Home >Documents >Proposal Ojt Alp Fix

Proposal Ojt Alp Fix

Date post:21-Jan-2016
Category:
View:152 times
Download:11 times
Share this document with a friend
Description:
proposal OJT PPNS
Transcript:

Proposal On The Job Training

PT. ALP Petro IndustryAlamat : Jl. Raya Kebon Sari, Ds. Legok Gempol, Pasuruan, Jawa TimurPhone: 0343-853308, Fax: 0343-853307

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangProgram pembangunan nasional beradaptasi dengan era industrialisasi dan globalisasi yang ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan industri yang memanfaatkan teknologi canggih, sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja, profesionalisme, berdaya saing dan kompetensi tenaga kerja yang ditujukan pada peningkatan kemandirian, kewirausahaan, etos kerja, disiplin dan mempunyai keahlian yang sesuai dengan spesifikasi bidangnya.

Sehubungan dengan hal itu perguruan tinggi sebagai tempat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkepribadian mandiri, dan memiliki kemampuan intelektual yang baik merasa terpanggil untuk semakin meningkatkan mutu mahasiswa lulusannya.

Sejalan dengan pemikiran tersebut Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebagai sebuah institusi perguruan tinggi di Indonesia berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan iptek guna menunjang pembangunan industri, serta sebagai research university untuk membantu pengembangan kawasan timur Indonesia. Output dari PPNS diharapkan siap untuk dikembangkan ke dalam bidang yang sesuai dengan spesifikasinya.

Guna menunjang terwujudnya komitmen dari perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi unggul dan sesuai dengan standar kompetensi dunia kerja maka wawasan mahasiswa tentang dunia kerja yang berkaitan dengan industrialisasi sangat diperlukan, mengingat kondisi Indonesia yang merupakan negara berkembang, dimana teknologi masuk dan diaplikasikan oleh industri terlebih dahulu.

Oleh karena itu kerja sama dengan bidang industri perlu lebih ditingkatkan agar terdapat keseimbangan dalam penyampaian ilmu kepada mahasiswa, yaitu antara teori yang disampaikan melalui pemberian materi, yang dilakukan secara rutin di kelas sebagai salah satu metode kegiatan perkuliahan, dengan praktek yang merupakan kegiatan mengaplikasikan teori yang telah didapat secara langsung di dunia kerja. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan study excursie, on the job training, joint research, praktek kerja lapangan, dan lain sebagainya.

PPNS menetapkan On the Job Training (OJT) sebagai salah satu kurikulum wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa Program studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4 T.K3) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Melalui kegiatan OJT diberbagai bidang industri yang sesuai dengan spesifikasi yang diambil oleh masing-masing mahasiswa diharapkan bahwa mahasiswa sebagai calon output dari perguruan tinggi dapat lebih mengenal suasana kerja sebenarnya dalam industri dimana hal tersebut akan sangat membantu mahasiswa dalam mengatasi kecanggungan ketika nantinya terjun langsung sebagai pekerja di sebuah perusahaan.

Selain itu kegiatan ini secara khusus bagi mahasiswa Program studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4 T.K3) diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan aplikasi dan sistem manajemen K3 di dunia industri. Pemahaman tentang permasalahan sistem manajemen K3 di dunia industri akan banyak diharapkan dapat menunjang pengetahuan secara teoritis yang didapat dari materi perkuliahan, sehingga mahasiswa dapat menjadi salah satu sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan era globalisasi.

Dengan syarat kelulusan yang ditetapkan, mata kuliah On the Job Training (OJT) telah menjadi salah satu pendorong utama bagi tiap-tiap mahasiswa untuk mengenal kondisi sistem manajemen K3 di lapangan kerja dan untuk melihat keselarasan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah dengan aplikasi praktis di dunia kerja.Pemerintah mendukung terwujudnya kerjasama antara industri dan perguruan tinggi melalui kebijakan link and match yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hal tersebut dilakukan untuk menjembatani kesenjangan antara perguruan tinggi sebagai salah satu wadah untuk menghasilkan tenaga kerja dengan industri sebagai pihak pemakai tenaga kerja dalam rangka memberikan sumbangan yang lebih besar dan sesuai, untuk menjadi partner in progress bagi pembangunan bangsa dan negara.1.2 Dasar Pemikiran

1 Tujuan Pendidikan Nasional, yaitu untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab dan produktif serta sehat jasmani dan rohani.2 Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.3 Tujuan pendidikan PPNS, yaitu: kepemimpinan, keahlian, berpikir ilmiah dan sikap hidup bermasyarakat.4 Program PPNS, salah satunya adalah meningkatkan kerja sama dengan industri dan masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan relevansi terhadap mutu pendidikan dan penelitian.5 Syarat kelulusan mata kuliah kerja praktek atau On the Job Training (OJT) di Prodi D-4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PPNS.6 Diperlukan keselarasan antara sistem pendidikan tinggi dan dunia kerja.7 Diperlukan sarana untuk mengimplementasikan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah pada dunia kerja.1.3 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian tersebut diatas maka dapat dibuat rumusan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah implementasi K3 di seluruh sektor atau unit kerja?2. Bagaimanakah implementasi K3 tersebut berkaitan dengan teknik atau engineering?3. Bagaimanakah implementasi K3 tersebut berkaitan dengan kesehatan?4. Bagaimanakah implementasi K3 tersebut berkaitan dengan penanganan Faktor Fisika yang meliputi iklim kerja, kebisingan, getaran, gelombang mikro dan sinar ultra ungu dan juga bahan kimia berbahaya di tempat kerja?5. Bagaimanakah upaya preventif serta langkah pengendalian dalam mengatasi keadaan emergency?6. Bagaimanakah instalasi proteksi kebakaran yang terdapat di termasuk sarana penyelamatan dirinya?7. Bagaimanakah perosedur serta organisasi tanggap darurat serta bagian pemadam kebakaran yang dimiliki berkaitan dengan wewenang, tugas dan tanggung jawab serta operasional pelaksanaannya?1.4 Pembatasan MasalahAgar OJT lebih terarah, maka kami memfokuskan pelaksanaannya dengan hal-hal yang berkaitan dengan penerapan atau implementasi K3 dengan inspeksi di seluruh sector serta unit kerja yang meliputi teknik pengukuran yang dilakukan oleh perusahaan dan tindakan evaluasi berkaitan dengan upaya preventif dan pengendalian untuk mengatasi keadaan emergency.BAB II

TUJUAN DAN MANFAAT

2.1 Tujuan

1. Untuk memenuhi beban satuan kredit semester (SKS) yang harus ditempuh sebagai persyaratan akademis di Jurusan D-4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PPNS.

2. Mengenal secara khusus bidang yang menjadi minat peserta yakni tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. ALP Petro Industry.3. Menumbuhkan dan menciptakan pola berpikir konstruktif yang lebih berwawasan bagi mahasiswa.4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami implementasi K3 di dunia industri sekaligus mampu mengadakan pendekatan masalah secara utuh serta menganilisa kekurangan dan kelebihannya.

5. Membuka wawasan mahasiswa agar dapat mengetahui, memahami dan mengembangkan pelaksanaan aplikasi teoritis ilmunya kedalam praktek secara nyata di dunia industri sehingga mahasiswa mampu menyerap dan berasosiasi dengan dunia kerja secara utuh.6. Mengenal lebih jauh tentang pemanfaatan serta pengoperasian teknologi yang sesuai dengan bidang yang dipelajari di Jurusan D-4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PPNS.

7. Mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan individunya dengan terjun langsung mempraktekkan pelaksanaan tugas sebagai seorang Ahli K3 atau Safety Engineer yang diharapkan akan diemban nantinya.

8. Terciptanya suatu hubungan yang sinergis, jelas dan terarah antara dunia perguruan tinggi dengan dunia kerja sebagai pengguna outputnya.9. Meningkatkan kepedulian dan partisipasi dunia usaha dalam memberikan kontribusinya pada sistem pendidikan nasional.10. Membuka kesempatan bagi dunia kerja dalam hal ini industri sebagai user dari output perguruaan tinggi untuk dapat melihat secara langsung kemampuan sesungguhnya dari mahasiswa sebagai calon karyawan dimana hal tersebut diharapkan merupakan bagian dari proses seleksi sehingga dapat terjadi penyerapan tenaga kerja.

11. Mahasiswa dapat mengenal, mempelajari dan memahami aplikasi bidang-bidang yang menjadi minatnya sehingga mampu melakukan analisis masalah.

2.2 Manfaat

A. Bagi PT. ALP Petro Industrya Perusahaan dapat melakukan sharing dengan mahasiswa mengenai perkembangan teori terbaru berkaitan dengan bidang yang diambil mahasiswa dalam hal ini adalah K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)b Sebagai sarana untuk memberikan kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan oleh badan usaha yang terkait.c Perusahaan dapat memanfaatkan tenaga mahasiswa untuk melaksananakan tugas-tugas operasional sebagai Ahli K3 atau Safety Engineer.B. Bagi PPNS

Melalui kerjasama yang dibangun dengan dunia industri akan dapat menjadi ajang promosi mengenai keberadaan PPNS sebagai penyelenggara pendidikanC. Bagi mahasiswa

a. Membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat aplikasi teori yang telah didapat di bangku kuliah ke dalam dunia kerja. Sekaligus menimba ilmu yang sebanyak-banyaknya dari pengalaman yang ada di industri. b. Merupakan media bagi mahasiswa untuk dapat melakukan praktek kerja secara langsung didunia industri, sehingga dapat mengatasi kecanggungannya dalam berinteraksi dengan dunia kerja setelah lulus.

c. Merupakan sarana bagi mahasiswa untuk dapat mengenal keanekaragaman, pemanfaatan, sekaligus tehnik operasional teknologi yang digunakan dalam sistem produksi di industri guna menunjang pelaksanaan tugasnya sebagai Ahli K3 atau safety engineer.

d. Merupakan latihan bagi mahasiswa untuk melakukan analisa masalah berkaitan dengan implementasi K3 di perusahaan sebagai langkah awal penyelesaian tugas akhir.

BAB IIIPELAKSANAAN

3.1 Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Lokasi: PT. ALP Petro IndustryJl. Raya Kebon Sari, Ds. Legok Gempol, Pasuruan

Jawa TimurWaktu

: 1 September 31 Desember 2013 atau 640 jam (waktu dapat berubah sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh perusahaan dengan mahasiswa)3.2 Bentuk Kegiatan

Perincian bentuk kegiatan yang akan dilakukan selama OJT adalah sebagai berikut:

Pengenalan perusahaan dan lapangan

Studi literatur

Observasi perusahaan

Konsultasi ke dosen pembimbing

Pengumpulan data

Penulisan laporanRencana kegiatan yang diusulkan, kami jelaskan pada tabel rencana kegiatan pada halaman berikutnya.

Tabel Rencana KegiatanNo Minggu

Ke - Kegiatan12345678910111213141516

1Pengenalan industri dan lapangan

2Studi literature

3Kerja lapangan

4Konsultasi kepada pembimbing dan pengumpulan data

5Penyusunan laporan OJT

Adapun dalam pelaksanaannya nanti, bentuk kegiatan bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi serta dapat disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

3.3 Bidang Kompetensi

Berikut ini adalah mata kuliah dan praktikum yang telah kami terima sampai dengan semester enam (waktu pengajuan Proposal) pada Program Studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berkaitan dengan bidang K3:

1. Dasar-dasar K3

2. Analisis Kecelakaan

3. Sitem Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran ( SPPK )

4. Peraturan perundangan K3

5. Inspeksi K3 ( Safety Inspection )

6. Life Science

7. K3 Listrik

8. K3 Kimia

9. K3 Lingkungan Hidup

10. K3 Konstruksi

11. K3 Pertambangan12. K3 Pesawat Uap dan Bejana Tekan13. K3 Mekanik4eothermal Indonesia, Ltdrta 10270 floor

14. Jl

K3 Maritim

15. Manajemen Resiko dan Keandalan ( Risk Management and Reliability )

16. Teknik Pengelolaan Limbah Industri

17. Psikologi Industri ( Industrial Psichology )

18. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( SMK3 )

19. Pengukuran Lingkungan Kerja ( PLK )

20. Teknik Identifikasi Bahaya ( TIB )

21. Ergonomi

22. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

23. Process Safety24. Praktikum Pesawat Uap

25. Praktikum Teknologi Mekanik

26. Praktikum Uji Bahan (Destructive & Non-Destructive Test)

27. Praktikum Pneumatik dan Hidrolik

28. Praktikum Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

29. Pengukuran Lingkungan Kerja

30. Praktikum Teknik Listrik

31. Praktikum P3K

32. Praktikum Pengelasan33. Praktikum Teknik Kontrol

3.4 Peserta

Peserta dalam OJT ini adalah mahasiswa Program Studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PPNS yang berjumlah 2 orang yaitu sebagai berikut :1. Nama: Ryzha Ade UtamaNrp: 6510 040 0132. Nama: Yoga Adi MulyaNrp: 6510 040 028LAPORAN KEGIATAN MINGGUAN

Nama

:

Nrp

:

Jurusan:

Minggu ke ...........tanggal,........./................2013 sampai dengan................/.................2013HariIkhtisar KegiatanTempatParaf

Pembimbing

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Catatan, Keterangan, Saran-saran dllPembimbing

TanggalTanda Tangan pesertaTanggalTanda Tangan Pembimbing

DETAIL LAPORAN KEGIATAN MINGGUAN

1.Perilaku

- Sopan santun

-Mematuhi pemerintahSemua perilaku dapat dicontohMudah menyesuaikan diri dan berperilaku baikPerilaku cukup baik dan ada kemauan untuk menjadi lebih baikKadang-kadang perilakunya menunjukan kurang baik, ada kemauan memperbaikiSering menunjukkan perilaku kurang baik, ada kemauan memperbaikiPerintah atasan tidak dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan perilakunya kurang baikBesar mulut, perilaku tidak baik, tidak sopan, dan tidak mengindahkan K3

2.Kerajinan

-Kemauan kerja

-Mematuhi perintahRajin sekali, Mempunyai minat yang tinggi terhadap tugasKerajinan baik, dan memiliki minat yang baik pulaKerajinan dan minat cukup baikPada umumnya minat dan kerajinannya sedang, tapi ada kemauan untuk majuPada umumnya minat dan kerajinanny sedangAda minat dan rajin kalau ada keinginanMalas dan tidak ada minat

3.Kemauan belajar

-Kemampuan menerima

-Kemampuan berfikir

-KreatifitasMenerima, mengelola, dan banyak menyampaikan informasi baik sekaliDapat menerima, mampu mengelola informasi, menyampaikan dengan baikCukup mampu menerima, mengelola dan menyampaikan informasiSedikit lambat dalam menerima, mengelola, dan mampu menyampaikan informasiSedikit lambat dalam menerima, mengelola informasi dan baru mengerti setelah dijelaskan dua kali, tapi penyampaiannya terdapat distorsiLambat menerima dan mengelola informasi, serta baru mengerti setelah berkali kali dijelaskanTidak dapat menerima informasi

4.Tanggung jawabSangat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya dan dapat dijadikanBertanggung jawab dengan baik atas kemauan sendiriBertanggung jawab atas kemauan sendiriBertanggung jawab tanpa diberi tahuDapat bertanggung jawab tetapi perlu diberi tahuPertanggung jawabannya hanya dilaksanakan sebagianTidak bertanggung jawab sama sekali dan sembarangan(lalai)

5.Hasil kerja

-Ketrampilan

-Kebersihan

-KeteletianBekerja tanpa kesalahan, teliti dan tepatBekerja dengan jarang membuat kesalahan, bersih dan dapat dipertanggung jawabkanKadang-kadang membuat kesalahan dalam pekerjaan, tapi masih dapat dipertanggung jawabkanMasih banyak membuat kesalahan, tetapi ada kemauan untuk memperbaikiMembuat banyak kesalahan dan dapat dipertanggung jawabkanMasih banyak membuat kesalahan tapi tidak mempertanggung jawabkannyaTidak ada ketepatan waktu kerja, ceroboh dan kotor

6.Ketepatan waktu kerjaPenyelesaian tugas lebih cepat dari waktu yang ditentukan dan ada nilai tambahnyaPenyelesaian tugas lebih cepat dari waktu yang ditentukanPenyelesaian tugas tepat waktuSebagian besar penyelesaian tugas tepat waktuPenyelesaian tugas masih perlu penambahan waktuLambat dalam penyelesaian tugasLamban sekali dalam penyelesaian tugas

7.Buku laporanIsi buku laporan tidak pernah ada hal-hal negative, rajin dan bersihIsi buku laporan rajin dan bersihIsi buku laporan cukup bersih dan rajin tetapi masih perlu diperbaikiPada umumnya baik, tetapi masih perlu diadakan pembetulanKurang bersih dan rajin, kurang ada kemauanJarang membuat laporanTidak membuat laporan

Nilai Angka (huruf)81-100 (A)71-80 (AB)67-70 (B)61-66 (BC)56-60 (C)41-55 (D)0-40 (E)

3.5. Pedoman Penilaian On The Job TrainingPOLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

DAFTAR NILAI ON THE JOB TRAINING MAHASISWA POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

DI PT. PT. DINAMIKA ENERGITAMA NUSANTARANo.NAMANRPPERILAKUKERAJINANKEMAUAN

BELAJARTANGGUNG JAWABHASIL KERJAKETETAPAN WAKTUBUKU LAPORANNILAI RATA-RATA

Sopan santun Mematuhi perintahKemajuan kerja Mematuhi perintahKemampuan menerima

Kemampuan berfikir

kreatifitasKetrampilan

Kebersihan

Ketelitian

1.2.Ryzha Ade UtamaYoga Adi Mulya65100400136510040028

Keterangan:

BAB IV

ALAMAT INSTANSI YANG DAPAT DIHUBUNGI

1. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS)

Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111

Telp. (031) 5947186 / (031) 5942887

Fax. (031) 59255242. Koordinator On the Job Training (OJT)

Pranowo Sidi, ST. MT

Telp. 08113422601BAB VPENUTUP

Demikianlah proposal ini kami susun, sebagai acuan dalam melaksanakan On The Job Training (OJT). Besar harapan kami akan penyediaan tempat, dan bantuan segenap direksi dan karyawan PT. ALP Petro Industry, demi kelancaran serta suksesnya pelaksanaan On The Job Training (OJT) yang akan kami laksanakan.

LEMBAR PENGESAHAN ON THE JOB TRAINING

PT. ALP Petro IndustrySurabaya, 7 Maret 2013

Pemohon,

Menyetujui,

Mengetahui

Human Resources Development

(.................................................)

Istimewa: 91 100

Baik Sekali: 86 90

Baik: 81 86

Cukup Baik: 71 80

Cukup: 61 70

Kurang: 51 60

Surabaya,

Pembimbing

(.................................................)

Yoga Adi Mulya

Nrp: 6510 040 028

Ryzha Ade Utama

Nrp: 6510 040 013

Ketua Program Studi

D4 Teknik K3

Koordinator On the Job Training Prodi D4 Teknik K3

Pranowo Sidi, ST. MT

NIP. 19601020 1985 031 002

Arief Subekti, ST, M.MT

NIP. 19610415 1988 031 003

PAGE 1D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PPNS

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended