Home >Documents >ppk neuro.docx

ppk neuro.docx

Date post:24-Feb-2018
Category:
View:227 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    1/12

    PANDUAN PRAKTEK KLINIK (PPK)

    EPILEPSIICD G40

    1. Pengertian

    (Definisi)

    Suatu keadaan neurologik yang ditandai oleh bangkitan epilepsi yang berulang,

    yang timbul tanpa provokasi. Sedangkan bangkitan epilepsi sendiri adalah

    suatu manifestasi klinik yang disebabkan oleh lepasnya muatan listrik yangabnormal, berlebih dan sinkron, dari neuron yang (terutama) terletak pada

    korteks serebri. Aktivitas paroksismal abnormal ini umumnya timbul

    intermiten dan selflimited!.

    Sindroma "pilepsi adalah penyakit epilepsi yang ditandai oleh sekumpulan

    ge#ala yang timbul bersamaan (termasuk tipe bangkitan, etiologi, anatomi,

    faktor presipitan usia saat a$itan, beratnya penyakit, siklus harian dan

    prognosa).

    %lasifikasi "pilepsi& (menurut 'A" tahun 1*)

    +. Anamnesa Auto dan alloanamnesis dari orang tua atau saksi mata.

    a. e#ala sebelum, selama dan pas-a bangkitan &

    %eadaan penyandang saat bangkitan &dudukberdiriberbaringtidurberkemih.

    e#ala a$itan (aura, gerakansensasi a$alspee-h arrest).

    Apa yang tampak selama bangkitan (polabentuk bangkitan) & gerakan

    tonikklonik, vokalisasi, otomatisme, inkontinensia, lidah tergigit,

    pu-at, berkeringat, deviasi mata.

    %eadaan setelah ke#adian & bingung, ter#aga, nyeri kepala, tidur, gaduh

    gelisah, /odds paresis.

    0aktor pen-etus & alkohol, kurang tidur, hormonal.

    Apakah terdapat lebih dari satu pola bangkitan, atau terdapat

    perubahan pola bangkitan.

    b. Adatidaknya penyakit lain yang diderita sekarang, maupun ri$ayatpenyakit neurologik dan ri$ayat penyakit psikiatrik maupun penyakit

    sistemik yang mungkin men#adi penyebab.

    -. sia a$itan, durasi, frekuensi bangkitan, interval terpan#ang antar

    bangkitan.

    d. 2i$ayat terapi epilepsi sebelumnya dan respon terhadap terapi (dosis,

    kadar 3A", kombinasi terapi).

    e. 2i$ayat penyakit epilepsi dalam keluarga.

    f. 2i$ayat keluarga dengan penyakit neurologik tlain, penyakit psikiatrik

    atau sistemik.

    g. 2i$ayat pada saat dalam kandungan, kelahiran dan perkembangan

    bayianak.

    h. 2i$ayat bangkitan neonatalke#ang demam.i. 2i$ayat trauma kepala, infeksi SSP, dll.

    4. Pemeriksaan

    0isik Pemeriksaan 0isik mum

    5engamati adanya tandatanda dari gangguan yang berhubungan dengan

    epilepsi, seperti trauma kepala, infeksi telinga atau sinus, gangguan

    kongenital, ke-anduan alkohol atau obat terlarang, kelainan pada kulit

    (neurofakomatosis), kanker.

    Pemeriksaan 6eurologis

    ntuk men-ari tandatanda defisit neurologis fokal atau difus yang dapat

    berhubungan dengan epilepsi. 7ika dilakukan dalam beberapa menit

    setelah bangkitan, maka akan tampak tanda pas-a bangkitan terutama

    tanda fokal yang tidak #arang dapat men#adi petun#uk lokalisasi, seperti&

    - Paresis /odd

    - angguan kesadaran pas-a iktal

    - Afasia pas-aiktal

    8. %riteria

    Diagnosis

    Anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penun#ang

    9. Diagnosis Dasar adanya bangkitan epilepsi berulang (minimum + kali) tanpa provokasi,

    dengan atau tanpa adanya gambaran epileptiform pada "".

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    2/12

    :. Diagnosis

    ;anding

    1. ;angkitan Psy-hogenik

    +. erak 'nvolunter (ti-s, headnodding, paro

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    3/12

    PANDUAN PRAKTEK KLINIK (PPK)

    VERTIGO

    1. Pengertian (Definisi) Bertigo adalah adanya sensasi gerakan atas rasa gerak dari tubuh

    atau lingkungan sekitarnya dengan ge#ala lain yang timbul,

    terutama dari #aringan otonomik yang disebabkan oleh gangguan

    alat keseimbangan tubuh oleh berbagai keadaan atau penyakit.

    +. Anamnesa ;entuk vertigo& melayang, goyang berputar, dsb.

    %eadaan yang memprovokasi& perubahan posis kepala dan

    tubuh, keletihan, ketegangan.

    Profil $aktu& Akut, paroksismal, kronik.

    Adanya gangguan pendengaran yang menyertai.

    Penggunaan obatobatan misalnya streptomisin, kanamisin,

    salisilat.

    Adanya penyakit sistemik seperti anemia, penyakit #antung,

    hipertensi, hipotensi, penyakit paru.

    Adanya nyeri kepala.

    Adanya kelemahan anggota gerak.

    4. Pemeriksaan 0isik mum& %eadaan umum, anemia, tekanan darah berbaring dan

    tegak, nadi, #antung, paru, abdomen.

    Pemeriksaan neurologis umum&

    %esadaran

    Sarafsaraf otak& visus, kampus, okulomotor, sensori di muka, otot$a#ah, pendengaran, dan menelan.

    8. %riteria Diagnosis Bertigo merupakan suatu sindroma atau kumpulan ge#ala sub#ektif

    (symptoms) dan ob#ektif (signs) dari gangguan alat keseimbangan

    tubuh.

    e#ala sub#ektif

    Pusing, rasa kepala ringan

    2asa terapung, terayun

    5ual

    e#ala ob#ektif

    %eringat dingin Pu-at

    5untah

    Sempoyongan $aktu berdiri atau ber#alan

    6istagmus

    e#ala tersebut di atas dapat diperhebatdiprovokasi

    perubahan posisi kepala.

    Dapat disertai ge#ala berikut&

    %elainan /=/

    %elainan 5ata

    %elainan Saraf

    %elainan %ardiovaskular

    %elainan Penyakit Dalam lainnya

    %elainan Psikis

    %onsumsi obatobat ototoksik

    9. Diagnosis Bertigo

    :. Diagnosis ;anding Penyakit meniere

    abirintitis bakterial

    6euronitis vestibuler

    6euroma akustik

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    4/12

    ;PPB (;enign Paro. Pemeriksaan Penun#ang Pemeriksaan laboratorium& darah rutin, kimia darah, urin, dan

    pemeriksaaan lain sesuai indikasi.

    Pemeriksaan 2adiologi& 0oto tulang tengkorak leher, Stensvers

    (pada neurinoma akustik).

    Pemeriksaan neurofisiologi& elektroensefalografi (""),elektromiografi ("5).

    Pemeriksaan 6euroimaging& ?/s-an kepala,

    pneumoensefalografi, Transcranial Doppler.

    *. /erapi /erapi kausal& sesuai dengan penyebab

    /erapi simptomatik&

    Pengobatan simptomatik vertigo&

    Ca-entry blocker(mengurangi aktivitas eksitatori SSP dengan

    menekan pelepasan glutamate, menekan aktivitas 65DA

    spesial channel, beker#a langsung sebagai depressor labirin)&

    0lunarisin (Sibelium) 4< 91C mghr Antihistamin (efek antikolinergik dan merangsang inhibitory-

    monoaminergik dengan akibat inhibisi n.vestibularis)&

    ?innariine 4

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    5/12

    PANDUAN PRAKTEK KLINIK (PPK)

    PENYAKIT PARKINSON

    ICD: G20

    1. Pengertian (Definisi)

    angguan neurodegeneratif yang bersifat progresif yang mengenai

    gerakan atau kontrol terhadap gerakan termasuk bi-ara dan

    memiliki onset yang bersifat insidous (tidak diketahui dengan pasti

    kapan mulai sakit)

    +. Anamnesa Pasien mengeluhkan tangan gemetar, gemetar dirasakan ketika tidak

    digerakkan, gemetar pada kedua tangan, semula ringan, tidak terlalu

    mengganggu dimulai pada tangan kanan, dan lama kelamaan

    semakin hebat pada kedua tangan, terutama ketika penderita sedang

    emosi atau menghadapi masalah. emetar akan hilang bila

    penderita tidur. Penderita merasa badan kaku terutama setelah

    bangun tidur dan ber#alan men#adi lambat dan langkah ke-ilke-il.

    ;i-ara tidak #elas dan tidak mampu menulis dengan baik, tulisanmen#adi ke-ilke-il.

    4. Pemeriksaan 0isik "kspresi $a#ah berkurang, resting tremor, #alan kaku dan lambat

    dengan langkah ke-ilke-il, agak membungkuk.

    Pemeriksaan 6eurologis&

    ?S 19, pupil bulat, isokor, refleks -ahaya @@. /idak didapatkan

    e#ala 2angsang 5eningeal. /idak di#umpai paresis saraf kranialis.

    %ekuatan 5otorik baik, tonus rigid, fenomena -og$heel @, refleks

    fisiologis @@@@, refleks patologis . Pemeriksaan sensorik baik.

    0ungsi otonom baik.

    8. %riteria Diagnosis A %'6'S &

    mum &

    - e#ala dimulai pada satu sisi (hemiparkinson).

    - /remor pada saat istirahat.

    - /idak dapat didapatkan ge#ala neurologis lain.

    - /idak di#umpai kelainan laboratorium dan radiologis.

    - Perkembangan penyakit lambat.

    - 2espon terhadap levodopa -epat dan dramatis

    - 2efleks postural tidak di#umpai pada a$al penyakit

    %husus &

    - /remor & laten, saat istirahat, bertahan saat istirahat.

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    6/12

    - 2igiditas.

    - Akinesia bradikinesia

    o %edipan mata berkurang

    o Ga#ah seperti topeng

    o =ipotonia

    o =ipersalivasi

    o /akikinesia

    o /ulisan semakin ke-ilke-ilo ?ara ber#alan langkah ke-ilke-il

    - =ilangnya refleks postural

    - ambaran motik lain &

    o Distonia

    o 2asa kaku

    o Sulit memulai gerak

    o Palilalia

    9. Diagnosis Possible& ;ila terdapat salah satu ge#ala yaitu tremor, rigiditas

    atau bradikinesia

    Probable& ;ila terdapat + dari ge#ala mayor (resting tremor,

    rigiditas, bradikinesia, atau instabilitas postural) atau resting

    tremor, rigiditas atau bradikinesia yang asimetris

    Deinite& bila terdapat 4 ge#ala mayor atau + dari ge#ala tersebut

    mun-ul dengan salah satunya simetris

    :. Diagnosis ;anding !. Progresi "upranuclear Palsy

    #. $ultiple "ystem %trophy

    &. Corticobasal Degeneration

    '. (untington Disease

    ). Primary Palli*al %trophy

    +. Diuse ey o*y Disease/. Parkinson "ekun*er0 Toxic, 1neksi ""P

    >. Pemeriksaan Penun#ang ?/ S-an %epala untuk menyingkirkan kausa lainnya

    *. /erapi 5erupakan terapi simptomatik. Dimulai bila ge#ala Parkinson telah

    mengakibatkan gangguan fungsional yang -ukup berarti.

    1) evodopa kombinasi dengan -arbidopa atau benseraide

    a) Dosis -arbidopa @ levodopa 1C1CC mg, +91CC mg, +9+9C

    mg dimulai dengan dosis rendah

    b) Dosis levodopa dan benseraide 9C1CC mg

    +) Dopamin agonis

    a) ;romo-riptine mesylate 88C mghari, dosis terbagi 89

    9+,8 mghari

    -) Pramipe

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    7/12

    . "dukasi 1) 3lahraga

    5embantu mobilitas, fleksibilitas, dah keseimbangan

    +) 6utrisi

    /idakada vitamin, mineral, atauatmakantertentu yang

    terbuktidapatmembantuterapi

    4) ?egahke#adian#atuh

    1C. Prognosis %ronis Progresif

    19 %epustakaan Standar Pelayanan 5edis dan Standar Prosedur 3perasional

    6"233' +CC:

    5odul angguan erak ;agian '', Penyakit Parkinson, %olegium

    6eurologi indonesia +CC*.

    PANDUAN PRAKTEK KLINIK (PPK)

    TUMOR INTRAKRANIALICD C 71

    1. Pengertian (Definisi) 5assa intrakranialbaik primer maupun sekunder yang

    memberikan gambaran klinis proses desak ruang dan atau ge#ala

    fokal neurologis

    +. Anamnesa Sakit kepala, ke#ang, perubahan status mental dan defisit neurologis

    fokal (tergantung dari lokasi otak yang terkena. ;isa disertai ge#ala

    peningkatan tekanan intra-ranial seperti sakit kepala, mualmuntah,

    vertigo dan pusing ( diiness ).

    4. Pemeriksaan 0isik e#ala fokal menggambarkan lokasi pada tumor ( hemiparese,

    afasia, gangguan penglihatan, gangguan sensoris, dan sebagainya )

    bisa di#umpai ke#ang. /ergantung pada lokasi ukuran dan ke-epatan

    pertumbuhan tumor.

    8. %riteria Diagnosis e#ala tekanan intrakranial yang meningkat&

    Sakit kepala kronik, tidak berkurang dengan obat analgesi-

    5untah tanpa penyebab gastrointestinal

    Papil edema (sembab papil H -hoked dis-)

    %esadaran menurunberubah

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    8/12

    e#ala fokal&

    /rue lo-ation sign

    0alse lo-ation sign

    6eighbouring sign

    /idak ada tandatanda radang sebelumnya.

    Pemeriksaan neuroimaging terdapat kelainan yang

    menun#ukkan adanya massa (S3)

    Pemeriksaan Penun#ang

    0oto polos tengkorak

    6eurofisiologi & "", ;A"P

    ?/ s-anning 52' kepala @ kontras

    9. Diagnosis ;erdasarkan

    Anamnesis

    Pemeriksaan klinis

    Pemeriksaan penun#ang & foto polos kepala, ?/ s-an,

    angiografi, dan 52' kepala ( dengan atau tanpa kontras ),

    biopsi.

    :. Diagnosis ;anding

    Abses serebri Subdural hematom

    /uberkuloma

    Pseudotumor serebri

    >. Pemeriksaan Penun#ang aboratorium lengkap (termasuk penanda tumor)

    2adiologis seperti foto polos kepala, ?/ s-an kepala, angiografi

    dan 52' kepala ( dengan atau tanpa kontras ).

    Diagnosis pasti berdasarkan hasil pemeriksaan biopsy ( patologi

    anatomi ).

    *. /erapi ( Pilihan pengobatan berdasarkan #enis tumor )

    3peratif

    2adioterapi %emoterapi

    Pengobatan simptomatik untuk mengatasi edema serebri dan

    ge#ala peningkatan tekanan intrakranial lainnya, seperti

    kortikosteroid, anti emesis, analgetik, anti konvulsi, dll.

    . "dukasi 5emberikan pen#elasan mengenai #enis tumor ( primer atau

    sekunder, #inak atau ganas ).

    5emberikan pen#elasan mengenai #enis dan lamanya $aktu

    pengobatan yang akan dilakukan terhadap pasien.

    5emberikan pen#elasan mengenai efek samping obatobatan

    yang akan diberikan.

    5emberikan pen#elasan mengenai komplikasi tindakanpengobatan ( operatif, radioterapi maupun kemoterapi ).

    1C. Prognosis /ergantung #enis tumor, lokalisasi, per#alanan klinis.

    18. 'ndikator 5edis ?/ s-an, 52' kepala @ kontras, ;iopsi, Patologi anatomi

    19 %epustakaan 6euro3n-ology Saunders"lsevier, ?an-er 6eurology in ?lini-al

    Pra-ti-e, David S-hifIf and ;rian Patri-k 3Ineil Prin-iples of

    6euro3n-ology, 5odul 6euro3nkologi +CC*, Standar Pelayanan

    5edis dan Standar Prosedur 3perasional 6"233' +CC:.

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    9/12

    PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

    STROKE ISKEMIK

    1. Pengertian (Defnisi) Tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat

    gangguan ungsi otak okal (atau global), dengan

    gejala-gejala yang berlangsung selama ! jam atau

    lebi", dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya

    penyebab lain selain #askuler.

    . $namnesis Defsit neurologis dalam "itungan menit sampai "ari

    %. Pemeriksaan &isik 'ejala defcit okal berat atau ringanPermulaan pelan, dalam "itungan jam atau "ari

    yeri kepala ringan atau tidak ada

    ipertensi

    *esadaran dapat "ilang

    emiparesis

    De#iasi mata mungkin ada

    'angguan bicara sering!. *riteria Diagnosis Gejala klinis Onset Nil

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    10/12

    ai1. T+$ sebelum

    serangan

    1

    . permulaan

    serangan

    angat mendadak(1-

    menit)

    ,

    /endadak (menit- 1

    jam)

    ,

    Pelan-pelan

    (beberapa jam)

    1

    %. 0aktu serangan ekerja (akti#itas) ,+stira"at2duduk2tidur 1angun tidur 1

    !. sakit kepala angat "ebat 13"ebat 4,5ingan 1

    Tidak ada 3. munta" 6angsung se"abis

    serangan

    13

    /endadak (menit-

    jam)

    4,

    Pelan-pelan (1 "ari 2

    7)

    1

    Tidak ada 3. kesadaran /enurun langsung

    0aktu serangan

    13

    /enurun mendadak

    (menit-jam)

    13

    /enurun pelan-pelan

    (1 "ari2 7)

    1

    /enurun sementara

    lalu sadar lagi

    1

    Tidak ada gangguan 34. tekanan dara"

    sistolik

    8aktu serangan

    sangat tinggi

    (7332113)

    4,

    8aktu /5 sangat

    tinggi (7332113)

    4,

    8aktu serangan

    tinggi (71!32133)

    1

    8aktu /5 tinggi

    (71!32133)

    1

    9.tanda rangsangan

    selaput :tak

    *aku kduk "ebat 13

    *aku kuduk ringan *aku kuduk tidak ada 3

    ;. pupil +sokor $nisokor 13Pinpoint kanan2kiri 13/edriasis kanan2kiri 13*ecil dan reaksi

    lambat

    13

    *ecil dan reakti 1313. undus okuli Perdara"an

    sub"ialoid

    13

    Perdara"an

    retina(

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    11/12

    . Diagnosis *erja troke +skemik

    . Diagnosis anding troke emoragik

    4. Pemeriksaan

    Penunjang

    a. Dara" 6engkap

    b. 'ula Dara" Puasa dan jam PP

    c. >lektrolit

    d. 6i#er unction teste. 5enal unction test

    . Profl 6ipid

    g. >*'

    ". =T can9. Terapi a. rTP$ bila diberikan @%jam sejak onset, TD

    sistole @19mmg dan diastole @113mmg

    b. $ntikoagulan atau antiplatelet diberikan setela"

    ! jam

    c. imptomatik

    ;. >dukasi 1. Penjelasan perjalanan penyakit dan komplikasi. Penjelasan rencana pera0atan

    %. Penjelasan pencega"an dan penularan13.Prognosis $d #itam ? dubia

    $d sanationam ? dubia$d ungsionam ? dubia

    11.+ndikator /edis Perbaikan keadaan umum dalam 4 "ari

    1.*epustakaan 1. >d0ard =. Aauc", rett =ucc"iara, :peolu $deoye,

    8illiam /eurer, Aane rice, B#onne (Bu-&eng)

    ="an, ina 'entile and /ary &ran aCinski. 313.

    Part 11? $dult troke ? 313 $merican eart$ssociation 'uidelines or =ardiopulmonary

    5esuscitation and >mergency =ardio#ascular

    =are. Circulation. 3131?919-99.. arold P. $dams, Ar, 'regory del Eoppo, /ark A.

    $lberts, Deepak 6. "att, 6a0rence rass,

    $nt"ony &urlan, 5obert 6. 'rubb, 5andall T.

    igas"ida, >d0ard =. Aauc", ="elsea *id0ell,

    Patrick D. 6yden, 6e0is . /orgenstern, $dnan +.

    Fures"i, 5obert . 5osen0asser, P"illip $. cott

    and >elco &./. 8ijdicks. 334. 'uidelines or t"e

    >arly /anagement o $dults 8it" +sc"emic troke

    ? $ 'uideline &rom t"e $merican eart

    $ssociation2 $merican troke $ssociation troke

    =ouncil, =linical =ardiology =ouncil,

    =ardio#ascular 5adiology and +nter#ention

    =ouncil, and t"e $t"erosclerotic Perip"eral

    Gascular Disease and Fuality o =are :utcomes in

    5esearc" +nterdisciplinary 8orking 'roups? T"e

    $merican $cademy o eurology aHrms t"e

    #alue o t"is guideline as an educational tool or

    neurologists. Stroke. 334%9?1-1411.

  • 7/25/2019 ppk neuro.docx

    12/12

Embed Size (px)
Recommended