Home >Real Estate >Profil Wilayah Kepulauan Togean

Profil Wilayah Kepulauan Togean

Date post:30-Nov-2014
Category:
View:462 times
Download:29 times
Share this document with a friend
Description:
Kepulauan Togean merupakan bagian wilayah dari Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Kepulauan Togean terbentang sepanjang 90 km. Kepulauan ini terdiri atas 6 pulau besar dan pulau-pulau yang lebih kecil yang jumlahnya mencapai 60 pulau. Kepulauan Togean merupakan bagian Taman Nasional yang terletak dalam zona transisi garis Wallace dan Weber dan merupakan gugusan pulau-pulau kecil yang melintang di tengah Teluk Tomini, kawasan TNKT terletak pada koordinat 00o 07’ 43’’ - 00o 65’ 06” LS dan 121o 51’ 63’’- 122o 44’ 00” BT, memanjang sekitar 102,7 km. Kepulauan Togean secara geografis terletak di tengah-tengah Teluk Tomini dengan daerah seluas 755,4 km2.
Transcript:
  • 1. Bab 11 Profil Wilayah Kepulauan Togean 11.1. Letak Geografis Kepulauan Togean merupakan bagian wilayah dari Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Kepulauan Togean terbentang sepanjang 90 km. Kepulauan ini terdiri atas 6 pulau besar dan pulau-pulau yang lebih kecil yang jumlahnya mencapai 60 pulau. Kepulauan Togean merupakan bagian Taman Nasional yang terletak dalam zona transisi garis Wallace dan Weber dan merupakan gugusan pulau-pulau kecil yang melintang di tengah Teluk Tomini, kawasan TNKT terletak pada koordinat 00o 07 43 - 00o 65 06 LS dan 121o 51 63- 122o 44 00 BT, memanjang sekitar 102,7 km. Kepulauan Togean secara geografis terletak di tengah-tengah Teluk Tomini dengan daerah seluas 755,4 km2 . Batas wilayah Kepulauan Togean adalah sebagai berikut : 1. Sebelah utara : Teluk Tomini dan Provinsi Gorontalo 2. Sebelah selatan : Lautan dalam dan daratan pulau Sulawesi 3. Sebelah barat : Teluk Tomini dan lautan dalam 4. Sebelah timur : Laut Maluku Gambar 11.1 Kepulauan Togean
  • 2. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-2 11.2. Wilayah Administrasi Kepulauan Togean termasuk ke dalam wilayah administratif pemerintahan kabupaten Tojo Una Una (Touna), sebagai hasil pemekaran kabupaten Poso pada tahun 2003. Kepulauan Togean terdiri dari 56 pulau besar dan kecil. Kepulauan Togean merupakan wilayah administratif dari Kabupaten Tojo Una Una, Propinsi Sulawesi Tengah, yang terbagi ke dalam empat kecamatan dan terdiri dari 33 desa. Wujud spasial kepulauan Togean merupakan rangkaian 7 pulau utama yang memanjang dari barat ke timur, yaitu pulau Batudaka, Togean, Talatakoh, Una una, Malenge, Walea Kodi, dan Walea Bahi. Pulau-pulau tersebut dikelilingi oleh beberapa pulau yang lebih kecil, serta puluhan pulau karang (islets) tak berpenghuni yang lebih menyerupai batu menyembul dari dalam laut. Kepulauan tersebut secara keseluruhan merupakan kawasan wisata alam yang sangat diunggulkan, karena memiliki potensi sumber daya perikanan, keanekaragaman hayati biota laut dan darat serta kekayaan budaya lokal (adat istiadat). Gambar 11.2 Gambar Kepulauan Togean 11.3. Fisik Dasar 11.3.1. Luas Wilayah Kepulauan Togean yang merupakan bagian dari wilayah di Kabupaten Tojo Una-una memiliki luas hampir setenghnya dari luas kabupaten ini. Adapun luas wilayah di Kabupaten Tojo Una Una dapat dilihat pada Tabel 11.1.
  • 3. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-3 Tabel 11.1 Tabel Luasan Kabupaten Tojo Una Una Kecamatan Luas (Km) Persentase 1. Tojo Barat 1.092,27 19,09 2. Tojo 1.065,48 18,62 3. Ulubongka 1.767,11 30,89 4. Ampana Tete 796,02 13,91 5. Ampana Kota 237,3 4,15 6. Una-Una 298,07 5,21 7. Togean 229,51 4,01 8. Walea Kepulauan 151,24 2,64 9. Walea Besar 84,51 1,48 Kabupaten Tojo Una-Una 5.721,51 100,00 Sumber : BPS Kabupaten Tojo Una una Togean merupakan kepulauan yang memiiki daratan dan perairan. Luas keseluruhan wilayah daratan kepulauan Togean kurang lebih 755,4 km2 atau sekitar 75.000 ha, sedangkan kawasan perairannya memiliki luas sekitar 360.000 hektar. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.418/Menhut-II/2004, Kepulauan Togean merupakan Taman Nasional dengan kawasan perairannya seluas 362.605 hektar, terdiri dari hutan lindung seluas 10.659 hektar, hutan produksi terbatas seluas 193 hektar, hutan produksi tetap seluas 11.759 hektar, hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 3.221 hektar dan perairan laut seluas 336.773 hektar, terletak di Kabupaten Tojo Unauna, Propinsi Sulawesi Tengah menjadi Taman Nasional Kepulauan Togean. 11.3.2. Klimatologi Ditinjau dari klimatologi Kabupaten Tojo Una-Una dikenal dengan iklim hujan tropis karena pada bagian utara wilayah ini dilalui oleh garis katulistiwa dimana dipengaruhi oleh dua musim (musim barat dan musim timur). Wilayah ini mengalami kekeringan/kemarau pada musim barat sedangkan pada musim timur merupakan musim hujan dengan curah hujan berkisar antara 800 3000 mm/tahun. Kepulauan Togean memiliki curah hujan berkisar antara 1.200 4.100 mm/tahun dan tempraturnya berkisar antara 17C 33C sedangkan kelembaban udara antara 74 % 82 % dan kecepatan angin sebesar 3 5 knot/jam. Secara umum suhu udara rata-rata maksimumnya adalah 31,77C dan suhu udara minimum 22,4C untuk suhu udara di daerah pantai dan kepulauan rata rata diperkirakan sekitar 26C dan di daerah pedalaman dengan dataran tinggi suhu udara berkisar antara 18C 23C. Adapun curah hujan di Kepulauan Togean pada tahun 2009 dapat dilihat pada Tabel 11.2
  • 4. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-4 Tabel 11.2 Tabel Curah Hujan Kepulauan Togean Tahun 2009 Bulan Hari Hujan Curah Hujan (mm) Januari 2 11 Pebruari 8 118 Maret 11 163 April 7 157,5 Mei 7 74,3 Juni 8 211,9 Juli 12 118,2 Agustus 5 56,8 September - - Oktober 3 43,5 Nopember 7 82,7 Desember 7 199,4 Jumlah 2009 77 1.236,3 2008 119 2.012 Sumber: http://www.tounainvestment.org/komoditi/geografis-189.html 11.3.3. Fisiografis 1. Topografi Secara umum wilayah Kepulauan Togean meimiliki topografi bergelom- bang, berbukit dan bergunung-gunung, dengan kelerengan lapangan ber- variasi dari datar sampai dengan sangat curam, dengan puncak tertinggi di Gunung Benteng (542 m dpl). Tingkat kemiringan tanah/lereng antara datar sampai dengan Sangat curam dapat diklasifikasikan sebagai berikut: a. Kemiringan 0 2 % (datar agak landai), tersebar di seluruh kecamatan b. Kemiringan 3 15 % (landai agak miring), tersebar hampir di seluruh kecamatan c. Kemiringan 16 40 % (miring agak curam), terdapat hampir di seluruh kecamatan Wilayah perairannya terdiri atas 4 tipe formasi karang, yaitu atoll (karang cincin), barier reef (karang penghalang), fringing reef (karang pantai) dan Patch reef and lagoon (gugusan karang). 2. Pulau Kepulauan Togean terdiri atas 6 pulau besar dan pulau-pulau yang lebih kecil yang jumlahnya mencapai 60 pulau. rangkaian 7 pulau utama yang memanjang dari barat ke timur, yaitu pulau Batudaka, Togean, Talatakoh, Una una, Malenge, Walea Kodi, dan Walea Bahi. Kepulauan ini dikenal kaya akan terumbu karang dan berbagai biota laut yang langka dan dilindungi. Beberapa aksi wisata yang dapat dilakukan di Kepulauan Togean antara lain:menyelam dan snorkelling di Pulau Kadi-
  • 5. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-5 diri, memancing ,menjelajah alam hutan yang ada di dalam hutan yang ada di Pulau Malenge, serta mengunjungi gunung Colo di Pulau Una-una. Wisatawan juga bisa mengunjungi pemukiman orang Bajo di Kabalutan. Gambar 11.3 Rangkaian Pulau di Kepulauan Togean a. Pulau Batudaka Pulau Batudaka adalah salah satu pulau di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Pulau ini terletak di selatan Pulau Togian. Pulau ini merupakan pulau terbesar di kepulauan ini. Di pulau ini terdapat Desa Bomba dan Goa Kelelawar yang merupakan salah satu daya tarik wisata di pulau ini. Gambar 11.4 Bagian Pulau Batudaka b. Pulau Malenge Pulau Malenge adalah salah satu obyek wisata di Kepulauan Togean dengan potensi wisata yang kompleks. Pulau ini memiliki satwa endemik yaitu Monyet Togean (Macaca Togeannus). Tidak hanya itu,
  • 6. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-6 pulau ini juga memungkinkan untuk melakukan pengamatan satwa seperti babi rusa, burung rangkong, tangkasi dan melihat-lihat kehidupan goa yang ada di Dusun Kadoda. Gambar 11.5 Pulau Malenge c. Pulau Kadidiri Pulau ini memiliki panorama pantai yang sangat indah. Deretan batu karang yang terjal melengkapi pesona tempat ini. Tak heran, Pulau Kadidiri menjadi pulau yang paling menyita perhatian wisatawan. Di pulau ini juga terdapat bukti sejarah Perang Dunia II di arah timur laut, dimana hal ini berupa reruntuhan pesawat B 24, pesawat pembom milik sekutu. Hingga kini, bangkai pesawat ini masih utuh. Banyak ikan dan terumbu karang tumbuh di reruntuhan pesawat ini. Di sini, juga terdapat fasilitas akomodasi, berupa penginapan dengan harga terjangkau. Gambar 11.6 Pulau Kadiri d. Pulau Una-Una Pulau Una-Una terbentuk akibat letusan gunung berapi. Hal ini yang akhirnya membuat Pulau Una-Una berbeda dengan gugusan pulau- pulau lain di Kepulauan Togean. Di pulau ini, terdapat Gunung Colo, dengan ketinggian sekitar 2.509 meter. Gunung Colo merupakan gunung berapi yang hingga kini masih aktif. Pulau yang satu ini
  • 7. Profil Wilayah Kepulauan Togean 11-7 terbilang unik. Jika hampir seluruh pantai di Kepulauan Togean berpasir putih, pasir pantai di Pulau Una-Una berwarna hitam. Gambar 11.7 Pulau Una-una e. Pulau Batudaka Pulau Batudaka adalah pulau terbesar di Kepulauan Togean. Pulau ini juga paling mudah dijangkau. Di pulau ini, terdapat desa yang bernama Bomba. Bomba merupakan kawasan pemukiman. Jadi, di tempat ini para wisatawan dapat mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Togean. Di kawasan ini juga terdapat hutan bakau dengan panorama yang sungguh memikat, dengan suasana yang sangat tenang. Gambar 11.8 Pulau Batudaka f. Pulau Taipi Pulau ini memiliki pemandangan alam bawah laut yang luar biasa cantik. Yang lebih dahsyat adalah dalam jarak lima meter dari garis pantai, pantai di Pulau Taipi sudah ditumbuhi terumbu karang yang menciptakan pemandangan memikat. Jadi, tidak
Embed Size (px)
Recommended