Home >Documents >Project work

Project work

Date post:19-Jun-2015
Category:
View:405 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1. D . Barang Tamu yang Telah Dikemas (Packed Luggage) Adakalanya tamu telah mengemas dan membungkus semua barangnya untuk segera pindah kamar. Hal ini akan memudahkan petugas bellboy untuk segera memindahkan barang itu ke kamar yang baru. A.Pemindahan barang memeriksa penempatan barang. Memeriksa barang milik tamu yang tertinggal atau barang milik hotel yang rusak. Pemindahan barang Meletakkan barang tamu di kamar yang baru B.Pencatatan. Semua batang yang dipindahkan harus dicatat pada bellboy erran card. Pada balik bellboy errand card dicatat juga kunci kamar yang telaj dikembalikan (Key ok). Bellboy akan mengembalikan bellboy errand card pada bellcaptain untuk dicatat kembali pada bellboy control sheet. C. Menangani catatan pindah kamar (Room Change Notice) Bellboy haris mengembalikan kunci kamar tamu yang lama kepada concierge atau Information Desk atau kepada reception. Kemudian bellboy akan menandatangani Room Change Notice dengan maksud bahwa barang tamu telah dipindahkan.

2. E . Barang tamu yang belum Dikemas (Unpacked Luggage) a.Kewenanganan Pengemasan Barang Orang tau petugas yang berhak untuk membungkus atau mengemasi barang milik tamu yang akan dipindahkan adalah petugas dari Uniformed Service, seperti bellcaptain dan bellboy. b.tindak Pencegahan (Precaution) Pemindahan batang haruslah dilakukan dengan menggunakan metode yang benar untuk menghindari terjadinya kerusakan. Periksa apakah ada barang milik tamu yang tertinggal. Di samping itu bellboy juga harus memeriksa apakah terdapat barang milik hotel yang rusak. Letakkan ditempat yang sma seperti dikamar lama sewaktu belium dipindahkan. c.Saksi-Saksi (Witnesses) Dalam pelaksanaan pindah kamar ataupun memindahkan barang milik tamu diperlukan saksi-saksi. Hal ini penting terutama bila barang-barang milik tamu belum dikemas ataupun dibungkus. Dalam hal ini petugas Uniformed Service akan ditemani oleh saksi- saksi sebagai berikut: Security Officer Credit manager Housekeeper and/or Assitent Manager On Duty/Duty Manager 3. d.Pencatatan. Semua batang yang telah dipindahkan harus dicatat pada bellboy erran card, dilengkapi dengan catatan lokasi atau tenpat dimana batang-batang tamu diletakkan. Pada saksi juga harus memberikan paraf pada bellboy erran card. Dibalik bellboy errand card harus dicatat juga bila kunci kamar yang tel;ah dikembalikan (key ok) e.Tugas Akhir pindah kamar. - Menandatangani room Change Notice Jika proses pindah kamar telah selesai , bellboy akan menandatangani Lembat Catatan Pindah Kamar (Room Change Notice). Biasanya Room Change Notice ini dibuat rangkap, yang jumlahnya sangat tergantung SOP hotel. Tembusan Room Change Notice itu akan didistribusikan kepada : Front Office Chasier (White) Telephon room (yellow) Housekeeping (Green) Laundy (pink) Bellboy/receptionist (blue) Untuk informasi kepada ke depart.lain, biasanya hanya diberitahukan melalui telephone. - Mengambilkan kunci kamar yang lama. Bellboy harus mengembalikan kunci kamat yang lama kepada concierge atau petugas information desk kepada reception. - Mengembalikan Bellboy Errand Card kepada Bell Captain Setelah bellboy Errand card dilengkapi maka akan diserahkan kembali kepada bellcaptain untuk dicap tanggal adan waktu. Selanjutnya informasi yang terdapat pada bellboy Errand Card tersebut akan dipindahkan kepada bellboy control sheet. 4. F. Preparing VIP Guest Man Cloth Stand PreparingVIP Guest Man Cloth Stand merupakan salah satu layanan Butler Service (Packing Baggage) yang berupa menyediakan rak, rak ini berfungsi untuk menempatkan baju kerja (kemeja , jas , celana) dan perlengkapan lain , seperti jam tangan , dompet , dasi dan lain-lain. 5. Cara Menyemir Sepatu agar Kinclong 6. Ada dua macam jenis semir yang biasa kita gunakan untuk menyemir alas kaki, yaitu bentuk padat atau pasta dan cair. Sebagian orang lebih suka menggunakan yang berbentuk padat karena menurut mereka minyak yang terdapat di dalamnya bisa membuat alas kaki menjadi tidak terlalu kaku sehingga tidak membuat kaki terasa sakit. Berikut ini adalah cara menyemir sepatu agar kinclong : Peralatan yang dibutuhkan antara lain : sikat, semir dan kain flannel, kain lap, alas kaki yang akan dipakai. 7. Kemudian ikuti langkah berikut : Bersihkan alas kaki yang yang akan dipakai menggunakan sikat. Supaya semua debu dan kotoran yang menempel dapat hilang. Jika terdapat bagian tertentu yang tidak bisa dibersihkan menggunakan sikat, gunakan kain lap. Jika terdapat sedikit noda yang agak susah hilang, basahi sedikit kain lap kemudian gunakan untuk mebersihkan. Setelah bersih, segera keringkan dengan bagian lap yang tidak basah. Sikat kembali, namun kali ini sikat sudah diberi semir. Sikat sampai merata ke seluruh bagian, jangan sampai ada yang terlewatkan dan jangan menggosoknya terlalu kasar. Semir yang dipakai tidak perlu terlalu banyak karena malah membuat debu mudah menempel. Cara menyikatnya, masukkan 4 jari tangan kiri anda ke dalam alas kaki sedangkan ibu jari tetap berada di luar. Lekukan antara telunjuk dan ibu jari ini digunakan untuk menahan alas kaki itu dan mengubah-ubah posisinya. Gunakan tangan kanan untuk menyikatnya, anda bisa menyikatnya secara searah atau berlawanan arah (bolak-balik). 8. Setelah semua rata, diamkan beberapa saat sampai kering supaya semir dapat benar-benar menempel.Anda juga bisa mengangin-anginkannya atau menjemurnya. Kalau memilih untuk dijemur, jangan terlalu lama. Jika cuaca sangat panas, terkadang akan muncul minyak, anda bisa meratakannya menggunakan kain lap. Minyak ini dipercaya membuat alas kaki tersebut tidak kaku. Setelah kering, sikat kembali dengan menggunakan sikat namun tanpa semir. Langkah ini bertujuan untuk meratakan bagian-bagian yang mungkin belum rata. Ingatlah untuk tidak menyikat terlalu keras. Selanjutnya lap seluruh bagian alas kaki tersebut dengan kain flannel. Lap sampai terlihat mengkilap dan halus. Simpan semua peralatan dan kembalikan ke tempat semula dan cuci tangan anda menggunakan sabun. 9. Jika anda berhasil, alas kaki anda akan terasa halus dan tidak banyak meninggalkan bekas semir ketika disentuh.Tentunya akan terlihat sangat mengkilap. Jika anda memilih menggunakan yang berbentuk cair, sebaiknya anda mengoleskannya secara searah. Langkah-langkah dalam pengerjaannya sama dengan yang berbentuk padat. 10. Pressing Service 11. Berikut cara menyetrika baju yang benar: 1. Membalik baju Sebelum mulai menyetrika baju, alangkah baiknya Anda membaliknya terlebih dahulu.Tujuan membalik baju sebelum disetrika ini adalah agar warna di luar tidak pudar akibat terkena panas. 2. Mendiamkan setrika Anda disarankan untuk mendiamkan setrika dahulu sebelum memulai menyetrikanya.Tujuannya adalah agar panas setrika merata dan baju hasil setrikaan terlihat sangat rapi. 3. Sesuaikan panas setrika dengan baju Gunakan panas setrika yang sesuai dengan bahan baju yang akan disetrika. Misalnya, baju berbahan sutra harus menggunakan panas yang rendah. Sedangkan kaos-kaos bisa menggunakan panas standar saja. Untuk baju yang berbahan lain, Anda bisa melihat petunjuk singkat di bagian label baju. 12. 4. Memulai baju yang paling mudah Mulailah menyetrika pakaian dari yang paling mudah terlebih dahulu, seperti baju bayi yang dilanjutkan dengan kaos, dan terakhir adalah celana jeans. Hal tersebut dikarenakan tenaga yang terkuras di awal menyetrika baju bisa membuat Anda kelelahan lebih dulu, dan akhirnya baju bayi yang mestinya mudah jadi tidak optimal disetrika. 5. Memakai cairan pelicin Untuk memastikan lipatan kain terlihat baik, menyetrika pakaian sebaiknya memakai cairan pelicin yang pada umumnya sudah dibubuhi pengharum. Selain itu, memakai cairan pelicin juga memudahkan Anda saat menyetrika baju. Namun, jangan berlebihan menyemprotkannya ke baju. 6. Jangan menyetrika baju yang masih lembap Jangan sekali-kali menyetrika baju yang masih lembap apalagi basah karena bisa mempercepat pelapukan bahan dan menimbulkan bau yang tidak sedap sekalipun diberikan cairan pelicin. Jika Anda kesulitan mendapatkan matahari saat menjemur, maka lebih baik baju diangin-anginkan saja di dalam rumah. 13. 7. Jangan beraganti-ganti alur Maksudnya adalah saat menyetrika baju sebaiknya membiasakan membentuk satu alur saja. Alur seringkali digunakan saat menyetrika kemeja atau celana kain karena ada lipatan tertentu yang menunjukkan kesan rapi. Untuk itu, jangan sering mengganti alur setrika untuk bahan tersebut jika ingin hasilnya optimal. 14. Cara melipat baju :