Home >Documents >Project Aplikasi Android (Handoyo_201122091)

Project Aplikasi Android (Handoyo_201122091)

Date post:06-Aug-2015
Category:
View:41 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

SERBA SERBI ANDROID DAN PROJECT APLIKASI ANDROID

Oleh: Handoyo 201122091

FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS SURAKARTA 2012

PENDAHULUAN 1. LatarBelakangAndroid adalah sebuah system operasi dengan kernel linux yang umumnya berjalan pada perangkat dengan processor ARM dan bisaanya diimplementasikan pada perangkat telepon selular atau tablet PC bahkan PC yang sudah ada pada masa kini dengan storage yang relative berukuran tidak terlalu besar. Akhir-akhir ini begitu banyak perangkat komunikasi baik berupa telepon selular maupun tablet PC yang beredar di pasaran menggunakan system operasi Android. Seringkali kita tidak puas dengan software bawaan yang dibangun oleh vendor, sehingga kita terdorong untuk menambahkan aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan pada system operasi Android.Untuk menambahkan sebuah aplikasi kedalam ponsel yang berbasis Android, tentunya tidaklah semudah kalau aplikasi itu dibangun dengan menggunakan sebuah PC. Maka dari itu dibutuhkan sebuah metode yang dinamakan Cross Compile yaitu metode membuat program yang ditujukan untuk platform tertentu tapi proses pengerjaan compilingnya dilakukan di platform lain. Personal Komputer baik itu notebook atau netbook yang banyak beredar mempunyai platform linux atau windows dan merupakan dua platform yang sangat berbeda.Sehingga jika kita membuat program di windows, program itu tidak bias dijalankan di linux. Begitu juga sebaliknya. Cara lama adalah kita membuat program untuk platform tertentu dalam lingkungan platform tersebut.Misalnya dalam membuat sebuah aplikasi untuk windows harus dengan perangkat windows, dan menggunakan compiler yang untuk windows.Begitu juga dengan Linux dengan compiler linuxjuga. Dengan metode cross compiling, kita bias dengan bebas membuat aplikasi windows di linux. Sehingga kita tidak direpotkan lagi dengan keterbatasan platform tersebut. Meski demikian, cross compiling hanya sebatas pada cara kita dapat membuat program atau aplikasi untuk platform tersebut, namun bukan berarti kita dapat menjalankan program tersebut di platform yang bukan seharusnya. Misal kita bikin aplikasi windows di linux, memang kita bias membuat programnya tapi untuk menjalankannya kita harus pakai alatbantu semacam emulator. 3 Tapi yang jelas, kita sudah mendapatkan kemudahan untuk membuat aplikasi untuk platform-platform lain tanpa harus punya platform tersebut.

2. TujuanTujuan project ini adalah untuk mengetahui perkembangan android dan seluk beluknya serta membuat sebuah aplikasi sederhana yang bisa ditanam pada perangkat dengan platform Android dengan metode cross compile di linux.

ANDROID1. Sejarah AndroidAndroid merupakan salah satu sistem operasi yang dewasa ini semakin terkenal. Android merupakan software stack yang digunakan oleh perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware, dan aplikasi kunci, pertama kali didesain oleh Andy Rubin. Android sendiri merupakan sistem operasi yang digunakan untuk telepon selular yang berbasiskan Linux. Android menyediakan platform yang bersifat terbuka sehingga mampu dimanfaatkan pengguna untuk mengembangkan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh mobile device. Android Inc. kemudian dibeli oleh Google Inc, untuk mengembangkan Android mereka membentuj Open Headset Alliance yang berisikan berbagai perusahaan besar seperti Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Terdapat dua badan khusus dostributor Android yaitu yang mendapat dukungan penuh dari Google yaitu Google Mail Service (GSM) dan yang sama sekali tidak didukung oleh Google yaitu Open Handset Distribution. Android pertama kali diterapkan sebagai operasi sistem pada perangkat mobile HTC Dream yang dirilis 22 Oktober 2008. Selanjutnya Android mengalami beberapa pengembangan. Android versi 1.1 Dikeluarkan oleh Google pada 9 Maret 2009, dilengkapi dengan penambahan fitur berupa pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. Android versi 1.5 (Cupcake) Tidak berselang lama dari 9 Maret 2009, yaitu pada Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android tetapi Android yang kini digunakan merupakan versi 1.5 yang dikenal dengan nama Cupcake. Kemampuan tambahan dari Android 1.1 adalah berupa penambahan fitur merekam dan menonton video dengan menggunakan kamera selular, menggugah video pada website YouTube dan gambar ke Picasa langsung melalui device mobilenya, dukungan Bluetooth A2DP, mampu terhubung secara otomatis pada bluetooth headseat, menampilkan animasi layar, dan menampilkan layar keyboard. Android versi 1.6 (Donut) Donut dirilis pada September 2009 dengan perbaikan sistem dari Android berupa proses pencarian yang lebih baik, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN, penyediaan galeri yang memungkinkan pengguna dapat menghapus foto dari koleksi foto yang tersimpan di galerinya, terintegrasinya kamera, camcorder, dan galeri, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair) Eclair diluncurkan pada 3 Desmber 2009, menitikberatkan pada pengoptimalkan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, browser yang telah mendukung pendukung HTML5, penambahan flash untuk kamera dengan 3.2 MP, digital Zoom dan penyediaan Bluetooth 2.1. Android versi 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt) Diluncurkan pada 20 Mei 2010, Froyo diluncurkan dengan penambahan kemampuan berupa kemampuannya untuk mendukung Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja yang menigkat, integrasi V8 JavaScript yang digunakan oleh Google Chrome yang mampu mempercepat kemampuan rendering browser, kemampuan aplikasi dalam SD Card, WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update pada Androis Market. Android versi 2.3 (Gingerbread) Pada Android versi 2.3 yang dirilis pada 6 Desember 2010. peningkatan dilakukan dari sisi fungsi copy paste, disein ulang pada user interface, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audia tambahan seperti equalization dan bass boost, kemapuan tambahan yang mendukung Near Field Communicatin (NFC). dan mampu mendukung penggunaan kamera lebih dari satu. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb) Versi 3.0 ini dirancang khusus untuk digunakan pada tablet, mendukung penggunaan android pada layar dengan ukuran lebih besar, oleh karena itu terdapat perubahan pada User Interface agar sesuai digunakan pada tablet. Honeycomb mendukung pemakaian multi prosesor dan akselerasi hardware untuk grafis. Tablet pertama yang mengimplemantsikan sistem operasi Android versi 3.0 ini adalah Motorola Xoom. Penggunaan Android versi 3.0 ini mulai masuk pasar Indonesia pada Mei 2011. Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) Merupakan pengembangan Honeycomb yang kini dipakai untuk smartphone. Diumumkan pada 19 Oktober 2011 dengan penambahan fitur berupa penggunaan deteksi wajah untuk membuka kunci telepon, jaringan data pemantauan pengunaan dan kontrol, terintegrasinya kontak dengan jaringan sosial media, pearangkat tambahan untuk melakukan bidang fotografi, pencarian email secara offline, dan penayampaian informasi menggunakan NFC.

Kelebihan dan Kekurangan AndroidKelebihan Android Beberapa kelebihan dan keunggulan Android adalah : - Android bersifat open source, karena berbasis linux. Sehingga banyak developer yang ingin mengembangkan Android. - Merupakan realisasi dari Cloud Computing, karena semua fitur Google sudah terintegrasi dengan mobile yang terpasang Android. Contact pada telepon seluler pun akan tersimpan secara otomatis pada account google. - Dengan tersedianya Android Market, cara mendapatkan OS Android ini pun terbilang mudah. - Fleksibel, karena bisa digunakan pada banyak platform hardware. - Android memberikan pilihan untuk memilih Hardware yang digunakan. - Android dapat mengubah Pengaturan dengan Cepat

- Android dapat menjalankan beberapa Aplikasi pada waktu yang bersamaan atau disebut juga Multitasking. - Kemudahan dalam Notifikasi, karena setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android.

Kekurangan AndroidAdapun beberapa kekurangan Android adalah : - Keterbergantungan pada koneksi internet yang simultan. - Kurang tersedianya Aplikasi tambahan pihak ketiga.

2. Arsitektur AndroidSistem operasi android memilik 4 lapisan (layer) yang merupakan komponen sistem android.

Gambar 1 Layer pada Sistem Operasi Android

setiap lapisan yang ada berperan dalam fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi, sebagai berikut: 1. Linux Kernel Lapisan yang berada pada lapisan paling bawah adalah kernel. Google membangun sistem operasi android menggunakan kernel linux 2.6. kernel linux ini mencakup manajemen memori, pengaturan keamanan, manajemen ketersediaan tenaga, dan beberapa driver hardware. Layer kernel menjadi layer abstraksi yang menjadi penghubung antara hardware dan software. Android bukan linux, android hanya berjalan di atas kernel linux 2.6. linux merupakan sistem operasi terbuka yang ahli dalam hal manajemen memori dan manajemen proses. android hanya menyediakan keamanan, manajemen memori, manajemen proses, jaringan dan driver. Linux menyediakan driver layar, kamera, keypad, wifi, flash memory, audio, dan IPC. 2. Android Run Time Android runtime berisi core libraries dan dalvik virtual machine. Core libraries berisi seluruh inti library Java. Android menempatkan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library dasar bahasa pemrograman java di dalam librarynya. Dalvik adalah java virtual machine yang berguna untuk optimalisasi sistem android pada telepon selular. dalvik dibuat agar device yang digunakan dapat menjalankan multi virtual machine. Virtual machine ini akan mengeksekusi file dengan format dalvik executable (.dex) yang telah dioptimasi untuk menggunakan minimal memory footprint. virtual machine ini akan menjalankan class-class yang dicompile menggunakan compiler java yang selanjutnya akan diubah formatnya menjadi format .dex. Dalvik virtual mach

Embed Size (px)
Recommended