Home >Documents >praktikum ipa

praktikum ipa

Date post:20-Jan-2016
Category:
View:2,132 times
Download:31 times
Share this document with a friend
Transcript:

B. KEGIATAN PRAKTIKUM 2: SIMBIOSIS

1. Simbiosis Parsitisme

a. Hasil pengamatanTabel 1.7.Hasil pengamatan simbiosis parasitismeNo.Jenis hubungan parasitismePihak yang dirugikanPihak yang diuntungkan

Jenis mahluk hidupJenis kerugianJenis mahluk hidupJenis keuntungan

1Kutu dengan Kucing KucingDarah Kucing yang diisap KutuKutuKutu memperoleh makanan dari ayam yang diisap darah Ayam

2Duku dengan BenaluDukuSari makanan untuk tumbuhan dukuBenaluMemperoleh makanan dari inangnya

3Cacing kremi dengan ManusiaManusiaMengisap sari makanan dari Manusia Cacing KremiMemakan sari makanan manusia

4Manusia dengan NyamukManusiaDarah Manusia diisap Nyamuk dan dapat juga menyebabkan penularan penyakit malaria dan demam berdarah serta cikungunyaNyamukMemperoleh makanan dari mengisap darah manusia

5Ulat daun dengan DaunTumbuhanDaun meranggasUlat daunMemakan daun

6Walangsangit dengan PadiPadiBakal buah padi dimakan oleh walangsangitWalangsangitMenghisap sari pada bakal buah Padi

b. PembahasanSimbiosis Parasitisme adalah hubungan yang menguntungkan satu pihak sedangkan pihak yang lain dirugikan.

c. KesimpulanJadi hubungan simbiosis Parasitisme merupakan hubungan yang hanya menguntungkan satu pihak, sedangkan pihak yang lain dirugikan.

d. Jawaban pertanyaan1) Ya, hubungan antara kutu dengan anjing merupakan hubungan parasitisme karena kutu mengisap darah anjing sehingga anjing mendapat kerugian sedangkan kutu memperoleh keuntungan berupa darah yang diisap.

2) Ada, contohnya rafflesia dapat menyebabkan kematian inangnya dan nyamuk dapat mengakibatkan demam malaria serta demam berdarah yang dapat menyebabkan kematian pada manusia.

2. Simbiosis Komensialisme a. Hasil pengamatan

Tabel 1.8.Hasil pengamatan simbiosis komensialismeNo.Jenis hubungan simbiosisPihak yang diuntungkanJenis mahluk hidup yang tidak diuntungkan atau dirugikan

Jenis mahluk hidupJenis keuntungan

1Ikan hiu dengan ikan ramoraIkan ramoraMemperoleh makananIkan hiu

2Anemon laut dengan ikan badutIkan badutTempat persembunyian dari ancaman bahayaAnemon laut

3Anggrek dengan pohon besarAnggrekMendapat tempat tinggi untuk memperoleh cahaya matahari Pohon besar

b. PembahasanSimbiosis komensalisme adalah hubungan yang menguntungkan satu pihak, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan dan juga tidak dirugikan.

c. Kesimpulan

Hubungan ini menguntungkan satu pihak tetapi tidak menguntungkan dan tidak merugikan pihak lain.

1) Hubungan komensialisme dalam kadar tertentu tidak menyebabkan kerugian pada inangnya. Sebab dia tidak mengganggu kehidupan inangnya. Contoh anggrek dapat membuat makanan sendiri dan tidak mengambil makanan dari pohon besar.

d. Jawaban Pertanyaan

3. Simbiosis Mutualisme

a. Hasil Pengamatan

Tabel 1.9.Hasil pengamatan simbiosis mutualismeNo.Jenis hubungan simbiosisPihak I yang diuntungkanPihak II yang diuntungkan

Jenis mahluk hidupJenis keuntunganJenis mahluk hidupJenis keuntungan

1Kupu-kupu dengan tanaman berbungaKupu-kupuMendapat nektar dari bungaBungaMembantu penyerbukan

2Kerbau dengan burung jalakKerbau Bebas dari kutu dan lalatBurung jalak Memperoleh makanan yaitu kutu dan lalat yang hinggap di tubuh kerbau

3Lebah dengan bungaLebahMendapat nektar dari bungaBungaMembantu penyerbukan

b. Pembahasan Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang menguntungkan kedua belah pihak.

c. kesimpulanDalam hubungan simbiosis mutualisme ke dua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan.

d. Jawaban Pertanyaan1) Cacing tubuh dengan manusia; Keuntungan cacig tubuh adalah mendapat makanan, Keuntungan bagi tubuh kita adalah cacing tubuh dapat menguraikan zat makanan yang sulit dicerna.

LEMBAR KERJA ( LAPORAN) PRAKTIKUM IPA SDPDGK4107/MODUL 1

LAPORAN PRAKTIKUM IPA 1. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

1. Ciri-ciri Umum Makhluk Hidupa. TujuanMengamati cirri-ciri makhluk hidup yang ada disekitar tempat tinggalb. Alat dan Bahan1) Alat-alat tulis2) Tabel pengamatan3) Alam sekitarc. Cara Kerja1) Siapkan alat-alat tulis dan table pengamatan yang diperlukan2) Pergi ke lingkungan yang ada di sekitar tempat tinggal, seperti kebun, sawah, hutan, atau lingkungan lainnya, sesuai tempat tinggal anda3) Menentukan 10 makhluk hidup (5 hewan dan 5 tumbuhan)4) Mencatat kesepuluh jenis makhluk hidup tersebut dalam lembar pengamatan5) Mengamati cirri-ciri setiap makhluk hidup6) Membubuhkan tanda cek () sesuai dengan ciri yang diamati, pada tabeld. Data Hasil PengamatanTabel 1.1.Hasil Pengamatan ciri-ciri makhluk hidupNoNama Makhluk HidupCiri-ciri Makhluk Hidup *)

12345

1Putri malu

2Pohon mangga

3Pohon belimbing

4Kacang tanah

5Sapi

6Kambing

7Ayam

8Ikan

9Burung

10Kucing

*) Keterangan :1. bergerak dan bereaksi terhadap rangsang;2. bernapas;3. perlu makan (nutrisi);4. tumbuh;5. berkembang

e. Pembahasan Tumbuhan maupun hewan memiliki ciri-ciri yang sama yaitu bergerak dan bereaksi terhadap rangsang, bernafas, perlu makan, tumbuh, dan berkembang. Tumbuhan melakukan gerak, akan tetapi tidak semua dapat diamati dengan jelas. Tumbuhan yang mudah diamati geraknya yaitu daun putri malu dan gerak tidur berbunga kupu-kupu menjelang senja hari. Semua tumbuhan melakukan gerak yaitu gerak tumbuh akar dan batang. Gerak lainnya yaitu gerak reaksi terhadap rangsang misalnya gerak batang dan daun karena cahaya mengikuti/mengarah ke matahari. Gerak pada hewan dan tumbuhan berbeda. Jika hewan dapat bergerak organ di tempat maupun gerak berpindah tempat, maka gerak pada tumbuhan tidak menimbulkan perpindahan tempat (kecuali tumbuhan bersel tunggal) Hewan dan tumbuhan sama-sama melakukan pernafasan. Pada tumbuhan oksigen masuk melalui stomata dan lentisel (tumbuhan tidak punya organ khusus), sedangkan oksigen masuk ke dalam tubuh hewan melalui organ pernafasan khusus. Hewan dan tumbuhan memerlukan makan dan air, hanya saja saja berbeda bentuk dan prosesnya. Tumbuhan makan dengan melakukan fotosintesis, sedangkan hewan memakan bentuk yang sudah jadi. Hewan dan tumbuhan sama-sama tumbuh dan berkembang, bertambah ukuran tinggi dan besar maupun beratnya.

f. KesimpulanMakhluk hidup memiliki ciri-ciri yang sama yaitu bergerak dan bereaksi terhadap rangsang, bernafas, memerlukan makan, serta dapat tumbuh dan berkembang. Kelima ciri ini pasti melekat pada makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan meskipun ada sedikit perbedaan misalnya proses bergerak dan bernafas.

g. Jawaban Pertanyaan1) Ya, tumbuhan juga bergerak dan bereaksi terhadap rangsang. Gerak tumbuhan yaitu gerak taksis (gerak pindah tempat seluruh tubuh pada tumbuhan bersel satu), gerak nasti (gerak sebagian tubuh, tidak ditentukan arah datangnya rangsang), gerak tropisme (gerak sebagian tubuh, dipengaruhi arang datangnya rangsang) 2) Persamaan ciri kehidupan pada hewan dan tumbuhan yaitu bergerak dan bereaksi terhadap rangsang, bernafas, memerlukan makan, serta dapat tumbuh dan berkembangPerbedaan ciri kehidupan hewan dan tumbuhan:Tumbuhan :- reaksi terhadap rangsang lambat/terbatas, umumnya menetap atau bergerak sebagian tubuh- tidak memiliki alat pernafasan khusus, mengambil dan mengeluarkan gas secara pasif- menyusun zat-zat makanan sendiri- tumbuh kembang berlangsung selama hidupnya, ada daerah tumbuh tertentu. Bentuk tubuh menyebar dan bercabang. Jumlah bagian tubuh tak tentu. Hewan :- memiliki alat pernafasan khusus. Mengambil dan mengeluarkan gas secara pasif- Reaksi terhadap rangsang cepat, simultan, aktif dan dapat berpindah tempat- Makan makhluk hidup lain- Tumbuh kembang terjadi dalam masa tertentu, serempak pada semua bagian tubuh. Jumlah bagian tubuh tertentu/pasti.

2. Gerak pada Tumbuhana. Tujuan1) Mengamati gerak seismonasti2) Mengamati gerak niktinasti3) Mengamati gerak geotropisme negative pada tumbuhanb. Alat dan Bahan1) Seismonasti dan Niktinastia) Tanaman putrid dalam pot 1 buahb) Kotak dari karton warna hitam atau kardus dilapisi kertas hitam 1 buahc) Stop watch 1 buahd) Alat-alat tulis dan penggaris2) Geotropismea) Pot berukuran kecil 1 buahb) Tanah yang subur secukupnyac) Biji kacang merah secukupnyad) Air secukupnyac. Cara Kerja1) Seismonasti dan Niktinastia) Seismonasti(1) Sediakan alat dan bahan yang diperlukan(2) Pot putri malu sebaiknya disediakan beberapa hari sebelumnya agar ketika percobaan dalam keadaan segar. Caranya dengan mencari tanaman putri malu dan memindahkan dengan tanpa mengganggu akarnya (mengikutkan bagian tanahnya)(3) Letakkan pot putrid malu di meja, selanjutnya lakukan sentuhan halus hingga sentuhan kasar pada bagian daun dengan menggunakan penggaris(4) Catatlah hasil pengamatan pada lembar kerja (table yang disediakan)b) Niktinasti(1) Sediakan dua buah pot putri malu(2) Berilah tanda A pada pot petama dan B pada pot kedua(3) Letakkan pot A di tempat terang dan terbuka (4) Simpanlah pot B di atas meja dan tutup dengan kotak karton atau kardus yang kedap cahaya (jangan menyentuhnya)(5) Biarkan pot B tertutup jam(6) Bukalah dengan hati-hati dan jangan sampai menyentuh tanaman(7) Amati yang terjadi pada daun putri malu dan bandingkan dengan pot A(8) Catatlah hasil pengamatan pada lembar kerja (table yang disediakan)2) Geotropisme(1) Sediakan dua pot kecil untuk tanaman kacang merah. Tanamlah 3 biji kacang merah pada setiap pot 1-2 minggu sebelum percobaan dimulai. Pembuatan pot ini sebaiknya di tempat terang dan terbuka agar tanaman kacang merah tumbuh dengan tegak.(2) Beri label A untuk pot satu dan label B untuk pot lainnya.(3) Letakkan pot A dalam keadaan Norman (vertical), dan pot B dalam keadaan tidur (horizontal)(4) Lakukan pengamatan setiap pagi dan sore selama 1 minggu(5) Tuangkan hasil pengamatan pada lembar kerja (table yang disiapkan)

d. Data Hasil Pengamatan1) Seismonasti dan Niktinasti