Home > Documents > Presus Yanis

Presus Yanis

Date post: 14-Sep-2015
Category:
Author: agung-hee
View: 226 times
Download: 2 times
Share this document with a friend
Description:
s
Embed Size (px)
of 23 /23
PRESENTASI KASUS “DIABETES MELITUS” oleh : dr. Yani Puji Mustika Sari PUSKESMAS KOTABUMI II LAMPUNG UTARA
Transcript
  • PRESENTASI KASUSDIABETES MELITUSoleh : dr. Yani Puji Mustika SariPUSKESMAS KOTABUMI II LAMPUNG UTARA

  • No. Reg : 14Nama : Tn. NUmur : 47 tahun Tanggal lahir : 15 September 1967Status sosial: MenengahTanggal berobat : 26 November 2014

  • Data DemografisAlamat: Jl. Hasni Gg. Damai No. 19 RT/RW 01/02, Tanjung AmanAgama: Islam Suku: LampungPekerjaan: PNSBahasa : Bahasa IndonesiaJenis Kelamin : Laki-laki

  • Rumah berukuran 7 x 12 m2, dengan halaman depan yang sempit dan kosong. Ketika masuk ke dalam rumah pasien, lantai terbuat dari keramik, tertata rapi, terdapat 1 ruang tamu di bagian depan, 1 ruang TV di bagian tengah, dan disamping kanan terdapat 3 kamar tidur.

  • Pada bagian belakang rumah, terdapat 1 ruang makan yang bergabung dengan dapur. Di dapur, alat-alat makan diletakkan rapi dan bersih di rak piring.

  • Di belakang rumah juga terdapat sumur dan kamar mandi. Sumur menggunakan penutup, menggunaka air dari sumur dengan menggunakan pompa air. Kamar mandi digunakan untuk mandi, MCK, dan kadang mencuci pakaian. Pasien merupakan masyarakat dari kalangan ekonomi menengah.

  • Pohon Keluarga

    No.NamaHubunganStatus1Tn. SAyah dari pasienMeninggal 2Ny. AIbu dari pasienMeninggal 3Tn. NPasienPenderita 4Ny. NIstri pasienSehat 5An. IAnak pasien ISehat 6An. AAnak pasien IISehat 7An. EAnak pasien IIISehat

  • Pasien mengeluh badan terasa lemas sejak 3 hari yang lalu. Pasien mengatakan makan dan minumnya baik. Adanya mual dan muntah disangkal. Sejak beberapa bulan yang lalu pasien mengatakan ia masih sering merasa haus, lapar, dan sering buang air kecil terutama pada malam hari, adanya nyeri pada BAK disangkal, adanya demam disangkal.

  • Pasien juga mengeluh kakinya sering kesemutan. Pasien mengaku berat badan terasa menurun.Pasien memiliki riwayat diabetes melitus sejak 3 tahun yang lalu. Pasien juga mengalami hipertensi sejak 3 bulan yang lalu.

  • Ibu pasien juga menderita diabetes melitus.Pasien mengaku bahwa pasien merokok. Konsumsi alkohol disangkal.

  • Data Biologik Berat badan sebelum sakit: 65 kgBerat badan sekarang: 60 kgTinggi badan: 160 cmLingkar perut: 91 cmStatus Gizi: 23,4 kg/m2 (pre-obes)

  • Pemeriksaan FisikKeadaan umum : BaikKesadaran: Compos mentis Tanda vital: TD: 140/90 mmHgNadi: 84 x/menit, teratur, isi cukup.RR: 18 x/menit, teraturSuhu: 37,2 0C (axilla)

  • Abdomen :datar, BU +/, supel, nyeri tekan tidak ada, turgor kembali cepatEkstremitas :Akral hangat, edema (-), ulkus (-), capillary refill < 2 detik, monofilamen test (+)Thoraks:Paru :Suara dasar vesikuler +/+, ronkhi -/-, wheezing -/-Jantung :Bunyi jantung I-II reguler, gallop tidak ada, murmur tidak adaMata :CA -/-, cekung -/-,air mata +/+Mulut : Mukosa bibir basah, faring tdk hiperemis, tonsil T1-T1 tenangHidung : Mukosa hiperemis -/-, sekret -/-, napas cuping hidung -/-

  • PEMERIKSAAN PENUNJANGHasil laboratorium

    22 Februari 2013GDP 200 mg/dl28 April 2013GDP 155 mg/dlGDPP 247 mg/dl21 Juni 2013GDP 106 mg/dlGDPP 231 mg/dl13 Juni 2014GDP 189 mg/dlGDPP 348 mg/dl8 Agustus 2014GDS 226 mg/dl

  • Diabetes Melitus Tipe II

  • Konsensus Pengendalian dan Pencegahan DM Tipe 2 di Indonesia 2011

  • Penanganan Diabetes Melitus4 pilar utama :EdukasiDietOlahragaObat Antidiabetik (OHO)Metformin 500 mg 3x1 hariGlimepiride 2 mg 1x1 hriPasien mendapat obat antihipertensi juga :Irbesartan 300 mg 1x1/2 sehari

  • Mengatur pola makan yang sehat, seperti mengurangi konsumsi garam, gula, dan lemakMengingatkan pasien untuk dapat kontrol kesehatan secara berkalaIkut aktif dalam olahraga secara teraturMenjaga berat badan Mengurangi atau menghentikan dalam merokokMenghindari stressPencegahan komplikasi DM dan penjelasan bagi pasien dan keluarga

  • Konsultasi dengan bagian spesialis penyakit dalam untuk dapat mencegah dari komplikasi DM. Konsultasi dengan bagian gizi untuk menjaga pola makan dari pasien.

    KONSULTASI

  • Bawa ke dokter / tenaga kesehatan bila terdapat komplikasi dari diabetes melitus seperti :Kaki diabetikPenglihatan kabur (retinopati diabetik)Keluhan yang berkaitan dengan ginjal (nefropati diabetik)Kesemutan yang terus menerus atau baal pada ekstremitas (neuropati diabetik)Dada terasa nyeri Rentan infeksi, seperti TBC

  • **


Recommended