Home >Documents >[PPT]STRUKTUR DAN FUNGSI .Web viewKARAKTERISTIK SEL Sel Sangat Kompleks Dan Terorganisasi...

[PPT]STRUKTUR DAN FUNGSI .Web viewKARAKTERISTIK SEL Sel Sangat Kompleks Dan Terorganisasi...

Date post:13-Mar-2019
Category:
View:233 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

MOLEKUL-MOLEKUL SISTEM HIDUP

16 Oktober 2017

SEL

Satuan kehidupan terkecil yang menyusun tubuh mahluk hidup

Tempat terselenggaranya fungsi kehidupan

Sel

Jaringan

Organ

Organisme

SEJARAH PENEMUAN SEL

Antoni Van Leeuwenhoek (1632-1723)

membuat dan menggunakan mikroskop, menyebut sel sebagai satuan kehidupan

orang yang pertama kali melihat sel tunggal (bakteri, protozoa, yeast, algae, kecuali virus) dan mengamati darah, cairan mani, feses, dan email gigi

SEJARAH PENEMUAN SEL

Robert Hooke (1635-1703)

melihat rongga kosong pada sayatan jaringan gabus tumbuhan kemudian dinamakan cellula yang berarti rongga/ruangan (asal kata sel)

SEJARAH PENEMUAN SEL

Schleiden (1840-1891) & Schwann (1810-1882)

Teori sel: semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel, sel = unit struktural dari semua makhluk hidup

Robert Brown (1813), menemukan nukleus dan menyatakan bahwa nukleus merupakan bagian yang penting dari sel

Felix Dujardin (1835), menyatakan bahwa bagian yang penting adalah cairan sel

Johannes Evangelista Purkinje (1787-1869), menemukan bahwa cairan sel adalah protoplasma

Max Schultze (1825-1874), menyatakan bahwa protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan dan sel merupakan unit fungsional dari kehidupan

Rudolf Virchow (1858), menyatakan omne cellula ex cellulae, artinya sel berasal dari sel sebelumnya

5

KARAKTERISTIK SEL

Sel Sangat Kompleks Dan Terorganisasi

Kompleksitas sel dapat dilihat dari keteraturan dan konsistensi sel, dimana organel-organel sel mempunyai struktur sendiri-sendiri dan terdapat interaksi antar organel sel tsb

Dapat dilihat pada proses sintesis protein, proses pembentukan energi kimia, pembentukan membran sel pada proses tsb terdapat kerjasama antar organel sel dan prosesnya sangat terorganisir

Sel Mempunyai Program Genetik

Organisme dibangun berdasarkan informasi yang dikode dalam gen-gen

Gen bukanlah sekedar tempat menyimpan informasi tetapi juga mengandung blueprint (cetakan) untuk membentuk struktur sel dan mengatur aktivitas sel

KARAKTERISTIK SEL

Sel Membentuk Dan Menggunakan Energi

Perkembangan dan pemeliharaan sel membutuhkan masukan energi yang konstan

Energi cahaya diserap oleh pigmen fotosintetik yang terdapat pada sel, kemudian cahaya tersebut akan dikonversi menjadi energi kimia

Pada hewan energi telah dikemas berupa glukosa, pada manusia glukosa dilepaskan oleh hati ke aliran darah

Sel Mampu Menghasilkan Berbagai Macam Reaksi Kimia

Reaksi kimia yang terjadi di dalam sel disebut metabolisme.

Sel Mampu Melakukan Aktivitas Mekanik

Sel adalah tempat aktivitas mekanik, di mana bahan atau molekul diangkut dari satu tempat ke tempat lain, baik di dalam sel atau antar sel

KARAKTERISTIK SEL

Sel Mampu Merespon Stimulus

Pada sel protista misalnya bakteri mampu bergerak ke arah sumber nutrisi

Pada organisme multiseluler umumnya respon stimuli ditangkap oleh reseptor yang akan berinteraksi dengan substanti yang terdapat dalam lingkungan

Sel Mampu Mengatur Diri

Kebutuhan akan energi, pemeliharaan dan keadaan sel yang stabil membutuhkan pengaturan yang konstan sel mempunyai kemampuan mengatur diri yang sangat baik

Sel Mampu Membelah Diri

Sel dihasilkan melalui proses pembelahan sel di mana satu sel induk akan menghasilkan dua sel anak sifat-sifat yang dimiliki induk akan diwariskan ke keturunannya

MAKHLUK HIDUP

BANYAK SEL (MULTISELULER)

BERSEL SATU/TUNGGAL (UNISELULER/MONOSELULER)

BERDASARKAN JUMLAH SEL

BAKTERI, YEAST, PROTISTA

TUMBUHAN, HEWAN, MANUSIA,DLL

SEL BERDASARKAN MEMBRAN INTI

SEL PROKARIOTIK (TIDAK MEMILIKI MEMBRAN INTI)

SEL EUKARIOTIK (MEMILIKI MEMBRAN INTI)

BAKTERI, MONERA

TUMBUHAN, HEWAN, JAMUR, PROTISTA

SEL PROKARIOT DAN SEL EUKARIOT

Jenis sel, ada 2 yaitu:

1. Sel Prokariota (Pro : sebelum) + (karyon : kernel/nukleus) Sel yang tidak mempunyai nukleus materi genetik ada pada daerah nukleoid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian sel lainnya

2. Sel Eukariota (Eu: sebenarnya) + (karyon) Sel yang mempunyai inti/nukleus sebenarnya, dibungkus oleh membran nukleus

PERBANDINGAN ANTARA PROKARIOT DAN EUKARIOT

PROKARIOTEUKARIOTUkuran1-10 m10-100 mBentuk Organisasibersel satubersel satu / bersel banyakDNAkecil, sirkular, tidak ada intronbesar, dalam inti sel, ada intronRNA: sintesis dan pematanganmudah, dalam sitoplasmarumit, dalam inti selProtein: sintesis dan pematangansederhana, terangkai dengan sintesis RNArumit, dalam sitoplasma dan RE berintiMetabolismeanaerobik/aerobiksangat mampu menyesuaikan dirikebanyakan aerobEndositosis dan eksositosistidakya

STRUKTUR SEL

a

b

c

Diagram:

a. Sel bakteri, umumnya

Ukuran: 1 10 um

Paling kecil: mikoplasma

(0,1 1 um)

b. Sel tumbuhan

c. Sel hewan

Ukuran sel hewan & tumbuhan:

10 100 um

MOLEKUL-MOLEKUL PENYUSUN SEL

Karbohidrat

Protein

Air

Lipid

Asam Nukleat

KOMPONEN SEL DAN SITOPLASMA

Komponen Sel Bakteri

Komponen utama sel: air (70%)

Komponen lainnya: makromolekul (17% protein, 8% RNA, 1% DNA, 1% gula, 1% lipid, 0,4% nukleotida, 0,4% asam amino), molekul organik kecil (0,2%), dan ion anorganik (1%)

Diantara makromolekul, protein mempunyai bagian yang terbesar: kira-kira 55% berat kering sel

Volume satu sel E. coli kira-kira sebesar 0,88 m3 : 1/6 bagian berupa membran dan DNA (nukleoid), sitoplasma (di dalamnya ada 250.000 molekul protein)

Di dalam sel eukariot, diduga jumlah molekul protein mencapai beberapa milyar

Kerja Biokimia dari Sitoplasma

Sitoplasma adalah ruang reaksi pusat sel

Di dalamnya berlangsung sebagian besar jalur metabolisme penghancuran bahan makanan dan pembentukan komponen-komponen sel, termasuk glikolisis, jalur heksosa monofosfat, glukoneogenesis, pembentukan asam lemak, biosintesis protein, dll.

STRUKTUR SEL BAKTERI

Nukleoid

merupakan daerah spesifik yang mengandung molekul DNA sirkular dengan panjang 1 nm

merupakan pusat informasi genetik dan menempel pada membran plasma

Ribosom

tempat terjadinya sintesis protein

Sitoplasma

larutan semicair yang dikelilingi membran plasma; berisi nukleoid dan ribosom

Membran Plasma

lapisan yang mengelilingi sitoplasma dan mengatur keluar masuknya molekul

Dinding Sel

tersusun dari polisakarida, lipid, dan protein

kandungan polisakarida menyebabkan dinding sel bersifat kaku

dinding sel berfungsi untuk memberikan bentuk yang konstan pada sel.

Kapsul

merupakan lapisan pelindung yang terbuat dari polisakarida yang berada di bagian luar dinding sel

Flagella

biasanya dimiliki oleh bakteri yang bersifat motil

flagella terbuat dari protein, dengan diameter 20 nm dan panjang 1-70 nm

fungsi utama flagella yaitu untuk pergerakan bakteri

Fimbriae

terbuat dari protein, dengan ukuran kecil dan bentuk seperti rambut yang keluar dari permukaan sel

tidak memiliki peran dalam pergerakan bakteri, akan tetapi fimbriae membantu bakteri untuk melekat pada permukaan sel

Pili Seks

terbuat dari protein, dengan struktur tubular yang rapat

biasanya digunakan bakteri untuk melewatkan DNA dari satu sel ke sel lainnya.

STRUKTUR SEL HEWAN

STRUKTUR SEL TUMBUHAN

Membran Plasma (Membran Sel)

tersusun atas protein dan lipid (fosfolipid), membran fosfolipid berupa bilayer dengan bagian ekor (non polar) yang bersifat hidrofobik menghadap ke dalam dan bagian kepala (polar) yang bersifat hidrofilik menghadap ke luar.

fungsinya: (1) memisahkan isi sel dengan lingkungan luar; (2) mengatur pertukaran zat antar sel dengan lingkungan; (3) melakukan seleksi terhadap zat yang boleh keluar dan masuk dari dalam atau luar sel (selektif permeable); (4) sebagai reseptor untuk mengenali stimuli dari luar (misal, hormon)

Sitoplasma

terdiri dari medium semicair yang disebut sitosol

berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel

organel sel terdapat di dalam sitoplasma

jumlah organel sel eukariotik yang ada di dalam sitoplasma jauh lebih banyak dibandingkan organel sel prokariotik

Ribosom

merupakan butiran kecil nukleoprotein (25 nm)

terdapat pada sel prokariotik maupun sel eukariotik

ribosom terdiri dari dua subunit, satu besar dan satu kecil, tiap subunit memiliki campuran protein dan rRNA

merupakan tempat terjadinya sintesis protein menerima mRNA dari nukleus, dimana mRNA akan mengkode urutan asam amino pada polipeptida

pada sel eukariotik, ribosom tersebar bebas di sitoplasma. Selain itu, organel ini terletak pada permukaan mitokondria atau kloroplas, ada pula yang melekat di retikulum endoplasma (sehingga menjadikan retikulum endoplasma tersebut dinamakan retikulum endoplasma kasar)

Nukleus

merupakan organel paling besar dan mencolok pada sel eukariotik, dengan diameter lebar 10 m dan panjang 20 m

fungsi utama dari nukleus: (1) menyimpan informasi genetik berupa DNA; (2) mengendalikan metabolisme sel; (3) melakukan sintesis protein yang dikode dalam bentuk DNA; (4) mengendalikan pembelahan sel; (5) mensintesis RNA dan ribosom

a. Membran inti

Membran inti terdiri atas :

1. Membran dal

Embed Size (px)
Recommended