paru dunia.

    3. Bagi Masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat terutama yang bermata pencahariannya di sekitar kawasan hutan mangrove dan menumbuhkan sikap peduli lingkungan sehingga dapat berperan aktif membantu program pemerintah, menjaga hutan secara berkelanjutan dan mengembangkan produk hutan dengan konsep ramah terhadap lingkungan sehingga hutan mangrove tetap

  • 4

    terjaga kelestariannya, program ini juga diharapkan masyarakat dapat lebih mengert

Embed Size (px)
Recommended